|
Pemilihan presiden dan wakil
presiden ke 12 Republik Tiongkok (Taiwan) dilangsungkan pada
tanggal 22 Maret 2008. Pemilu kali ini juga merupakan pemilu
langsung presiden ke 4 kalinya sejak tahun 1996. Saat itu
presiden Lee Teng Hui dari partai KMT mengalahkan ketiga
kandidat presiden lainnya, dan menjadi presiden pertama dalam
sejarah Taiwan yang dipilih secara langsung. Sementara di tahun
2000, partai oposisi DPP yang diwakili oleh Chen Shui Bian
berhasil mengalahkan partai KMT, dan menjadi presiden pertama
dari partai oposisi. Hal ini juga menjadi sejarah berakhirnya
masa jaya partai KMT yang telah memegang tampuk kekuasaan selama
setengah abad lebih.
Bersamaan dengan pemilu kali ini,
juga dilaksanakan dua buah referendum, dimana dari partai DPP
mengajukan referendum yang bertajuk “Dengan nama Taiwan ikut
bergabung dengan PBB”, sementara dari partai KMT mengajukan
referendum dengan tajuk “Kembali bergabung dengan PBB”.
Referendum kali ini menjadi yang ketiga kalinya dilangsungkan
secara bersamaan dengan pelaksanaan pemilu. Referendum pertama
kali dilaksanakan pada tahun 2004.
Komite pemilu pusat pada tanggal 13
Maret 2008 mengumumkan jumlah peserta pemilu yang memenuhi
syarat untuk tahun ini, yakni berjumlah 17.325.508 orang,
sementara untuk jumlah peserta referendum yang memenuhi syarat
untuk tahun ini adalah 17.317.738 orang. Jumlah pemilu dan
referendum berbeda karena untuk kegiatan akbar kali ini terdapat
sekitar 7.700 orang warga Taiwan yang menetap di luar negeri
yang mengajukan permohonan untuk pulang ke Taiwan dan ikut dalam
pesta pemilu ini.
Berdasarkan data statistik dari KPU,
prosentase pemilu untuk periode ke 11 kemarin adalah 80,28%,
sementara untuk periode ke 10 berjumlah 82,69%.
Catatan hasil pemilu sebelumnya: |