<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:itunes="http://www.itunes.com/dtds/podcast-1.0.dtd" xmlns:googleplay="http://www.google.com/schemas/play-podcasts/1.0" version="2.0">
  <channel>
    <title>Impresi - Taiwan</title>
    <link>https://www.rti.org.tw/id/CombinedProgramPodcastUrl?id=26</link>
    <description><![CDATA[<p>Impresi - Taiwan</p>]]></description>
    <category><![CDATA[ Society & Culture ]]></category>
    <category><![CDATA[ Government ]]></category>
    <language>id_ID</language>
    <copyright>Copyright 2018-2025 Rti - For Personal Use Only</copyright>
    <itunes:author>Linda, Cindy, Aditya Nugraha,Rti</itunes:author>
    <itunes:summary><![CDATA[<p>Impresi - Taiwan</p>]]></itunes:summary>
    <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
    <itunes:owner>
      <itunes:name>中央廣播電臺 RTI Radio Taiwan International</itunes:name>
      <itunes:email>rtiwebt@rti.org.tw</itunes:email>
    </itunes:owner>
    <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/9/original/46ba4ba6-3ceb-4647-92bc-a37a01ab5d8a.jpg" />
    <itunes:category text="Society &amp; Culture" />
    <itunes:category text="Government" />
    <item>
      <title><![CDATA[Jiwa Muda: Menarik Talenta Asing, Taiwan Longgarkan Peraturan Visa Terbaru Mulai 2026]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=86104</link>
      <description><![CDATA[<p>Kurir penipuan asing, pekerja ilegal, hingga wanita pendamping&mdash;semua ditindak! Polisi Zhongli gelar razia, 53 orang ditangkap</p>
<p>Jumlah kasus kriminal yang melibatkan Warga Negara Asing (WNA) di Distrik Zhongli, Kota Taoyuan terus meningkat. Untuk menanggulangi hal tersebut, Polsek Zhongli menggelar &ldquo;razia kilat&rdquo; dengan melakukan inspeksi di berbagai tempat hiburan khusus serta lokasi yang dianggap rawan. Dalam operasi ini, polisi mengamankan 53 orang, terdiri dari pekerja migran yang overstay, WNA yang menjadi kaki tangan sindikat penipuan, serta pekerja asing ilegal. Sepanjang tahun ini, tercatat sudah ada 27 WNA yang ditangkap karena berperan sebagai kaki tangan penipu, terdiri atas 10 warga Malaysia, 9 warga Vietnam, 5 warga Thailand, dan 3 warga Hong Kong. Temuan ini menunjukkan bahwa semakin banyak WNA yang datang ke Taiwan direkrut oleh sindikat penipuan sehingga menimbulkan masalah keamanan yang serius.</p>
<p>Wakil Kepala Polsek Zhongli, Gao Hai-yuan, pada 15 September menyampaikan bahwa minggu ini polisi Zhongli bekerja sama dengan Satuan Tugas Khusus Ditjen Imigrasi Taoyuan, Polisi Urusan Luar Negeri, serta Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim), untuk menindak secara menyeluruh aktivitas ilegal warga asing.&nbsp;</p>
<p>Sebelumnya, pada 10 September malam, polisi juga melakukan razia serentak di tempat-tempat hiburan yang sering didatangi warga asing di Zhongli, sekaligus menggelar sosialisasi anti-narkoba dan anti-penipuan. Dalam operasi ini, polisi menemukan 24 wanita asing bekerja ilegal di tiga restoran kecil&mdash;22 warga Thailand dan 2 warga Vietnam.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, 7 orang berstatus overstay. Mereka diserahkan ke Satgas Khusus Ditjen Imigrasi Taoyuan sesuai &ldquo;UU Keimigrasian Taiwan&rdquo;, sementara 5 majikan yang mempekerjakan mereka dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja Kota untuk dikenai sanksi berdasarkan &ldquo;UU Layanan Ketenagakerjaan&rdquo;.</p>
<p>Pada malam 14 September, Polsek Zhongli kembali mengerahkan 33 personel untuk melakukan penyekatan wilayah dan pemeriksaan kendaraan di sekitar Stasiun Zhongli serta kawasan perdagangan Zhongping. Polisi juga menggelar razia di tempat hiburan yang sering dikunjungi pekerja migran.</p>
<p>Dalam operasi ini, mereka berhasil mengamankan 1 pekerja migran asal Indonesia yang kabur dari majikan, dan 1 wanita asal Vietnam yang overstay.</p>
<p>Setelah diperiksa, keduanya akan dideportasi. Polisi menegaskan akan menindak tegas tanpa toleransi, serta mengimbau warga asing untuk mematuhi hukum Taiwan dan tidak mencoba melanggarnya, karena polisi akan menindaknya secara hukum tanpa pandang bulu.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p><br>Bumbu Indomie Mengandung Pestisida Berlebih, 900 Kg Mie Instan Ditarik dan Dimusnahkan</p>
<p>Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Taiwan dari Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) mengumumkan hasil inspeksi perbatasan terbarunya pada 9 September, menyatakan bahwa beberapa produk impor ditahan karena tidak memenuhi standar keamanan pangan. Salah satu di antaranya adalah paket bumbu dari mi instan ternama asal Indonesia, &ldquo;Indomie&rdquo; yang ditemukan mengandung etilen oksida, pestisida karsinogenik Kelas 1 yang dilarang digunakan di Taiwan. Total jumlah barang yang terdampak mencapai 900 kg dan otoritas berwenang telah meminta seluruh barang pengiriman dikembalikan atau dimusnahkan.</p>
<p>Berdasarkan data inspeksi FDA, impor mi instan terkait dilakukan oleh perusahaan Wan Chuan Enterprise Co.,Ltd. dan diproduksi oleh PT. Indofood CBP Sukses Makmur Tbk. Dalam pengujian yang dilakukan sesuai dengan metode &ldquo;Pengujian Etilen Oksida dan Produk Reaksinya, 2-Kloroetanol dalam Pangan" (TFDAP0022.04), terdeteksi adanya residu pestisida dalam paket bumbu bubuk dengan nilai 0.1 mg/kg, melebihi batas yang ditetapkan dalam UU Pengelolaan Keamanan Pangan dan Sanitasi pasal 15.</p>
<p>MOHW menyatakan, bahwa dalam produk makanan impor yang tidak sesuai dengan regulasi akan dikembalikan atau dimusnahkan sesuai dengan peraturan yang berlaku untuk melindungi kesehatan dan keamanan konsumen dalam negeri Taiwan. Inspeksi ini dilakukan juga sebagai pengingat bagi para pengusaha dan importir untuk memperkuat pengelolaan material baku serta proses produksinya, menghindari produk-produk yang mengandung pestisida yang dilarang untuk masuk ke pasar dalam negeri Taiwan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p><br>Menarik Talenta Asing, Taiwan Longgarkan Peraturan Visa Terbaru, Berlaku mulai Januari 2026</p>
<p>(Taiwan, ROC) -- Dewan Pembangunan Nasional (NDC) menyampaikan beberapa hari lalu, bahwa amandemen Undang-Undang Profesional Asing akan dilakukan, dengan tujuan untuk menarik dan mempertahankan lebih dari 10.000 profesional asing setiap tahunnya.</p>
<p>Dilansir dari UDN, Direktur NDC, Hsieh Chia-yi (謝佳宜), menyampaikan bahwa pelonggaran aturan kerja dan residensi akan meningkatkan daya saing global Taiwan dan memperkuat sistem jaminan sosialnya. Peraturan terkait saat ini sedang direvisi, dengan undang-undang tersebut diperkirakan akan berlaku paling cepat Januari 2026.</p>
<p>Hsieh menguraikan enam perubahan utama. Pertama, mahasiswa Tionghoa perantauan dan mahasiswa asing lulusan Taiwan dapat tinggal dan bekerja secara bebas di Taiwan hingga dua tahun setelah lulus.</p>
<p>Kedua, lulusan dari 1.500 universitas terbaik dunia akan dibebaskan dari persyaratan pengalaman kerja dua tahun. Ketiga, visa nomaden digital akan diperpanjang dari enam bulan menjadi dua tahun.</p>
<p>Keempat, pelajar asing dan pelajar Tionghoa perantauan lulusan Taiwan dengan gelar associate (S1) atau lebih tinggi dari institusi perguruan tinggi di Taiwan dapat memperoleh status izin tinggal tetap (APRC) dengan masa tinggal setelah lulus satu hingga tiga tahun. Selain itu, bagi tenaga profesional asing tertentu yang memenuhi syarat tertentu (seperti talenta global unggulan), dengan pendapatan tahunan sebesar NT$ 6 juta, dapat mengajukan izin tinggal tetap setelah tinggal selama 1 tahun di Taiwan.</p>
<p>Kelima, profesional asing dengan status izin tinggal tetap (APRC) akan memenuhi syarat untuk asuransi ketenagakerjaan, yang mencakup tunjangan pengangguran, tunjangan pelatihan kejuruan, dan cuti orang tua. Mereka yang tidak memiliki status izin tinggal tetap juga akan dimasukkan dalam skema pensiun tenaga kerja baru Taiwan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p>Wawancara dengan Kadek Sri: Peneliti Baterai Ramah Lingkungan di Taiwan asal Bali (bag. II)</p>
<p>Kadek Sri Andriani adalah&nbsp;peneliti&nbsp;asal Indonesia yang saat ini tinggal di New Taipei City, Taiwan. Ia lulus dari Program 3+2 Fast Track kerja sama antara Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) dan Ming Chi University of Technology (MCUT). Saat kuliah, ia membantu dosen dalam penelitian tentang material dua dimensi untuk reaksi evolusi hidrogen. Kini, ia bekerja di Battery Research Center of Green Energy MCUT, meneliti cara meningkatkan kinerja katoda baterai agar memiliki kapasitas lebih besar dan tahan lama. Selain aktif di dunia riset, Sri juga hobi menari dan sering tampil membawakan tarian tradisional Indonesia di berbagai acara di Taiwan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=86104</guid>
      <pubDate>Fri, 19 Sep 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250919_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Jiwa Muda: Menarik Talenta Asing, Taiwan Longgarkan Peraturan Visa Terbaru Mulai 2026</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Jiwa Muda: Menarik Talenta Asing, Taiwan Longgarkan Peraturan Visa Terbaru Mulai 2026</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Kurir penipuan asing, pekerja ilegal, hingga wanita pendamping&mdash;semua ditindak! Polisi Zhongli gelar razia, 53 orang ditangkap</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/9/original/0b9182f4-5ea3-449d-a327-3c5faf5f9be1.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>36</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Jiwa Muda 120925 - Kadek Sri: Peneliti Baterai Ramah Lingkungan di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=85274</link>
      <description><![CDATA[<p>Pesta Terbuka Yanliu Mengajak Anda Menjelajah Festival dan Budaya Eksotis di Pingtung</p>
<p>Ketika musim panas mulai beralih ke musim gugur, maka waktu tersebut merupakan sebuah masa yang sarat makna kebersamaan dan kehangatan keluarga. Namun demikian, banyak teman-teman migran yang tinggal jauh dari kampung halaman, tidak dapat merayakan momen istimewa ini bersama keluarga mereka.<br>Di Xinyuan, Pingtung, ada banyak pekerja migran, khususnya mereka yang berasal dari Vietnam, dan mereka merupakan salah satu bagian penting dari jalinan roda kehidupan di Taiwan, tapi kehadiran mereka seringkali terabaikan. Mereka pun memiliki budaya yang sarat makna kebersamaan dengan keluarga setiap pertengahan musim gugur. Untuk itu, Pesta Terbuka Yanliu di bulan September 2025 yang bertemakan &ldquo;Yanliu Autumn HiHi - Budaya Eksotis" (鹽琉秋HiHi-異國風情篇) akan mengajak Anda untuk menjelajahi festival dan budaya eksotis di Pingtung, khususnya budaya Vietnam.<br>Di Vietnam, lentera bintang lima adalah simbol harapan dan kerinduan. Saat Festival Pertengahan Musim Gugur, anak-anak membawa lentera ini menyusuri gang-gang kecil, menerangi sudut-sudut kota, sekaligus menerangi kerinduan akan kehangatan keluarga. Terkait dengan hal itu, maka &ldquo;Yanliu Autumn HiHi&rdquo; akan membawa lentera bintang lima untuk hadir di acara ini, mengundangmu untuk ikut DIY lentera sendiri, menciptakan kenangan indahmu di malam yang penuh cahaya ini!<br>Acara yang akan diadakan pada Sabtu, 20 September dan Minggu, 21 September 2025, bertempat di Taman Maritim Xin Yuan, No.1, Sec. 2, Jalan Xinxing, Kecamatan Xinyuan, Kabupaten Pingtung ini akan menampilkan beragam acara seru, termasuk bazaar makanan mancanegara, kegiatan foto eksklusif kucing Yuanzai, DIY lentera bintang lima, DIY lukisan caping Vietnam, pengadaan boneka kucing eksklusif, serta penampilan menarik dari band-band musik di Taiwan.<br>Adapun band-band yang akan tampil memeriahkan acara antara lain Shallow Levee(淺堤), FakeSHINE, Mango Jump (芒果醬), Leheane Palray (梁文音), Random (隨性樂團), Tangkang Mania, Hue, dan Papun Band (怕胖團). FakeSHINE dan Tangkang Mania merupakan band dengan personil warga negara asing asal Asia Tenggara yang dibentuk di Taiwan.<br>Untuk info selengkapnya sila cek www.2025letsgoparty.com</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Pesta Terbuka Yanliu "Yanliu Autumn HiHi - Budaya Eksotis" di Pingtung (foto: 屏東go好玩-屏東縣政府交通旅遊處)</p>
<p>Tampilan Menarik dan Harmonis Berpadu di Jembatan Pelangi Taipei&nbsp;</p>
<p>Tepi Sungai Keelung yang berada di Taipei akan segera semarak dengan hadirnya &ldquo;Festival Air Menari Taipei&rdquo; yang akan kembali pada 13 September, mengubah Jembatan Pelangi di Dermaga Xikou menjadi panggung cahaya, air, dan musik.</p>
<p>Pusat acara tahun ini adalah platform tirai air ganda sepanjang 120 meter yang dibangun di Sungai Keelung, membentang dari New Taipei hingga ibu kota. Setiap malam hingga 19 Oktober, air mancur, proyeksi, dan sinar laser akan berpadu dalam pertunjukan berdurasi lima menit yang ditampilkan setiap 30 menit antara pukul 18.30 dan 20.30, demikian informasi dari Undiscovered Taipei dan CNA.</p>
<p>Festival ini menampilkan dua momen utama. Keduanya termasuk pembukaan pada 13 September dan festival musik pada 4 Oktober, keduanya menjanjikan pertunjukan yang meriah dan interaktif.</p>
<p>Instalasi lampu akan memeriahkan sore hari, sementara karakter balon raksasa dari berbagai merek favorit dunia seperti Bluey, Hey Duggee, dan Peppa Pig akan tampil istimewa. Setiap Sabtu, suasana semakin meriah dengan pertunjukan langsung dari Keluarga Yoyo dan grup pertunjukan lokal.</p>
<p>Suasana ini menghadirkan nuansa budaya tersendiri. Dermaga Xikou dulunya merupakan pusat perdagangan yang ramai, dan Jembatan Pelangi sepanjang 167 meter, yang telah menjadi landmark pejalan kaki sejak 2007, kini menghubungkan distrik Songshan dan Neihu.</p>
<p>Untuk memastikan kenyamanan, Jembatan Pelangi akan ditutup sementara lima menit sebelum setiap pertunjukan dan dibuka kembali setelah pertunjukan selesai.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Festival Air Menari Taipei (foto: Biro Pariwisata Kota Taipei)</p>
<p>Pelantikan Pengurus Baru PPI Hsinchu tahun 2025-2026</p>
<p></p>
<p>Wawancara dengan Kadek Sri: Peneliti Baterai Ramah Lingkungan di Taiwan asal Bali</p>
<p>Kadek Sri Andriani adalah peneliti asal Indonesia yang saat ini tinggal di New Taipei City, Taiwan. Ia lulus dari Program 3+2 Fast Track kerja sama antara Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA) dan Ming Chi University of Technology (MCUT). Saat kuliah, ia membantu dosen dalam penelitian tentang material dua dimensi untuk reaksi evolusi hidrogen. Kini, ia bekerja di Battery Research Center of Green Energy MCUT, meneliti cara meningkatkan kinerja katoda baterai agar memiliki kapasitas lebih besar dan tahan lama. Selain aktif di dunia riset, Sri juga hobi menari dan sering tampil membawakan tarian tradisional Indonesia di berbagai acara di Taiwan.</p>
<p></p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=85274</guid>
      <pubDate>Fri, 12 Sep 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250912_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Jiwa Muda 120925 - Kadek Sri: Peneliti Baterai Ramah Lingkungan di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Jiwa Muda 120925 - Kadek Sri: Peneliti Baterai Ramah Lingkungan di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Pesta Terbuka Yanliu Mengajak Anda Menjelajah Festival dan Budaya Eksotis di Pingtung</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/9/original/81053cb0-2093-4151-af3b-09d14d9165f2.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>35</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 05092025 - Fakta Pelangi dan Fengshui Gedung Taipei 101]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82606</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Anjing Mendadak Teriak ketika Jalan-jalan, Pemilik Mengemukakan Benda yang Berbahaya di Jalan</p>
<p class="MsoNormal">Para pemilik binatang peliharaan sebaiknya berhati-hati! Seorang pemilik mengajak anjingnya berjalan-jalan baru-baru ini. Namun di suatu tempat anjing tersebut melolong panjang.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Warganet Tiongkok dengan nama akun &ldquo;Raja Nasi Kepal&rdquo; (王飯糰) baru-baru ini memberikan peringatan di media sosial bagi para pemilik binatang peliharaan agar menjaga binatang peliharaan mereka, menjauhkannya dari lampu jalan ketika berjalan-jalan. </p>
<p class="MsoNormal">Dalam sebuah postingan, warganet tersebut menyampaikan, terlepas dari lampu jalan yang menyala ataupun mati, tetap ada risiko sengatan listrik. Manusia tidak dapat merasakannya karena mereka memakai sepatu, tetapi binatang peliharaan bertelanjang kaki, sehinga dengan mudah dapat tersengat listrik. Ia mengungkapkan, bahwa anjing kesayangannya yang bernama &ldquo;Fantuan&rdquo; (飯糰) secara tidak sengaja tersengat listrik dari lampu jalan di saat hujan. Anjing tersebut berteriak dan kemudian melolong yang tidak biasa cukup lama, membuat pemiliknya terkejut dan bersedih. Untungnya, anjing tersebut kini baik-baik saja, tapi sangat ketakutan dan perlu dipantau untuk sementara waktu. </p>
<p class="MsoNormal">Postingan tersebut segera mendapatkan respons positif dari banyak pemilik binatang peliharaan. Beberapa dari mereka terkejut, tapi ada pula yang mengutarakan pernah mengalami hal yang sama. Ada yang pernah mengalaminya dengan anjing peliharaan, tapi karena ia memakai sepatu, pemilik tidak merasakan dan sempat menganggap anjingnya gila.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Beberapa warganet mengungkapkan kekhawatiran ketika melihat stasiun pengisian daya kendaraan listrik yang tidak terpasang dengan benar, dan mendesak semua pemilik hewan peliharaan untuk menjauh dari tempat-tempat yang kemungkinan berbahaya demi keselamatan hewan peliharaan dan diri mereka sendiri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Ilustrasi anjing berjalan-jalan bersama tuannya (foto: Ingimage)</p>
<p class="MsoNormal">Fakta Pelangi Terlama di Taiwan</p>
<p class="MsoNormal">Pelangi terlama yang pernah tercatat terjadi di Taipei, Taiwan, pada 30 November 2017. Pelangi luar biasa ini berlangsung selama 8 jam 58 menit, menjadikannya pelangi terlama yang pernah didokumentasikan. Fenomena ini disebabkan oleh kombinasi kondisi cuaca tertentu, seperti curah hujan ringan, sinar matahari, dan posisi matahari. Fenomena ini diamati pada dini hari dan tetap terlihat selama hampir 9 jam, menjadikannya fenomena alam yang luar biasa.</p>
<p class="MsoNormal">Orang yang mengabadikan dan mencatatnya adalah Chou Kun-hsuan, seorang profesor di Departemen Ilmu Atmosfer dari Chinese Culture University, Taipei.</p>
<p class="MsoNormal">Profesor Chou dan profesor lainnya, Liu Ching-huang, memimpin upaya pendokumentasian pelangi dengan bantuan mahasiswa departemen dan komunitas kampus.</p>
<p class="MsoNormal">Pengamatan, gambar, dan rekaman video mereka menunjukkan pelangi tersebut berlangsung dari pukul 06.57 hingga 15.55 - delapan jam 58 menit.</p>
<p class="MsoNormal">Pelangi ini telah memecahkan rekor sebelumnya untuk pelangi terlama yang tercatat di Yorkshire, Inggris, pada 14 Maret 1994.</p>
<p class="MsoNormal">Pelangi tersebut tercatat berlangsung selama enam jam, dari pukul 09.00 hingga 15.00, menurut Guinness World Records. Menurut situs web Guinness, pelangi biasanya hanya hadir sekitar kurang dari 1 jam.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Pelangi di PCCU yang bertahan hampir 9 jam (foto: PCCU)</p>
<p class="MsoNormal">Rambut Rontok seperti Apa yang sebenarnya tidak Normal? Bagaimana Cara Mengatasinya?</p>
<p class="MsoNormal">Saat mandi dan keramas, hal yang ditakutkan adalah melihat rambut rontok. Bagi perempuan, kerontokan rambut lebih banyak terjadi, membuat banyak orang yang takut dan khawatir dirinya akan menjadi botak. </p>
<p class="MsoNormal">Meski kerontokan rambut setiap hari merupakan fenomena fisiologis yang normal, tapi seberapa banyak kerontokan rambut yang normal?</p>
<p class="MsoNormal">Kepala Departemen Dermatologi Rumah Sakit China Medical University Taiwan, Chen Jun-sheng (陳駿升) pernah menjelaskan dalam sebuah wawancara bahwa pertumbuhan rambut meliputi fase pertumbuhan, fase penurunan, dan fase istirahat. Rambut dalam fase istirahat akan rontok secara alami dan digantikan oleh rambut baru. Ini adalah siklus yang sehat. Dalam keadaan normal, kehilangan kurang dari 100 helai rambut per hari dianggap normal. Orang dengan rambut lebih banyak juga dapat mengalami kerontokan rambut lebih banyak, dan kehilangan kurang dari 150 helai rambut dianggap umum.</p>
<p class="MsoNormal">Apakah normal jika banyak rambut rontok saat keramas?</p>
<p class="MsoNormal">Mengapa rambut rontok begitu banyak saat keramas? Menurut Wilma Bergfeld, seorang dokter kulit yang diwawancarai oleh Cleveland Clinic, kegiatan mandi, mencuci rambut, dan menyisir rambut adalah faktor yang meningkatkan risiko kerontokan rambut. Saat keramas, folikel rambut yang Anda pijat mungkin sudah dalam fase istirahat, dan pijatan serta pembilasan justru mempercepat kerontokan rambut dari kulit kepala.</p>
<p class="MsoNormal">Namun, jika Anda mendapati rambut rontok meningkat secara signifikan dan tiba-tiba, atau Anda kehilangan lebih dari 150 hingga 200 helai rambut sehari selama seminggu, dan Anda sudah jelas melihat kulit kepala atau kebotakan, sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter kulit.</p>
<p class="MsoNormal"></p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana cara mengurangi kerontokan rambut?</p>
<p class="MsoNormal">Meskipun kerontokan rambut adalah hal yang normal, kita tetap dapat mengurangi jumlah kerontokan rambut dengan beberapa cara:</p>
<p class="MsoNormal">1. Sisir rambut sebelum keramas dengan sisir bergigi jarang untuk menghilangkan rambut yang sedang istirahat dan akan rontok. Dengan begitu, Anda akan merasa rambut yang rontok lebih sedikit selama proses keramas, dan rambut pun lebih kecil kemungkinannya untuk kusut atau tertarik.</p>
<p class="MsoNormal">2. Hindari suhu yang terlalu tinggi pada air saat keramas dan pengering rambut dan kurangi frekuensi penggunaannya, sebab alat pengering rambut dapat merusak kutikula rambut, yang menyebabkan rambut patah dan kusut. Sebaiknya gunakan air hangat dan pilih sampo yang lembut dan tidak menyebabkan iritasi.</p>
<p class="MsoNormal">3. Jangan menyisir rambut terlalu keras, dan hindari menarik rambut, terutama saat rambut basah paling rapuh dan mudah patah. Sisir yang berbulu kasar atau sisir bergigi rapat lebih rentan menyebabkan rambut patah.</p>
<p class="MsoNormal">4. Jangan sering mengikat rambut atau sanggul terlalu lama, karena akan menarik folikel rambut dan menyebabkan "kerontokan rambut akibat tarikan". Sesekali biarkan rambut tergerai alami sebisa mungkin, atau pilih ikat rambut yang lebih longgar.</p>
<p class="MsoNormal">5. Mengurangi frekuensi keramas dapat mengurangi tingkat kerontokan rambut. Namun, tidak ada jawaban baku mengenai frekuensi keramas, yang seharusnya bergantung pada kondisi kulit kepala masing-masing individu. Jika orang dengan rambut berminyak sengaja mengurangi frekuensi keramas untuk mengurangi kerontokan rambut, kulit kepala yang terlalu berminyak dapat menyebabkan peradangan pada folikel rambut dan dermatitis seboroik, yang tidak baik untuk kesehatan rambut.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Ilustrasi rambut rontok (foto: UCLA Health)</p>
<p class="MsoNormal">Fakta Pelangi di Taipei 101</p>
<p class="MsoNormal">Pelangi memiliki 7 warna, sama seperti 7 hari dalam 1 minggu. Di eksterior Gedung Taipei 101, Anda bisa melihat ketujuh warna pelangi, tapi di hari yang berbeda. Gedung Taipei 101 secara khusus setiap malam menghadirkan lampu berwarna yang berbeda setiap harinya. Untuk hari Senin adalah warna merah, kemudian Selasa adalah warna oranye, Rabu adalah warna kuning, kemudian Kamis warna hijau, Jumat warna biru, Sabtu warna nila, dan Minggu warna ungu.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Warna pelangi di Gedung Taipei 101 (foto: Ettoday)</p>
<p class="MsoNormal">Mengungkap Fengshui Taipei 101</p>
<p class="MsoNormal">Arsitektur Taipei 101 memiliki bentuk yang seperti kornukopia (tanduk keberlimpahan) dengan berbagai pola keberuntungan yang hadir di seluruh gedung, membangkitkan pemikiran terkait dengan &ldquo;feng shui&rdquo; dari gedung tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Ketua Asosiasi Riset Feng Shui Geografis Tiongkok, Zhang Xu-chu (張旭初) telah menerbitkan buku yang berjudul "Misteri Pembuluh Darah Naga: Taipei 101 dan Tanah Harta Karun Feng Shui" yang mengungkap desain Taipei 101 yang berkaitan dengan feng shui.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Zhang Xu-chu percaya bahwa nama Taipei 101 saja sudah mengandung makna keberuntungan. "101" memiliki arti yang keras dan mudah diingat, sementara 0 dan 1 merupakan angka keberuntungan dalam Kitab Perubahan. Bentuk koin kuno pada logo Taipei 101 juga memiliki fungsi "mengendalikan kejahatan dan konflik" dalam feng shui.</p>
<p class="MsoNormal">Bentuk arsitektur Taipei 101 terdiri dari delapan blok trapesium terbalik. Perancang Li Zuyuan pernah berkata bahwa delapan blok ini melambangkan sambungan bambu, yang menyiratkan "naik selangkah demi selangkah". Zhang Xuchu mengatakan bahwa prototipe desain ini berasal dari bahasa Mandarin "Ding", yang merupakan metafora untuk "berlimpahnya kekayaan" dalam Feng Shui. Terdapat juga "kura-kura penggigit uang" di atap barat laut Taipei 101 dekat Hotel Hyatt, yang juga berarti menarik kekayaan.</p>
<p class="MsoNormal">Zhang Xuchu mengatakan bahwa pintu masuk utama Taipei 101 berada di Jalan Xinyi, dan lokasi ini sesuai dengan prinsip Feng Shui "naga hijau di sebelah kiri, harimau putih di sebelah kanan, dan penyangga di belakang". &ldquo;Naga&rdquo; adalah Gunung Si Shoushan, kemudian &ldquo;harimau&rdquo; adalah World Trade Center, dan &ldquo;bersandar di belakang&rdquo; dengan Gunung Qixing, Gunung Shamao, serta Gunung Datun. Tidak hanya itu, bagian atas kanopi dari pintu utama di Jalan Xinyi dan pintu masuk samping di Jalan Songzhi didekorasi dengan 10 ikan kuno, 10 koin, serta 10 lambang ruyi (harapan baik), merupakan simbol dari kesempurnaan.</p>
<p class="MsoNormal">Setelah Anda memasuki pintu di Jalan Xinyi, terdapat eskalator yang berkelok-kelok. Zhang Xuchu yakin bahwa tata letaknya mirip dengan tata letak sembilang persegi (bagua + lambang yinyang) di Qimen Dunjia. Desain masuk dari kiri dan keluar dari kanan disebut &ldquo;tangga naga-harimau&rdquo; dimana &ldquo;naga&rdquo; adalah masuk dan harimau adalah &ldquo;keluar&rdquo;. Keduanya dapat menarik popularitas dan kekayaan.</p>
<p class="MsoNormal">Citra naga juga terlihat di berbagai tempat di Taipei 101. Layaknya patung elang di sudut-sudut Gedung Chrysler di New York, terdapat ukiran naga di keempat sudut delapan "mangkuk harta karun" Taipei 101, yang jumlahnya mencapai 32 "naga terbang". Selain itu, ketika Anda naik ke kafe atrium di lantai empat, Anda dapat melihat struktur langit-langit yang menyerupai "tulang naga".</p>
<p class="MsoNormal">Dekorasi "Ruyi" yang umum terlihat di istana kekaisaran Tiongkok dapat dilihat di di berbagai sisi, seperti jendela atap "Ruyi Besar" di dinding luar gedung, "Ruyi Tengah" di kusen pintu restoran, dan "Ruyi Kecil" di papan nama butik. Zhang Xuchu mengutarakan bahwa ia ingin menghitung berapa banyak dekorasi desain berbentuk Ruyi yang ada di Taipei 101, tetapi sangat sulit untuk menghitungnya dengan jelas.</p>
<p class="MsoNormal">Mengenai integrasi citra Feng Shui tradisional ke dalam bangunan modern berteknologi tinggi, arsitek Li Zuyuan, perancang Taipei 101, pernah menyampaikan bahwa pola keberuntungan seperti Ruyi dan koin kuno memiliki efek "ketenangan batin" bagi masyarakat Tionghoa. Ia percaya bahwa "ketenangan batin" juga merupakan salah satu fungsi penting arsitektur.</p>
<p class="MsoNormal">Desainer lain, Wang Zhong-ping (王重平), tidak menyangkal bahwa mengingat status dan investasi Taipei 101, pemiliknya memang berharap untuk memasukkan Feng Shui Tiongkok ke dalamnya. Namun, selama proses desain, sang arsitek juga bersusah payah mengintegrasikan Feng Shui ke dalam desain rasional, mencari keseimbangan antara tradisi dan rasionalitas, "dan hasilnya tepat!"</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Gedung Taipei 101 (foto: House Feel)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82606</guid>
      <pubDate>Fri, 05 Sep 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250905_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 05092025 - Fakta Pelangi dan Fengshui Gedung Taipei 101</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 05092025 - Fakta Pelangi dan Fengshui Gedung Taipei 101</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">Anjing Mendadak Teriak ketika Jalan-jalan, Pemilik Mengemukakan Benda yang Berbahaya di Jalan<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/8/original/65dbb90a-d14b-47ee-9fbb-ec0cbca35dcf.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>34</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 29082025 - "Tikus yang Mencintai Beras" untuk Qixi Valentine]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82157</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Taiwan Bersiap Menyambut 9 Juta Pengunjung untuk Tahun 2025</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Taiwan tengah berkomitmen pada target 10 juta wisatawan mancanegara untuk tahun 2025, di mana jumlah wisatawan mancanegara untuk saat ini diperkirakan dapat lebih dari 9 juta, demikian pernyataan dari Direktur Jenderal Administrasi Pariwisata, Chen Yu-hsiu (陳玉秀) beberapa waktu lalu.</p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan data imigrasi Kabinet, Taiwan mencatat lebih dari 4,19 juta wisatawan mancanegara pada paruh pertama tahun ini, meningkat 10% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2024. Hampir 2,88 juta orang memasuki negara tersebut dari Januari hingga April, naik 8,3% dibandingkan tahun sebelumnya.</p>
<p class="MsoNormal">Chen mencatat bahwa pariwisata internasional biasanya mendapatkan momentum pada paruh kedua tahun ini. Untuk memanfaatkan tren ini, pemerintah telah meluncurkan serangkaian kampanye promosi, termasuk tur kereta api bertema baru yang bertujuan untuk menarik penggemar kereta api dari Taiwan dan Jepang.</p>
<p class="MsoNormal">Ia menekankan keragaman pasar pariwisata masuk Taiwan, dengan mencatat bahwa pengunjung dari Asia Timur Laut, Asia Tenggara dan Selatan, Tiongkok, Hong Kong, dan Makau, serta pasar negara berkembang di Eropa dan Amerika Utara, masing-masing menyumbang sekitar 30% dari total kedatangan.</p>
<p class="MsoNormal">Lima pasar sumber teratas pada paruh pertama tahun 2025 adalah Jepang, Hong Kong dan Makau, Korea Selatan, AS, dan Filipina.</p>
<p class="MsoNormal">Chen mengaitkan pertumbuhan di pasar AS dan Filipina dengan peningkatan kapasitas penerbangan dan penyederhanaan prosedur visa. Kedatangan dari Jepang dan Korea Selatan juga mengalami peningkatan yang stabil, didorong oleh dukungan selebritas dan hubungan bilateral yang lebih kuat.</p>
<p class="MsoNormal">Sebaliknya, pengunjung dari Hong Kong dan Makau sedikit menurun, kemungkinan karena daya tarik Jepang di tengah pelemahan yen dan kekhawatiran gempa bumi regional yang memengaruhi preferensi perjalanan.</p>
<p class="MsoNormal">Mengenai perjalanan lintas selat, Chen mengatakan puluhan ribu wisatawan Tiongkok telah mengunjungi Taiwan tahun ini melalui negara ketiga, sesuai dengan peraturan yang berlaku. Pertukaran profesional antara kedua belah pihak juga terus berlanjut, tambahnya.</p>
<p class="MsoNormal">Taiwan awalnya menetapkan target 12 juta pengunjung internasional untuk tahun 2024, tetapi kemudian merevisinya menjadi 10 juta. Angka akhir mencapai 7,86 juta.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Bandara Taoyuan (foto: Bandara Taoyuan)</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Proyek Rumah Kertas&rdquo; di Taipei Ini Menghadirkan Bangunan Hunian Seluas 126 Meter Persegi</p>
<p class="MsoNormal">Majalah &ldquo;My Housing&rdquo; telah merangkum berbagai proyek pra-penjualan unit-unit hunian terkecl yang diluncurkan di wilayah Taiwan utara pada paruh pertama tahun ini. Proyek terkecil adalah "SOHO Zhufu" (SOHO筑富) di Distrik Datong, Kota Taipei, dengan luas hanya 38,1 ping (sekitar 126 m2). Proyek ini direncanakan akan dibangun setinggi 11 lantai dengan luas tiap hunian antara 11-12 ping (sekitar 33-40 m2).</p>
<p class="MsoNormal">Chen Bing-chen (陳炳辰) Direktur Departemen Riset Usaha dan juru bicara majalah &ldquo;My Housing&rdquo; menunjukkan, bahwa proyek-proyek di lahan kecil memiliki pilihan pengembangan yang terbatas dan cenderung menjadi rumah kecil. Jika proyek-proyek tersebut berlokasi di Kota Taipei, yang biaya konstruksinya lebih tinggi, setiap pemilik rumah perlu berbagi fasilitas umum yang lebih besar. Rasio fasilitas umum yang tinggi akan menyulitkan penerimaan, luas bangunan dalam ruangan akan menyusut, dan daya huni akan sangat berkurang, sehingga sebagian besar pembeli akan menjadi pembeli tipe investasi.</p>
<p class="MsoNormal">Namun, karena keterbatasan lahan kosong dalam skala besar di ibu kota, proyek pembangunan di lahan kecil menjadi hal yang tak terhindarkan. Di Kota Taipei, pembangunan kembali lewat skema &ldquo;bangunan tua dan riskan&rdquo; (bahasa Mandarin: 危老) juga sering dilakukan, sehingga mendukung berkembangnya proyek di lahan kecil. Bila proyek tersebut berada di pusat kota, memiliki potensi pendapatan dari sewa, berada di kawasan sekolah unggulan, dan mudah dijual kembali dengan keuntungan di masa depan, serta memiliki ukuran unit yang kecil, dimana hal ini berarti harga lebih terjangkau, maka meskipun kondisi pasar properti sedang lesu, kalangan investor tetap tertarik karena beban finansialnya tidak berat, dan permintaan beli pun tetap ada.</p>
<p class="MsoNormal">Sebagai contoh, luas bangunan "SOHO Zhufu" di Distrik Datong hanya 11 atau 12 ping, tetapi dekat MRT dan kawasan bisnis, serta memiliki keunggulan berada di jalan utama. Meskipun harga jual per meter persegi lebih dari satu juta dan harga totalnya lebih dari NT$10 juta, semuanya menjadi aspek positif untuk debut pemasarannya</p>
<p class="MsoNormal">Di Jalan Ningxia, Distrik Datong ada juga sebuah proyek dengan luas kurang dari 30 ping (100m2), dengan jumlah hunian yang sedikit. Proyek ini berada di sekitar MRT, kawasan bisnis, dan biaya total yang rendah, sehingga pengembang yakin dan bersedia untuk mengerjakan proyek tersebut.</p>
<p class="MsoNormal">Proyek-proyek baru lainnya dengan luas kurang dari 40 ping di Distrik Ren'ai, Kota Keelung, Kota Luodong, Kabupaten Yilan, dan Kota Zhubei, Kabupaten Hsinchu, juga telah muncul tahun ini. Untuk lahan mikro di luar Kota Taipei dan Kota Taipei Baru, harga lahan relatif rendah, dan biaya konstruksi proyek skala kecil tidak akan terlalu tinggi. Sebagian besar berupa apartemen yang dibangun sendiri, dan perencanaan fasilitas umum cukup fleksibel, sehingga ruang hunian menjadi menarik. Dengan kondisi perkotaan, kawasan industri, dan kondisi regional lain di sekitarnya, serta kunci harga total rumah yang rendah, pengembang berani mencoba meluncurkan proyek terkait.</p>
<p class="MsoNormal">Chen menganalisis, bahwa proyek lahan skala kecil, yang awalnya didorong oleh tren investasi seiring booming pasar perumahan, masih memiliki volume saat ini. Di tengah tingginya harga rumah dan tingginya biaya konstruksi, jenis produk ini relatif berkinerja baik. Produk-produk yang sebelumnya dianggap istimewa justru membentuk tren yang normal. Namun, ia juga mengingatkan bahwa proyek lahan rumah kertas dengan harga unit yang terlalu tinggi dan rasio biaya-kinerja yang rendah belum tentu laku, dan pengembangnya seringkali bukan perusahaan papan atas, sehingga risikonya harus dipertimbangkan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">"Rumah Kertas SOHO Zhufu" di Taipei (foto: My Housing)</p>
<p class="MsoNormal">Kembang Api Valentine di Dadaocheng 30 Agustus 2025</p>
<p class="MsoNormal">Menyambut Valentine Tionghoa atau Qixi Valentine, pada 30 Agustus pukul 15:00 akan digelar konser &ldquo;Cheng Chang&rdquo; dan bazar di Lapangan Yongle Dadaocheng.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Tidak hanya itu, puncak acara dengan tema &ldquo;Cinta Datang pada Waktu yang Tepat&rdquo;, menampilkan kembang api besar berdurasi 480 detik, selebar sekitar 800 meter, serta suguhan kembang api &ldquo;Seribu Roda&rdquo; yang beberapa tahun terakhir menjadi sorotan di Taiwan dan Jepang.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Kembang api Dadaocheng (foto: Taipei Travel)</p>
<p class="MsoNormal">Lagu "Tikus yang Mencintai Beras" : Kisah Cinta Abadi di Balik Lagu Hits Klasik Tahun 2000-an</p>
<p class="MsoNormal">Di tahun 2000-an ada sebuah lagu pop Mandarin yang sangat membekas dalam ingatan generasi muda saat itu, sebab liriknya sederhana, tulus, dan melodinya pun ringan. Judulnya adalah &ldquo;Tikus yang Mencintai Beras&rdquo; (老鼠愛大米).&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">&ldquo;Tikus yang Mencintai Beras&rdquo; merupakan sebuah lagu pop yang pertama kali dinyanyikan oleh Wang Qi-wen (王啟文) dan semakin dikenal karena Xiang-xiang (香香). Lagu ini sangat populer pada tahun 2004, khususnya ketika internet mulai merajalela dan semakin mendunia. Dengan melodi yang sederhana dan mudah diingat serta lirik yang lugas, lagu ini menggambarkan pandangan cinta yang murni dan teguh, dan dengan cepat memenangkan hati banyak pendengar.</p>
<p class="MsoNormal">Lagu ini mendapat sambutan yang tinggi di internet dan media tradisional pada masanya, dan menjadi kenangan bersama satu generasi. Lagu "Tikus yang mencintai beras" menggambarkan cinta yang sederhana, layaknya tikus mencintai nasi, murni dan apa adanya, tanpa banyak alasan. Lagu ini dapat beresonansi luas karena menyentuh kerinduan mendalam orang-orang akan cinta yang murni.</p>
<p class="MsoNormal">Inspirasi untuk " Tikus yang Mencintai Beras " berasal dari kisah cinta, yang menceritakan tentang seorang pemuda yang diam-diam menjaga kekasihnya dan rela memberikan segalanya untuknya.</p>
<p class="MsoNormal">Lagu ini ditulis dan digubah oleh Yang Chen-gang (楊臣剛) yang memasukkan sebuah kisah unik ke dalam lagunya. Ia menggunakan seekor tikus yang mencintai beras untuk mengekspresikan cinta tanpa pamrih sang anak laki-laki kepada sang gadis. Proses penciptaan lagu ini bukanlah proses yang instan. Sang pencipta mengalami banyak revisi dan penyesuaian sebelum akhirnya menyelesaikan karya yang menyentuh hati banyak orang ini. Dalam konteks sosial saat itu, ungkapan cinta orang-orang relatif implisit, tetapi " Tikus yang Mencintai Beras " mendobrak belenggu tradisional ini dengan cara yang santai dan jenaka, menjadikan ungkapan cinta lebih bebas dan lugas.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Cover album dari lagu "Tikus yang Mencintai Beras" (foto: Yahoo)</p>
<p class="MsoNormal">Analisis Lirik: Ungkapan Cinta yang Tulus</p>
<p class="MsoNormal">Lirik "Tikus yang Mencintai Beras" sangat sederhana, namun sarat dengan emosi yang tulus. Salah satu baitnya tertulis, "aku mendengar suaramu, dan ada perasaan istimewa yang membuatku terus-menerus memikirkanmu, dan aku tak berani melupakanmu lagi."</p>
<p class="MsoNormal">Lirik-lirik ini mengungkapkan hasrat dan kerinduan akan cinta dalam bahasa yang sederhana. Gambaran tikus dan beras atau nasi dalam lirik menunjukkan kesederhanaan dan keteguhan cinta ini. Ucapan berulang "Aku mencintaimu, mencintaimu, seperti tikus mencintai beras/nasi" dalam lagu ini membekas kuat dan abadi di hati para pendengar.</p>
<p class="MsoNormal">Lirik lagu ini juga mencerminkan pandangan positif tentang cinta. Tidak ada kata-kata indah atau hiasan berlebihan dalam liriknya, melainkan sikap tulus untuk mengungkapkan komitmen dan dedikasi terhadap cinta.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">"Seberapa pun badai yang ada, aku akan tetap menemanimu", lirik ini menunjukkan tanggung jawab dan komitmen cinta ini. Dalam cinta, tidak hanya dibutuhkan kemanisan dan romansa, tetapi juga dukungan dan perlindungan bersama.</p>
<p class="MsoNormal">Aransemen lagunya juga relatif sederhana, didominasi musik elektronik, dengan beberapa instrumen lembut, menciptakan suasana santai dan menyenangkan. Gaya musik ini melengkapi emosi tulus dalam lirik, membuat lagu ini semakin indah.</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82157</guid>
      <pubDate>Fri, 29 Aug 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250829_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 29082025 - "Tikus yang Mencintai Beras" untuk Qixi Valentine</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 29082025 - "Tikus yang Mencintai Beras" untuk Qixi Valentine</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">Taiwan Bersiap Menyambut 9 Juta Pengunjung untuk Tahun 2025<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/7/original/59d2d865-7791-40b8-96e7-a4b80cd6b997.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>33</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 22082025 - Wawancara Okki Sutanto: Antara Brain Rot, Generasi Muda, dan Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=83264</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Pengemudi Berdalih Bergerak Cepat Menghindari Pejalan Kaki, Tetap Didenda NT$6.000</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) &ndash; Seorang pengemudi bernama A-gui (nama samaran) dilaporkan oleh masyarakat pada bulan Desember tahun lalu karena tidak memberi jalan kepada pejalan kaki di persimpangan di Kabupaten Hsinchu dan kemudian didenda NT$6.000. Ia kemudian mengajukan gugatan administratif, dengan alasan bahwa persimpangan tersebut dirancang dengan buruk dan ia khawatir akan terjadi tabrakan dari belakang jika ia mengerem mendadak, mengingat kondisi pejalan kaki yang tidak bergerak. Hal ini mendorongnya untuk mengemudi dengan cepat agar dapat melewati persimpangan sehingga lebih mudah dilalui. Namun, seorang hakim di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Taipei menolak argumen Agui dan baru-baru ini menolak gugatannya.</p>
<p>Dalam putusan pengadilan disebutkan bahwa pada bulan Desember tahun 2024 lalu, A-gui mengemudi melewati sebuah persimpangan di Kabupaten Hsinchu. Ia melakukan pelanggaran karena "mengemudikan mobil mendekati zebra cross ketika ada pejalan kaki yang sedang menyeberang, tapi tidak berhenti untuk memberikan hak jalan kepada pejalan kaki." Pelanggaran ini direkam oleh warga melalui video dan dilaporkan, sehingga ia dikenai denda sebesar NT$6.000 dan diwajibkan mengikuti pelatihan keselamatan lalu lintas.</p>
<p>A-gui tidak terima dengan denda tersebut dan memutuskan untuk mengajukan gugatan administratif. Ia menegaskan bahwa di sisi kanan persimpangan tempat kejadian terdapat tempat parkir di pinggir jalan yang mengganggu pandangan pengguna jalan. Selain itu, desain trotoar yang buruk membuat pejalan kaki harus menunggu di atas aspal untuk menyeberang jalan. Saat itu, ia berniat melintasi persimpangan dan melihat pejalan kaki dalam kondisi diam. Ia khawatir jika tiba-tiba mengerem atau berhenti, bisa terjadi kecelakaan tabrak belakang, sehingga ia memilih untuk segera melewati zebra cross agar pejalan kaki bisa menyeberang dengan aman.</p>
<p>Namun, setelah meninjau rekaman video laporan, hakim di Pengadilan Tinggi Administratif Taipei menemukan bahwa sebelum kendaraan A-gui mendekati zebra cross, sudah ada pejalan kaki yang berdiri di sisi kanan zebra cross. Tidak ada halangan atau gangguan penglihatan antara keduanya. Namun A-gui tetap tidak berhenti untuk memberikan hak jalan. Sebaliknya, ia malah langsung melintasi garis berhenti dan melewati zebra cross. Fakta pelanggaran ini dianggap jelas.</p>
<p>Hakim juga menyatakan bahwa jarak antara kendaraan A-gui dan pejalan kaki saat itu tidak sampai satu lebar jalur kendaraan. Ia tidak mengurangi kecepatan dan berhenti sesuai aturan. Bagaimana mungkin pejalan kaki berani menyeberang ketika melihat kendaraan tidak berhenti sepenuhnya? Akhirnya, pernyataan A-Gui tidak dipercaya dan gugatannya ditolak. Namun, kasus ini masih bisa diajukan banding.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Ilustrasi pejalan kaki di zebra cross (foto: Ettoday)</p>
<p class="MsoNormal">Jamur Beracun Ini Tumbuh Setelah Hujan Deras, Memakannya dapat Menyebabkan Kerusakan Ginjal</p>
<p class="MsoNormal">Hujan deras yang sering turun di wilayah Kaohsiung telah menyebabkan jamur parasol hijau (Chlorophyllum molybdites) raksasa bermunculan di taman-taman kota, menarik banyak orang untuk berfoto. Yang Zhen-chang (楊振昌), Direktur Departemen Kedokteran Kerja dan Toksikologi Klinis di Rumah Sakit Umum Veteran Taipei menyampaikan, bahwa jamur parasol hijau beracun dan merupakan salah satu penyebab keracunan jamur paling umum di Taiwan, dengan rata-rata lebih dari 10 orang menderita keracunan setiap tahunnya. Mengonsumsi jamur ini dapat menyebabkan gejala gastroenteritis akut, seperti mual, muntah, dan sakit perut. Dalam kasus yang parah, jamur ini juga dapat menyebabkan dehidrasi dan kerusakan ginjal akut. Oleh karena itu, sangat dilarang untuk memakannya.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW), jamur parasol hijau adalah jamur berukuran sedang hingga besar yang tumbuh di hutan berdaun lebar dataran rendah, padang rumput, atau lahan pertanian. Jamur ini beracun dan tidak dapat dimakan, tetapi warnanya yang kusam mirip dengan jamur parasol dan jamur Macrolepiota albuminosa yang dapat dimakan, sehingga sering tertukar dengan keduanya.</p>
<p class="MsoNormal">Namun, insang pada pangkal jamur parasol hijau berubah warna dari putih menjadi kuning kehijauan di awal-awal kehidupan, dan kemudian menjadi cokelat ketika rusak. Ini merupakan ciri identifikasi yang penting. Meskipun tidak fatal jika tertelan, gejala keracunan seperti gastroenteritis, seperti mual, muntah, sakit perut, feses berdarah, dan dehidrasi, dapat muncul satu hingga tiga jam setelah tertelan.</p>
<p class="MsoNormal">Yang Zhen-chang menjelaskan bahwa orang sering salah paham bahwa jamur beracun harus berwarna cerah. Jamur parasol hijau cenderung berwarna putih, sehingga beberapa orang mungkin menganggapnya tidak berbahaya dan memakannya. Namun, meskipun warnanya kusam, jamur parasol hijau beracun.</p>
<p class="MsoNormal">Yang Zhenchang pernah menemui seorang pasien yang secara tidak sengaja menelan jamur parasol hijau dan mengalami gejala gastroenteritis akut yang parah, termasuk mual, muntah, dan sakit perut. Gejalanya bahkan cukup parah hingga menyebabkan dehidrasi, yang mengakibatkan kerusakan ginjal akut. Menurut Rumah Sakit Umum Veteran Taipei, selama 30 tahun terakhir, lebih dari 300 pasien telah dirawat karena keracunan jamur parasol hijau, dengan rata-rata sekitar 10 kasus per tahun. Rumah sakit tersebut mengimbau masyarakat untuk tidak memetik dan mengonsumsi jamur yang tidak diketahui jenisnya.</p>
<p class="MsoNormal">Mengenai mengapa jamur ini bisa tumbuh di taman median jalan, Yang Zhen-chang menjelaskan bahwa spora jamur parasol hijau kemungkinan besar terdapat di tanah yang berada di taman median jalan. Hujan membasahi tanah, memungkinkan jamur tumbuh dengan cepat dan dalam ukuran besar. Secara klinis, pasien yang dirawat di rumah sakit setelah menelan jamur ini sering mengalami keracunan setelah hujan, mungkin karena memetik dan memakan jamur putih besar yang mereka yakini tidak berbahaya, saat mendaki atau berada di luar ruangan.</p>
<p class="MsoNormal">Yang Zhenchang menyarankan agar masyarakat tidak mengonsumsi jamur liar atau jamur yang dijual di pinggir jalan. Jika mengalami gejala gastroenteritis akut, tekanan darah tidak stabil, pusing, atau lemas, segera periksakan diri ke dokter agar penyakit tidak semakin parah.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Jamur parasol hijau atau false parasol yang tumbuh di Kaohsiung (foto: Yahoo Tw)</p>
<p>Wawancara Okki Sutanto: Antara Brain Rot, Generasi Muda, dan Taiwan</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Ilustrasi otak yang tampil meyakinkan (foto: aish.com)</p>
<p>Setelah sebelumnya membahas cara untuk menjadi menarik untuk para jomblo ala Okki Sutanto, kini kita akan membahas soal brain rot (pembusukan pada otak), generasi muda, dan Taiwan. Bagaimana pandangan Okki terkait dengan fenomena brain rot saat ini dan selayang pandangnya mengenai kehidupan sosial anak muda Taiwan, khususnya yang berada di kota besar, seperti Taipei?</p>
<p>Yuk kita dengarkan di acara ini!</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Okki Sutanto saat berada di studio Rti</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=83264</guid>
      <pubDate>Fri, 22 Aug 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250822_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 22082025 - Wawancara Okki Sutanto: Antara Brain Rot, Generasi Muda, dan Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 22082025 - Wawancara Okki Sutanto: Antara Brain Rot, Generasi Muda, dan Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US" style="mso-bidi-font-family: Calibri; mso-bidi-theme-font: minor-latin;">Pengemudi Berdalih Bergerak Cepat Menghindari Pejalan Kaki, Tetap Didenda NT$6.000<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/8/original/9ef09c8a-b035-4944-afb9-07ed5487050b.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>32</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 15082025 - Cara Menjual Diri dan jadi Menarik ala Okki Sutanto]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82605</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Kaohsiung Menyambut Toko Loft Select Pertama di Taiwan</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- 7-Eleven Taiwan telah mengumumkan kemitraan dengan peritel barang gaya hidup populer Jepang, Loft, untuk membuka toko hibrida Loft Select pertama di negara ini di Dream Mall, Kaohsiung.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut siaran pers 7-Eleven, toko baru ini menggabungkan kenyamanan 7-Eleven dengan pilihan produk gaya hidup Loft yang dikurasi dalam ruang kompak seluas sekitar 50 meter persegi. Pembeli dapat melihat hampir 2.000 produk, termasuk produk kecantikan dan perawatan kulit, aksesori, alat tulis, barang gaya hidup, barang koleksi karakter populer, dan kebutuhan sehari-hari, menurut siaran pers 7-Eleven.</p>
<p class="MsoNormal">Loft Select menyasar konsumen di pusat perbelanjaan yang berada di distrik selatan Kaohsiung yang ramai. Toko ini bertujuan untuk menarik basis pelanggan yang beragam, mulai dari Gen Z, milenial, profesional muda, dan keluarga kecil.</p>
<p class="MsoNormal">Penawaran produk dan tampilan toko akan diperbarui secara berkala agar pilihan produk tetap segar. Agar lebih sesuai dengan preferensi konsumen lokal, rangkaian produk juga mencakup barang-barang yang dirancang khusus untuk penggunaan sehari-hari di Taiwan.</p>
<p class="MsoNormal">Desain toko menampilkan warna kuning cerah khas Loft, menciptakan suasana yang energik. Bagian produk gaya hidup terletak di samping area minimarket, yang secara mencolok menampilkan maskot 7-Eleven, Open-chan.</p>
<p class="MsoNormal">Kolaborasi ini memperkenalkan beberapa produk Jepang ke pasar Taiwan untuk pertama kalinya, antara lain ornamen rakun duduk mini "Tanutanu", seri dupa Kousaido, dan perhiasan dari Mignon de Bijoux. Toko ini juga menyediakan barang-barang dari ilustrator Jepang ternama dan koleksi stiker karakter seperti "Bonbon Drop Seal" karya Q-Lia dan Esther Bunny.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">7-Eleven Loft di Kaohsiung (foto: 7-Eleven Loft)</p>
<p class="MsoNormal">NHI tidak Menanggung Biaya Obat Alzheimer Baru, Kisunla</p>
<p class="MsoNormal">Kisunla, obat Alzheimer yang baru disetujui di Taiwan, tidak akan ditanggung oleh sistem Asuransi Kesehatan Nasional (NHI), sementara pertanggungan untuk Leqembi, pengobatan Alzheimer lain yang disetujui tahun ini, masih dalam peninjauan, demikian pernyataan seorang pejabat yang mengawasi sistem NHI baru-baru ini.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut Direktur Jenderal Administrasi Asuransi Kesehatan Nasional Shih Chung-liang dalam sebuah sidang legislatif, Kisunla telah ditinjau oleh panel ahli, yang menyimpulkan bahwa meskipun obat tersebut telah menyelesaikan uji klinis Fase 3, periode tindak lanjut bagi pengguna terlalu singkat dan manfaat jangka panjangnya masih belum jelas. </p>
<p class="MsoNormal">Shih mengutarakan. mengingat tingginya biaya obat tersebut dan referensi ke badan teknologi kesehatan di Inggris, Australia, dan Kanada, maka tidak ada yang merekomendasikannya untuk ditanggung oleh asuransi kesehatan publik, sehingga panel memutuskan untuk tidak merekomendasikannya untuk dimasukkan dalam sistem NHI.</p>
<p class="MsoNormal">Mengenai Leqembi, Shih mengatakan permohonannya untuk mendapatkan perlindungan NHI telah diajukan bulan lalu dan saat ini sedang ditinjau.</p>
<p class="MsoNormal">Obat ini akan menjalani Penilaian Teknologi Kesehatan (HTA) selama 45 hari sebelum ditinjau oleh panel ahli, dengan keputusan yang diperkirakan akan keluar awal tahun depan, tambahnya.</p>
<p class="MsoNormal">Dikembangkan bersama oleh Eisai di Jepang, Biogen di AS, dan BioArctic di Swedia, Leqembi telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) pada Juli 2023, sementara Kisunla, yang dikembangkan oleh perusahaan farmasi AS Eli Lilly, telah mendapatkan lampu hijau pada Juli tahun lalu.</p>
<p class="MsoNormal">Kedua obat tersebut telah disetujui oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan awal tahun ini, tetapi belum ditanggung oleh sistem NHI, sehingga pasien harus membayar sendiri biaya perawatan yang biayanya lebih dari NT$1 juta per tahun.</p>
<p class="MsoNormal">Diperkirakan 350.000 orang di Taiwan menderita beberapa bentuk demensia, 60 hingga 70 persen di antaranya menderita penyakit Alzheimer, kata Yan Sui-hing (甄瑞興), direktur pusat demensia Rumah Sakit Far Eastern Memorial.</p>
<p class="MsoNormal">Yan mengatakan sekitar setengah dari penderita Alzheimer mungkin memenuhi syarat untuk dua perawatan baru, yang menargetkan pasien pada tahap awal penyakit, dengan total kurang dari 100.000 orang.</p>
<p class="MsoNormal">Berbeda dengan pengobatan sebelumnya, Kisunla dan Leqembi merupakan pengobatan baru pertama untuk penyakit Alzheimer yang menargetkan penyebab yang mendasarinya, bukan hanya gejalanya, demikian menurut rumah sakit yang memberikan dosis pertama Kisunla di Taiwan pada 23 Juni.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam hal hasil yang diharapkan, eliminasi total plak amiloid&mdash;yang diyakini banyak peneliti sebagai penyebab utama penyakit Alzheimer karena akumulasi abnormalnya di otak&mdash;terlihat pada hampir 70 persen pasien dalam setahun setelah menerima kedua obat tersebut, menurut Rumah Sakit Tucheng Kota New Taipei, salah satu rumah sakit pertama di Taiwan yang menawarkan Leqembi.</p>
<p class="MsoNormal">Leqembi berpotensi memperlambat perkembangan penyakit Alzheimer sebesar 27 hingga 51 persen, sementara pasien yang menerima Kisunla dapat mengalami penurunan perkembangan penyakit sebesar 29 hingga 36 persen, tambah Rumah Sakit Tucheng.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Ilustrasi kartu NHI di Taiwan (foto: NHI)</p>
<p class="MsoNormal">Acara HUT Kemerdekaan Republik Indonesia di Taiwan</p>
<p class="MsoNormal">Menjelang perayaan HUT kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-80 di tahun 2025 pada Minggu, 17 Agustus 2025, pemerintah Indonesia dan komunitas Warga Negara Indonesia yang berada di Taiwan akan menggelar berbagai acara terkait dengan perayaan tersebut.</p>
<p class="MsoNormal"></p>
<p class="MsoNormal">Wawancara Okki Sutanto</p>
<p class="MsoNormal">Okki Sutanto merupakan seorang penulis, sekaligus pengusaha, dan pembicara yang cukup dikenal di Indonesia. Okki juga dikenal sebagai kreator konten media sosial dalam berbagai kampanye sosial. </p>
<p class="MsoNormal">Buku pertama yang dibuat bersama dengan beberapa temannya dan dipublikasikan secara komersial berjudul &ldquo;How to be Interesting?&rdquo; mengajak semua orang untuk lebih mengenal dan menjadi pribadi yang lebih baik bagi diri sendiri. &nbsp;Bagaimana keseruan bincang-bincang dengan Okki Sutanto? Yuk dengarkan di acara ini!</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82605</guid>
      <pubDate>Fri, 15 Aug 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250815_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 15082025 - Cara Menjual Diri dan jadi Menarik ala Okki Sutanto</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 15082025 - Cara Menjual Diri dan jadi Menarik ala Okki Sutanto</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">Kaohsiung Menyambut Toko Loft Select Pertama di Taiwan<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/8/original/781971e7-f438-4476-a94d-a601894632d0.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>31</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 08082025 - Hari Ayah]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82048</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">FSC: Skema Hipotek Terbalik Terus Tumbuh, Total Kredit Capai NT$55,8 Miliar</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Komisi Pengawas Keuangan (FSC) Taiwan beberapa waktu lalu menyampaikan bahwa hingga akhir kuartal kedua tahun ini, total jumlah kredit yang telah disetujui oleh bank dalam skema hipotek terbalik (reverse mortgage) telah mencapai 9.642 kasus, dengan total nilai pinjaman sekitar NT$55,8 miliar (Rp31 triliun). Angka ini menunjukkan pertumbuhan masing-masing sebesar 3,66% dan 4,69% dibandingkan dengan akhir Maret tahun ini, menandakan pertumbuhan yang stabil.</p>
<p class="MsoNormal">Skema hipotek terbalik mulai diperkenalkan oleh bank sejak tahun 2015. Program ini ditujukan bagi warga lanjut usia yang menggunakan properti yang mereka miliki sebagai jaminan kepada bank. Selama jangka waktu pinjaman, bank akan mencairkan dana pensiun setiap bulan kepada pemilik properti. Kemudian, debitur akan melunasi seluruh pokok serta bunga pinjaman pada saat jatuh tempo.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam konferensi pers, Wakil Direktur Biro Perbankan FSC, Wang Yun-zhong (王允中) menjelaskan bahwa saat ini sudah ada 16 bank yang menawarkan produk pinjaman hipotek terbalik berbasis properti komersial. Selain skema pinjaman biasa, juga tersedia produk yang dikombinasikan dengan layanan trust dan asuransi. Para lansia dapat memilih skema yang sesuai dengan kebutuhan mereka. Hingga akhir Juni tahun ini, jumlah kasus pinjaman yang disetujui untuk jenis ini mencapai 9.642 dengan total nilai NT$55,8 miliar, menunjukkan pertumbuhan yang stabil.</p>
<p class="MsoNormal">Jika dibandingkan antara kuartal pertama dan kedua tahun ini, wilayah Taipei, New Taipei, dan Keelung mencatat peningkatan tertinggi, baik dalam jumlah kasus yang disetujui (bertambah 164 kasus) maupun dalam nilai pinjaman (bertambah NT$1,713 miliar). Wang Yun-zhong mengungkapkan bahwa harga properti yang relatif stabil di wilayah utara mungkin mendorong minat masyarakat untuk mengajukan pinjaman.</p>
<p class="MsoNormal">Data dari FSC juga menunjukkan bahwa dari total kasus yang disetujui dalam program hipotek terbalik, 5.546 kasus (57,52%) diajukan oleh perempuan, sedangkan 4.096 kasus (42,48%)&nbsp; diajukan oleh laki-laki. Rata-rata jangka waktu pinjamannya adalah 22,16 tahun.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Hipotek terbalik Taiwan terus tumbuh (foto: CNA)</p>
<p class="MsoNormal">Roti yang tidak Dimakan, sebaiknya tidak Disimpan di Kulkas, tapi Disatukan dengan 1 Jenis Sayuran</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Saat membeli roti untuk dimakan, tidak ada yang lebih mengecewakan daripada mendapati roti tersebut rusak, busuk, atau berjamur. Jika tidak disimpan dengan benar, utamanya roti yang baik tanpa pengawet atau penghambat jamur, maka roti tersebut akan cepat rusak. Oleh karena itu, pengawetan sangatlah penting. Selain menggunakan kotak penyimpan untuk roti, media Food Republik telah mewawancarai Domenico Tolomeo, kepala koki Orlando Food Sales, sebuah grosir makanan, untuk berbagi beberapa cara mengawetkan roti.</p>
<p class="MsoNormal">Domenico Tolomeo menyampaikan, bahwa seledri merupakan cara yang alami dan efektif untuk mengawetkan roti. Ia mengutarakan, bahwa seledri adalah sayuran yang kaya akan air. Masukkan beberapa seledri ke dalam kantong roti, dan seledri akan melepaskan sedikit air ke udara di dalam kantong. Kelembapan ini dapat mencegah roti mengering dan cepat rusak.</p>
<p class="MsoNormal">Namun, beberapa orang merasa ngeri ketika mendengar ada kelembapan di dalam kantong roti, karena khawatir roti akan menjadi lembap, lembek, atau berjamur. Tolomeo menyampaikan, bahwa hal ini tidak perlu dikhawatirkan, karena kantong roti tidak terkena air secara langsung. Kelembapan seledri dilepaskan secara bertahap. Namun, seiring waktu, roti dan seledri akan menjadi lembek karena keseimbangan kelembapan. Oleh karena itu, metode pengawetan seledri hanya cocok untuk jangka waktu yang singkat.</p>
<p class="MsoNormal">Seledri saja tidak dapat mengawetkan roti dengan sempurna. Ada faktor lain yang perlu dipertimbangkan untuk mengoptimalkan efek metode ini. Tolomeo menyarankan untuk menyimpan roti di tempat yang sejuk dan kering, sebaiknya di dalam kotak roti atau kantong kertas, yang dapat menjaga sirkulasi udara untuk mencegah penumpukan kelembapan dan jamur. Ia juga mengingatkan bahwa kantong kertas lebih baik daripada kantong plastik karena kelembapan dapat dengan mudah tertahan di dalam kantong plastik, menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan jamur.</p>
<p class="MsoNormal">Tolomeo mengatakan bahwa tidak disarankan untuk mendinginkan roti karena kekeringan di dalam lemari es akan menyerap kelembapan di dalam roti dan membuat roti lebih cepat busuk. Namun, ada cara ampuh untuk menjaga roti tetap segar setelah tanggal kedaluwarsa, yaitu dengan membekukannya. Tolomeo mengatakan ia biasanya memotong roti menjadi beberapa bagian dan membekukannya, lalu mengambil secukupnya saat ingin memakannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Ilustrasi roti (foto: World Journal)</p>
<p class="MsoNormal">Fakta Menarik Hari Ayah</p>
<p class="MsoNormal">Hari ini merupakan Hari Ayah di Taiwan, tapi mungkin banyak yang bertanya-tanya, mengapa Hari Ayah di Taiwan diadakan pada tanggal 8 Agustus? Apakah ada negara atau wilayah lain yang juga merayakan Hari Ayah di tanggal yang sama?</p>
<p class="MsoNormal">Berikut adalah fakta-fakta menariknya:</p>
<p class="MsoNormal">Asal-usul Hari Ayah</p>
<p class="MsoNormal">Di tahun 1909, seorang perempuan bernama Sonora Louise Smart Dodd yang berada di Washington DC waktu itu mencetuskan, jika ada perayaan Hari Ibu, mengapa tidak ada peringatan Hari Ayah. Tentu yang hal tersebut sangat menarik. Dodd mencetuskan hal tersebut, bukan hanya karena kalau ada ibu ya pasti ada ayah, tapi karena ia memiliki 5 orang adik laki-laki dan ibunya meninggal di usia muda, sehingga orang yang sangat berjasa untuk membesarkan dirinya dan saudara-saudaranya adalah sang ayah, William Smart. Ayahnya sangat berdedikasi dan berjuang hingga anak-anaknya dapat mandiri, tapi ia akhirnya meninggal karena kelelahan. Saat hari peringatan kematian sang ayah, Dodd pun mengingat kerja keras dan kebaikan sang ayah, sehingga meminta temannya Dr. Rasmus untuk menyampaikan surat bagi pemerintah pusat, berharap agar ada peringatan khusus untuk para ayah di seluruh dunia. Awalnya dalam surat tersebut, ia mengharapkan tanggal 5 Juni sebagai hari peringatan, tapi pemerintah AS saat itu memiliki untuk mengadopsinya dan mulai merayakan Hari Ayah di AS setiap Minggu ketiga di bulan Juni dan berbagai negara lain juga mengadopsi hal tersebut.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Hari Ayah di Indonesia</p>
<p class="MsoNormal">Di Indonesia, Hari Ayah dirayakan pada 12 November dan juga bukan menjadi hari libur umum. Menariknya, peringatan atau perayaan Hari Ayah di Indonesia baru terselenggara di tahun 2006 dan menjadi sebuah hari perayaan untuk menghormati para ayah, sekaligus memperingati peran dan pengaruh ayah di dalam masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal">Hari Ayah di Taiwan</p>
<p class="MsoNormal">Di Taiwan, Hari Ayah juga ternyata tidak ada di masa lalu dan baru mulai dirayakan setelah terjadinya zaman penjajahan, tepatnya saat penjajahan Jepang. Di tanggal 8 Agustus 1945, saat itu kan Perang Anti Jepang sedang berlangsung dan perang semakin nyata, membuat para patriot di Shanghai saat itu menginisiasi &ldquo;Hari Ayah&rdquo;. Maksudnya tentu untuk menghormati dan memperingati para tentara yang telah berkorban dan meninggalkan keluarga mereka, yaitu para lelaki, khususnya para ayah. Setelah perang berakhir, pemerintah Taiwan kemudian tergerak untuk menjadikan 8 Agustus sebagai Hari Ayah. Kebetulan juga, tanggal 8 Agustus ketika dibaca dalam karakter mandarin adalah &ldquo;8月8日&rdquo; yang secara harafiah kalau diterjemahkan artinya adalah &ldquo;Papa&rdquo; atau ayah.</p>
<p class="MsoNormal"></p>
<p class="MsoNormal">Bunga untuk Hari Ayah</p>
<p class="MsoNormal">Bunga carnation (anyelir) adalah bunga yang selalu hadir di Hari Ibu, sementara Hari Ayah lebih identik dengan bunga mawar. Namun, karena mawar putih biasanya digunakan pada saat pemakaman, sehingga bunga mawar merah dianggap melambangkan penyampaian rasa syukur dan terima kasih kepada ayah.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana Hari Ayah dirayakan?</p>
<p class="MsoNormal">Jerman: Para pria di seluruh negeri membeli bir dalam tong-tong besar pada hari ini dan minum bir untuk merayakannya.</p>
<p class="MsoNormal">Spanyol, Italia, Portugal, Belgia: 19 Maret juga dikenal sebagai "Hari Santo Yosef" untuk memperingati ayah Yesus di bumi, "Santo Yosef". Oleh karena itu, pada hari ini, selain mengungkapkan rasa terima kasih kepada para ayah, jika Anda bertemu seseorang yang bernama "Yosef", Anda juga harus mengungkapkan rasa hormat kepada mereka.</p>
<p class="MsoNormal">Thailand: 5 Desember juga merupakan hari ulang tahun Raja Rama IX dari Thailand - Bhumibol Adulyadej. Orang-orang perlu mengenakan pakaian kuning untuk berdoa di kuil dan menggantung lentera kuning di rumah.</p>
<p class="MsoNormal">Rusia: 23 Februari adalah "Hari Pembela Tanah Air", yang tidak terbatas pada para ayah. Hari ini adalah hari untuk mengungkapkan rasa hormat dan terima kasih kepada semua orang dan juga merupakan hari libur nasional.</p>
<p class="MsoNormal">Jepang: Kalau di Asia Timur, seperti di Jepang, ayah sangat dihormati, sehingga kartu dengan tulisan khusus sebagai rasa terima kasih itu menjadi wajib, ditambah lagi di Jepang ada budaya onsen (mandi &amp; berendam bersama) jadi kalau seorang putra mandi bersama ayah, apalagi bisa menggosok punggungnya, maka hal itu dianggap sebagai hadiah terindah yang sangat istimewa.</p>
<p class="MsoNormal">Taiwan: ayah bisa dikasih bunga, bisa dikasih hadiah, atau jika berjauhan, bisa video call atau bisa juga diajak jalan-jalan. Kamu juga bisa mengajaknya ke restoran yang menyenangkan, yang penting meluangkan waktu bersama.</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82048</guid>
      <pubDate>Fri, 08 Aug 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250808_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 08082025 - Hari Ayah</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 08082025 - Hari Ayah</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">FSC: Skema Hipotek Terbalik Terus Tumbuh, Total Kredit Capai NT$55,8 Miliar<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/7/original/fa162975-70a4-4f63-a7a2-7b6b41ff4d9b.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>30</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 01082025 - Fakta Unik Posisi Tidur Kucing dan Tonjolan pada Mangkuk di Restoran Hotpot]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82045</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Destinasi Wisata Favorit Taiwan bukan lagi Jepang? Statistik Terbaru Pengeluaran Kartu Kredit menjadi Bukti</p>
<p class="MsoNormal">Tempat wisata favorit bagi wisatawan Taiwan telah berganti! Menurut statistik internal Mega Bank, negara dengan peningkatan tertinggi dalam pengeluaran kartu di luar negeri pada kuartal kedua tahun ini adalah Swiss, dengan tingkat pertumbuhan 280%, jauh melampaui Korea Selatan di posisi kedua (pertumbuhan 26%) dan Australia di posisi ketiga (pertumbuhan 25%). Di sisi lain, jumlah pengeluaran di Jepang, favorit orang Taiwan sebelumnya, secara tak terduga turun sebesar 6%, di luar perkiraan banyak orang. Mega Bank memperkirakan, bahwa hal ini mungkin disebabkan oleh pengaruh rumor media sosial yang menyebabkan orang-orang mengubah destinasi perjalanan mereka, serta melemahnya yen Jepang terhadap dolar Taiwan, sehingga menyebabkan penurunan pengeluaran kartu. Namun, alasan lainnya adalah karena apresiasi dolar Taiwan yang signifikan. Orang Taiwan berpikir ini adalah waktu yang tepat untuk bepergian ke negara-negara dengan harga tinggi.</p>
<p class="MsoNormal">Mengapa Swiss dengan harga-harganya yang tinggi kini menjadi favorit baru bagi masyarakat Taiwan untuk menggesek kartu belanja mereka? Mega Bank memperkirakan bahwa apresiasi dolar Taiwan telah memainkan peran penting dalam gelombang konsumsi ini. Menggesek kartu saat bepergian ke luar negeri tidak hanya menjadi lebih hemat biaya, tetapi juga telah mengubah preferensi perjalanan wisatawan Taiwan. Mengambil contoh Swiss, dengan harga-harganya yang tinggi, masyarakat Taiwan telah diuntungkan oleh apresiasi dolar. Mereka tidak hanya lebih rela mengeluarkan uang lebih banyak untuk menikmati pemandangan indah Pegunungan Alpen, tetapi juga tidak perlu terikat saat berbelanja, terutama jika dipadukan dengan konsumsi kartu kredit, yang dapat melipatgandakan manfaatnya. Oleh karena itu, semakin banyak orang yang tidak lagi hanya membawa uang tunai saat bepergian, dan menggunakan kartu kredit berhadiah tinggi untuk membayar tagihan di waktu yang tepat, yang dapat menjadi senjata belanja.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Ilustrasi tiket pesawat dan kartu kredit (foto: Mega Bank)</p>
<p class="MsoNormal">Tarif Bus "1880 Keelung-Yilan" Naik mulai Agustus</p>
<p class="MsoNormal">Akibat kekurangan tenaga kerja, kenaikan biaya, dan rendahnya tingkat keterisian penumpang, industri transportasi penumpang mengalami kesulitan dan telah menghentikan atau menyesuaikan tarif. Rute "1880 Keelung-Yilan" yang dioperasikan bersama oleh Kuo-Kuang Bus dan Capital Bus akan menyesuaikan tarif mulai 1 Agustus, dengan kenaikan maksimum NT$15. Selain itu, Capital Bus telah membatalkan satu perjalanan pada rute komuter "Apartemen Nanjing (Nanjing Sanmin)-Trammei Park" sejak 25 Juli.</p>
<p class="MsoNormal">Kuo-Kuang Bus dan Capital Bus telah mengumumkan kenaikan tarif untuk rute 1880 "Keelung - Yilan" yang dioperasikan bersama mulai 1 Agustus. Kenaikan harga ini telah dilaporkan ke Dinas Perhubungan. Setelah kenaikan ini, tarif untuk berbagai rute akan naik sebesar NT$2 hingga NT$15. Di antaranya, harga normal untuk rute Keelung ke Toucheng dan Keelung ke Jiaoxi akan lebih dari NT$100 setelah kenaikan.</p>
<p class="MsoNormal">Menurut pengumuman dari Kuo-Kuang Bus dan Capital Bus, mulai tanggal 1 Agustus, tarif penuh dan setengah harga dari Xizhi ke Toucheng akan naik sebesar NT$2, tarif penuh dan setengah harga dari Xizhi ke Jiaoxi akan naik masing-masing sebesar NT$5 dan NT$2, tarif penuh dan setengah harga dari Keelung ke Toucheng akan naik masing-masing sebesar NT$15 dan NT$8, dan tarif penuh dan setengah harga dari Keelung ke Jiaoxi akan naik masing-masing sebesar NT$11 dan NT$6.</p>
<p class="MsoNormal">Faktanya,bus 1880 Keelung-Yilan dipersingkat ke Stasiun Transfer Jiaoxi bulan lalu karena beban penumpang yang rendah. Li Jian-wen (李建文), manajer umum Capital Bus, menyampaikanbahwa Biro Jalan Raya menyetujui penyesuaian tarif penumpang jalan raya nasional pada 1 Mei tahun lalu. Saat itu, bus 1880 berharap dapat menarik penumpang dengan tarif rendah, sehingga tidak mengikuti penyesuaian tersebut. Namun, hingga saat ini, jumlah penumpang masih di bawah angka satu digit, dan harus disesuaikan ketika sudah tidak dapat lagi menampung penumpang.</p>
<p class="MsoNormal">Li Jian-wen menunjukkan bahwa pendapatan harian rata-rata setiap bus adalah 9.000 yuan untuk mencapai titik impas. Pendapatan harian Rute 1880 hanya sekitar 1.600 yuan, yang berarti setiap perjalanan merugi. Sebelumnya, ia khawatir jumlah penumpang akan berkurang setelah penyesuaian tarif, tetapi sekarang ia hanya berharap penyesuaian tersebut dapat mengurangi kerugian. Karena rute tersebut saat ini dioperasikan oleh perwakilan, tidak menutup kemungkinan rute tersebut akan dihentikan jika terus merugi di masa mendatang.</p>
<p class="MsoNormal">Capital Bus juga mengumumkan bahwa layanan pukul 18.10 untuk rute komuter "Apartemen Nanjing (Nanjing Sanmin)-Taman Tramei" telah dibatalkan sejak 25 Juli. Empat layanan dari Apartemen Nanjing (Nanjing Sanmin) ke Taman Tramei tetap beroperasi pada pukul 07.30, 07.45, 08.00, dan 08.15. Layanan dari Taman Tramei ke Apartemen Nanjing (Nanjing Sanmin) akan tetap beroperasi pada pukul 17.35, 17.50, dan 18.10 dari Senin hingga Kamis, dan hanya tersisa pukul 17.35 dan 17.50 pada hari Jumat.</p>
<p class="MsoNormal">Li Jianwen menjelaskan bahwa alasan utamanya adalah layanan pukul 18.10 pada hari Jumat kurang diminati, dan rute Jalur Utama Nanjing serta Jalan Raya Nasional 1579 juga beroperasi di ruas yang sama. Di antara mereka, setelah Jalur Utama Nanjing digantikan dengan bus listrik, layanannya meningkat sebesar 20% (sekitar 10 layanan lagi), dan masyarakat tidak akan terpengaruh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Bus Rute Keelung-Yilan mulai Agustus naik harga (foto: Capital Bus)&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Pose Tidur Kucing Penuh Rahasia! Studi Ungkap: 65% Kucing Lebih Suka Tidur Miring ke Kiri Demi Bertahan Hidup</p>
<p class="MsoNormal">Apakah kucingmu suka tidur miring? Studi terbaru mengungkapkan bahwa hampir dua pertiga kucing peliharaan lebih memilih posisi tidur dengan sisi kiri menghadap ke bawah. Menariknya, ini bukan kebetulan, melainkan berkaitan dengan naluri bertahan hidup mereka yang kompleks.</p>
<p class="MsoNormal">Penelitian ini dipublikasikan bulan Juni dalam jurnal Current Biology, dipimpin oleh Dr. Isparta dari Universitas Bari, Italia. Tim peneliti menganalisis 408 video kucing tidur di YouTube, dengan syarat video tidak diedit atau dibalik (mirror), dan memperlihatkan dengan jelas seekor kucing tidur selama minimal 10 detik. </p>
<p class="MsoNormal">Hasilnya: dari 408 video, sebanyak 266 kucing (sekitar 65,1%) tidur miring ke kiri, sedangkan hanya 142 kucing (sekitar 34,8%) yang tidur miring ke kanan. Perbedaan mencolok ini membuat para peneliti menyimpulkan bahwa ini bukan sekadar kebetulan.</p>
<p class="MsoNormal">Mengapa kucing lebih suka tidur miring ke kiri?</p>
<p class="MsoNormal">Analisis penelitian menunjukkan bahwa hal ini mungkin berhubungan dengan pembagian fungsi otak kiri dan kanan. Pada mamalia, otak kanan bertanggung jawab dalam mengenali ancaman, navigasi ruang, dan respons melarikan diri. Sementara itu, mata kiri mengirimkan gambar langsung ke otak kanan untuk diproses.</p>
<p class="MsoNormal">Mayoritas kucing senang tidur di tempat tinggi, dan secara alami musuh cenderung mendekat dari arah bawah. Dengan posisi miring ke kiri, mata kiri menghadap ke bawah, mengawasi potensi ancaman. Jika ada sesuatu yang mencurigakan, sinyal dari mata kiri akan langsung dikirim ke otak kanan untuk menilai bahaya dan memutuskan apakah perlu kabur atau bertahan. Bisa dibilang, ini seperti sistem alarm otomatis yang tertanam dalam diri kucing.</p>
<p class="MsoNormal">Kucing tidur sekitar 12&ndash;16 jam sehari, artinya sekitar 60% hingga 65% hidupnya berada dalam kondisi waspada rendah. Karena itu, mereka menggunakan strategi "tidur miring ke kiri" sebagai bentuk pertahanan, agar tetap siaga menghadapi bahaya.</p>
<p class="MsoNormal">Jadi, lain kali kalau kamu melihat kucing kesayanganmu tidur santai sambil berjemur dengan posisi miring ke kiri, cobalah elus pelan kepalanya. Di balik pose imut itu, tersembunyi taktik bertahan hidup yang telah berevolusi selama jutaan tahun!</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Posisi tidur kucing (foto: Pxhere)</p>
<p class="MsoNormal">Apa Gunanya &ldquo;Tonjolan&rdquo; di Mangkuk Hot Pot?&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Orang Taiwan sangat menyukai hot pot, dan restoran hot pot ada di mana-mana. Terlepas dari apakah itu restoran hot pot murah atau restoran hot pot sepuasnya, ada mangkuk dengan desain tepi yang menonjol di restoran tersebut. Hal ini juga membuat netizen penasaran, dan mereka bertanya secara daring, "Apa tujuan dari tepi mangkuk yang menonjol?" Postingan tersebut juga memicu diskusi yang panas. Banyak netizen berkata, "Saya telah makan hot pot selama lebih dari 30 tahun dan masih belum tahu jawabannya." Pada saat yang sama, seorang koki senior Jepang menjawab, menunjukkan bahwa mangkuk semacam ini disebut "menelan air".</p>
<p class="MsoNormal">Seorang warganet baru-baru ini memposting foto mangkuk kecil yang ditumpuk di platform sosial Threads dan bertanya, mengatakan bahwa ia menemukan bahwa tepi mangkuk di restoran hot pot semuanya memiliki tepi yang menonjol, dan ia penasaran apakah desain ini memiliki tujuan khusus? "Apakah nyaman digunakan sebagai pegangan untuk makan, atau untuk bersandar di mulut saat makan nasi?"</p>
<p class="MsoNormal">Pertanyaan ini memicu diskusi hangat di antara netizen, dengan banyak yang berspekulasi bahwa tepi mangkuk yang ditinggikan dirancang untuk menghindari luka bakar, "memberikan tempat untuk memegang jari-jari Anda, seperti cangkir kecil untuk tes urine". Sebagian besar memberikan jawaban yang serupa, tapi beberapa warganet juga berkata terus terang, "saya telah menunggu jawaban selama hampir 30 tahun dan tidak tahu jawabannya". Ada pula yang menyampaikan, "saya menggunakannya untuk memegang sendok atau sumpit", "bukankah itu digunakan untuk mengoles saus barbekyu?"</p>
<p class="MsoNormal">Postingan tersebut menuai komentar dari seorang master chef yang mengaku telah berkecimpung dalam dunia kuliner Jepang selama lebih dari 20 tahun dan tinggal di Jepang selama 10 tahun. Ia mengatakan bahwa mangkuk jenis ini disebut "tonsui" (吞水（とんすい）), yang pada dasarnya merupakan wadah yang diperlukan untuk hidangan hot pot. Mangkuk ini dirancang untuk digunakan untuk minum sup atau makanan panas dengan sup, sehingga pengguna memiliki pegangan untuk memegang dan meminumnya. Meskipun sup panasnya penuh, mangkuk tersebut tidak akan menyentuh jari-jari Anda.</p>
<p class="MsoNormal">Master tersebut menunjukkan bahwa dalam tata cara penyajian yang benar, pelayan tidak boleh menyentuh pegangan. Setelah makanan disajikan, empat jari bawah tangan kiri akan digunakan untuk menopang bagian bawah mangkuk, kemudian ibu jari akan digunakan untuk menopang tepinya, dan mangkuk tersebut akan disajikan kepada para tamu atau diletakkan di depan para tamu.</p>
<p class="MsoNormal">Ia juga menjelaskan bahwa mangkuk jenis ini pada dasarnya merupakan wadah untuk sup. Di Jepang, terdapat mangkuk khusus untuk nasi, jadi mangkuk jenis ini tidak digunakan untuk nasi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Mangkuk hotpot (foto: Etmall)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=82045</guid>
      <pubDate>Fri, 01 Aug 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250801_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 01082025 - Fakta Unik Posisi Tidur Kucing dan Tonjolan pada Mangkuk di Restoran Hotpot</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 01082025 - Fakta Unik Posisi Tidur Kucing dan Tonjolan pada Mangkuk di Restoran Hotpot</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">Destinasi Wisata Favorit Taiwan bukan lagi Jepang? Statistik Terbaru Pengeluaran Kartu Kredit menjadi Bukti<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/7/original/7d81e36f-59cc-4008-ba91-21341ab534e7.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>29</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 25072025 - Hal Tabu di Bulan Ganda Kalender Lunar Tionghoa dan Tantangan Tamtam di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=81601</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">MRT Bandara Taoyuan Kini Menambah Layanan</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Menanggapi meningkatnya popularitas, Taoyuan Metro Corporation menambah kereta MRT Bandara Taoyuan yang berangkat dari Zhongli.</p>
<p class="MsoNormal">Sejak 21 Juli, satu kereta awal tambahan berangkat dari Stasiun Laojie River pukul 05.33 menuju Taipei. Kereta akhir tambahan berangkat dari Stasiun Laojie River pukul 23.50 dan berhenti di setiap stasiun sebelum tiba di Terminal 2 Bandara Internasional Taoyuan Taiwan pukul 00.22 dan Terminal 1 pukul 00.23.</p>
<p class="MsoNormal">Perluasan layanan ini menyusul pertumbuhan jumlah penumpang yang stabil untuk sistem MRT bandara, kata perusahaan metro tersebut. Rata-rata jumlah penumpang harian meningkat dari 90.210 pada tahun 2023 menjadi 114.472 pada tahun 2024, menjadi 126.931 selama paruh pertama tahun ini.</p>
<p class="MsoNormal">Jumlah penumpang MRT yang berangkat dan tiba di bandara meningkat dari 25.690 per hari pada tahun 2023 menjadi 34.086 pada tahun 2024, menjadi 36.649 per hari selama paruh pertama tahun 2025. Proporsi wisatawan yang menggunakan MRT bandara untuk bepergian ke dan dari bandara mencapai 40,34% selama lima bulan pertama tahun 2025, atau 3,9% lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun lalu.</p>
<p class="MsoNormal">Perubahan ini menunjukkan bahwa semakin banyak wisatawan yang menghargai kemudahan menggunakan MRT Taoyuan untuk mencapai bandara, atau untuk pulang setelah perjalanan ke luar negeri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">MRT Taoyuan (foto: Taoyuan Metro Corp. via CNA)</p>
<p class="MsoNormal">Tanaman Pertanian Habis tak Berbekas, Pencurinya ternyata Babi&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Seorang petani di Distrik Linkou, Kota New Taipei menemukan bahwa tanamannya habis dimakan oleh hama. Ia kemudian bingung ketika seekor "babi mini" (musk pig) seberat 50 kilogram berkeliaran di jalanan sekitar. Setelah melapor ke Departemen Perlindungan Hewan Kota New Taipei, pemiliknya tidak dapat ditemukan, dan diduga babi itu ditelantarkan. Seorang petani di Yunlin sangat terpukul ketika mendengar berita tersebut, dan segera mengadopsinya agar babi itu berhenti berkeliaran dan menemukan rumah baru.</p>
<p class="MsoNormal">Babi mini memiliki pertumbuhan yang lambat, tidak mudah bertambah berat badannya, memiliki kepribadian yang jinak, serta berukuran kecil dan lucu saat muda. Mereka sering dipelihara oleh masyarakat umum, tetapi membutuhkan tempat berkembang biak yang luas, yang tidak cocok untuk semua keluarga.</p>
<p class="MsoNormal">Di wilayah Ruiping (瑞平里) terdapat insiden penelantaran babi. Babi-babi tersebut memiliki naluri untuk mencari makanan, sehingga merusak tanaman-tanaman para petani. Para saksi pun segera melaporkan kejadian ini kepada Kantor Perlindungan Hewan dan membawa babi-babi tersebut untuk direlokasi.</p>
<p class="MsoNormal">Kantor Perlindungan dan Karantina Hewan Pemerintah Kota New Taipei menunjukkan bahwa, selain mengumumkan klaim tersebut, mereka juga bertanya kepada warga, peternak babi, dan kepala desa, tetapi tidak ada yang tahu siapa pemilik babi yang hilang tersebut. Setelah melihat pengumuman tersebut, seorang peternak bernama Lin dari Yunlin langsung menyatakan kesediaannya untuk mengadopsi babi tersebut. Selain memiliki lahan yang luas, tetua dari keluarganya juga berprofesi sebagai dokter hewan, sehingga babi terkait dapat hidup dengan sehat. Setelah tiba di rumah barunya, babi tersebut dengan cepat dapat beradaptasi dengan lingkungan baru dan hidup dengan bahagia bersama seekor kambing asli Taiwan.</p>
<p class="MsoNormal">Dokter hewan Li Yu-ye (黎玉葉) dari Kantor Perlindungan Hewan menyebutkan bahwa jika masyarakat menemukan babi liar yang dicurigai, harap segera laporkan ke Kantor Perlindungan Hewan dan jangan pernah menyentuh atau memberi makan mereka sendiri. Diduga, kejadian ini dikarenakan masyarakat merasa tidak mampu merawat babi dengan baik dan impulsif, sehingga masyarakat diimbau untuk berpikir matang-matang sebelum memelihara hewan peliharaan khusus. Menelantarkan babi tidak hanya akan berdampak pada lingkungan masyarakat, tetapi juga berpotensi menjadi sumber risiko epidemi hewan seperti demam babi Afrika, yang dapat mengancam kesehatan masyarakat.</p>
<p class="MsoNormal">Kantor Perlindungan Hewan menekankan bahwa selain mengendalikan babi agar tidak kabur, pemilik yang membiarkan babi berkeliaran bebas tanpa memperhatikan risiko epidemi dapat dikenakan denda antara NT$3.000 hingga NT$15.000 sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Hewan. Selain itu, menelantarkan babi dapat dikenakan denda antara NT$30.000 hingga NT$150.000 sesuai dengan Pasal 5 Ayat 3 Undang-Undang Perlindungan Hewan. Jika babi dipastikan terinfeksi dan menyebabkan penyebaran penyakit, atau jika bangkai babi ditelantarkan, dapat dikenakan denda hingga NT$1 juta sesuai dengan Pasal 43 Undang-Undang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Hewan. Seluruh lapisan masyarakat diharapkan dapat bekerja sama untuk mencegah risiko epidemi hewan dan melindungi keselamatan properti dan hewan warga lainnya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Babi mini dan kambing Taiwan di kandang mereka yang berada di Linkou (foto: Kantor Perlindungan Hewan New Taipei)</p>
<p class="MsoNormal">Musim Semi Ganda di Tahun 2025, Perhatikan 4 Pantangan dan Tabu</p>
<p class="MsoNormal">Tahun 2025 adalah tahun "musim semi ganda dan Juni kabisat", yang berarti ada dua awal musim semi dalam tahun lunar Tionghoa dan satu bulan Juni kabisat tambahan, sehingga tahun lunar ini memiliki 13 bulan, yang dianggap sebagai tahun keberuntungan dalam adat istiadat tradisional. Guru A Gu membagikan dalam sebuah postingan bahwa Juni kabisat tahun ini dalam kalender lunar jatuh sekitar akhir Agustus dalam kalender Gregorian, tapi sebaiknya memperhatikan "empat pantangan".</p>
<p class="MsoNormal">Jangan pergi ke tempat-tempat berenergi negatif</p>
<p class="MsoNormal">Guru A Gu menyarankan agar Anda mencoba untuk tidak pergi ke tempat-tempat yang terlalu berenergi negatif, seperti melewati pemakaman atau ke pemakaman saat Anda keluar di malam hari, dan Anda harus berusaha menghindarinya.</p>
<p class="MsoNormal">Jangan menggunakan atau menyentuh benda-benda doa yang tidak dikenal</p>
<p class="MsoNormal">Banyak orang membeli benda-benda keberuntungan seperti patung Buddha, gelang, dan amulet secara daring, tetapi jika tidak diberkati atau disucikan, benda-benda tersebut mungkin mengandung "energi yang terikat" dan menyebabkan masalah.</p>
<p class="MsoNormal">Usahakan untuk tidak pindah rumah</p>
<p class="MsoNormal">Secara tradisional, bulan ketujuh kalender lunar tidak cocok untuk relokasi, dan bulan kabisat tahun ini jatuh di akhir bulan keenam kalender lunar, yang membuat energi keseluruhan tidak stabil untuk waktu yang lama. Guru Agu menyarankan, "rencana migrasi dan relokasi besar sebaiknya ditunda hingga setelah bulan kedelapan kalender lunar."</p>
<p class="MsoNormal">Hindari pernikahan dan pemakaman pada bulan kabisat (jika memungkinkan)</p>
<p class="MsoNormal">Meskipun bulan kabisat Juni dengan dua musim semi sering dianggap sebagai waktu yang baik untuk pernikahan, Guru Agu menekankan bahwa tahun ini bukanlah tahun standar untuk siklus yang penuh sukacita. Menurutnya, melaksanakan upacara besar seperti pernikahan, pembukaan, dan pindah rumah saat energi sedang tidak teratur kemungkinan akan menyebabkan nasib buruk dan konflik.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">Ilustrasi ibadah (foto: 518)</p>
<p class="MsoNormal">Wawancara Pratama Nugraha (Tamtam) Bag. 2 : Tantangan Tamtam sebagai Pelancong Mandiri di Taiwan</p>
<p class="MsoNormal">Sebelumnya kita membahas kedatangan Tamtam dan bagaimana kegiatannya dalam acara pertukaran di Taiwan. Dalam segmen kali ini, kita akan melanjutkan wawancara terkait bagaimana rasa makanan-makanan dari aneka tumbuhan yang menarik di Taiwan dan tantangan Tamtam ketika melakukan perjalanan di Taiwan sebagai pelancong mandiri.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=81601</guid>
      <pubDate>Fri, 25 Jul 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250725_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 25072025 - Hal Tabu di Bulan Ganda Kalender Lunar Tionghoa dan Tantangan Tamtam di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 25072025 - Hal Tabu di Bulan Ganda Kalender Lunar Tionghoa dan Tantangan Tamtam di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">MRT Bandara Taoyuan Kini Menambah Layanan<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/7/original/7e73cb6b-b5fd-4bbb-8883-701d5fd71067.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>28</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 18072025 - Pertukaran Budaya Pangan Membuatnya lebih Paham Budaya Suku Penduduk Asli Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=81035</link>
      <description><![CDATA[<p class="MsoNormal">Hasil Rata-Rata Tes TOEIC di Taiwan Mencatat Rekor Baru</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Warga Taiwan yang mengikuti tes TOEIC (tes kemampuan Bahasa Inggris) pada tahun 2024 mencatat skor rata-rata terbaik mereka sejak pertama kali ditawarkan di Taiwan pada tahun 2001.&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Warga Taiwan memperoleh skor rata-rata 581 (dari batas maksimum 990) pada tes yang sebelumnya dikenal sebagai Tes Bahasa Inggris untuk Komunikasi Internasional (Test of English for International Communication), naik 13 poin dari tahun 2023, ungkap perusahaan jasa ujian yang berbasis di Taipei, Chun Shin Ltd.</p>
<p class="MsoNormal">Peserta tes TOEIC yang mengalami peningkatan paling besar adalah mereka yang berusia antara 15 dan 17 tahun, kata Chun Shin, yang mengaitkan skor rata-rata kelompok usia tersebut sebesar 622 -- naik 38 poin dari tahun 2023 -- dengan universitas-universitas di Taiwan yang mencantumkan skor tes tersebut sebagai acuan dalam aplikasi sekolah.</p>
<p class="MsoNormal">Sementara itu, kelompok usia dengan skor rata-rata tertinggi, yaitu 634, adalah kelompok usia 25-29 tahun, kemungkinan karena tuntutan pasar kerja yang dimasuki oleh orang-orang dalam kelompok usia tersebut, kata Chun Shin.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam sebuah laporan yang dirilis pada pertengahan Mei oleh ETS (Educational Testing Service) tentang peserta tes TOEIC di seluruh dunia pada tahun 2024, 27 persen dari mereka mengikuti tes TOEIC untuk melamar pekerjaan, 26 persen untuk belajar, dan 26 persen untuk kelulusan.</p>
<p class="MsoNormal">Dalam laporan tersebut, berdasarkan jawaban yang diberikan oleh peserta tes dalam kuesioner sebelum mengikuti tes, Taiwan terdaftar bersama Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan sebagai negara dengan persentase terbesar peserta tes yang menjawab "bahwa mereka hanya perlu menggunakan bahasa Inggris untuk 1 hingga 10 persen dari kehidupan sehari-hari mereka."</p>
<p class="MsoNormal">Jepang berada di posisi pertama dengan 44%, Taiwan dan Tiongkok masing-masing 43%, dan Korea Selatan 39%, menurut laporan ETS, yang mencatat bahwa "sebagian besar peserta tes (hampir 3,23 juta) yang termasuk dalam laporan ini berasal dari Asia."</p>
<p class="MsoNormal">Meskipun 32% dari seluruh peserta tes menyatakan bahwa membaca adalah keterampilan bahasa Inggris yang paling sering mereka gunakan, peserta tes di Taiwan memiliki persentase tertinggi yang menyatakan bahwa membaca adalah keterampilan bahasa Inggris yang paling sering mereka gunakan, yaitu 42 persen, diikuti oleh Tiongkok dan Peru, keduanya dengan 39 persen, menurut laporan ETS.</p>
<p class="MsoNormal">Pada tahun 2024, peserta tes di Lebanon mencatat skor rata-rata tertinggi, yaitu 853, di antara 39 "negara asal" yang tercantum dalam laporan ETS, diikuti oleh Jerman dengan skor 811 dan India dengan skor 772.</p>
<p class="MsoNormal">Peserta tes di Kosta Rika mencatat skor rata-rata 768 -- tertinggi di Amerika Latin -- diikuti oleh Peru dengan skor 724. Di Asia, Filipina dengan skor 719 berada di posisi kedua setelah India, sementara Korea Selatan dengan skor 678 dan Malaysia dengan skor 668 masing-masing berada di posisi ketiga dan keempat.</p>
<p class="MsoNormal">Peserta tes di Tiongkok mencatat skor rata-rata 561, sementara peserta tes Hong Kong memperoleh skor rata-rata 547, Indonesia rata-rata 468, Myanmar rata-rata 580, dan Vietnam rata-rata 570.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">TOEIC (foto: Winning Plus)</p>
<p class="MsoNormal">Karakter Asli Taiwan &ldquo;IP*STAR POP Park&rdquo; Hadir Pertama Kalinya di Creative Expo Taiwan</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Creative Expo Taiwan 2025 akan diselenggarakan pada 2-11 Agustus mendatang. &ldquo;Pameran Budaya&rdquo; akan dibuka di Taman Budaya dan Kreatif Songshan (Songshan Creative &amp; Cultural Park) pada 2 Agustus, sementara &ldquo;Pameran Merek&rdquo; akan dimulai pada 5 Agustus, bertempat di Nangang Exhibition Center. Selain merek-merek budaya dan kreatif ternama yang populer, Kementerian Kebudayaan Taiwan (MOC) juga meluncurkan area pameran baru untuk pertama kalinya, yaitu &ldquo;IP*STAR POP Park&rdquo; untuk tahun ini, terdiri dari 34 kelompok karakter asli Taiwan yang disubsidi dalam &ldquo;Proyek IP&rdquo;. Area pameran ini sepenuhnya akan menampilkan beragam pesona merek-merek kekayaan intelektual lokal Taiwan di pusat pameran Nangang.</p>
<p class="MsoNormal">Kementerian Kebudayaan menunjukkan, bahwa &ldquo;Pengembangan Lisensi Merek Karakter Taiwan&rdquo; telah diluncurkan sejak tahun 2024 dan 34 karakter asli dengan penceritaan, visi budaya, dan potensi komersial telah terpilih. Rencananya adalah untuk membantu merek-merek memperdalam wawasan dunia mereka, memperluas materi resmi, memproduksi konten audiovisual dan grafis, serta menyelenggarakan kegiatan pencocokan melalui dukungan berbagai sumber daya. Tahun ini, &ldquo;IP*STAR POP Park&rdquo; akan dibangun di area pameran untuk pertama kalinya dengan skala panggung presentasi yang besar untuk 34 merek IP (hak kekayaan intelektual), menggemakan tema Pameran Budaya 2025, dan menggunakan "Lautan IP" untuk melambangkan ambisi IP Taiwan menghadapi pasar internasional.</p>
<p class="MsoNormal">Area pameran membagi karakter dalam berbagai tema, yaitu &ldquo;perjalanan&rdquo;, &ldquo;petualangan&rdquo;, &ldquo;makanan&rdquo;, &ldquo;pendidikan&rdquo;, dan &ldquo;penyembuhan&rdquo;. Dalam pameran tersebut ada &ldquo;Sweet House&rdquo; yang menggemaskan, kemudian ada &ldquo;Hi John&rdquo;, &ldquo;Paparaya&rdquo;, &ldquo;Duckbill the Animal Detective&rdquo;, &ldquo;Takokuma&rdquo;, &ldquo;Shibudi&rdquo;, &ldquo;Balloonmon&rdquo;, dan &ldquo;WDog&rdquo;. Dengan instalasi visual utama, cerita karakter, audio dan video sekitar, pengalaman interaktif, serta 4 titik check-in foto, memungkinkan penggemar untuk memiliki banyak indra dan resonansi emosional.</p>
<p class="MsoNormal">Bagi yang tidak dapat menghadiri pameran secara langsung, Cultural Expo juga akan bekerja sama dengan Ximen Red House untuk mengadakan acara pop-up store selama dua bulan, mulai 29 Juli hingga 28 September, agar para penggemar dapat membeli produk karakter IP imut favorit mereka kapan saja.</p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, Cultural Expo tahun ini juga akan merencanakan zona bisnis B2B selama 7 hari untuk pertama kalinya, sekaligus menyelenggarakan 5 sesi pengarahan IP, 5 acara kilat pertukaran kartu nama, dan berbagai pertemuan bisnis tatap muka. Diharapkan, melalui platform profesional dan beragam interaksi pameran ini, para pembeli domestik dan mancanegara di bidang penerbitan, film dan televisi, animasi, gim, dan alat tulis, dapat melihat potensi dan pesona karakter asli Taiwan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;"></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">IP*Star Pop Park (foto: Kementerian Kebudayaan Taiwan)</p>
<p class="MsoNormal">Wawancara Pratama Nugraha</p>
<p class="MsoNormal">Pratama Nugraha atau yang dikenal sebagai Tamtam merupakan koki berbasis tanaman atau plant-based chef sekaligus kreator konten yang cukup dikenal di Indonesia. Kali ini ia hadir di Taiwan dalam sebuah kegiatan pertukaran dengan komunitas makanan dari Hualien, bekerja sama dengan suku penduduk asli Taiwan. </p>
<p class="MsoNormal">Bagaimana kisahnya? Yuk langsung dengarkan acara ini!</p>
<p class="MsoNormal"></p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=81035</guid>
      <pubDate>Fri, 18 Jul 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250718_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 18072025 - Pertukaran Budaya Pangan Membuatnya lebih Paham Budaya Suku Penduduk Asli Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 18072025 - Pertukaran Budaya Pangan Membuatnya lebih Paham Budaya Suku Penduduk Asli Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p class="MsoNormal"><b style="mso-bidi-font-weight: normal;"><span lang="EN-US">Hasil Rata-Rata Tes TOEIC di Taiwan Mencatat Rekor Baru<o:p></o:p></span></b></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/7/original/4b8f45c7-1c4a-4b56-bbe2-12e475b04ae6.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>27</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 110725 - WiFi di Pesawat dan Subsidi untuk Orang Tua di Kaohsiung]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=80478</link>
      <description><![CDATA[<p>Air Terjun Guanyin Gratis Masuk Selama 3 Hari Mulai 14 Juli&nbsp;</p>
<p>Dalam rangka merayakan 2 tahun pembukaan kembali Air Terjun Guanyin, Kabupaten Chiayi akan memberikan akses masuk gratis pada 14 hingga 16 Juli. Setiap hari, 400 pengunjung pertama yang masuk juga akan mendapat satu kipas peringatan ulang tahun ke-2 dibukanya Air Terjun Guanyin.<br>Pada masa lalu, Air Terjun Guanyin terkenal di seluruh Taiwan dan menjadi destinasi wisata bagi banyak orang yang lahir pada era 70-80-an. Dahulu, jalan penghubung menuju lokasi ini sempat rusak parah akibat gempa bumi 921, tetapi berkat bantuan Yayasan Chiayi Hangshan Tuan, jembatan Ren-guan No.1 dan No.2 berhasil diperbaiki. Pada tahun 2017, kawasan ini diambil alih oleh Kantor Pengelola Kawasan Pemandangan Nasional Alishan untuk ditata ulang, termasuk pembangunan jalur pejalan kaki baru, jembatan gantung, serta area istirahat bagi pengunjung, dan akhirnya dibuka kembali pada Juli 2023.</p>
<p>Untuk merayakan ulang tahun pembukaan kembali yang ke-2 ini, Air Terjun Guanyin akan membuka akses masuk gratis pada 14-16 Juli, dengan jam buka pukul 08.00 hingga 17.00 (waktu terakhir masuk pukul 15.50). Selain itu, setiap hari selama periode tersebut, 400 pengunjung pertama akan mendapat satu kipas suvenir.<br>Kawasan Pemandangan Air Terjun Guanyin terletak di Desa Wenfeng, Kecamatan Zhuqi, dikelilingi oleh pegunungan. Di dalam area taman, terdapat empat air terjun utama, dengan air terjun terbesar berada di ujung jalur pendakian. Pengunjung dapat menikmati pemandangan air terjun ini dari berbagai sudut. Pada sudut tertentu, air terjun ini tampak menyerupai Dewi Guanyin yang memegang kendi suci dan ranting willow, sehingga diberi nama Air Terjun Guanyin. Ditambah lagi, udara di sini rata-rata mengandung 12 ribu ion negatif per sentimeter kubik yang sangat bermanfaat untuk meredakan stres.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Air Terjun Guanyin di Chiayi (foto: Klook)</p>
<p class="MsoNormal">Mulai Agustus, China Airlines akan Menghadirkan Wi-Fi secara Gratis, EVA Air dan Starlux tidak Ketinggalan</p>
<p class="MsoNormal">(Taiwan, ROC) -- Perusahaan penerbangan China Airlines mengumumkan, bahwa mulai Agustus mendatang, para penumpang untuk semua rute dan kabin dari 3 model pesawat utama, yaitu Boeing 777, A350, dan A321 Neo, akan dapat menjelajahi internet atau mengirim pesan teks secara gratis di dalam pesawat secara langsung, termasuk menghubungi keluarga dan teman dengan adanya Wi-Fi gratis. Sementara itu, di bulan Juli &ndash;September, EVA Air menawarkan Wi-Fi gratis dalam penerbangan dengan model pesawat tertentu, dengan penjelajahan web tanpa batas.</p>
<p class="MsoNormal">China Airlines menyampaikan, bahwa pengalaman Wi-Fi gratis yang diluncurkan kali ini berlaku untuk semua penumpang penerbangan jarak jauh dan regional pada pesawat model 777, A350, dan A321 Neo. Para penumpang kelas bisnis premium dan kelas ekonomi premium dapat menjelajahi web tanpa batas, sementara penumpang kelas ekonomi dapat menikmati pesan teks gratis, seperti LINE, Messenger, dan platform perangkat lunak komunikasi lainnya. Sedangkan untuk anggota China Airlines, anggota Diamond, Jade, dan Gold dapat menikmati pengalaman penjelajahan web tanpa batas, apa pun kelas perjalanannya.</p>
<p class="MsoNormal">Menanggapi permintaan penumpang akan internet nirkabel di udara, China Airlines telah berinvestasi dalam peningkatan peralatan internet dalam pesawatnya, yang memungkinkan penumpang untuk langsung terhubung dengan teman dan keluarga serta mendapatkan informasi terbaru kapan saja melalui Wi-Fi gratis selama penerbangan. Selain itu, kabin 738 dilengkapi dengan sistem Hiburan Dalam Pesawat Nirkabel Fantasy Sky, yang memungkinkan penumpang menikmati film, TV, musik, informasi penerbangan, dan layanan lain dalam pesawat melalui produk pintar pribadi di ketinggian. Armada A330 juga direncanakan akan diperkenalkan di masa mendatang untuk menikmati hiburan eksklusif di udara.</p>
<p class="MsoNormal">Dari Juli hingga akhir September, penumpang EVA Air yang menggunakan pesawat Boeing 777-300ER, Boeing 787, dan Airbus A330-300 serta penerbangan lain yang dilengkapi sistem Wi-Fi akan dapat . mereka dapat menggunakan Wi-Fi gratis dalam pesawat untuk "penjelajahan web tanpa batas" setelah pesawat mencapai ketinggian sekitar 10.000 kaki. Mulai 1 Oktober, semua penumpang kelas bisnis atau anggota "Infinity MileageLands" EVA Air dapat terus menikmati layanan "penjelajahan web tanpa batas" atau "pesan teks tanpa batas" selama perjalanan.</p>
<p class="MsoNormal">Di sisi lain, sejak diluncurkan, Starlux Airlines telah menyediakan layanan akses internet Wi-Fi gratis tanpa batas di kelas utama, kelas bisnis, dan kelas ekonomi premium, serta layanan pesan teks gratis di kelas ekonomi.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: center;">China Airlines (foto: Airport Suppliers)</p>
<p class="MsoNormal">Topik Utama</p>
<p class="MsoNormal">WiFi di Pesawat</p>
<p>WiFi di pesawat (Airplane Wi-Fi atau in-flight WiFi) adalah sebuah layanan internet nirkabel yang disediakan oleh pesawat komersial untuk memungkinkan penumpang pesawat dalam mengakses internet ketika sedang terbang.</p>
<p>Layanan ini memungkinkan penumpang untuk menghubungkan perangkat berkemampuan WiFi mereka, seperti ponsel (smartphone) ataupun laptop, ke internet.</p>
<p>Akses internet di pesawat pertama kali diperkenalkan pada tahun 2001 ketika Boeing menyediakan layanan bernama Connexion. Pada awalnya, layanan ini tersedia untuk tiga maskapai penerbangan Legacy di Amerika Serikat, yaitu United, Delta, dan American. Akan tetapi, layanan ini juga disediakan oleh beberapa maskapai lainnya pada tahun 2004 hingga akhirnya layanan tersebut dihentikan pada tahun 2006.</p>
<p>Sistem awal dari internet di pesawat ini dianggap bukan solusi yang baik, karena bandwidth yang tersedia untuk komunikasi satelit dianggap rendah dan perangkat keras (hardware) yang dibutuhkan untuk diintegrasikan ke dalam pesawat memiliki bobot yang cukup berat, yaitu 450 kilogram (kg).</p>
<p>Selain itu, mengintegrasikan sistem ini membuat maskapai penerbangan harus mengeluarkan biaya mahal untuk merenovasi pesawat mereka, yang juga disertai dengan biaya operasional dan perawatan tambahan. Sehingga, maskapai penerbangan ragu untuk menawarkan konektivitas internet dalam penerbangan.</p>
<p>Namun, seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi, maskapai penerbangan menemukan solusi baru yang memungkinkan penumpang untuk mengakses internet dalam pesawat dengan biaya yang lebih rendah, terutama menggunakan sistem berbasis darat dan berbasis satelit.</p>
<p>Berbagai maskapai penerbangan kini kembali memberlakukan penggunaan WiFi di pesawat. Berikut beberapa jenis pesawat dan maskapai yang menggunakannya:</p>
<p>Garuda Indonesia:&nbsp;&nbsp;Airbus A330-200/300 dan Boeing 777-300 ER.</p>
<p>Air Asia: pesawat yang memiliki kode PK-AXV.</p>
<p>Thai Airways: Airbus A350-900, A380-800, dan Boeing 787.&nbsp;</p>
<p>Philippines Airlines: Boeing 777 yang terbang dari London ke Manila (pulang-pergi), A340, dan A330.</p>
<p>Singapore Airlines: Boeng 777-300 ER, Boeing 787-10, hingga Airbus A350.</p>
<p>Hong Kong Airlines: Airbus A330-200.</p>
<p>China Airlines: Boeing 777, A350, dan A321 Neo.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;Ilustrasi WiFi di pesawat (foto: China Airlines)</p>
<p class="MsoNormal">Mulai Juli, Orang Tua di Kaohsiung dapat Menerima Subsidi Kelahiran Sebesar NT$30 Ribu</p>
<p class="MsoNormal">Para orang tua di Kota Kaohsiung, silakan lihat! Untuk mengurangi beban persalinan, Kota Kaohsiung mengumumkan akan melonggarkan ambang batas pengajuan subsidi persalinan, yang akan resmi diterapkan pada 1 Juli. Dengan sistem baru ini, waktu yang dibutuhkan orang tua bayi untuk mendaftarkan kartu keluarga akan dipersingkat, dan bayi prematur dijamin memenuhi syarat untuk mendapatkan subsidi.</p>
<p class="MsoNormal">Siapa saja yang dapat menerima subsidi persalinan di Kota Kaohsiung?</p>
<p class="MsoNormal">Menurut pengumuman dari Biro Sosial Kota Kaohsiung, bayi baru lahir setelah 1 April 2023, yang telah mendaftarkan kelahirannya atau awalnya mendaftarkan akta kelahirannya di Kota Kaohsiung, dan ayah atau ibunya masih terdaftar di Kota Kaohsiung saat mengajukan permohonan, dapat mengajukan permohonan tunjangan persalinan jika memenuhi salah satu dari kondisi berikut:</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1;">l&nbsp;&nbsp; Pada hari kelahiran bayi baru lahir, ayah atau ibunya telah terdaftar dan benar-benar tinggal di kota tersebut selama sepuluh bulan.</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1;">l&nbsp;&nbsp; Bagi perempuan yang belum terdaftar di kota tersebut atau telah terdaftar kurang dari satu tahun, bayi baru lahir mereka diakui dan didaftarkan oleh ayah kandungnya, dan ayah kandungnya telah terdaftar dan benar-benar tinggal di kota tersebut selama sepuluh bulan pada hari kelahiran bayi baru lahir.</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l0 level1 lfo1;">l&nbsp;&nbsp; Keadaan khusus yang disetujui oleh otoritas yang berwenang.</p>
<p class="MsoNormal">Jika bayi lahir prematur, perhitungan tanggal pendaftaran dapat diperpanjang hingga tanggal perkiraan lahir semula, sehingga tidak perlu khawatir tidak mendapatkan subsidi karena kelahiran prematur.</p>
<p class="MsoNormal">Selain itu, orang tua dengan nama keluarga yang sama yang telah mendaftarkan pernikahan mereka sesuai dengan "Undang-Undang Pelaksanaan 748" mengadopsi anak yang baru lahir dan telah diakui serta dikukuhkan oleh pengadilan. Syarat pertama juga berlaku, dan mereka juga dapat mengajukan subsidi.</p>
<p class="MsoNormal">Berapa besar subsidi persalinan di Kota Kaohsiung? Kapan dananya akan dicairkan?<br>Untuk bayi baru lahir setelah 1 April 2023, subsidinya adalah NT$30.000 per anak, sementara untuk bayi baru lahir pertama dan kedua yang lahir sebelum 31 Maret 2023, subsidinya tetap sebesar NT$20.000. Subsidi akan "ditransfer penuh" oleh Biro Sosial dan ditransfer ke rekening yang ditunjuk dalam waktu 30 hari setelah pengajuan.</p>
<p class="MsoNormal">Sistem dua pilihan fleksibel dan masa nifas bebas khawatir</p>
<p class="MsoNormal">Jika orang tua khawatir tentang masa nifas, mereka juga dapat memiliki pilihan lain. Kota Kaohsiung menyediakan dua pilihan, yaitu "tunjangan kelahiran" dan "layanan nifas di rumah".</p>
<p class="MsoNormal">Tunjangan kelahiran : NT$30.000</p>
<p class="MsoNormal">Layanan nifas di rumah:</p>
<p class="MsoNormal">120 jam untuk anak pertama (30.000 yuan)</p>
<p class="MsoNormal">160 jam untuk anak kedua (40.000 yuan)</p>
<p class="MsoNormal">240 jam setelah anak ketiga (60.000 yuan)</p>
<p class="MsoNormal">Catatan: Keluarga berpenghasilan rendah dan menengah dapat menerima keduanya secara bersamaan, dan jam persalinan dapat didiskon.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Subsidi apa lagi yang ada untuk orang tua baru di Kaohsiung?</p>
<p class="MsoNormal">Tunjangan Pengasuhan Anak</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;">l&nbsp;&nbsp; Anak yang terdaftar di Kota Kaohsiung yang memenuhi persyaratan berikut:</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;">l&nbsp;&nbsp; Di bawah usia 2 tahun</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;">l&nbsp;&nbsp; Memiliki akta kelahiran lengkap atau registrasi rumah tangga awal.</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;">l&nbsp;&nbsp; Tidak ditempatkan atau diterima dengan biaya pemerintah.</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;">l&nbsp;&nbsp; Tidak menerima layanan pengasuhan anak publik atau kuasi-publik (merujuk pada petugas pengasuhan anak di rumah dan pusat pengasuhan anak yang belum menandatangani kontrak kerja sama dengan pemerintah)</p>
<p class="MsoListParagraph" style="margin-left: 24.0pt; mso-para-margin-left: 0gd; text-indent: -24.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2;">l&nbsp;&nbsp; Anak pertama akan menerima subsidi bulanan sebesar NT$5.000, anak kedua akan menerima subsidi sebesar NT$6.000, dan anak ketiga (termasuk) dan seterusnya akan menerima subsidi bulanan sebesar NT$7.000.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Subsidi Penitipan Anak</p>
<p class="MsoNormal">Satu orang tua (atau wali, pengasuh yang sah) dan anak di bawah usia 3 tahun terdaftar di Kota Kaohsiung dan dikirim ke pusat penitipan anak kuasi-publik atau petugas penitipan anak rumah kuasi-publik di Kota Kaohsiung.</p>
<p class="MsoNormal">Subsidi pusat penitipan anak umum: Jika anak dikirim ke pusat penitipan anak umum, subsidi bulanannya adalah NT$7.000.</p>
<p class="MsoNormal">Subsidi Penitipan Anak Kuasi-publik: mulai dari NT$14.600 per bulan.</p>
<p class="MsoNormal">Pusat penitipan anak kuasi-publik: mulai dari NT$15.500 per bulan.</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>
<p class="MsoNormal">Subsidi untuk premi asuransi kesehatan untuk anak ketiga dan selanjutnya</p>
<p class="MsoNormal">Berdasarkan premi aktual yang dibayarkan untuk anak ketiga atau lebih, subsidi dibatasi hingga maksimum NT$659 per orang per bulan; subsidi diberikan sejak bulan kelahiran hingga ulang tahun pertama, dan dapat diterima hingga maksimum 12 bulan.</p>
<p class="MsoNormal">Subsidi transportasi untuk ibu hamil</p>
<p class="MsoNormal">Untuk ibu hamil yang terdaftar di Kota Kaohsiung atau ibu hamil imigran baru yang menikah dengan warga negara Kaohsiung: 28 tiket taksi akan diberikan (hingga NT$180 per tiket, dengan total maksimum NT$5.040)</p>
<p class="MsoNormal">Selain subsidi dan bonus lokal dari Kota Kaohsiung, terdapat juga subsidi nasional seperti Tunjangan Bersalin Asuransi Tenaga Kerja atau Tunjangan Bersalin Pensiun Nasional, serta tunjangan cuti orang tua. Saat menyambut kehidupan baru, orang tua jangan lupa untuk memastikan hak-hak mereka sendiri!</p>
<p class="MsoNormal">&nbsp;</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=80478</guid>
      <pubDate>Fri, 11 Jul 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250711_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 110725 - WiFi di Pesawat dan Subsidi untuk Orang Tua di Kaohsiung</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 110725 - WiFi di Pesawat dan Subsidi untuk Orang Tua di Kaohsiung</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Air Terjun Guanyin Gratis Masuk Selama 3 Hari Mulai 14 Juli&nbsp;</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/7/original/e9d8f11c-6c08-49d2-8d5e-0e2a841b4baa.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>26</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 270625: Perjalanan Dessy Trisnawati Merintis Usaha Skincare]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=79352</link>
      <description><![CDATA[<p>AI Meta Menghilangkan Berbagai Akun dan Grup di Facebook Tanpa Peringatan</p>
<p>Facebook belakangan ini melakukan penghapusan grup secara massal tanpa peringatan. Sejak 24 Juni, sejumlah grup Facebook di Taiwan mulai melaporkan kekacauan ini. Setidaknya sudah 50 grup hilang, mulai dari grup belanja produk Korea, barang bekas, hingga grup anime dan cosplay. Banyak warganet yang mengalami kerugian akibat kehilangan akses ke grup tersebut.</p>
<p>Menurut rumor yang beredar, hal ini terjadi karena kesalahan sistem AI Meta milik Facebook yang memengaruhi pengguna secara global. Banyak grup dihapus tanpa alasan jelas, bahkan anggotanya tak sempat menyimpan informasi penting. Warganet kini saling mengingatkan untuk segera menyalin data grup sebelum terlambat.</p>
<p>Fenomena ini rupanya tidak hanya terjadi di Taiwan, tetapi juga di negara lain seperti Amerika Serikat, Indonesia, dan Vietnam. Anehnya, grup-grup tersebut diberi notifikasi melanggar kebijakan terkait "terorisme" atau "pornografi", padahal konten mereka sama sekali tidak ada hubungannya dengan kedua hal tersebut.</p>
<p>Sebagian pengguna membagikan daftar grup yang terdampak dan mengimbau agar grup lain lebih berhati-hati, seperti menyembunyikan grup, menunda unggahan, dan menghindari spam komentar. Langkah-langkah ini dianggap dapat sedikit memperkecil risiko grup ikut terhapus.<br><br>Kehilangan grup Facebook secara tiba-tiba ini memicu kepanikan, terutama di kalangan kolektor yang biasa mencari barang incaran lewat grup. Banyak yang khawatir tidak bisa lagi menemukan penjual atau kehilangan catatan transaksi penting. Mereka pun ramai-ramai pindah ke Threads untuk membahas masalah ini dan mencari solusi.<br><br></p>
<p>Zaman Dulu, Festival di Taiwan Dirayakan dengan Cara Ekstrem, Lho!<br><br>Festival di Taiwan ada banyak! Mulai dari Tahun Baru Imlek, Cap Go Meh lagi, Arak-arakan Mazu, Festival Perahu Naga, Qixi, dan Festival Pertengahan Musim Gugur.<br>Saat merayakan hari besar, intinya Cuma satu, yaitu libur dan makan. Tapi, sejak kapan, ya, hari raya cuma jadi ajang makan dan minum saja?&nbsp;<br>Masa, sih, kakek-nenek kita juga ngerayain hari raya hanya dengan makan-makan saja?</p>
<p>Apa kalian tahu? Ternyata, orang Taiwan zaman dulu merayakan festival dengan cara yang sangat berbeda dari zaman sekarang! Misalnya saja, duluuuu sekali saat Tahun Baru, mereka justru melakukan olahraga berat yang melatih kekuatan otot, konsentrasi, dan ledakan emosi! Nama olahraganya, &nbsp;yaitu JUDI! (puah kiau)<br>Ya, benar! Sejak zaman pendudukan Jepang, catatan resmi dari Kantor Kepolisian Prefektur Tainan menuliskan 113 JENIS JUDI yang dilakukan oleh orang Taiwan. Artinya, semangat berani taruhan, berani kalah, dan berani bertarung itu memang sudah mendarah daging dalam diri orang-orang tua di Taiwan.&nbsp;</p>
<p>Setelah kerja keras sepanjang tahun, saat liburan panjang Tahun Baru, warga biasa berjudi kecil-kecilan untuk bersenang-senang. Walaupun pemerintah kolonial Jepang gencar menertibkan, rakyat tetap berpegang pada prinsip: &ldquo;Meski ada kebijakan baru, selama lima hari pertama tahun baru, berjudi tetap jalan terus.&rdquo; Tradisi Tahun Baru seperti ini bikin orang terhibur sendiri, bahkan masih ada yang melakukannya sampai sekarang. Saking serunya, orang bisa sampai lupa dunia dan lupa kalau uangnya juga sudah habis.<br>Masuk ke tanggal 15 bulan pertama Imlek, yaitu Festival Cap Go Meh, kegilaan rakyat Taiwan belum berhenti. Pada periode ini, ada satu tradisi &ldquo;mencuri&rdquo; yang bahkan secara tak resmi dianggap sah: mencuri sayuran sebagai simbol doa jodoh. Konon, gadis-gadis yang belum menikah pergi ke kebun pada malam Cap Go Meh untuk memetik tanaman tertentu yang punya nama bersuara mirip dengan harapan baik (misalnya jodoh, kelimpahan, dll.). Petani yang melihat tanamannya dicuri pun tidak mempermasalahkan, karena semua sudah maklum bahwa ini bagian dari budaya membantu gadis mendapat jodoh.&nbsp;</p>
<p>Bulan ketiga, saat perayaan menyambut Mazu, masyarakat Taiwan juga punya kebiasaan unik: ritual tukar bunga. Dalam kepercayaan rakyat, Mazu yang dulunya adalah dewi laut, sekarang dianggap sebagai ibu dari semua orang. Jadi, minta anak ke Mazu jadi salah satu "layanan" yang sering diminta. Orang akan membawa bunga putih (simbol anak laki-laki) atau merah (anak perempuan) untuk ditukar dengan bunga dari altar Mazu, dengan harapan bisa menentukan jenis kelamin calon anak. Di masa lalu, ini sangat populer. Kemampuan Mazu untuk "mengubah kelamin" ini bahkan bikin orang kagum, dijuluki sebagai "penyihir demografi".</p>
<p>Eh, ngomongin Dragon Boat Festival, kamu pikir berdiri di tengah perahu sudah cukup sangar? Zaman dulu jauh lebih ekstrem! 100 tahun lalu, Festival Perahu Naga bisa berubah jadi pertempuran batu. Warga dari desa atau suku berbeda akan berkumpul di pinggir sungai berbatu atau bahkan kuburan, dan melempar batu satu sama lain sampai luka-luka. Setelah perang batu selesai, luka-luka diobati pakai abu dupa. Tradisi ini diyakini bisa mengusir wabah dan membawa keselamatan. Di daerah Pingtung, bahkan ada catatan bahwa yang kalah dilempar batu sampai celananya dicopot buat dipermalukan.</p>
<p>Seiring waktu, pemerintah Jepang melarang ini karena dianggap kebiasaan buruk.<br>Akihirnya, sebagian tradisi perlahan hilang seiring perubahan zaman.<br>Tapi bagi generasi ayah dan ibu kita, mungkin yang paling menyedihkan adalah&hellip; tidak libur saat Qingming Festival (Ceng Beng). Padahal ini momen penting untuk ziarah dan hormat kepada leluhur. Sebelum tahun 1970-an, Qingming bukan hari libur nasional. Baru pada tahun 1972, pemerintah menetapkan Qingming sebagai hari libur resmi demi mempromosikan "kebangkitan budaya Tionghoa" dan untuk membedakan diri dari Revolusi Kebudayaan yang sedang berlangsung di Tiongkok. Ketika Presiden Chiang Kai-shek wafat pada 5 April 1975, pemerintah menetapkan tanggal tersebut sebagai "Hari Sapu Kubur Nasional &amp; Hari Peringatan Wafatnya Presiden Chiang," menjadikannya libur penting nasional.</p>
<p>Dari sini kita bisa lihat bahwa budaya perayaan hari besar tidak hanya berasal dari tradisi rakyat, tetapi juga dipengaruhi oleh konteks politik. Perubahan waktu, rezim, dan nilai masyarakat bisa mengubah makna sebuah hari raya.<br>Eh, sekarang malah digabung sama Hari Anak, jadinya libur panjang banget. Tapi, walaupun kita libur, makna dan tradisi perayaan justru terus berubah dan berkembang.&nbsp;<br>Hari raya bukan cuma soal cuti dan makanan enak, tapi juga bagian dari ingatan budaya yang terus hidup dan cerita-cerita yang tak lekang oleh waktu.<br>Kalau kamu mau lihat lebih banyak &ldquo;harta karun&rdquo; ingatan budaya ini, semuanya ada di Museum Sejarah Nasional Taiwan.</p>
<p data-pm-slice="0 0 []" style="text-align: left;"><br>Perjalanan Dessy Trisnawati Merintis Usaha Skincare<br><br>Dessy Trisnawati (28th) adalah seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang telah bekerja selama dua tahun di Taiwan sebagai perawat lansia. Di sela-sela kesibukannya merawat nenek, wanita asal Sumbawa Besar, NTB ini berhasil merintis usaha skincare dengan merek Luveshine Beauty di Indonesia. Dengan tekad kuat dan semangat pantang menyerah, Dessy tidak hanya membuktikan kemampuannya menjadi pengusaha muda, tetapi juga menginspirasi banyak orang untuk berani mengejar mimpi!<br><br><br><br></p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=79352</guid>
      <pubDate>Fri, 27 Jun 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250627_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 270625: Perjalanan Dessy Trisnawati Merintis Usaha Skincare</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 270625: Perjalanan Dessy Trisnawati Merintis Usaha Skincare</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>AI Meta Menghilangkan Berbagai Akun dan Grup di Facebook Tanpa Peringatan</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/6/original/4bb528f4-0fc5-48c4-b321-134c57a33752.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>25</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 130625 - Hariyanto Arbi, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Terkenal hingga Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=78141</link>
      <description><![CDATA[<p>Festival Labu Raksasa Tamsui 2025!&nbsp;</p>
<p>Perayaan labu raksasa tahunan akhirnya kembali! Para petani lokal Tamsui dengan bangga mempersembahkan aneka labu unik hasil budidaya mereka. Nikmati beragam produk kreatif berbahan labu, permainan interaktif untuk keluarga, serta spot-spot foto menarik &mdash; semua bisa dinikmati dalam satu akhir pekan!<br>Rangkaian acara seru di Lokasi:<br>- Bazaar Kreatif Labu &mdash; Aneka kerajinan tangan, kuliner, dan hasil pertanian lokal, belanja puas seharian!<br>- Background Foto Labu &mdash; Foto &amp; unggah ke media sosial untuk kesempatan menang hadiah menarik<br>- DIY bola-bola Labu&mdash; Orang tua &amp; anak bisa membuat topping manis dari labu bersama<br>- Permainan Edukasi Pangan &mdash; Selesaikan misi dan dapatkan hadiah lucu<br>- Kolaborasi Toko Kuliner &mdash; Belanja dan dapatkan kartu pos edisi terbatas bertema labu, plus kesempatan memenangkan paket wisata dari &ldquo;Tamsui Traveler&rdquo;!</p>
<p>Masih banyak pertunjukan dan promo menarik lainnya yang hanya bisa kamu temukan langsung di lokasi!<br>Lokasi Acara: Depan Stasiun MRT Tamsui<br>Tanggal Acara:<br>&bull; &nbsp; &nbsp;13 Juni (Jumat): Lomba Labu Raksasa<br>&bull; &nbsp; &nbsp;14&ndash;15 Juni (Sabtu-Minggu): Bazaar &amp; Pameran Labu<br>Waktu: 09.00&ndash;17.00</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Salah satu dekorasi labu menarik di Festival Labu New Taipei di Tamsui pada 2024 lalu</p>
<p>Taipei MRT Perbarui Layar Penunjuk di Gerbong Berteknologi AI</p>
<p>Taipei Rapid Transit Corporation (TRTC) mengumumkan pada awal Juni bahwa mereka sedang melakukan pembaruan layar iklan dan panel penunjuk pada kereta AI Jalur Merah dan Biru.</p>
<p>Sorotan utama dari kereta digital berbasis AI adalah sistem deteksi keamanan tingkat tinggi yang disematkan di dalamnya. Sistem ini menggunakan algoritma AI dari Acer dan teknologi komputasi tepi dari NVIDIA, dengan kemampuan analisis cerdas untuk secara real-time menganalisis perilaku penumpang&mdash;seperti mendeteksi pergerakan tak biasa, konflik atau konfrontasi mendadak&mdash;serta secara simultan mengirimkan rekaman video ke ruang kendali masinis, guna memastikan tindakan respons yang tepat dapat segera diambil.<br>Pembaruan panel ini mendapatkan tanggapan positif dari penumpang sejak peluncuran perdananya pada 27 Maret, dilansir dari CNA. Pembaruan tersebut mencakup ukuran huruf nama stasiun yang lebih besar, desain ulang penanda stasiun transit, serta indikator lampu baru untuk informasi jalur cabang.<br>Setiap gerbong kereta AI dilengkapi dengan layar LCD 48 inci di atas setiap pintu, yang menampilkan informasi waktu kedatangan secara real-time, informasi peron, lokasi pintu keluar, dan pengumuman layanan publik.<br>Pembaruan terbaru memperbesar huruf nama stasiun pada bagian tampilan kedatangan, agar lebih mudah dibaca. Stasiun transit kini ditampilkan dengan garis tepi blok dua warna untuk meningkatkan kontras dan supaya lebih mudah dibaca.<br>Untuk memperjelas koneksi ke jalur cabang, indikator berupa strip lampu animasi juga telah ditambahkan. Ini membantu penumpang mengenali rute dan arah dengan cepat.<br>Sebagai contoh, Stasiun Beitou kini memiliki garis tepi berwarna merah muda tebal dengan segitiga penunjuk arah menuju jalur cabang Xinbeitou. Skema warna ini meningkatkan navigasi dan mengurangi kebingungan.<br>Saat ini, masing-masing satu kereta AI beroperasi di Jalur Merah dan Biru. TRTC menyatakan akan terus memantau penggunaan dan masukan dari penumpang untuk menyempurnakan sistem dan meningkatkan pengalaman perjalanan.<br>Pelacakan kereta secara real-time tersedia melalui aplikasi &ldquo;Go! Taipei Metro&rdquo; di Google Play dan App Store, pada tab &ldquo;Informasi Kereta.&rdquo;</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Papan petunjuk elektronik baru berteknologi AI di gerbong MRT Taipei</p>
<p>Hariyanto Arbi, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Terkenal hingga Taiwan</p>
<p>Hariyanto Arbi merupakan seorang legenda bulu tangkis Indonesia yang kini telah pensiun dan menjadi pebisnis ulung. Namanya terkenal di seluruh dunia, termasuk Taiwan.<br>Nama aslinya adalah Michael Ludwig Hariyanto Arbi. Pria kelahiran Kudus, Jawa Tengah pada 21 Januari 1972 ini merupakan putra ketiga dari pasangan Ang Tjing Bik dan Goei Giok Nio serta adik bungsu dari pebulu tangkis putra nasional Hastomo Arbi dan Eddy Hartono.</p>
<p>Perjalanan Karir<br>Hariyanto Arbi aktif bermain bulu tangkis sejak kecil dan sebelumnya ia menjadi bagian dari Perkumpulan Bulu Tangkis Djarum (PB Djarum). Dari PB Djarum yang bermarkas di Kudus, nama Hariyanto Arbi mulai dikenal, khususnya ketika Indonesia berhasil merebut Piala Thomas di tahun 1984. Saat itu, Indonesia berhasil memenangkan Piala Thomas setelah menang 3-2 melawan Tiongkok.&nbsp;<br>Prestasinya semakin gemilang setelah ditempa berbagai kejuaraan bulu tangkis dunia, mulai dari juara pertama tunggal putra Bimantara World Junior Championships tahun 1988 dan 1989, dilanjutkan dengan IBF International, Copenhagen Masters, dan IBF World Grand Prix (All England, Chinese Taipei Open, Japan Open, Hong Kong Open, Singapore Open, India Open). Tidak hanya itu, namanya juga bersinar di SEA Games, Asian Games, dan Asian Cup antara tahun 1993-1997.<br>Nama Hariyanto Arbi benar-benar terpatri dalam ingatan masyarakat Indonesia di tahun 1993-2000, khususnya saat perebutan Piala Thomas 1994. Saat itu, dalam pertandingan final tunggal putra, dirinya mengalahkan Rashid Sidek asal Malaysia setelah saling tukar menukar &ldquo;Smash 100 Watt&rdquo;. Setelah itu, Hariyanto Arbi pun mendapatkan julukan &ldquo;Smash 100 Watt&rdquo;.<br>Terkait dengan namanya yang sangat dikenal di Taiwan, hal ini tidak lepas dari prestasinya di Chinese Taipei Open pada 1993 dan 1994, serta kehadirannya sebagai juara All England 1993 dan 1994. Arbi (阿爾比) juga menjadi sorotan di Taiwan karena ia memenangkan medali emas tunggal putra dan beregu putra di Asian Games Hiroshima 1994, sebelum kemudianmenjadi juara dunia di nomor tunggal putra pada Februari 1995 di Lausanne, Swiss.&nbsp;<br>Meskipun ia memutuskan untuk pensiun di tahun 1997, tapi Hariyanto Arbi tetap bergabung dalam tim Piala Thomas hingga tahun 2000, sehingga Indonesia pun bisa mempertahankan piala tersebut selama 4 periode berturut-turut.</p>
<p>Pensiun tidak Berarti Kehilangan Kehidupan<br>Setelah memutuskan untuk benar-benar pensiun sebagai atlet nasional, nama Hariyanto Arbi mulai tidak terdengar di kalangan masyarakat awam. Dalam wawancaranya dengan Radio Taiwan Internasional Siaran Bahasa Indonesia, dirinya mengaku sempat beristirahat dari hiruk pikuk dunia bulu tangkis.&nbsp;<br>Pada tahun 2002, bersama dengan Fung Permadi membuka usaha perlengkapan bulu tangkis dengan nama Flypower. Awalnya, Arbi memulai usaha tersebut dengan meluncurkan produk sepatu bulu tangkis, bekerja sama dengan pemain PB Djarum dan atlet Pelatnas Cipayung.<br>Produk pertamanya mendapatkan sambutan positif dan kemudian Flypower terus berkembang dengan aneka produk bermain bulu tangkis lainnya, seperti kaus, celana, raket, dan lain sebagainya. Meski demikian, Flypower tetap meningkatkan performa dan kualitas, bahkan turut berpartisipasi untuk memajukan prestasi bulu tangkis di Indonesia, seperti menjadi sponsor di berbagai kejuaraan lokal.<br>Flypower terus berkembang di Indonesia maupun di mancanegara, bahkan slogan &ldquo;dari Indonesia Mendunia&rdquo; tercapai dengan penerimaan pasar dunia, seperti Singapura, Filipina, Brunei Darussalam, Malaysia, Korea Selatan, India, Australia, Jerman, Prancis, Swiss, Belanda, dan Amerika Serikat (AS). Hal ini juga terlihat dalam perhelatan olah raga World Masters Games 2025, dimana salah satu pasangan tim asal Australia mengenakan pakaian olah raga dari Flypower.</p>
<p>World Masters Games 2025, Reuni, dan Kecintaan Terhadap Bulu Tangkis<br>Terkait dengan perhelatan olah raga master dunia (WMG), termasuk kejuaraan bulu tangkis senior, dalam wawancara Arbi menyampaikan bahwa ia senang karena masuk dalam reuni (dengerin wawancara)</p>
<p>Hubungan Hariyanto Arbi dengan Atlet Bulu Tangkis Taiwan<br>Hubungan Hariyanto Arbi dengan Taiwan cukup baik, bahkan ia memuji Chou Tien Chen. Saat Chou Tien-chen datang ke Indonesia untuk bertanding dalam &ldquo;Indonesia Open 2025&rdquo;, Hariyanto Arbi pun membantu Chou Tien-chen untuk berlatih.</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=78141</guid>
      <pubDate>Fri, 13 Jun 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250613_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 130625 - Hariyanto Arbi, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Terkenal hingga Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 130625 - Hariyanto Arbi, Legenda Bulu Tangkis Indonesia yang Terkenal hingga Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Festival Labu Raksasa Tamsui 2025!&nbsp;</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/6/original/a79980d4-9e22-4fc1-afc7-d18c63f0ab47.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>24</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 060625: Hananta Bagikan Perbedaan Kuliah  di Taiwan VS Tiongkok]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=77649</link>
      <description><![CDATA[<p>Naik 10 Kali Berturut-turut? Upah Minimum Tahun Depan Diperkirakan Naik 3%, Upah Per Jam Jadi NT$196, Gaji Bulanan Tembus 30 Ribu</p>
<p>Kementerian Tenaga Kerja Taiwan dijadwalkan menggelar rapat Komisi Peninjauan Upah Minimum pada kuartal ketiga tahun ini. Perkiraan dari berbagai pihak menyebutkan, kenaikannya kali ini sekitar 3%, sehingga gaji minimum bulanan akan naik menjadi NT$29.450, sedangkan upah per jam akan naik menjadi NT$196. Saat ini, standar upah minimum tahun 2025 adalah NT$28.590 per bulan dan NT$190 per jam. Besaran penyesuaian sangat dipengaruhi oleh angka CPI (indeks harga konsumen) dan pertumbuhan ekonomi, serta akan ditentukan berdasarkan kesepakatan akhir dalam rapat komisi tersebut.</p>
<p>Menurut data terbaru dari Direktorat Jenderal Anggaran, Akuntansi, dan Statistik, perkiraan pertumbuhan ekonomi Taiwan tahun ini adalah 3,1%, di mana pada paruh pertama tahun didorong oleh ekspor hingga mencapai 5,35%, tetapi pada semester kedua diperkirakan turun menjadi 1%. Sementara itu, laju kenaikan CPI tahun ini sebesar 1,88%, tergolong cukup moderat dibanding beberapa tahun terakhir. Angka-angka ini menjadi acuan penting dalam penyesuaian upah minimum dan menjadi fokus utama pembahasan dalam rapat.</p>
<p>Upah minimum tahun 2025 adalah NT$28.590 per bulan dan NT$190 per jam. Jika sesuai perkiraan kenaikan 3%, maka pada tahun 2026 upah minimum bisa naik menjadi sekitar NT$29.450 per bulan (naik NT$860) dan NT$196 per jam (naik NT$6). Namun, besaran kenaikan yang pasti tetap akan bergantung pada keputusan akhir dari rapat komisi peninjauan.</p>
<p>Kementerian Tenaga Kerja menyebutkan, rapat komisi paling lambat akan digelar pada bulan September. Hasil penyesuaian upah minimum di masa depan akan memengaruhi struktur upah pekerja serta biaya operasional perusahaan, sehingga perkembangan ini mendapat perhatian luas dari berbagai kalangan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p><br>Toko Mesin Capit Boneka di Taichung Terbanyak di Seluruh Taiwan, Legislator Minta Pemeriksaan Gabungan</p>
<p>Legislator Partai Progresif Demokratik (DPP) Wang Li-ren (王立任), Hsieh Chih-chung (謝志忠), Huang Shou-ta (黃守達), dan Crystal Chang (張玉嬿) menyampaikan dalam rapat dewan pada 3 Juni lalu bahwa dari total 12.044 toko mesin capit boneka di seluruh Taiwan, sebanyak 1.632 berada di Kota Taichung&mdash;sekitar 16% dari total nasional&mdash;menjadikannya sebagai kota dengan jumlah terbanyak. Namun, beberapa toko mesin capit ini diketahui menjual barang-barang yang tidak semestinya seperti produk dewasa, kosmetik atau makanan tanpa label yang lengkap. Bahkan ada yang memodifikasi mesin menjadi bersifat perjudian, atau menggunakan trotoar secara sembarangan. Kepala Dinas Pengembangan Ekonomi Kota, Chang Feng-yuan (張峯源), menyatakan bahwa pihaknya akan meminta instansi terkait untuk menindak sesuai regulasi.</p>
<p>Kepala Dinas Pengembangan Ekonomi, Chang Feng-yuan, menyebutkan bahwa bentuk pelanggaran terbanyak yang dilakukan oleh mesin penjual barang otomatis di Taichung adalah menggunakan jalan atau kolong bangunan tanpa izin. Pelanggaran kedua adalah kebisingan di malam hari, dan ketiga adalah penempatan barang yang tidak pantas. Pemerintah kota melakukan pemeriksaan rutin mingguan. Jika ditemukan pelanggaran berupa penggunaan kolong bangunan tanpa izin, pemilik akan terlebih dahulu diminta untuk memindahkannya. Jika tidak mengindahkan peringatan, maka otoritas jalan akan mencopot mesin dengan paksa. Terkait kebisingan atau penempatan barang tak semestinya, pelanggaran akan ditindak sesuai jenis pelanggarannya oleh instansi yang berwenang demi menjaga hak warga.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p><br>Banyak Penyimpangan: Menjual Produk Dewasa dan Modifikasi Mesin Berunsur Judi</p>
<p>Anggota dewan Wang Li-ren menyatakan bahwa jumlah toko mesin capit di Taichung sangat tinggi dan menimbulkan banyak permasalahan, seperti isi mesin yang tidak semestinya, termasuk produk dewasa. Beberapa toko juga menambahkan penghalang, memodifikasi mesin, atau melanggar ketentuan jumlah jaminan penangkap hadiah. Ia mengkritik bahwa meskipun pemerintah kota telah menetapkan peraturan daerah, namun pelaksanaannya seolah tidak berjalan. Ia menekankan perlunya pemeriksaan gabungan agar penegakan lebih efektif.</p>
<p>Kepala Dinas Pengembangan Ekonomi, Chang Feng-yuan, menyebutkan bahwa bentuk pelanggaran terbanyak yang dilakukan oleh mesin penjual barang otomatis di Taichung adalah menggunakan jalan atau kolong bangunan tanpa izin. Pelanggaran kedua adalah kebisingan di malam hari, dan ketiga adalah penempatan barang yang tidak pantas. Pemerintah kota melakukan pemeriksaan rutin mingguan. Jika ditemukan pelanggaran berupa penggunaan kolong bangunan tanpa izin, pemilik akan terlebih dahulu diminta memperbaiki; jika tidak mengindahkan peringatan, maka otoritas jalan akan menghapusnya. Terkait kebisingan atau penempatan barang tak semestinya, pelanggaran akan ditindak sesuai jenis pelanggarannya oleh instansi yang berwenang demi menjaga hak warga.</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Fakta unik: Kacang Hitam Taiwan (黑金剛)</p>
<p>Kacang tanah sangrai yang manis dan renyah adalah camilan wajib selama Tahun Baru Imlek. Karena kacang tanah kaya akan protein yang menyehatkan dan bergizi, ia juga dikenal sebagai &ldquo;buah panjang umur&rdquo; yang membawa keberuntungan, sehingga sangat populer sebagai hadiah saat Imlek. Namun, tahukah kamu bahwa para pecinta kuliner sejati biasanya akan secara khusus memilih kacang &ldquo;Hei Jin Gang&rdquo; yang berasal dari Yuanchang, Yunlin, dengan ciri khas biji berwarna ungu kehitaman? Yuk, simak rahasia si harta karun bergizi ini!</p>
<p>Menurut penjelasan dari Badan Pangan dan Pertanian Taiwan, ini adalah varietas baru yang dikembangkan dalam sepuluh tahun terakhir, dan merupakan jenis khusus yang hanya ada di Taiwan. Kacang ini dihasilkan melalui pemuliaan oleh petani ahli yang memilih varietas kacang tanah dengan warna ungu gelap untuk disilangkan dan disempurnakan.</p>
<p>Ciri khas kacang &ldquo;Hei Jin Gang&rdquo; adalah rendah minyak namun kaya nutrisi. Dibandingkan dengan kacang tanah biasa, kandungan minyak pada kacang ini 30% lebih rendah. Selain itu, kulit biji berwarna hitamnya kaya akan antosianin, zat alami yang dikenal sebagai bahan perawatan tubuh serbaguna.</p>
<p>Dalam beberapa tahun terakhir, tren gaya hidup sehat dan makanan bergizi mulai berkembang, sehingga kacang &ldquo;Hei Jin Gang&rdquo; pun berhasil melepaskan diri dari cap &ldquo;kurang menarik tampilannya&rdquo;, dan kini justru menjadi oleh-oleh serta produk khas unggulan dari daerah Yuanchang, Yunlin yang sangat direkomendasikan.</p>
<p></p>
<p>Asal dan Musim Panen Kacang &ldquo;Hei Jin Gang&rdquo;</p>
<p>Sekitar 40% kacang tanah di Taiwan ditanam di daerah Yuanchang, Yunlin&mdash;tentu saja termasuk kacang &ldquo;Hei Jin Gang&rdquo; yang masih berkulit. Wilayah Yuanchang terletak di dataran aluvial Sungai Beigang dan Huwei, yang tanahnya terbentuk dari endapan sungai dan memiliki struktur berpasir yang lembut serta kaya mineral. Ditambah dengan sinar matahari yang cukup dan curah hujan yang sesuai, lingkungan ini menjadi rumah kaca alami yang sempurna bagi kacang tanah, yang menyukai tanah bertekstur setengah pasir setengah lempung.</p>
<p>Musim panen kacang hitam &ldquo;Hei Jin Gang&rdquo; dibagi menjadi dua: kacang musim semi (disebut chun dou) yang dipanen antara Mei&ndash;Juli, dan kacang musim dingin (dong dou) yang dipanen antara Oktober&ndash;Desember. Masa tumbuh kedua musim ini sekitar 120 hari, 20 hari lebih lama dari kacang tanah biasa&mdash;memberinya waktu lebih lama untuk menyerap nutrisi dari dalam tanah. Namun, karena musim semi bertepatan dengan hujan muson (meiyu), risiko kelembaban tinggi membuat biaya tanam lebih mahal. Maka dari itu, kebanyakan petani memilih masa tanam di musim dingin.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p>Wawancara</p>
<p>Hananta Suryajaya saat ini menjabat sebagai Presiden Solar Chapter Asia Pacific, sebuah organisasi nirlaba internasional yang fokus pada pengadaan air bersih di desa-desa yang kekurangan air dan kekurangan akses ke listrik. Ia tengah menempuh pendidikan di Universitas Tamkang dengan jurusan Bisnis Internasional. Dengan semangat kepemimpinan dan jiwa petualang dalam dunia akademik, Hananta tidak hanya aktif dalam kegiatan organisasi, tetapi juga membagikan wawasan dan pengalamannya sebagai mahasiswa Indonesia di Taiwan. Dalam wawancara kali ini, ia akan berbagi kisah perjalanan studinya dan tantangan yang dihadapi selama menempuh pendidikan tinggi di luar negeri.&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=77649</guid>
      <pubDate>Fri, 06 Jun 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/audio/program/20250606_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="72000960" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 060625: Hananta Bagikan Perbedaan Kuliah  di Taiwan VS Tiongkok</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 060625: Hananta Bagikan Perbedaan Kuliah  di Taiwan VS Tiongkok</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Naik 10 Kali Berturut-turut? Upah Minimum Tahun Depan Diperkirakan Naik 3%, Upah Per Jam Jadi NT$196, Gaji Bulanan Tembus 30 Ribu</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/6/original/b9372053-ec71-4e71-b2cf-1b607b1e9a44.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>23</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 300525: Bakcang Unik dari Berbagai Belahan Dunia]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76297</link>
      <description><![CDATA[<p>Daun pembungkus bacang termasuk sisa dapur atau sampah biasa?</p>
<p>Festival Duanwu (Festival Perahu Naga) adalah salah satu dari tiga festival besar di Taiwan. Setiap rumah dipenuhi aroma bacang (zongzi) dan orang-orang menikmati hidangan ini bersama keluarga. Dahulu, daun pembungkus bacang dibuang ke tong sisa dapur (limbah organik), namun seiring waktu, sebagian besar kabupaten dan kota sudah tidak lagi menerima daun bacang sebagai limbah dapur. Biro Lingkungan Hidup Kota New Taipei menjelaskan bahwa daun bacang dan tali pengikat bacang termasuk sampah biasa, dan jika salah buang, bisa dikenakan denda maksimal NT$6000.</p>
<p>Festival Perahu Naga jatuh pada 31 Mei. Karena festival tahun ini bertepatan dengan hari libur, maka tanggal 30 Mei (Jumat) menjadi hari libur pengganti, sehingga masyarakat menikmati liburan panjang 3 hari. Banyak orang merencanakan untuk bepergian, sementara sebagian besar lainnya menikmati bacang di rumah sebagai bagian dari tradisi. Namun setelah menikmati lezatnya bacang, muncul pertanyaan besar: bagaimana cara membuang daun bacang, tali pengikat, atau isian sisa bacang?</p>
<p>Menanggapi hal ini, Biro Lingkungan Hidup Kota New Taipei menyebutkan, karena daun bacang memiliki serat panjang yang sulit terurai, bersama dengan tali bacang, keduanya digolongkan sebagai sampah biasa. Sementara sisa isian bacang (makanan) boleh dibuang sebagai limbah dapur (untuk didaur ulang).</p>
<p>Menurut informasi dari &ldquo;recycle.rethink&rdquo;, meskipun daun bacang terlihat alami, serat panjang di dalamnya jika salah masuk ke tempat kompos limbah dapur dapat merusak peralatan mesin dan memerlukan tenaga tambahan dari petugas kebersihan untuk memilah kembali, yang memakan waktu dan tenaga. Oleh karena itu, kecuali di Kota Taipei yang masih memperbolehkan membuangnya ke limbah dapur, kabupaten/kota lain di Taiwan mengharuskan untuk membuangnya sebagai sampah biasa. Jenis sampah lain yang juga termasuk kategori serat panjang adalah kulit bambu muda, kulit tebu, ampas tebu, batang tanaman moroheiya, dan serai. Berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Pengelolaan Limbah, pengangkutan, pemilahan, penyimpanan, pembuangan, metode, peralatan, dan pemanfaatan kembali limbah rumah tangga harus sesuai dengan ketentuan otoritas pusat. Jika masyarakat tidak memilah atau membuang sampah sesuai ketentuan, maka berdasarkan Pasal 12 dan Pasal 50 Undang-Undang tersebut, dapat dikenakan denda mulai dari NT$1200 hingga NT$6000.<br>&nbsp;<br></p>
<p>(foto: Canva)<br>&nbsp;</p>
<p>Bakcang Unik dari Berbagai Belahan Dunia<br>Tahun ini, dalam rangka Festival Duanwu (Peh Cun), kami akan membahas aneka bakcang dari seluruh dunia, mulai dari Asia, Afrika, dan Amerika. Ternyata, bakcang bisa tak hanya bisa dibuat dari ketan, tetapi ada juga yang memakai bahan dasar kentang, pisang raja, hingga kacang hitam.</p>
<p>1. Malaysia &ndash; Bakcang Nyonya Chang</p>
<p style="text-align: center;">Menggabungkan budaya Tionghoa dan Asia Tenggara, bakcang ala Nyonya ini berisi tangkwee serta bubuk ketumbar. Perpaduan rasa asin dan manis yang pas, dengan warna biru alami dari bunga telang&nbsp; menjadi ciri khasnya.<br></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;https://themeatmen.sg/)</p>
<p>2. India Selatan &ndash; Bakcang Patoleo Goa (Vegetarian, dengan telur &amp; susu)</p>
<p>Bakcang manis berbentuk pipih ini terbuat dari adonan tepung ketan, berisi kelapa parut segar, gula aren, serta rempah khas India seperti kapulaga kecil dan bubuk pala. Uniknya, bakcang ini dibungkus&nbsp; menggunakan daun kunyit.</p>
<p>Konon, ini adalah makanan manis favorit dewi Parvati dalam mitologi Hindu.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;Get Cooking Now, YouTube)</p>
<p>3. Nigeria &ndash; Bakcang Moin-moin🐟</p>
<p>Moin-Moin, Moi-Moi, atau Olele (dalam bahasa Yoruba: Mọ́y&iacute;n-Mọy&iacute;n, Ọ̀lẹ̀lẹ̀) adalah puding kacang yang dimasak dengan cara dikukus atau direbus. Hidangan ini dibuat dari campuran kacang black eyed peas yang telah dicuci dan dikupas, bawang, cabai merah segar, rempah-rempah, serta sering ditambahkan ikan, telur, ayam, dan/atau udang kering.</p>
<p>Ini adalah makanan khas suku Yoruba yang kaya protein dan umum dikonsumsi di wilayah Yoruba serta daerah sekitarnya di Afrika Barat.</p>
<p>Moin-moin biasanya berbentuk piramida miring, silinder, kerucut, atau bentuk lain tergantung pada cetakan tempat adonan dituangkan sebelum dimasak. Bentuk piramida berasal dari penggunaan daun lebar tradisional seperti daun Ewe Eran (Thaumatococcus daniellii) atau daun pisang yang dibentuk menjadi kerucut di atas telapak tangan. Setelah itu, adonan yang sudah dibumbui dan diberi isian dituangkan ke dalam daun tersebut, lalu dilipat rapat.</p>
<p>Bentuk silinder biasanya dihasilkan ketika adonan dituangkan ke dalam kaleng bekas atau alumunium foil.</p>
<p>Moin-moin bisa dimakan langsung sebagai camilan, atau disajikan bersama nasi sebagai hidangan utama. Selain itu, makanan ini juga sering disantap bersama ogi (pap/ bubur fermentasi), oatmeal, salad, koko (bubur millet), atau garri (makanan asas yang diperbuat daripada akar ubi kayu yang dikeringkan dan digiling menjadi tepung).</p>
<p style="text-align: center;"><br>(foto:Serious Eats / Maureen Celestine)</p>
<p>4. Guatemala: Paches</p>
<p>Dalam hal tamale tradisional Guatemala, Paches adalah salah satu tamale yang paling populer di negara tersebut. Paches berbentuk persegi panjang pipih. Bakcang khas Guatemala ini menggunakan kentang tumbuk sebagai kulit, dengan isian tomat, bawang bombai, dan cabai hijau Jalape&ntilde;o khas Amerika Latin, lalu diberi saus recado gurih berbahan dasar tomat dan dibungkus dengan daun pisang. Rasanya seperti mashed potato pedas.<br></p>
<p style="text-align: center;">(foto: EatingWell)</p>
<p>5.Dominika : Pasteles en Hoja<br>Pasteles en Hoja merupakan hidangan khas Natal di Dominika. Bakcang ini berbahan dasar pisang raja, ubi, dan labu kuning. Rasa manis alami dari pisang dan labu memberi sensasi segar ala Karibia.<br></p>
<p>(foto:https://www.recetasnestle.com.do/)</p>
<p>6. Brazi: Abara com Vatapa</p>
<p>Ini merupakan makanan khas Brasil yang berasal dari Afrika. Bakcang ini dibuat dari bubur black eyed peas dan udang, dan disajikan dengan saus Vatap&aacute;&mdash;dibuat dari roti Prancis, kacang mete, udang, dan minyak sawit&mdash;yang lembut, gurih, dan menggugah selera.</p>
<p>Ini merupakan makanan khas dari Salvador, negara bagian Bahia, dan juga umum ditemukan di wilayah utara dan timur laut Brasil.</p>
<p>Di negara bagian timur laut Bahia, vatap&aacute; juga digunakan sebagai persembahan dalam ritual Candombl&eacute; (kepercayaan lokal Afrika) Di wilayah Brasil lainnya, vatap&aacute; sering disantap bersama nasi putih. Udang dalam resep ini juga bisa diganti dengan bahan lain sesuai selera.</p>
<p><br>(foto:&nbsp;brasilagosto.org)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wawancara bersama Hasan Basri M.F.</p>
<p>Hasan Basri M.F. saat ini menempuh studi S3 di Fakultas Teknik Mesin, National Kaohsiung University of Science and Technology (NKUST), Taiwan. Di sela kesibukannya sebagai mahasiswa doktoral, Mas Hasan aktif mengikuti berbagai seminar akademik, menulis jurnal ilmiah, serta terlibat dalam kegiatan organisasi dan komunitas.</p>
<p>Ia pernah dipercaya sebagai penanggung jawab pelaksanaan Salat Idulfitri di Kaohsiung, menjabat sebagai pimpinan produksi dalam konser band Seringai di Taiwan pada akhir April lalu, dan saat ini juga berperan sebagai manajer band heavy metal PMI, Dream of Death.</p>
<p>Setelah pekan lalu berbagi tentang pengalaman belajarnya di Taiwan, Mas Hasan akan menceritakan hobinya di dunia musik dan bagaimana ia bisa jadi manajer band Dream of Death!</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76297</guid>
      <pubDate>Fri, 30 May 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/05/30/20250530_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 300525: Bakcang Unik dari Berbagai Belahan Dunia</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 300525: Bakcang Unik dari Berbagai Belahan Dunia</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Daun pembungkus bacang termasuk sisa dapur atau sampah biasa?</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://d1qd3zoyy91a2c.cloudfront.net/image/idrti/images/listimg/2025/6/original/66aedc49-44a0-4cf2-b096-38f1e398753a.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>22</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 230525: Di Balik Mesin dan Musik: Kisah Hasan Basri di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76343</link>
      <description><![CDATA[<p>Bukannya Ketakutan, 9 PMI Kaburan Malah Berteriak Kegirangan saat Tertangkap!</p>
<p>Suasana penangkapan yang menegangkan, tak disangka berubah menjadi "pesta perpisahan"! Polisi Kota Taichung baru-baru ini mencurigai sebuah mobil van saat berpatroli. Setelah menghentikannya, mereka terkejut karena menemukan 9 PMI kaburan berjejalan di dalamnya. Ketika polisi membuka pintu mobil dan bersiap menyergap, para pekerja migran malah serempak berteriak kegirangan: "Pulang, pulang!" (回家啦!) Pemandangan ini sungguh menggelikan.</p>
<p>Kepolisian Distrik Keenam Kota Taichung pada 20 Mei menjelaskan bahwa kronologi dimulai saat polisi berpatroli di dekat perempatan Jalan Wuquan dan Jalan Zhongyong, kemudian melihat van putih berkapasitas 5 orang yang mencurigakan. Polisi lalu mengepung depan dan belakang mobil dan bersiap menyergap. Siapa sangka, saat pintu dibuka, PMI tersebut justru berteriak "Pulang, pulang!" dengan gembira.</p>
<p>Ternyata, para pekerja migran ini sehari-harinya bekerja di proyek konstruksi. Usai jam kerja, mereka biasa pulang bersama-sama dengan satu mobil menuju tempat persembunyian mereka. Karena semuanya berasal dari Indonesia, suasana dalam mobil pun penuh canda tawa dan keakraban. Tak disangka, saat sedang dalam perjalanan, mereka terkena razia polisi. Namun alih-alih panik saat diperiksa, mereka justru tersenyum lebar, bahkan ada yang berseru dengan semangat, &ldquo;Aku mau pulang naik pesawat! Aku kasih tahu suamiku dulu ya!&rdquo; Suasana di tempat kejadian pun menjadi mengharukan karena kesembilan orang tersebut akan berpisah setelah pulang ke Indonesia.</p>
<p>Namun, polisi tidak lengah begitu saja. Dua petugas berjaga di kedua pintu mobil, khawatir ada yang mencoba melarikan diri. Setelah petugas bantuan tiba di lokasi, mereka meminta 9 orang tersebut turun satu per satu untuk diperiksa identitasnya. Karena jumlah borgol di lokasi tidak cukup, polisi dengan sigap segera membeli pengikat kabel dari toko terdekat untuk dijadikan alat pengikat sementara untuk mencegah mereka melarikan diri atau melawan petugas.</p>
<p>Kepolisian Distrik Keenam menyatakan bahwa 9 orang yang terdiri dari 8 laki-laki dan 1 perempuan tersebut semuanya adalah PMI kaburan. Polisi akan menyerahkan mereka kepada pihak terkait untuk diproses sesuai hukum, dan akan terus meningkatkan patroli dan penindakan terhadap pekerja migran ilegal, perdagangan manusia, dan buronan yang bersembunyi di perkotaan. Polisi juga mengingatkan masyarakat, jika menemukan kendaraan atau aktivitas mencurigakan, harap segera menghubungi 110 untuk melapor, dan polisi akan segera menindaklanjutinya.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Kepolisian Taichung via LTN)<br>&nbsp;</p>
<p>Festival Kuliner Asia Tenggara Digelar di Taoyuan pada 25 Mei &mdash; 10 Jenis Ketupat ASEAN Jadi Sorotan Acara</p>
<p>Pemerintah Kota Taoyuan bekerja sama dengan Asosiasi Distrik Bisnis Stasiun Taoyuan akan menggelar &ldquo;Festival Kuliner Asia Tenggara&rdquo; pada 25 Mei di Jalan Fuji 2 (belakang Stasiun Kereta Taoyuan), yang akan ditutup khusus untuk menyambut acara ini secara meriah. Untuk menarik partisipasi masyarakat, Biro Pengembangan Ekonomi mengadakan konferensi pers pada 19 Mei dan mengundang Penduduk Imigran Baru dari Asia Tenggara untuk menyajikan bakcang khas dari kampung halaman mereka.</p>
<p>Dalam konferensi pers tersebut hadir ketupat-ketupat khas dari Thailand, Vietnam, Indonesia, Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Myanmar, serta ketupat lokal Taiwan seperti cinavu (ketupat khas suku asli), kue ketan khas Hakka, dan ketupat gaya Taiwan utara, menjadikan totalnya ada 10 varian rasa ketupat. Para warga baru tampil dengan busana tradisional dan memperkenalkan hidangan mereka. Masyarakat bisa mencicipi kreasi seperti &ldquo;Bakcang Vietnam dengan saus asam manis&rdquo; atau &ldquo;Nyonya Chang Malaysia dengan saus sate&rdquo;, serta mengikuti lokakarya membuat kantong aromaterapi ketupat segi empat ala Indonesia menggunakan rempah-rempah &mdash; menambahkan nuansa eksotik dalam perayaan Festival Perahu Naga tahun ini.</p>
<p>Kepala Biro Pengembangan Ekonomi Zhang Cheng (張誠) menyampaikan bahwa area belakang Stasiun Taoyuan merupakan salah satu tempat pertama tempat budaya Asia Tenggara berakar dan berkembang, serta memiliki nuansa multikultural yang kuat. Pada hari acara (25 Mei), akan hadir 30 stan kuliner Asia Tenggara dan bazar kerajinan tangan, menyajikan hidangan autentik seperti Phat Kaphrao dari Thailand, aneka kue manis khas Indonesia, serta pengalaman budaya seperti busana tradisional Asia Tenggara.<br><br>Acara juga akan menampilkan kompetisi piknik kreatif, mendorong peserta membentuk tim berisi 4 orang untuk menghias area piknik mereka dengan gaya Asia Tenggara yang penuh warna. Tim yang lebih dahulu mendaftar bisa memilih lokasi terlebih dahulu untuk pengalaman terbaik. Selain itu, juga ada kompetisi video pendek berdurasi 90 detik, di mana peserta yang videonya paling banyak ditonton (3 teratas) akan mendapatkan hadiah dan piagam penghargaan.</p>
<p>Untuk daftar lengkap toko mitra dan detail acara, silakan kunjungi halaman resmi Facebook &ldquo;桃園車站商圈 (Kawasan Bisnis Stasiun Taoyuan)&rdquo;.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: hellotaoyuan.com)</p>
<p>Fakta Unik di Grand Hotel Yuanshan</p>
<p>Grand Hotel Yuanshan merupakan hotel bintang 5 pertama di Taiwan yang dibangun pada 1952.</p>
<p>Hotel mewah dengan arsitektur bergaya klasik Tionghoa ini memperlihatkan aneka kolom berwarna merah dan kekhasan aneka ornamen. Menariknya, ada beberapa fakta unik terkait dengan hotel ini:</p>

Pintu kaca utama pada lobby hotel

<p>Pintu kaca besar yang sangat panjang di bagian utama hotel yang merupakan pintu masuk utama ke lobi Grand Hotel Yuanshan memperlihatkan desain klasik dengan ukiran stiker berwarna keemasan. Namun, jika diperhatikan secara lebih mendalam, garis-garis yang digambarkan di panel-panel pintu kaca ini menyembunyikan 6 karakter Mandarin tradisional yang berbunyi &ldquo;Republik Tiongkok panjang umur&rdquo; (中華民國萬歲).</p>

Langit-langit atau Plafon pada Aula &ndash; Lobby Utama Berbentuk Bunga Plum

<p>Plafon atau langit-langit berbentuk bunga plum berada di tengah lobby utama Grand Hotel. Di bagian tengah dari bunga plum ini terdapat 5 ekor naga emas yang mengelilingi mutiara naga, memiliki arti &ldquo;kehadiran 5 kesejahteraan.&rdquo; Selain itu, terdapat 23 naga emas dan 16 burung phoenix yang mengitari bagian dari langit-langit ini. Tiga memberikan kemiripan fonetik dengan arti kenaikan atau kenaikan karir yang berkelanjutan, kemudian 16 dan bunga plum besar yang sedang mekar berarti tren kekayaan yang terus berkelanjutan. Sementara plafon berbentuk bunga plum bersama naga dan burung phoenix melambangkan binatang-binatang yang penuh berkah tersebut memberikan berkatnya di sekitar lobi terkait.</p>

Lobi utama berhiaskan panggung bunga anggrek

<p>Jika Anda memasuki lobi utama Grand Hotel, di saat tidak ada perayaan khusus maka Anda akan melihat dekorasi sebuah pot bunga anggrek dengan jumlah lebih dari 300 buah bunga. Bunga-bunga tersebut disatukan dalam sebuah pot dan hal ini merupakan pengenalan, bahwa Taiwan merupakan kerajaan bunga anggrek Phalaenopsis atau anggrek epifitik yang bentuknya menyerupai kupu-kupu. Anggrek yang berada di Grand Hotel memperlihatkan keindahannya dengan kemekaran sempurna di hotel yang kaya akan dekorasi ala Tionghoa tersebut dan menariknya tetap cocok ketika dipadukan satu dengan yang lainnya. Bunga-bunga ini tidak hanya membuat orang-orang terkagum-kagum dengan keindahannya, tapi juga sebagai bagian dari kebanggaan Taiwan.</p>

Naga Emas Usia Ratusan Tahun

<p>Sejatinya naga emas di dalam salah satu ruangan di Grand Hotel terbuat dari perunggu dan awalnya ditempatnya di Shrine Taiwan (Kuil Taiwan) yang merupakan awal tempat berdirinya hotel ini. Mulut naga tersebut juga sejak awal dibuat telah dibentuk sedemikian rupa agar dapat mengeluarkan air.</p>
<p>Ketika Grand Hotel berdiri, patung tersebut tetap dilestarikan dan dipajang di restoran hotel yang bernama Golden Hotel restaurant. Saat diadakan renovasi pada 1987, naga ini kemudian dilapisi dengan emas 24 karat. Hal yang paling menarik, naga ini hanya memiliki 3 cakar, yang berakar pada budaya Jepang, menjadi perbedaan utama dari naga tradisional Tionghoa yang umumnya memiliki 4 atau 5 cakar.</p>

Terowongan bawah tanah

<p>Untuk waktu yang lama, terowongan bawah tanah yang digunakan sebagai jalur untuk melarikan diri ini diliputi oleh ragam misteri. Beberapa menerka bahwa terowongan ini merupakan jalur rahasia yang akan membawamu ke Kantor Kepresidenan Taiwan, sementara beberapa orang lainnya menyampaikan bahwa jalur ini akan membawamu ke tempat tinggal presiden yang berada di Shilin. Faktanya, rute terowongan darurat dari Grand Hotel dibuat pada saat rekonstruksi hotel dan hotel ini merupakan satu-satunya hotel ternama dunia yang memiliki desain tersebut.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Wawancara</p>
<p>Hasan Basri M.F. saat ini menempuh studi S3 di Fakultas Teknik Mesin, National Kaohsiung University of Science and Technology (NKUST), Taiwan. Di sela kesibukannya sebagai mahasiswa doktoral, Mas Hasan aktif mengikuti berbagai seminar akademik, menulis jurnal ilmiah, serta terlibat dalam kegiatan organisasi dan komunitas.</p>
<p>Ia pernah dipercaya sebagai penanggung jawab pelaksanaan Salat Idulfitri di Kaohsiung, menjabat sebagai pimpinan produksi dalam konser band Seringai di Taiwan pada akhir April lalu, dan saat ini juga berperan sebagai manajer band heavy metal PMI, Dream of Death.</p>
<p>Dalam sesi kali ini, Mas Hasan akan berbagi beragam pengalaman menariknya selama menempuh studi dan beraktivitas di Taiwan&mdash;mulai dari dunia akademik hingga dinamika komunitas dan musik Indonesia di sini!</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Hasan Basri M.F)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76343</guid>
      <pubDate>Fri, 23 May 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/05/23/20250523_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 230525: Di Balik Mesin dan Musik: Kisah Hasan Basri di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 230525: Di Balik Mesin dan Musik: Kisah Hasan Basri di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Bukannya Ketakutan, 9 PMI Kaburan Malah Berteriak Kegirangan saat Tertangkap!</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/05/23/a7c935f719058d8fec45814fe29b08f3.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>21</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 160525: Ikatan Tersembunyi Teresa Teng dengan Indonesia]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76387</link>
      <description><![CDATA[<p>Polisi Antar PMI yang Tersesat saat Beli Nasi untuk Nenek<br><br>Dua minggu lalu, seorang PMI bernama Aman, yang bekerja menjaga nenek di Taiwan, pergi ke pasar naik sepeda untuk membelikan neneknya makan. Namun tak disangka, ia tersesat hingga akhirnya ia panik dan masuk ke kantor polisi untuk meminta bantuan karena khawatir neneknya sendirian di rumah. Setelah mendengar ceritanya, petugas polisi menenangkan Aman dan mengantarnya pulang dengan mobil patroli, menjadikan insiden tersesat ini sebagai kisah hangat di negeri rantau.<br><br>Sekitar pukul 1 siang hari itu, Aman, seorang PMI berusia sekitar 30 tahun, masuk ke Kantor Polisi Shuinan, dengan mata berkaca-kaca dan penuh emosi. Ia berbicara dengan terbata-bata kepada petugas piket dalam bahasa Mandarin, bahwa siang itu ia keluar dari rumah majikan dengan naik sepeda untuk membeli bekal makan siang, namun tersesat saat pulang. Ia tidak membawa identitas diri atau kontak majikan, dan yang paling membuatnya gelisah adalah sang nenek masih menunggunya pulang di rumah.<br><br>Aman menceritakan bahwa ini adalah kali pertamanya bekerja di Distrik Beitun, Taichung. Ia mendengar dari teman senegara bahwa bento dari Pasar Shuinan enak, sehingga ia sengaja ingin membelinya untuk dibagikan bersama nenek. Namun karena tidak mengenal daerah itu, ia tidak bisa menemukan jalan pulang, hingga akhirnya ia menangis sambil minta bantuan polisi.<br><br>Kedua petugas polisi lebih dulu menenangkan emosinya, lalu dengan sabar menanyakan rute perjalanan dan landmark (tanda tempat) di sekitar. Petugas juga membuka peta dan tampilan jalanan di ponselnya untuk membantunya mengenali tempat-tempat yang ia lalui. Saat peta menunjukkan "Taman Dunhua", mata Aman langsung berbinar dan dengan antusias berkata, &ldquo;Saya tahu tempat ini! Rumah nenek ada di dekat sini!&rdquo;<br><br>Meski Aman bersikeras ingin pulang sendiri dengan sepeda, polisi tetap mengantar Aman dan sepedanya dengan mobil patroli hingga sampai di rumah majikannya dengan selamat. Majikan yang melihatnya pulang dengan selamat merasa sangat terharu dan berulang kali mengucapkan terima kasih kepada polisi.<br>Kepala Kantor Polisi Cabang Kelima, Liu Chi-hsien, menyampaikan bahwa dalam menangani kasus yang melibatkan pekerja migran, seringkali muncul kesulitan dalam identifikasi karena masalah komunikasi bahasa, bahkan bisa terjadi kesalahpahaman. Ia mengimbau agar para majikan memastikan pekerjanya membawa identitas atau informasi kontak yang dapat dikenali, agar polisi dapat segera memberikan bantuan saat diperlukan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Kepolisian Taichung)</p>
<p>FAKTA UNIK&nbsp;</p>
<p>Ikatan Tersembunyi Teresa Teng dengan Indonesia: dari Identitas hingga Inspirasi Lagu</p>
<p>Hari ini kita akan berbicara tentang Teresa Teng, seorang superstar internasional yang populer di tahun 70-an dan 80-an. Dia selalu dikenang sebagai penyanyi dengan senyuman manis dan suara indah. Selain itu, dia juga dikenal sebagai "kekasih abadi tentara" karena sering mengunjungi Kinmen untuk memberi semangat kepada tentara.</p>
<p>Baru-baru ini, sebuah video yang beredar di internet menunjukkan Teresa Teng sedang menyanyi di depan tentara, mencoba menggoda seorang letnan muda yang tampan. Teresa bertanya apakah tentara tersebut sudah menikah. Tak disangka, letnan tersebut menjawab "sudah menikah," yang membuat sang diva pun kesal dan berbalik sambil menyanyikan "Di hatimu tidak ada aku," begitu kira-kira.</p>
<p>Namun, tahukah Anda? Image patriotik Teresa Teng ini sebenarnya tidak ada pada awalnya. Bahkan di tahun 1970-an ketika dia mulai terkenal, dia tidak dianggap nasionalis. Pada 1979, terjadi masalah paspor di mana Teresa Teng menggunakan paspor Indonesia untuk memasuki Jepang, dan itu membuatnya dicekal pihak bea cukai. Kejadian ini mengejutkan banyak orang, dengan media memberitakan bahwa dia ditangkap di Tokyo karena diduga menggunakan paspor palsu. Judul-judul yang beredar menyebutkan "Teresa Teng ditangkap di Tokyo karena paspor Indonesia palsu."</p>
<p>Sebenarnya, paspor yang dia gunakan adalah Paspor Orang Asing yang dikeluarkan oleh pemerintah Indonesia, bukan palsu. Paspor tersebut ditebusnya dengan harga 20 ribu dolar Amerika Serikat.</p>
<p>&nbsp;Lalu, mengapa dia menggunakan paspor Indonesia? Jawabannya sederhana, yaitu karena pada tahun 1972, Jepang memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Sebagai akibatnya, Teresa Teng yang sudah sangat terkenal, harus menggunakan paspor Indonesia untuk memasuki Jepang, karena proses untuk mendapatkan visa menggunakan paspor Taiwan membutuhkan waktu yang cukup lama, dan dia tidak bisa menunggu terlalu lama. Namun, saat dia menggunakan paspor Indonesia, pihak bea cukai Jepang tidak menerima paspor tersebut karena Teresa Teng sangat terkenal di Jepang. Isu ini cepat menyebar ke Taiwan dan berkembang menjadi sebuah kontroversi besar, yang menyebabkan Teresa Teng harus bersembunyi sementara di Amerika Serikat karena dianggap menghianati Taiwan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;nayamagazine.org)</p>
<p>Tentu saja, Jepang bukan satu-satunya negara yang memutuskan hubungan diplomatik dengan Taiwan. Pada tahun 1971, setelah Republik Rakyat Tiongkok (RRT) secara resmi bergabung dengan PBB, Taiwan dikeluarkan dari PBB. Negara yang tidak diakui oleh PBB tersebut perlahan-lahan kehilangan negara-negara yang sebelumnya menjalin hubungan diplomatik. Oleh karena itu, seluruh dekade 70-an menjadi masa yang menyedihkan dengan pemutusan hubungan diplomatik secara beruntun. Belum lagi pada tahun 1979, yang dikenal sebagai tahun "peristiwa paspor," bahkan Amerika Serikat juga memutuskan hubungan dengan Taiwan.</p>
<p>Setelah insiden paspor tersebut, Teresa Teng tidak berani kembali ke Taiwan dan memutuskan untuk tinggal sementara di Amerika Serikat untuk melanjutkan studi dan karier musiknya. Di sana, dia merekam lagu-lagu seperti "Tian Mi Mi" dan "Xiao Cheng Gu Shi," yang kelak menjadi lagu-lagu legendaris. Teresa Teng juga mengadakan konser di berbagai kota di Amerika Serikat, dan konser-konser ini membuatnya semakin terkenal di kalangan diaspora Tionghoa di sana. Bahkan, ia tampil di Lincoln Center for the Performing Arts dan The Music Center LA yang sangat bergengsi. Meskipun dia sempat mengalami masalah paspor, ini membuka jalan bagi puncak karier Teresa Teng di Amerika.</p>
<p>Tampaknya, insiden paspor ini tidak membatasi kebebasan Teresa Teng, justru malah membuka babak baru yang gemilang dalam kariernya. Ngomong-ngomong soal ini, di tengah Perang Dingin, ketegangan lintas Selat, dan kesulitan diplomatik, sebenarnya pergi ke luar negeri bukanlah hal yang mudah. Tapi suara Teresa Teng justru bisa melenggang bebas di Asia dan Amerika Serikat. Bagaimana itu bisa terjadi?</p>
<p>Di sini, mari kita bahas secara singkat bagaimana Teresa Teng memulai kariernya. Pada tahun 1960-an, saat Teresa Teng masih duduk di bangku SMP, dia pernah mengikuti lomba menyanyi dan membawakan lagu bergaya opera Huangmei, yang kebetulan menarik perhatian pemilik sebuah tempat hiburan malam. Pemilik itu pun mengundangnya untuk menjadi penyanyi tetap di restoran. Dari situ, namanya mulai dikenal. Kemudian ia merilis album dan secara resmi memulai debutnya, tampil di acara musik radio dan televisi, bahkan menyanyikan lagu tema untuk drama seri pertama Taiwan, Jin Jin. Penampilan itu membuat nama Teresa Teng menjadi terkenal di seluruh Taiwan.</p>
<p>Memasuki tahun 1970-an, Teresa Teng mulai merambah ke Hong Kong. Di sana ia belajar bahasa Kanton, tampil dalam konser amal, merilis album, bahkan membintangi film semi-otobiografi I Want to Sing. Setelah itu, ia melanjutkan ekspansinya ke Asia Tenggara. Pada tahun 1971, ia menandatangani kontrak dengan perusahaan rekaman internasional Life Records yang berbasis di Malaysia, yang membuat lagunya tersebar ke komunitas Tionghoa di berbagai negara Asia Tenggara. Kemudian, pada tahun 1977, ia merekam album dalam bahasa Indonesia dan Melayu bersama perusahaan rekaman di Indonesia. Saat itu, Teresa Teng sudah pernah menyanyikan lagu asli Tian Mi Mi, yang sebenarnya adalah lagu rakyat Indonesia Dayung Sampan. Lagu itu kemudian diadaptasi menjadi versi Mandarin yang kita kenal sekarang setelah ia menandatangani kontrak dengan Polygram Records Jepang.</p>
<p>Kesuksesan Teresa Teng di seluruh Asia terutama disebabkan karena ia berhasil mewarisi dan melanjutkan warisan musik Haipai (gaya pelabuhan)&mdash;tradisi musik pop yang dikembangkan oleh para seniman di Shanghai dan Hong Kong dari era sebelum hingga sesudah perang. Misalnya, lagu seperti When Will You Return? pertama kali direkam oleh Zhou Xuan, salah satu dari tujuh diva besar Shanghai tahun 1940-an. Oleh karena itu, lagu-lagu Teresa Teng terasa akrab di telinga para pendengar Tionghoa. Ditambah lagi, Teresa Teng memiliki kemampuan luar biasa dalam mempelajari bahasa. Ia bisa menyanyikan lagu dalam berbagai bahasa dan bahkan menggabungkan elemen lagu rakyat lokal, yang membuat karyanya mudah diterima oleh komunitas Tionghoa di seluruh dunia dan cepat menjadi populer.</p>
<p>Setelah membahas semua ini, bagaimana Teresa Teng bisa berubah dari penyanyi lintas negara menjadi ikon patriotik seperti yang kita kenal sekarang? Meskipun insiden paspor telah mereda, setelah mengalami tuduhan tidak setia, tentu saja jika ingin kembali ke Taiwan, ia harus menunjukkan sikapnya. Pada tahun 1980, Chiang Ching-kuo mengirim utusan untuk meminta Teresa Teng kembali dari Amerika Serikat ke Taiwan untuk menghibur tentara. Teresa Teng langsung setuju. Saat tiba di Bandara Chiang Kai-shek (sekarang Bandara Taoyuan), ia menyatakan kepada publik bahwa ia adalah &ldquo;anak yang telah lama merantau dari kampung halaman.&rdquo; Saat itu, Direktur Utama TTV, Liu Kan-ru, memimpin lebih dari 30 artis&mdash;termasuk Teresa Teng&mdash;membentuk rombongan hiburan militer ke garis depan di Kinmen untuk memberikan pertunjukan dan menyemangati para tentara.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: screenshot&nbsp;薛進友臉書)</p>
<p>Konon, saat Teresa Teng menyanyikan lagu penutup Meihua (Bunga Plum), suasana di tempat itu begitu menggugah hingga membuat para tentara terharu. Tapi itu belum semuanya. Setelah kembali dari Kinmen, Teresa Teng langsung menggelar konser di Gedung Peringatan Sun Yat-sen. Saat pembawa acara Tian Wenzhong menanyakan perasaannya kembali ke Taiwan setelah lama tidak pulang, Teresa Teng menjawab: &ldquo;Saya sangat senang. Walaupun selama satu tahun lebih saya berada di luar negeri, hati saya tetap berada di dalam negeri.&rdquo; Setelah konser, ia menyumbangkan seluruh pendapatan konser&mdash;sekitar 1,5 juta dolar Taiwan (jumlah yang besar pada masa itu)&mdash;untuk Dana Patriotik Penguatan Nasional.</p>
<p>Tahun berikutnya, TTV memproduksi program Jun Zai Qianshao (Engkau di Garis Depan), dan Teresa Teng menyanyikan lagu tema pembukanya. Dalam acara tersebut, ia mengenakan seragam militer dan menyanyi bersama para tentara. Dari sinilah citra &ldquo;kekasih hati para prajurit&rdquo; mulai terbentuk.</p>
<p>Kurang lebih pada waktu yang sama, lagu-lagu Teresa Teng mulai diam-diam populer di Tiongkok melalui pasar kaset bajakan. Bahkan saat itu beredar sebuah ungkapan: &ldquo;Siang hari dengar Lao Deng, malam hari dengar Xiao Deng.&rdquo; Lao Deng mengacu pada Deng Xiaoping, dan Xiao Deng adalah Teresa Teng. Kabar pun menyebar bahwa pemerintah Tiongkok ingin merekrut Teresa Teng. Orang-orang Taiwan pun mulai panik&mdash;apa Teresa Teng akan berpihak ke sana? Kepala Dewan Informasi saat itu, James Soong (Song Chuyu), bahkan buru-buru menemui Teresa Teng untuk memohon agar ia jangan sampai &ldquo;dibajak&rdquo; oleh Tiongkok.</p>
<p>Sampai di sini, kita bisa menyimpulkan bahwa citra patriotik Teresa Teng sebenarnya baru dibentuk setelah insiden paspor tersebut. Tindakan pemerintah saat itu bisa dibilang mirip seperti &ldquo;pacar posesif&rdquo;: takut artis besar ini berpaling hati, mereka lebih dulu menuduhnya tidak patriotik. Tapi begitu dia kembali, mereka buru-buru memujanya dengan gelar &ldquo;artis patriotik&rdquo;.</p>
<p>Jadi, apakah Teresa Teng benar-benar patriotik? Tentu kita tidak bisa menyimpulkan secara pasti. Secara objektif, sebelum era reformasi politik (sebelum darurat militer dicabut), Teresa Teng berkali-kali menyatakan ke luar negeri bahwa dirinya adalah orang Tiongkok. Namun setelah era tersebut, ia semakin berani menyatakan sikapnya. Ia bahkan ikut turun ke jalan dalam aksi protes di Hong Kong untuk memperingati peristiwa Tiananmen, tampil tanpa riasan, dengan ikat kepala 民族萬歲 (Hidup Demokrasi) dan ikut bersama masyarakat&hellip; menunjukkan dengan jelas bahwa yang ia impikan adalah Tiongkok yang bebas.</p>
<p>Jika kita lihat lagu-lagunya di berbagai masa, terlihat bahwa Teresa membawakan banyak jenis musik&mdash;dari huangmei diao, lagu rakyat Indonesia, enka Jepang, jazz Barat&mdash;semuanya sangat internasional. Tapi juga termasuk lagu-lagu patriotik dari era darurat militer. Ini mencerminkan posisi Taiwan di era Perang Dingin&mdash;mengidamkan kebebasan tapi hidup dalam keterbatasan.</p>
<p>Pada 8 Mei 1995, Teresa Teng meninggal karena serangan asma, mengakhiri kehidupan legendarisnya. Saat karirnya berada dipuncak, ia meninggal di usia 42 tahun saat berlibur di Chiang Mai, Thailand. Pemakamannya dilakukan bak seorang pahlawan di Taiwan. Bendera Taiwan menutupi peti matinya dan presiden Taiwan yang menjabat saat itu, Lee Teng-hui, turut menghadiri pemakamannya. Jasadnya dikebumikan di Kompleks Makam Yun Garden yang berada di kaki gunung Chin Pao San, Jinshan, New Taipei City. Dahulu, Ketua Jinbaoshan, Cao Ri-zhang, menjual sebidang tanah seluas 50 ping (sekitar 165 meter persegi) kepada keluarga Teresa Teng dengan harga hanya satu dolar Taiwan.</p>
<p>Meski Teresa Teng sudah berpulang selama 30 tahun lamanya, kisah dan lagu-lagunya masih terus dikenang hingga kini. Misalnya dalam film &ldquo;Comrades: Almost a Love Story&rdquo; yang dibintangi Leon Lai dan Maggie Cheung, atau drama Jepang &ldquo;Teresa Ten monogatari: Watashi no ie wa yama no mukou&rdquo;, dan baru-baru ini serial buatan Tiongkok &ldquo;Fly Me to the Moon&rdquo; yang dibintangi Michelle Chen sebagai Teresa.</p>
<p style="text-align: center;"></p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76387</guid>
      <pubDate>Fri, 16 May 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/05/16/20250516_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 160525: Ikatan Tersembunyi Teresa Teng dengan Indonesia</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 160525: Ikatan Tersembunyi Teresa Teng dengan Indonesia</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Polisi Antar PMI yang Tersesat saat Beli Nasi untuk Nenek</strong><br><br>Dua minggu lalu, seorang PMI bernama Aman, yang bekerja menjaga nenek di Taiwan, pergi ke pasar naik sepeda untuk membelikan neneknya makan. Namun tak disangka, ia tersesat hingga akhirnya ia panik dan masuk ke kantor polisi untuk meminta bantuan karena khawatir neneknya sendirian di rumah. Setelah mendengar ceritanya, petugas polisi menenangkan Aman dan mengantarnya pulang dengan mobil patroli, menjadikan insiden tersesat ini sebagai kisah hangat di negeri rantau.<br><br>Sekitar pukul 1 siang hari itu, Aman, seorang PMI berusia sekitar 30 tahun, masuk ke Kantor Polisi Shuinan, dengan mata berkaca-kaca dan penuh emosi. Ia berbicara dengan terbata-bata kepada petugas piket dalam bahasa Mandarin, bahwa siang itu ia keluar dari rumah majikan dengan naik sepeda untuk membeli bekal makan siang, namun tersesat saat pulang. Ia tidak membawa identitas diri atau kontak majikan, dan yang paling membuatnya gelisah adalah sang nenek masih menunggunya pulang di rumah.<br><br>Aman menceritakan bahwa ini adalah kali pertamanya bekerja di Distrik Beitun, Taichung. Ia mendengar dari teman senegara bahwa bento dari Pasar Shuinan enak, sehingga ia sengaja ingin membelinya untuk dibagikan bersama nenek. Namun karena tidak mengenal daerah itu, ia tidak bisa menemukan jalan pulang, hingga akhirnya ia menangis sambil minta bantuan polisi.<br><br>Kedua petugas polisi lebih dulu menenangkan emosinya, lalu dengan sabar menanyakan rute perjalanan dan landmark (tanda tempat) di sekitar. Petugas juga membuka peta dan tampilan jalanan di ponselnya untuk membantunya mengenali tempat-tempat yang ia lalui. Saat peta menunjukkan "Taman Dunhua", mata Aman langsung berbinar dan dengan antusias berkata, &ldquo;Saya tahu tempat ini! Rumah nenek ada di dekat sini!&rdquo;<br><br>Meski Aman bersikeras ingin pulang sendiri dengan sepeda, polisi tetap mengantar Aman dan sepedanya dengan mobil patroli hingga sampai di rumah majikannya dengan selamat. Majikan yang melihatnya pulang dengan selamat merasa sangat terharu dan berulang kali mengucapkan terima kasih kepada polisi.<br>Kepala Kantor Polisi Cabang Kelima, Liu Chi-hsien, menyampaikan bahwa dalam menangani kasus yang melibatkan pekerja migran, seringkali muncul kesulitan dalam identifikasi karena masalah komunikasi bahasa, bahkan bisa terjadi kesalahpahaman. Ia mengimbau agar para majikan memastikan pekerjanya membawa identitas atau informasi kontak yang dapat dikenali, agar polisi dapat segera memberikan bantuan saat diperlukan.</p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/05/16/3513adf441c443e075adb300dd333f11.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>20</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 090525: Kecil Langkahnya, Besar Maknanya: Hanny dan Budaya Indonesia]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76427</link>
      <description><![CDATA[<p>Maraton King Kong Shuanglang Changbin di Taitung Diikuti Lebih dari 2200 Pelari &ndash; Lobster Makan Sepuasnya<br>Diselenggarakan oleh Kantor Pengelola Kawasan Pemandangan Nasional Pantai Timur, acara &ldquo;Maraton King Kong Shuanglang Changbin 2025&rdquo;dimulai dengan meriah pada 4 Mei di Sekolah Dasar Nasional Changbin, Kabupaten Taitung. Tahun ini, peserta datang dari 11 negara, termasuk Australia, Belgia, Amerika Serikat, Kanada, Malaysia, Filipina, Vietnam, Tiongkok, Hong Kong, Irlandia Utara, Indonesia, dan Jepang. Lebih dari 2200 orang turut meramaikan acara ini, dengan salah satu daya tarik utama berupa makan lobster sepuasnya sebagai hidangan tambahan.<br>Tahun ini bertepatan dengan peringatan 10 tahun pelaksanaan acara, sehingga panitia menggelar jamuan unik &ldquo;Meja Makan Suku Changbin&rdquo; di King Kong Avenue yang terkenal. Para pelari tidak hanya disuguhi pemandangan menakjubkan Samudra Pasifik selama berlari, tetapi juga dapat mencicipi aneka hidangan eksklusif, seperti lobster, siput batu hijau, bekicot, serta onigiri buatan tangan dari beras lokal Changbin. Para peserta pun berhenti sejenak untuk berfoto dan antre mencicipi makanan tersebut, menciptakan suasana yang sangat meriah.</p>
<p>Pos pemberhentian makanan sepanjang lintasan juga menampilkan kekayaan lokal, mulai dari udang putih khas Changbin, sosis daging babi hutan, donat millet, hingga produk hasil kerja sama dengan toko-toko lokal seperti tomat kecil, kopi dingin, biskuit oat, permen tuna King Kong, dan ikan mahi-mahi goreng. Ragam makanan ini mendapat banyak pujian dari para peserta. Selain itu, regu penyemangat dari berbagai suku tampil dengan penuh semangat dan kostum kreatif untuk memberikan dukungan di sepanjang rute, menambah keseruan lomba dan kehangatan suasana.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: 東管處)</p>
<p>Fakta Unik: </p>
<p>Bagaimana Masyarakat Adat Mengenal Sejarah Mereka Tanpa Tulisan?</p>
<p>Hari ini, kita akan membahas sejarah ribuan tahun masyarakat adat Taiwan. Selama ini, ketika membicarakan sejarah masyarakat adat, kita sering memulainya dari abad ke-17, karena pada masa itu semakin banyak orang Han, Jepang, dan Eropa datang ke Taiwan, meninggalkan banyak catatan tertulis dan gambar. Misalnya, Dong Fan Ji tahun 1603 adalah catatan tertulis paling awal oleh orang Han tentang Taiwan, yang menggambarkan masyarakat adat sebagai kuat dan cepat, &ldquo;bahkan lebih cepat dari dua harimau&rdquo;. Mereka berdagang dengan orang Han, tetapi seringkali dirugikan oleh pedagang licik.</p>
<p>Namun, apakah ini benar-benar mencerminkan sejarah asli masyarakat adat? Catatan seperti ini hanya mencakup sekitar 400 tahun terakhir, padahal masyarakat adat telah tinggal di Taiwan selama ribuan tahun. Lebih penting lagi, catatan ini berasal dari sudut pandang orang luar. Apakah ini benar-benar sejarah masyarakat adat?</p>
<p>Selama ribuan tahun sebelum kedatangan orang luar, bagaimana masyarakat adat melihat sejarah mereka sendiri? Bagaimana kita mengetahui sejarah masyarakat adat yang tidak memiliki sistem tulisan? Selain bukti arkeologi yang telah kita bahas sebelumnya, ada metode lain, yaitu tradisi lisan masyarakat adat.</p>
<p>Meskipun tidak memiliki sistem tulisan, masyarakat adat memiliki bahasa. Melalui bahasa, mereka menyampaikan informasi sehari-hari, seperti cara membedakan tumbuhan dan hewan yang dapat dimakan, teknik berburu di hutan, serta cerita tentang migrasi dan perang antar suku. Cerita-cerita penting ini kemudian menjadi mitos dan legenda yang diceritakan seperti dongeng sebelum tidur kepada generasi berikutnya.</p>
<p>Dalam bahasa Bunun, ada istilah "Palihabasan " yang berarti menceritakan kejadian masa lalu, mirip dengan "bercerita" dalam budaya lain. Setiap suku memiliki istilah sendiri untuk kegiatan ini. Sebelum menceritakan cerita, biasanya dilakukan upacara kecil untuk memberi tahu leluhur, menambah kesakralan cerita tersebut.</p>
<p>Namun, informasi yang disampaikan secara lisan memiliki tantangan. Dalam kehidupan sehari-hari, kita tahu bahwa informasi yang disampaikan dari mulut ke mulut bisa berubah. Misalnya, cerita tentang seseorang yang makan sepuluh sosis bisa berubah menjadi cerita tentang seseorang yang mencuri seratus sosis. Meskipun tulisan juga bisa mencatat informasi yang tidak akurat, sejarawan dapat membandingkan berbagai versi tulisan untuk mendekati kebenaran. Sebelumnya, tidak ada alat perekam untuk mencatat cerita lisan. Jadi, bagaimana kita bisa menemukan kebenaran dalam tradisi lisan?</p>
<p>Mari kita lihat bagaimana masyarakat adat menceritakan asal-usul mereka. Dalam legenda suku Tsou, manusia diciptakan oleh dewa Hamo dari daun. Suku Atayal percaya bahwa nenek moyang mereka muncul dari batu. Legenda tentang asal-usul dari batu ini umum di banyak suku, seperti Atayal, Seediq, Truku, Paiwan, Rukai, dan Puyuma.</p>
<p>Selain itu, ada juga legenda tentang banjir besar. Banyak budaya di dunia memiliki cerita tentang banjir besar, dan masyarakat adat Taiwan tidak terkecuali. Dalam legenda suku Bunun, seekor ular raksasa menyumbat sungai, menyebabkan banjir yang menenggelamkan daratan. Masyarakat dan hewan melarikan diri ke gunung. Api dan tulisan mereka akhirnya jatuh ke air.</p>
<p>Suku Amis memiliki legenda bahwa nenek moyang mereka datang dari tempat lain dan tiba di pegunungan pesisir Taiwan dengan rakit kayu besar saat banjir besar. Suku Tsou, Atayal, dan Paiwan juga memiliki legenda tentang banjir.</p>
<p>Legenda banjir ini mungkin mencerminkan ingatan kolektif tentang migrasi atau bencana alam. Beberapa suku memiliki legenda asal-usul dari batu, sementara yang lain memiliki legenda tentang banjir. Bahkan, beberapa suku memiliki kedua jenis legenda ini.</p>
<p>Sekarang, mari kita klarifikasi tentang legenda suku Saisiyat dan tetangga kerdil mereka. Apakah makhluk kerdil ini benar-benar ada? Legenda tentang makhluk kerdil tidak hanya dimiliki oleh suku Saisiyat. Penelitian tahun 2015 menemukan bahwa legenda ini ada di banyak masyarakat adat. Legenda ini dapat dibagi menjadi tiga kelompok:</p>

Makhluk kerdil sebagai musuh yang jahat, sering menyerang desa, menculik anak-anak dan wanita, bersembunyi di semak-semak, dan akhirnya dimusnahkan oleh masyarakat adat.
Makhluk kerdil sebagai tetangga yang ramah, membantu membangun rumah dan mencari makanan, tetapi akhirnya menghilang.
Dalam legenda suku Saisiyat, makhluk kerdil awalnya adalah teman baik, berkulit gelap, kuat, dan pandai menulis. Namun, karena konflik, suku Saisiyat menipu mereka, hampir memusnahkan mereka. Sebelum pergi, makhluk kerdil memberikan upacara kompleks yang harus dilakukan setiap tahun, jika tidak, mereka akan dikutuk. Inilah asal-usul upacara Pas-ta'ai.

<p>Apakah makhluk kerdil ini benar-benar ada? Ini masih menjadi perdebatan di kalangan arkeolog dan sejarawan. Beberapa mengatakan mereka adalah imigran awal, sementara yang lain menganggap mereka makhluk fiktif. Namun, pada tahun 2022, arkeolog menemukan tengkorak berusia 6.000 tahun di Taitung, milik seorang gadis muda dari ras Negrito Asia Tenggara yang berpostur pendek dan berkulit gelap. Meskipun satu tengkorak tidak cukup untuk membuktikan keberadaan kelompok makhluk kerdil, ini membuat legenda tersebut terasa lebih nyata.</p>
<p>Melalui cerita-cerita ini, kita mendapatkan gambaran tentang bagaimana masyarakat adat memandang masa lalu mereka. Meskipun tidak memiliki sistem tulisan, nenek moyang mereka menyampaikan pengetahuan dan pengalaman penting melalui mitos dan legenda, membentuk memori sejarah yang unik.</p>
<p>Namun, apakah masyarakat adat benar-benar tidak memiliki tulisan? Dalam legenda suku Bunun, diceritakan bahwa mereka kehilangan tulisan dan api saat melarikan diri dari banjir. Suku Amis juga memiliki legenda bahwa nenek moyang mereka memiliki tulisan, tetapi hilang karena jatuh ke air. Ini menunjukkan bahwa mungkin masyarakat adat memiliki pengalaman dengan sistem tulisan, tetapi sayangnya, legenda ini belum banyak diteliti.</p>
<p>Dari pembahasan tentang legenda makhluk kerdil, kita melihat bahwa tradisi lisan dapat menjadi petunjuk penting untuk memahami sejarah. Cerita-cerita ini, yang diwariskan dari generasi ke generasi, memberikan perspektif budaya yang berbeda dan memperkaya budaya Taiwan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>
<p>Wawancara dengan Kak Hanny</p>
<p>Kak Hanny&nbsp;adalah penduduk imigran baru yang juga merupakan pengusaha toko Indonesia. Di sela-sela kesibukannya, ia juga membuat Grup Tari Kirana&nbsp;dan juga mengajar budaya Indonesia di beberapa sekolah.</p>
<p>Seperti apa pengalamannya? Yuk, dengarkan wawancara berikut ini!</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Hanny)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=76427</guid>
      <pubDate>Fri, 09 May 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/05/09/20250509_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 090525: Kecil Langkahnya, Besar Maknanya: Hanny dan Budaya Indonesia</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 090525: Kecil Langkahnya, Besar Maknanya: Hanny dan Budaya Indonesia</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Maraton King Kong Shuanglang Changbin di Taitung Diikuti Lebih dari 2200 Pelari &ndash; Lobster Makan Sepuasnya</strong><br>Diselenggarakan oleh Kantor Pengelola Kawasan Pemandangan Nasional Pantai Timur, acara &ldquo;Maraton King Kong Shuanglang Changbin 2025&rdquo;dimulai dengan meriah pada 4 Mei di Sekolah Dasar Nasional Changbin, Kabupaten Taitung. Tahun ini, peserta datang dari 11 negara, termasuk Australia, Belgia, Amerika Serikat, Kanada, Malaysia, Filipina, Vietnam, Tiongkok, Hong Kong, Irlandia Utara, Indonesia, dan Jepang. Lebih dari 2200 orang turut meramaikan acara ini, dengan salah satu daya tarik utama berupa makan lobster sepuasnya sebagai hidangan tambahan.<br>Tahun ini bertepatan dengan peringatan 10 tahun pelaksanaan acara, sehingga panitia menggelar jamuan unik &ldquo;Meja Makan Suku Changbin&rdquo; di King Kong Avenue yang terkenal. Para pelari tidak hanya disuguhi pemandangan menakjubkan Samudra Pasifik selama berlari, tetapi juga dapat mencicipi aneka hidangan eksklusif, seperti lobster, siput batu hijau, bekicot, serta onigiri buatan tangan dari beras lokal Changbin. Para peserta pun berhenti sejenak untuk berfoto dan antre mencicipi makanan tersebut, menciptakan suasana yang sangat meriah.</p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/05/09/a1ca8dc5aaac5ce7aa840aafc027509a.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>19</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 020525:  FamiMart Buka Layanan Penyimpanan Barang 24 Jam, Mulai dari NT$30 per Hari!]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70694</link>
      <description><![CDATA[<p>Menghargai Kontribusi bagi Perkembangan Kota, Hsinchu Anugerahkan Penghargaan kepada 20 Pekerja Migran Teladan<br />
Pemerintah Kota Hsinchu baru-baru ini mengadakan acara penghargaan bagi pekerja teladan, dan secara terbuka memberikan apresiasi kepada 20 pekerja migran yang menunjukkan kinerja luar biasa di bidang industri dan perawatan. Mereka berasal dari Indonesia, Vietnam, Filipina, dan negara-negara lain, yang telah lama berkontribusi di Kota Hsinchu. Pekerja migran ini tidak hanya menyuntikkan tenaga kerja yang stabil bagi kota, tetapi juga membawa kehangatan bagi pasien yang dirawatnya.</p>

<p>Michelle, yang berasal dari Filipina, telah bekerja di Taiwan selama lebih dari 14 tahun. Ia telah lama menjadi perawat lansia. Dengan kelembutan dan kesabaran, ia merawat kakek dengan penuh perhatian, bahkan memasak tiga kali sehari. Berkat ketulusan dan ketekunannya, ia dipercaya oleh majikan dan para lansia yang tinggal di sekitarnya.</p>

<p>Michelle juga terus meningkatkan kemampuan diri dengan mengikuti pelatihan keterampilan perawatan dan berhasil memperoleh kualifikasi sebagai &quot;Tenaga Kerja Teknis Menengah,&quot; &nbsp;dan dengan mantap mengembangkan karier jangka panjang di Taiwan. Mengenai kehidupannya di Taiwan, ia menyatakan rasa terima kasih kepada Taiwan yang telah membantu para pekerja asing sehingga ia dan keluarganya di Filipina dapat hidup dengan baik.</p>

<p>Ruan Shi-xuan (阮氏玄) dari Vietnam telah bekerja di Taiwan hampir sepuluh tahun, selalu menjaga sikap belajar yang aktif. Ia menguasai keterampilan pemotongan dan pengoperasian mesin laser, sehingga kinerjanya sangat diapresiasi oleh majikan.<br />
Tahun lalu, ia berhasil memperoleh kualifikasi &quot;Tenaga Kerja Teknis Menengah,&quot; dan kemampuan bahasa Mandarinnya telah mencapai 80%, sehingga ia bisa berpartisipasi dalam rapat kerja dan berkomunikasi dengan lancar. Selain itu, ia juga mengambil SIM sepeda motor, menjaga catatan kehadiran penuh tanpa absen, serta dengan hangat membantu rekan-rekannya yang bergabung untuk beradaptasi dengan pekerjaan dan kehidupan di Taiwan.</p>

<p>Ruan Shi-xuan dikenal berkepribadian lembut, sopan, dan suka membantu. Ia sering menggunakan bahasa Mandarin dan Vietnam untuk memperlancar komunikasi tim, menjadi jembatan penting dalam menjaga keharmonisan di perusahaan. Dedikasi dan keramahannya tidak hanya diakui oleh rekan-rekan kerja, tetapi juga memperlihatkan citra pekerja migran yang unggul, menjadikannya kekuatan utama yang berharga di perusahaan.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: Pemkot Hsinchu)</p>

<p>FAKTA UNIK : HARI BURUH TAIWAN</p>

<p>Hari Buruh bermula pada tahun 1886 di Amerika Serikat, yang saat itu baru saja beralih dari&nbsp; masyarakat agraris ke masyarakat industri. Pada masa itu, jam kerja sangat panjang, mencapai 14 hingga 15 jam per hari, bahkan hari Sabtu pun tetap bekerja. Karena itu, Federasi Buruh AS</p>

<p>(AFL) menuntut diberlakukannya sistem kerja 8 jam per hari dengan melakukan mogok kerja nasional mulai 1 Mei. Namun, para buruh yang berunjuk rasa justru ditindas polisi dan dijatuhi hukuman. Dalam proses penindasan ini, banyak buruh yang terluka atau bahkan meninggal dunia.</p>

<p>Hingga akhirnya, pada tahun 1889, untuk mengenang sejarah perjuangan ini, Kongres Sosialis Dunia yang diselenggarakan di Paris memutuskan bahwa tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai Hari Buruh Internasional. Hari ini dimaksudkan untuk mendorong para pekerja di seluruh dunia bersama-sama memperjuangkan sistem kerja 8 jam per hari.</p>

<p>Di Taiwan, setiap tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai Hari Buruh dan para pekerja mendapat hari libur. Namun, tentara, pegawai negeri, pegawai kontrak pemerintah, tenaga pengajar dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi (kecuali guru di TKK dan pusat penitipan anak swasta), serta dokter (kecuali dokter residen yang dipekerjakan oleh institusi medis dan tidak dipekerjakan berdasarkan sistem kepegawaian pegawai negeri), manajer perusahaan (yang terikat kontrak hukum perdata dan bukan hubungan kerja formal), atau pegawai di instansi pemerintah, tidak mendapat libur pada hari tersebut.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: Canva)</p>

<p>Fitur Baru FamilyMart!</p>

<p>FamiMart Buka&nbsp;Layanan Penyimpanan Barang 24 Jam, Mulai dari NT$30 per Hari!&nbsp;</p>

<p>Apa kamu pernah merasa keberatan bawaan saat pergi belanja atau jalan-jalan bersama teman? &nbsp;</p>

<p>Atau misalnya, pernahkah kamu pergi jalan-jalan ke luar kota sambil membawa bagasi, tapi waktu check in masih lama?</p>

<p>Sekarang, kamu bisa menitipkan barangmu di FamilyMart dengan harga yang sangat terjangkau, lho!</p>

<p>Kalau biasanya di loker MRT/ kereta harganya berkisar dari 30 NTD untuk loker kecil per 3 jam, dan 60 NTD untuk loker besar per 3 jam, FamilyMart menghadirkan opsi yang lebih murah hingga 20 NTD per hari!</p>

<p>Untuk memenuhi kebutuhan dan peluang bisnis semacam ini, FamiMart (全家) meluncurkan layanan &quot;寄物+&quot; &mdash; layanan penitipan dan pengambilan barang di toko yang sama, Layanan ini tersedia di 4200 toko FamilyMart di seluruh Taiwan, dengan opsi penitipan barang biasa, penitipan barang dingin di kulkas, dan penitipan di freezer. Apalagi, FamilyMart buka 24 jam sehingga kamu bisa menitipkan dan mengambil barangmu kapan pun kamu mau.</p>

<p>Tidak hanya itu, penjual bisa menitipkan barangnya ke FamilyMart selama 1 sampai 3 hari, dan pembeli bisa mengambilnya dan membayar secara COD (maksimal 10 ribu NTD) dan membayar biaya COD sebesar 15 NTD. Uang akan langsung ditransferkan ke rekening penjual.</p>

<p>Bagaimana cara menggunakan layanan &quot;寄物+&quot; di FamiMart?</p>

<p>Cukup 3 langkah sederhana:</p>

<p>Langkah 1. Pengirim datang ke mesin FamiPort di toko FamiMart, lalu pilih halaman layanan &quot;寄物+&quot; di menu utama.<br />
Langkah 2. Isi informasi penitipan barang (jenis penitipan, durasi penitipan) &rarr; isi data rekening bank untuk pembayaran COD (kalau hanya menitipkan barang tidak usah isi)&rarr; isi data penerima barang (nama dan no hp).<br />
Langkah 3. Setelah semua data diisi, serahkan barang yang ingin dititipkan kepada staf toko &mdash; proses penitipan selesai!</p>

<p>Setelah barang dititipkan di toko FamiMart, pembeli bisa mengambilnya dalam jangka waktu yang sudah disepakati, dengan menunjukkan barcode pengambilan di aplikasi FamiMart atau menyebutkan 3 digit terakhir dari nomor ponsel penerima.</p>

<p>Sekarang, penitipan barang hanya bisa dilakukan langsung di toko fisik. Tahap kedua akan diperluas ke website resmi FamiMart, aplikasi anggota, dan aplikasi My FamiPort, sehingga penjual individu bisa mendaftar layanan ini secara online dan mempercepat proses penitipan.</p>


	
		
			
			<p>Jenis Penyimpanan</p>
			
			
			<p>Lama</p>
			
			
			<p>Biaya Penyimpanan</p>
			
			
			<p>Catatan</p>
			
		
		
			
			<p>Penyimpanan Biasa (Suhu Ruangan)</p>
			
			
			<p>1 hari</p>
			
			
			<p>harga 30 NTD</p>
			
			
			<p>&bull; Batas ukuran: Panjang+Lebar+Tinggi &le; 120 cm, sisi terpanjang &le; 40 cm, berat total &le; 10 kg.<br />
			&bull; Jika tidak diambil tepat waktu, akan diberi notifikasi SMS. Barang harus diambil dalam 1 atau 3 hari.</p>
			
		
		
			
			<p>Penyimpanan Biasa (Suhu Ruangan)</p>
			
			
			<p>3 hari</p>
			
			
			<p>harga 40 NTD</p>
			
			
			<p>&bull; Sama seperti di atas.</p>
			
		
		
			
			<p>Penyimpanan + Barang Dingin</p>

			<p>(Kulkas bawah)</p>
			
			
			<p>1 hari</p>
			
			
			<p>harga asli 45 NTD</p>
			
			
			<p>&bull; Batas ukuran: Panjang+Lebar+Tinggi &le; 105 cm, sisi terpanjang &le; 40 cm, berat total &le; 10 kg.<br />
			&bull; Kemasan harus sudah dalam kondisi dingin minimal 6 jam.<br />
			&bull; Jika tidak diambil tepat waktu, akan diberi notifikasi SMS. Barang harus diambil dalam 1 atau 3 hari.</p>
			
		
		
			
			<p>Penyimpanan + Barang Dingin</p>

			<p>(Kulkas bawah)</p>
			
			
			<p>3 hari</p>
			
			
			<p>harga asli 55 NTD</p>
			
			
			<p>&bull; Karena batas efektivitas pendinginan, semua label harus dilengkapi dengan tanggal pelaporan.<br />
			&bull; Produk yang melewati tanggal kadaluarsa tidak dapat dikembalikan.</p>
			
		
		
			
			<p>Penyimpanan Barang Beku (Freezer)</p>
			
			
			<p>1 hari</p>
			
			
			<p>harga asli 45 NTD</p>
			
			
			<p>&bull; Batas ukuran: Panjang+Lebar+Tinggi &le; 105 cm, sisi terpanjang &le; 40 cm, berat total &le; 10 kg.<br />
			&bull; Barang harus sudah dibekukan minimal 12 jam dan suhu -18&deg;C atau lebih rendah.<br />
			&bull; Jika tidak diambil tepat waktu, akan diberi notifikasi SMS. Barang harus diambil dalam 1 atau 3 hari.</p>
			
		
		
			
			<p>Penyimpanan Barang Beku (Freezer)</p>
			
			
			<p>3 hari</p>
			
			
			<p>harga asli 55 NTD</p>
			
			
			<p>&bull; Sama seperti di atas.</p>
			
		
	


<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Kontes Kicau &quot;Kacamata Kericau &quot; &mdash; 965 Burung Adu Suara</p>

<p>Asosiasi Pecinta Burung Kota Taichung pada 27 April mengadakan Kontes Kicau Nasional Kacamata Kericau di SD Rui Sui, Fengyuan. Ribuan burung berkicau bersama di lokasi. Selain 965 ekor burung kacamata kericau yang berpartisipasi dalam lomba, banyak masyarakat yang juga membawa burung kesayangan mereka untuk menonton dan bertukar pengalaman. Tidak sedikit pula pekerja migran asal Vietnam dan Indonesia yang ikut berkompetisi. Para migran mengatakan bahwa memelihara burung sangat membantu menghilangkan stres.<br />
Dalam kontes ini, burung dinilai berdasarkan posisi berdiri, postur tubuh, warna bulu, dan suara kicauan. Para pecinta burung berseloroh bahwa mendengar kicauan merdu burung kacamata kericau tersebut membuat suasana hati menjadi ceria dan penuh semangat sepanjang hari.</p>

<p>Ketua Asosiasi Pecinta Burung Kota Taichung, Lai Jing-wen (賴靖雯), menjelaskan bahwa tahun ini ada delapan kali lomba serupa di berbagai kabupaten/kota, dan lomba pekan lalu adalah yang keempat, diselenggarakan oleh Asosiasi Pecinta Burung Kota Taichung. Tercatat ada 965 ekor burung kacamata kericau yang berpartisipasi. Lai Jing-wen mengatakan bahwa burung kacamata kericau bukan hanya peliharaan, tetapi juga seperti anggota keluarga. Bahkan, ada yang memeliharanya hingga 17 tahun. Selain diberi pakan, burung juga perlu diberi buah-buahan untuk tambahan nutrisi, berjemur di bawah sinar matahari, serta disediakan baskom air untuk mandi.</p>

<p>Yang Tong-sheng (楊通聲), seorang warga keturunan Tionghoa Vietnam berusia 40 tahun yang telah menetap di Taiwan selama 20 tahun dan kini tinggal di Linkou, Taipei, mengatakan bahwa ia tidak minum alkohol maupun merokok. Ia bekerja sebagai tukang besi, dan melepaskan stres dari pekerjaan dengan memelihara burung &mdash; yang juga menjadi sumber kesenangannya. Saat ini, ia memelihara sekitar 10 ekor burung dari berbagai jenis di rumahnya. Karena kecintaannya, suara burung yang ramai justru terasa merdu baginya.</p>

<p>Sementara itu, Awang, seorang pekerja migran asal Indonesia berusia 26 tahun, juga turut berpartisipasi dalam kontes kacamata kericau. Ia tertawa sambil mengatakan bahwa dirinya juga tidak minum alkohol maupun merokok, dan bahwa memelihara burung adalah hobi yang sangat menyenangkan.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: Canva)</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70694</guid>
      <pubDate>Fri, 02 May 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/05/02/20250502_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 020525:  FamiMart Buka Layanan Penyimpanan Barang 24 Jam, Mulai dari NT$30 per Hari!</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 020525:  FamiMart Buka Layanan Penyimpanan Barang 24 Jam, Mulai dari NT$30 per Hari!</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Menghargai Kontribusi bagi Perkembangan Kota, Hsinchu Anugerahkan Penghargaan kepada 20 Pekerja Migran Teladan</strong><br />
Pemerintah Kota Hsinchu baru-baru ini mengadakan acara penghargaan bagi pekerja teladan, dan secara terbuka memberikan apresiasi kepada 20 pekerja migran yang menunjukkan kinerja luar biasa di bidang industri dan perawatan. Mereka berasal dari Indonesia, Vietnam, Filipina, dan negara-negara lain, yang telah lama berkontribusi di Kota Hsinchu. Pekerja migran ini tidak hanya menyuntikkan tenaga kerja yang stabil bagi kota, tetapi juga membawa kehangatan bagi pasien yang dirawatnya.</p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/05/02/552cc300ed4eb7024b515a2674dbea3a.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>18</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 250425: Museum Seni New Taipei Resmi Dibuka! Kembang Api 300 Detik Terangi Yingge Selama 2 Hari Berturut-turut!]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70744</link>
      <description><![CDATA[<p>&ldquo;Chiayi Dance Platform&rdquo; Tampilkan Tari Kontemporer dan Gaungkan Budaya Lokal ke Panggung Internasional</p>
<p>Pusat Pertunjukan Seni Chiayi bekerja sama dengan Grup Tari Wen-Shyang, menciptakan platform karya tari kontemporer &ldquo;Chiayi Dance Platform&rdquo;, yang kini memasuki tahun ke-14. Tahun ini, platform tersebut melakukan transformasi dengan mengintegrasikan sumber daya dan memperluas koneksi internasional. Selain menyelenggarakan empat pertunjukan teater di Chiayi dan Taipei, mereka juga melakukan diskusi internasional pada 20 April di Pusat Pertunjukan Seni Chiayi. Acara ini mengundang seniman dan kurator dari Australia, Indonesia, Malaysia, dan Singapura untuk berdiskusi dengan para pemuda.</p>
<p>Kepala Biro Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Chiayi, Hsu Pei-Ling menyampaikan bahwa Grup Tari Wen-Shyang telah menjadi tim seni pertunjukan unggulan di Chiayi selama 18 tahun berturut-turut. Ia berharap, tahun ini pihaknya bisa mengangkat budaya lokal dan konsep &ldquo;satu desa satu cerita&rdquo;, dimulai dari Chiayi dan menjangkau dunia. Ia juga menyebutkan bahwa Festival Lentera Taiwan 2026 akan digelar di Chiayi. Para seniman serta kelompok seni setempat akan diundang tampil, sehingga wisatawan dari dalam dan luar negeri dapat menyaksikan keindahan seni dan budaya Chiayi.</p>
<p>Direktur Grup Tari Wen-Shyang Kuo Yu-Wen menambahkan, rangkaian pentas ini mencakup pertunjukan teater pada 19 dan 20 April pukul 14.00 di Pusat Pertunjukan Seni Chiayi, serta pertunjukan luar ruangan gratis pada pukul 16.40 di ruang terbuka. Kemudian, pada 17 dan 18 Mei, pertunjukan akan dilanjutkan di Teater Wan, Taipei.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: FB Chiayi Dance Platform)</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Ditjen Pariwisata Taiwan Menggelar Kontes Fotografi terkait Kereta Api</p>
<p>Ditjen Pariwisata mengadakan kontes fotografi kereta api, dengan pendaftaran dibuka mulai Senin (21 April) hingga 8 Mei.</p>
<p>Dilansir dari CNA, Ditjen Pariwisata menyampaikan, bahwa kontes ini mengharuskan peserta untuk membuat entri (kata) dari sudut pandang wisatawan, memadukan elemen kereta api dengan objek wisata. Karya yang dikirimkan harus menangkap keindahan pemandangan atau budaya di sepanjang jalur kereta api Taiwan, termasuk kereta api berkecepatan tinggi, kereta api konvensional, sistem metro, dan kereta ringan (LRT).</p>
<p>Peserta dapat mengirimkan hingga lima foto digital yang diambil antara tahun 2023 dan 8 Mei tahun ini. Setiap entri harus menyertakan deskripsi 50 hingga 100 kata yang menjelaskan cerita di balik gambar.</p>
<p>Pemerintah mengatakan panel juri tahun ini terdiri dari para ahli di bidang fotografi, pariwisata, dan perkeretaapian. Entri akan dievaluasi berdasarkan relevansi dengan tema, representasi budaya kereta api, integrasi unsur-unsur pariwisata, dan teknik fotografi.</p>
<p>Total hadiah untuk kontes tersebut akan berjumlah lebih dari NT$600.000, kata penyelenggara. Hadiah utamanya diperkirakan mencakup tur kereta api indah selama dua hari satu malam untuk dua orang dan hadiah uang tunai sebesar NT$50.000.</p>
<p>Selain tiga hadiah utama, kontes ini akan memberikan penghargaan berupa penghargaan kehormatan dan hadiah prestasi. Semua pemenang juga akan menerima model kereta api dan pengalaman tur kereta api yang indah, dan karya mereka akan dipamerkan di dalam dan luar negeri.</p>
<p>Sebuah pameran tentang budaya makanan kereta api Taiwan diadakan pada bulan Februari di Museum Kereta Api di Jepang. Pameran tersebut menciptakan kembali gerbong makan dan kotak bento Kereta Api Taiwan yang ikonik dan menampilkan film dokumenter yang menunjukkan tradisi penjualan bento di peron stasiun.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;台東觀光旅遊網)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Museum Seni New Taipei Resmi Dibuka! Kembang Api 300 Detik Terangi Yingge Selama 2 Hari Berturut-turut &ndash; Informasi Acara &amp; Transportasi Wajib Simak!</p>
<p>Museum Seni New Taipei baru saja dibuka 25 April sebagai ikon baru seni dan budaya di Yingge. Untuk merayakan pembukaannya, akan diadakan berbagai acara menarik selama enam minggu berturut-turut, seperti pasar seni, pertunjukan, dan pertunjukan cahaya. Khusus akhir pekan pembukaan, akan ada pertunjukan kembang api spektakuler selama 300 detik selama dua malam berturut-turut, disertai penampilan dari Cloud Gate Dance Theatre dan Sirkus FOCASA. Semua acara ini gratis! Tersedia pula kereta dan bus tambahan!</p>
<p>Acara Pembukaan Akhir Pekan:</p>
<p>📍 26 April</p>

Mulai jam 15.00: Pasar seni dan kuliner di area luar museum
Jam 16.30: Penampilan musik dan tari dari mahasiswa Universitas Seni Nasional Taiwan
Jam 19.00: Tampilnya Cloud Gate dengan karya &ldquo;Thirteen Tongues&rdquo;
Jam 20.30: Kembang api selama 5 menit menyinari langit malam

<p>📍 27 April</p>

Jam 16.30: Pertunjukan pembuka &ldquo;Gerbang Sirkus&rdquo;
Jam 19.10: Sirkus FOCASA membawakan &ldquo;Kotak Pandora&rdquo;
Jam 20.30: Pertunjukan kembang api

<p>Pembukaan Museum Seni New Taipei bukan sekadar acara budaya, melainkan seperti sebuah pesta kota. Mulai dari 26 April hingga 1 Juni, tempat ini dimeriahkan dengan beragam kegiatan seperti pasar seni, musik, tari, sirkus, dan pertunjukan kembang api&mdash;semuanya seru dan tidak membosankan. Disarankan untuk menggunakan transportasi umum karena lebih praktis; dari Stasiun TRA Yingge cukup berjalan kaki 6 menit untuk mencapai lokasi.</p>
<p>Pada akhir pekan pembukaan, TRA akan menambah jadwal kereta. Bus 917 dan 981 juga akan menambah frekuensi keberangkatan. Bagi yang ingin berkendara, bisa memarkir kendaraan di Stasiun Banqiao atau Fengming lalu melanjutkan perjalanan dengan kereta.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>&nbsp;Alamat Museum:</p>
<p>New Taipei Art Museum, No. 300, Guanqian Road, Distrik Yingge, New Taipei City</p>
<p>🕙 Jam buka: 10.00 &ndash; 17.30 (tutup setiap Senin)</p>
<p>📞 Telp: 02-2679-6088</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Transportasi Umum:</p>
<p>🚆 Kereta: Turun di Stasiun TRA Yingge, jalan kaki 6 menit</p>
<p>🚌 Bus 917 &amp; 981: Tambahan jadwal saat akhir pekan pembukaan</p>
<p>🚗 Mobil pribadi: Disarankan parkir di Stasiun Banqiao atau Fengming lalu naik kereta</p>
<p>Kembang api</p>
<p>26 (Sabtu) &amp; 27 (Minggu) 20:30-20:35</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Pertunjukan Cahaya</p>
<p>Jadwal pertunjukan:</p>

26 April (Sabtu), pukul 20:20
27 April (Minggu), pukul 19:00
28 April (Senin) hingga 2 Mei (Jumat), tiga pertunjukan per hari: pukul 19:00, 20:00, dan 20:30
3&ndash;4 Mei (Sabtu&ndash;Minggu), dua pertunjukan per hari: pukul 19:00 dan 20:30
5&ndash;23 Mei (Sabtu&ndash;Jumat), tiga pertunjukan per hari: pukul 19:00, 20:00, dan 20:30
31 Mei (Sabtu) &ndash; 1 Juni (Minggu), tiga pertunjukan per hari: pukul 19:00, 20:00, dan 20:30

<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Pemkot New Taipei)</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Shiba Inu Tewas Diserang Pit Bull, Pemilik Menulis Surat Perpisahan Menyentuh</p>
<p>Pada 14 April lalu, insiden tragis terjadi di Kotapraja Neipu, Kabupaten Pingtung, ketika seekor anjing pit bull menyerang seekor Shiba Inu bernama Bao Ge (寶哥) hingga tewas. Kejadian tersebut menyisakan duka mendalam bagi pemilik Bao Ge, yang kemudian menulis surat perpisahan menyentuh untuk anjing kesayangannya.</p>
<p>Insiden bermula saat pemilik mengajak Bao Ge berjalan-jalan di sekitar rumah. Tiba-tiba seekor pit bull yang &ldquo;lepas kendali&rdquo; menyerang dan langsung menggigit Bao Ge dengan kuat. Meskipun warga sekitar berusaha menolong dengan membawa jeruji besi dan mencoba membuka paksa rahang pit bull, gigitan kuat tersebut menyebabkan luka parah pada Bao Ge.</p>
<p>Shiba Inu tersebut sempat dibawa ke rumah sakit hewan untuk mendapatkan perawatan intensif, namun nyawanya tak tertolong akibat luka yang terlalu berat. Sementara itu, pit bull yang menyerang dipukuli oleh warga hingga tewas di tempat.</p>
<p>Diketahui, Bao Ge merupakan anjing peliharaan dari pemilik sebuah toko kue talas terkenal di Pingtung. Pada 16 April, Bao Ge dikremasi. Sang pemilik menempelkan surat di tubuh Bao Ge sebelum perpisahan terakhir, yang berbunyi:</p>

<p>&ldquo;A-Bao telah menemani keluarganya melewati hari-hari dengan bahagia. Terima kasih karena telah begitu hangat dan menjadi yang paling istimewa. Meskipun berat melepasmu, aku berharap saat kita bertemu lagi, A-Bao tetaplah A-Bao yang tersenyum dengan polos. Jika lain kali diganggu anjing lain, ingatlah untuk berlari, jangan hanya mengibas-ngibaskan ekor.&rdquo;</p>

<p>Surat itu membuat banyak orang yang hadir menangis haru.</p>
<p>Pemilik Bao Ge mengaku sangat terpukul atas kejadian ini. Ia tak menyangka anjingnya bisa diserang ketika hanya bermain di sekitar rumah. Ia berharap pihak berwenang dapat menyelidiki kasus ini secara menyeluruh dan mencegah kejadian serupa menimpa hewan peliharaan lainnya.</p>
<p>Menanggapi insiden tersebut, Kantor Perlindungan Hewan menyatakan bahwa pemilik pit bull telah memelihara anjing tersebut selama lima tahun, namun tidak mengetahui bahwa pit bull termasuk dalam daftar hewan yang wajib didaftarkan. Biasanya anjing itu diikat, namun entah bagaimana bisa terlepas saat kejadian.</p>
<p>Saat ini penyelidikan administratif sedang dilakukan. Jika terbukti melanggar, pemilik pit bull dapat dikenakan sanksi sesuai Pasal 8 Undang-Undang Perlindungan Hewan karena memelihara hewan terlarang tanpa izin, dengan denda antara NT$50.000 hingga NT$250.000. Selain itu, membiarkan hewan agresif berkeliaran bebas melanggar Pasal 20, dan dapat dikenai denda tambahan antara NT$30.000 hingga NT$150.000.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;自爆料公社)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70744</guid>
      <pubDate>Fri, 25 Apr 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/04/25/20250425_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 250425: Museum Seni New Taipei Resmi Dibuka! Kembang Api 300 Detik Terangi Yingge Selama 2 Hari Berturut-turut!</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 250425: Museum Seni New Taipei Resmi Dibuka! Kembang Api 300 Detik Terangi Yingge Selama 2 Hari Berturut-turut!</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>&ldquo;Chiayi Dance Platform&rdquo; Tampilkan Tari Kontemporer dan Gaungkan Budaya Lokal ke Panggung Internasional</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/04/28/830dc4a23a191bdc33114f2c2f2ac7db.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>17</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 041825: Dosen Al Azhar, Mokhamad Luthfi, Bagikan Pengalaman Studi S3 di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70792</link>
      <description><![CDATA[<p>Nenek 80 Tahun Pingsan saat Mengumpulkan Sampah Daur Ulang</p>
<p>Sebuah kejadian kecelakaan tunggal terjadi di Distrik Taiping, Kota Taichung pada tanggal 11 April malam. Kecelakaan ini terjadi pada seorang nenek bermarga Lin yang bepergian untuk mengumpulkan barang-barang daur ulang di sore hari.</p>
<p>Nenek Lin yang mengumpulkan barang-barang daur ulang untuk menambah pendapatan keluarga saat itu mengendarai sepeda dari Jalan Huanzhong Timur di Distrik Dali ke Distrik Taiping. Namun, ia tidak kembali pulang ke rumah hingga pukul 23:00. Seorang warga yang peduli menemukannya di trotoar di sebelah Taman 921 di waktu tengah malam dan segera memberi tahu polisi untuk meminta bantuan.</p>
<p>Setelah polisi tiba dan bertanya, mereka mengetahui bahwa Nenek Lin sedang mengendarai sepedanya ketika dia tiba-tiba merasa pusing dan terjatuh. Meskipun dia berkata dia tidak dapat menemukan jalan pulang, Nenek Lin tetap menyampaikan bahwa hal tersebut bukanlah sebuah masalah. Namun, polisi menilai Nenek Lin tampak pucat dan lemah, sehingga mereka akhirnya memutuskan untuk mengawalnya pulang.</p>
<p>Menanggapi hal tersebut, putra Nenek Lin menyampaikan, bahwa ibunya mengandalakn kegiatan memungut barang-barang daur ulang untuk menghidupi anak-anaknya sejak ia masih muda. Seiring dengan anak-anak yang telah beranjak dewasa dan bertambah tua, keluarga pun menyarankan Nenek Lin untuk pensiun, tapi Nenek Lin tetap mengambil barang-barang daur ulang dan kini keluarga akan lebih banyak berkomunikasi, serta memperhatikan dinamikanya.</p>
<p>Sebelumnya juga ada kejadian di mana seorang kakek berusia 83 tahun dan bermarga Chen pergi sendirian pada tanggal 3 April dan kehilangan kontak dengan keluarga. Kakek Chen kesulitan berjalan, sehingga keluarganya yang khawatir bergegas ke Cabang Fengyuan di wilayah hukum tersebut untuk melaporkan kasus tersebut. Setelah memeriksa kamera pengintai, polisi menemukan bahwa Chen menghilang di gang buntu yang terpencil. Semua orang pergi ke sana dan melihat Kakek Chen tergeletak di samping parit. Terkait hal ini, Kakek Chen menjelaskan bahwa dirinya tidak sengaja terjatuh, dan setelah berjuang untuk keluar, dirinya terjatuh ke tanah karena kelelahan. Untungnya, ia dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan luka-lukanya dan nyawanya tidak terancam.</p>
<p>Selain itu, seorang Nenek berusia 90 tahun bermarga Lai juga mengalami kejadian yang serupa. Ia merindukan putranya yang berada di luar kota dan pergi sendirian untuk mencarinya. Namun, akibat kelelahan, ia uduk di tangga depan kantor pos untuk beristirahat. Ketika polisi dari Cabang Pertama di distrik tersebut melihat hal ini saat berpatroli, mereka pun mengantarnya pulang dan berkomunikasi dengan pihak keluarga.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>
<p>Kupu-Kupu Gagak Ungu Taiwan Memulai Migrasi Tahunan</p>
<p>Semenanjung Hengchun mulai menyambut migrasi besar-besaran kupu-kupu gagak ungu, dengan sebanyak 100 kupu-kupu per menit melintasi jalan di sepanjang pantai timur.</p>
<p>Langit dipenuhi puluhan ribu kupu-kupu gagak ungu pada hari Selasa. Administrasi Taman Nasional Kenting mengimbau pengemudi untuk mengurangi kecepatan hingga 40 km/jam untuk menghindari membahayakan kupu-kupu, menurut LTN.</p>
<p>Curah hujan yang cukup tinggi akhir-akhir ini memungkinkan rumput-rumput dan tanaman merambat menumbuhkan tunas, yang menjadi makanan bagi larva kupu-kupu. Hal ini menyebabkan kupu-kupu bermigrasi dari daerah pegunungan Taitung dan Pingtung.</p>
<p>Kupu-kupu gagak ungu terbang ke selatan mengikuti garis pantai Pasifik, berbelok ke barat setelah mencapai Terusan Bashi, dan tiba di daerah perkembangbiakan di Nanwan. Dari bulan Mei hingga Juni setiap tahun, puncak migrasi terjadi ketika sebanyak 1.260 kupu-kupu per menit terbang melintasi Jalan Raya Provinsi 26.</p>
<p>Jumlah kupu-kupu yang terbang pada hari Selasa setara dengan tahun sebelumnya. Orang-orang di sepanjang rute memfilmkan tontonan itu dengan ponsel dan kamera mereka.</p>
<p>Pejabat Administrasi Taman Kenting, Hsieh Kuei-chen, mengatakan kupu-kupu gagak ungu melaju dengan kecepatan sekitar 20 km/jam dan dapat terperangkap di aliran udara mobil yang melaju dengan kecepatan 50 km/jam dan menghancurkannya. Kecepatan harus dikurangi, dan kendaraan harus berbagi jalan dengan kupu-kupu, kata Hsieh.</p>
<p>Pada musim panas tahun 2021, Kenting mengalami banyak sekali kematian kupu-kupu gagak ungu di jalan. Pada tahun 2024, jaring pelindung kupu-kupu dipasang di ruas Jalan Raya Provinsi 26 untuk mengurangi jumlah kematian akibat tertabrak.</p>
<p>Investigasi ekologi menemukan bahwa tanaman rambat Malaisia scandens atau trophis scandens di daerah Maanshan menyediakan sumber makanan yang kaya bagi larva. Kawasan ini telah menjadi tempat berkembang biaknya kupu-kupu gagak ungu dalam skala besar.</p>
<p style="text-align: center;">\</p>
<p style="text-align: center;">(foto: inaturalist)</p>
<p>Wawancara dengan Pak Mokhamad Luthfi</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70792</guid>
      <pubDate>Fri, 18 Apr 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/04/18/20250418_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 041825: Dosen Al Azhar, Mokhamad Luthfi, Bagikan Pengalaman Studi S3 di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 041825: Dosen Al Azhar, Mokhamad Luthfi, Bagikan Pengalaman Studi S3 di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Nenek 80 Tahun Pingsan saat Mengumpulkan Sampah Daur Ulang</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/04/21/5792596ed58f5339db4cb4c8db7f8a84.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>16</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 041125: Kontroversi Tradisi Penangkapan Tuna Sirip Biru]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70840</link>
      <description><![CDATA[<p>AI Kini dapat Membuat Gambar Figurin Diri yang Lucu&nbsp;</p>

<p>Tren global dalam dunia AI saat ini sedang ramai dengan gaya visual ala Studio Ghibli. Namun, karena tingginya permintaan, kemampuan AI&mdash;termasuk ChatGPT&mdash;untuk menghasilkan gambar seperti itu bisa melambat. Di tengah tren tersebut, muncul pula gaya baru yang mulai digemari warganet: membuat gambar boneka figurin imut dengan bantuan AI.</p>

<p>Salah satu pengguna media sosial dengan akun &ldquo;gg_____1&rdquo; baru-baru ini membagikan video tutorial tentang cara membuat gambar &ldquo;boneka figurin&rdquo; (糖膠公仔) menggunakan AI. Prosesnya cukup sederhana, dan hasilnya menyerupai boneka figurin yang dijual secara komersial, lengkap dengan kemasan pajangan.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: IG&nbsp;hendradrognight)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Acara Akbar Idul Fitri Taipei 2025 akan Diadakan di Akhir Pekan Ini</p>

<p>Acara akbar perayaan Hari Raya Idul Fitri tahun 2025 di Taipei akan diselenggarakan di Taman Hutan Daan pada hari Minggu, 13 April 2025. Di hari ini, Biro Pariwisata dan Komunikasi Kota Taipei bersama dengan Asosiasi Muslim Tionghoa, Yayasan Masjid Taipei, Kantor Perwakilan Ekonomi dan Perdagangan Indonesia di Taipei (KDEI Taipei), Biro Ketenagakerjaan Kota Taipei bersama-sama menyelenggarakan acara &ldquo;Idul Fitri 2025 di Taipei&rdquo;.</p>

<p>Dalam acara ini akan ada berbagai kios bertemakan budaya Muslim yang memungkinkan Anda berjalan-jalan, mencicipi aneka kuliner eksotis, mengumpulkan benda-benda budaya unik, serta mempelajari kehidupan sehari-hari umat Islam tanpa harus bepergian ke luar negeri.</p>

<p>Tidak hanya itu, Anda pun bisa mengikuti berbagai kegiatan pengalaman budaya yang dibagi dalam beberapa sesi, antara lain kegiatan pengalaman melukis Henna, pengalaman menulis kaligrafi Arab, serta pengalaman mencoba musik gamelan maupun gendang rebana.</p>

<p>Tidak ketinggalan tentunya pertunjukkan luar biasa dengan penyanyi Indonesia, Nita, kemudian penyanyi Taiwan keturunan Indonesia Kelly Cheng (鄭沐晴), dan kelompok tari rakyat tradisional dari Timur Tengah yang akan mempersembahkan serangkaian pertunjukkan dengan aspek multikulturalisme.</p>

<p>Waktu kegiatan: Minggu, 13 April 2025 pukul 11:00-17:00</p>

<p>Lokasi: Taman Hutan Daan</p>

<p>Transportasi: Stasiun MRT Daan Park (大安森林公園)</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: Travel Taipei)</p>

<p>FAKTA UNIK<br />
KONTROVERSI TRADISI PENANGKAPAN &ldquo;TUNA SIRIP BIRU&rdquo; TAIWAN. </p>

<p>I. Tuna Sirip Biru adalah Tuna Berukuran Tubuh Terbesar<br />
Tuna sirip biru merupakan anggota famili makarel atau keluarga tuna yang memiliki ukuran tubuh paling besar, dengan panjang tubuh dapat mencapai 3,5 meter dan berat hingga 600&ndash;700 kg. Ukurannya jauh lebih besar dibandingkan tuna jenis lain dalam keluarga yang sama seperti tuna albakor, tuna sirip kuning, tuna mata besa, serta tuna pinggang panjang atau tongkol abu-abu. Pada umumnya, spesies dengan ukuran tubuh terbesar dalam setiap kelompok cenderung menjadi yang pertama masuk dalam daftar spesies yang dilindungi, atau bahkan mengalami kepunahan.</p>

<p>2. Tuna Sirip Biru adalah Jenis Tuna yang Paling Panjang Umurnya</p>

<p>Semakin besar ukuran tubuh seekor ikan, biasanya usianya juga lebih panjang. Namun, ikan seperti ini juga cenderung matang lebih lambat dan menghasilkan lebih sedikit keturunan. Seperti halnya hiu atau ikan laut dalam, mereka sangat rentan terhadap penangkapan berlebihan dan sulit untuk pulih populasinya. Karena itulah, jenis seperti ini sering menjadi prioritas dalam upaya konservasi, bahkan ada yang sampai punah.</p>

<p>Tuna sirip biru bisa hidup lebih dari 35 tahun, dan biasanya baru matang dan bisa berkembang biak pada usia 4&ndash;8 tahun. Namun saat ini, lebih dari 70&ndash;80% tuna sirip biru Pasifik yang ditangkap adalah ikan muda yang belum matang. Mereka belum sempat bertelur, tapi sudah ditangkap, sehingga mudah menyebabkan apa yang disebut &ldquo;kepunahan fungsional&rdquo; (functional extinction). Ini tidak hanya menghilangkan kesempatan mereka berkembang biak, tapi juga membuang-buang sumber daya secara sia-sia karena belum memberikan nilai ekonomi optimal.</p>

<p>Selain itu, ukuran ikan dan harganya berhubungan erat. Semakin besar ikan, semakin mahal harganya. Secara lebih spesifik, ikan yang memiliki panjang tubuh sepuluh kali lebih besar akan memiliki harga yang jauh lebih mahal, bisa seratus kali atau bahkan seribu kali lebih mahal dari ikan yang lebih kecil. Jadi, ukuran yang sangat besar membuat harga ikan sangat tinggi.</p>

<p>3. Tuna Sirip Biru adalah Ikan yang Paling Hebat Bermigrasi</p>

<p>Tuna merupakan jenis ikan yang sangat maju dalam evolusinya. Mereka muncul di bumi setelah manusia. Otot mereka mengandung banyak mioglobin, dan sistem sirkulasi mereka memiliki &ldquo;mekanisme konveksi&rdquo; yang memungkinkan darah mereka tetap hangat meski berenang di perairan dingin. Karena itu, mereka bisa hidup dari wilayah tropis hingga perairan yang lebih dingin di zona beriklim sedang, serta bisa berenang jarak jauh.</p>

<p>Ada tiga jenis/subspesies tuna sirip biru:</p>


	Tuna Sirip Biru Pasifik (T. orientalis)
	Tuna Sirip Biru Selatan (T. maccoyii)
	Tuna Sirip Biru Atlantik (T. thynnus)


<p>Mereka dapat bermigrasi mengelilingi seluruh Samudra Pasifik bagian utara dan selatan, serta Samudra Atlantik dan Hindia untuk menyelesaikan siklus hidupnya: bertelur, menetas, tumbuh, makan, dan bereproduksi.</p>

<p>Namun, karena migrasinya melintasi wilayah negara-negara berbeda dan perairan internasional (laut lepas), upaya perlindungannya sangat sulit dan memerlukan kerja sama internasional. Dibutuhkan pembentukan zona perlindungan laut, pengaturan penangkapan, bahkan revisi hukum laut oleh PBB agar perlindungan dapat terlaksana secara efektif.</p>

<p>4. Tuna Sirip Biru adalah Ikan Termahal</p>

<p>Semakin mahal seekor ikan, biasanya semakin cepat habis ditangkap. Tuna sirip biru menjadi sasaran penangkapan berlebihan karena rasanya yang lezat dan harganya tinggi, terutama sebagai bahan sashimi kelas atas di Jepang dan Taiwan.</p>

<p>Contohnya, di pasar ikan Tsukiji Jepang, seekor tuna pernah dilelang seharga USD 1,76 juta (sekitar 50 juta NT atau lebih dari 25 miliar rupiah). Jika dibagi menjadi 1000 potong, maka setiap potong harganya sekitar 25 juta rupiah!</p>

<p>Taiwan pun ikut memanfaatkan peluang ini. Sejak tahun 2000, Donggang rutin mengadakan &ldquo;Musim Tuna Sirip Biru&rdquo; untuk menarik wisatawan. Namun, jumlah tuna yang tertangkap terus menurun drastis, dari puluhan ribu ekor di awal hingga hanya 439 ekor pada 2012.</p>

<p>Sedihnya, semakin langka tuna, semakin mahal pula harganya. Harga tinggi ini mendorong nelayan berlomba-lomba menangkap tuna, meski harus menempuh bahaya atau melanggar batas wilayah laut.</p>

<p>Karena ikan di laut tak punya &ldquo;pemilik&rdquo;, nelayan hanya akan memiliki hak atas ikan tersebut jika sudah ditangkap. Ini menciptakan tragedi &ldquo;barang milik umum&rdquo; (tragedy of the commons) di mana semua orang berlomba menangkap sebanyak-banyaknya. Jika negara A tidak menangkap, negara B akan melakukannya duluan. Akhirnya, ikan-ikan mahal seperti tuna sirip biru akan habis lebih dulu.</p>

<p>Untuk membantu konservasi tuna sirip biru sekaligus mempertahankan hak tangkap nelayan, Pemerintah Taiwan berupaya dengan mengikuti kuota tangkap internasional. Karena kuota internasional, Taiwan mendapatkan jatah penangkapan tuna hitam sebanyak 1.965 ton. Dari tahun 2019 hingga 2022, Taiwan selalu menyisakan kuota 230 ton setiap tahunnya, bahkan tahun 2023 lebih banyak lagi, yaitu 334 ton.</p>

<p>5. Tuna Sirip Biru Belum Bisa Dibudidayakan Secara Komersial</p>

<p>Berbagai lembaga riset di Jepang dan Australia telah berupaya keras membudidayakan tuna sirip biru. Meski ada kemajuan, seperti Jepang yang mengklaim berhasil melakukan budidaya penuh dan bahkan memasarkan hasilnya, kenyataannya produksi ini tidak efisien secara ekonomi.</p>

<p>Model budidaya tradisional tuna sirip biru dimulai dari anak ikan liar seberat 2 hingga 3 kilogram, yang kemudian dibesarkan selama 3 hingga 4 tahun sebelum dipanen. Namun, dalam sistem budidaya penuh (full-cycle), tuna harus dibesarkan mulai dari tahap penetasan telur, dan memerlukan waktu setidaknya 5 tahun hingga bisa dipanen.</p>

<p>Selain itu, setiap pertambahan 1 kilogram berat tubuh tuna memerlukan sekitar 15 kilogram pakan. Dengan menurunnya hasil tangkapan ikan alami seperti ikan makarel dan sarden &mdash; yang menjadi bahan utama pakan &mdash; biaya pakan terus meningkat, sehingga membuat beban budidaya jangka panjang menjadi semakin berat.</p>

<p>Majalah Business Weekly bahkan menyamakan budidaya tuna dengan memelihara gajah hanya untuk mengambil gading&mdash;sama-sama tidak menguntungkan.</p>

<p>Parahnya, klaim keberhasilan budidaya justru dijadikan alasan untuk terus menangkap tuna liar, dengan dalih &ldquo;nanti bisa diganti dengan hasil budidaya.&rdquo; Akibatnya, budidaya menjadi alasan untuk terus melakukan penangkapan berlebihan yang justru mempercepat kepunahan.</p>

<p>6. Tuna Sirip Biru adalah Predator Puncak dalam Ekosistem Laut</p>

<p>Di alam liar, tuna sirip biru tidak memiliki predator alami selain manusia. Ia adalah penghuni paling sukses di laut dan menjaga keseimbangan ekosistem laut lewat efek berantai dari atas ke bawah (top-down control). Bila makhluk puncak rantai makanan seperti ini punah, efek domino akan terjadi, dan akhirnya yang tersisa di laut hanya produsen dasar seperti plankton, cacing, atau ubur-ubur.</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70840</guid>
      <pubDate>Fri, 11 Apr 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/04/11/20250411_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 041125: Kontroversi Tradisi Penangkapan Tuna Sirip Biru</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 041125: Kontroversi Tradisi Penangkapan Tuna Sirip Biru</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>AI Kini dapat Membuat Gambar Figurin Diri yang Lucu&nbsp;</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/images/2025/04/11/617084a9860bab7dd2a8a61099bda6cf.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>15</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 040425: Fenomena Tahunan Migrasi Elang Kelabu di Changhua]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70889</link>
      <description><![CDATA[<p>Mendorong Hak-hak Multietnis, DPP Dirikan Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru di Kabupaten Miaoli</p>

<p>Departemen Urusan Penduduk Imigran Baru dari Partai Progresif Demokrat (DPP) bekerja sama dengan kantor partai di Kabupaten Miaoli untuk mendirikan Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru pertama di Miaoli. Acara peresmian diadakan pada 30 Maret lalu di Kota Zhuolan, dan dihadiri oleh Su Jing-zhi (蘇景峙) selaku staf dari Departemen Urusan Penduduk Imigran Baru DPP, Ketua Kantor Partai DPP Kabupaten Miaoli Chen Shi-xian (陳詩弦), dsb. Acara ini juga mengundang para Penduduk Imigran Baru dari Vietnam, Indonesia, Thailand, Myanmar, dan Kamboja untuk berdiskusi serta berbagi makanan khas dari negara asal mereka dalam pertukaran budaya.</p>

<p>Ketua Kantor Partai DPP Kabupaten Miaoli&nbsp; Chen Shi-xian menyatakan bahwa target DPP adalah mendirikan pos konsultasi Penduduk Imigran Baru di setiap kabupaten dan kota sebelum tahun 2026, guna menciptakan jaringan layanan yang mencakup seluruh Taiwan dan mewujudkan nilai inti DPP dalam &quot;mendorong hak-hak multietnis.&quot; Taiwan memiliki semangat keterbukaan terhadap budaya yang beragam, yang menarik banyak Penduduk Imigran Baru untuk menetap di sini. Namun, mereka masih menghadapi berbagai tantangan dalam aspek hukum, medis, dan pekerjaan akibat perbedaan bahasa dan budaya. Oleh karena itu, pendirian Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru ini bertujuan untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan nyaman, sehingga mereka dapat merasa bahwa Taiwan adalah rumah yang hangat bagi mereka.</p>

<p>Sejak DPP berkuasa, berbagai kebijakan terkait Penduduk Imigran Baru telah dikembangkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat, termasuk diskusi dengan Kementerian Tenaga Kerja mengenai pelatihan dan subsidi kerja bagi Penduduk Imigran Baru. Beberapa kebijakan yang akan segera direvisi meliputi pelatihan kerja gratis, tunjangan biaya hidup selama pelatihan, subsidi transportasi, serta insentif bagi pemberi kerja yang mempekerjakan Penduduk Imigran Baru hingga NT$11.000 per bulan. Langkah-langkah ini bertujuan untuk memperluas kesejahteraan dan peluang kerja bagi penduduk imigran baru di Taiwan.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Kantor DPP Miaoli via LTN)</p>

<p>11 Negara Bertanding di Kejuaraan Lompat Galah Internasional Nantou</p>

<p>Kejuaraan Lompat Galah Internasional Nantou yang telah berlangsung selama 28 tahun kembali digelar tahun ini dengan tambahan satu pertandingan khusus. Kemarin, kompetisi dipindahkan ke Pusat Pengunjung Xiangshan di Danau Sun Moon, di mana atlet dari 11 negara bertanding dalam ajang bergengsi ini.</p>

<p>Di kategori putri, atlet Indonesia Diva Renatta Jayadi berhasil meraih gelar juara dengan lompatan setinggi 4,30 meter. Sementara itu, di kategori putra, atlet Filipina E.J. Obiena kembali mempertahankan gelarnya dengan lompatan 5,55 meter, sementara atlet Taiwan Huang Zheng-qi menunjukkan performa gemilang dengan meraih posisi kedua.</p>

<p>Karena kompetisi diadakan di luar ruangan, tepatnya di Pusat Pengunjung Xiangshan, Danau Sun Moon, pertandingan sempat tertunda akibat hujan di pagi hari dan baru dimulai setelah hujan berhenti sekitar pukul 11.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: FB&nbsp;南投縣政府)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Minuman ala Caf&eacute; di Minimarket Habis dalam Sekejap, Warganet Terkejut: Sulit Dicari!</p>

<p>Minuman ala caf&eacute; yang diluncurkan beberapa minimarket Taiwan ternyata mendapat sambutan hangat masyarakat, terlebih awal peluncurannya juga dengan kegiatan diskon yang cukup besar. Salah satunya adalah &quot;Kagoshima Strong Roasted Tea Latte&quot; dari CITY CAF&Eacute; yang dijuluki oleh banyak netizen sebagai &quot;alternatif Starbucks&quot; karena rasanya yang kaya. Dilaporkan bahwa produk tersebut terjual habis dalam waktu dua minggu setelah peluncurannya. Seorang asisten toko wanita menceritakan bahwa dia membuat lebih dari 10 cangkir sehari selama bekerja, dan banyak orang ingin mencobanya tetapi kecewa. &quot;Saya mendatangi 4 toko dan semua asisten mengatakan stok mereka habis. Produk itu terlalu populer.&quot;</p>

<p>Seorang warganet juga mengunggah di Threads, ketika bekerja di minimarket 7-11, ia menemui banyak pelanggan yang bertanya tentang roasted tea (hojicha) yang mereka jual. Ia bahkan harus membuat lebih dari 10 cangkir sehari dan meskipun tampaknya seperti teh panggang, tapi ia memujinya sebagai minuman yang lezat dan merekomendasikannya.</p>

<p>&ldquo;Fukuoka Matcha Latte&rdquo; dan &ldquo;Kagoshima Hojicha Roasted Tea&rdquo; dari 7-ELEVEN dijual dengan harga NT$65 untuk minuman panas sedang dan NT$75 untuk minuman dingin besar. Saat ini, mereka menawarkan &quot;2 gelas minuman dingin atau panas seharga NT$99&quot;, dan promosi ini akan diadakan secara online dan offline mulai dari tanggal 19 Maret hingga 1 April.</p>

<p>Postingan terkait membuat warganet lain yang juga bekerja di minimarket waralaba terkait ikut berkomentar terkait penjualan terpanas kali ini. Mereka sangat sibuk dengan penjualan mencapai 10 set per pekerja.</p>

<p>Tidak sedikit warganet yang berkomentar, bahwa mereka kecewa karena tidak dapat mencobanya. Banyak di antara mereka yang tidak dapat mencoba hojicha dan hanya matcha yang tersedia, meskipun rasanya juga cukup enak. Ada pula yang mencoba untuk mencari di beberapa minimarket, tapi di beberapa minimarket tersebut telah habis. Banyak kemudian yang bertanya, apakah minuman ini adalah penawaran terbatas, nyatanya minuman ini merupakan penjualan jangka panjang.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: FB 7-11)</p>

<p>FAKTA UNIK : </p>

<p>Fenomena Tahunan Migrasi Elang Kelabu di Changhua<br />
&nbsp;</p>

<p>Rekor Baru! 20.000 Elang Kelabu Melintasi Changhua dalam Sehari</p>

<p>Sungguh pemandangan yang spektakuler! Akhir Maret adalah musim elang kelabu bermigrasi ke utara melewati Changhua, dan siapa pun yang mengangkat kepala di Baguashan dapat melihat ratusan ekor burung melintas. Pada 30 Maret lalu, terdapat 20.000 ekor burung yang melintas, mencatatkan rekor baru! Beberapa warga bahkan menyaksikan fenomena langka yang dikenal sebagai &ldquo;sungai elang&rdquo;, membuat semua orang terpukau.</p>

<p>Sekretaris Jenderal Asosiasi Burung Liar Changhua, Li Yi-xin, menjelaskan bahwa elang kelabu bermigrasi ke utara setiap musim semi, biasanya mencapai puncaknya antara 18-25 Maret. Pada pertengahan Maret, hanya sekitar 8.000 ekor yang melintas, menimbulkan dugaan bahwa jumlah mereka tahun ini lebih sedikit atau mereka mungkin memilih jalur laut. Namun, pada 29 Malam, jumlahnya meningkat drastis, dengan ribuan burung bermigrasi dalam kelompok besar. Bahkan pada 30 Maret, terdapat lebih dari 20.000 ekor melintasi Changhua dalam satu hari, mencetak rekor baru!</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Keterlambatan Migrasi Dipengaruhi oleh Cuaca</p>

<p>Li Yi-xin memperkirakan bahwa penundaan migrasi ini berkaitan dengan kondisi cuaca. Cuaca yang lebih dingin dari biasanya mungkin menyebabkan elang-elang ini menunda perjalanan mereka. Namun, dengan suhu yang mulai menghangat di akhir Maret, burung-burung tersebut akhirnya terbang dari Filipina, Indonesia, dan negara-negara lain menuju wilayah utara. Hanya dengan melihat ke atas, ratusan ekor elang dapat terlihat bergerombol melintas. Warga yang ingin menyaksikan keajaiban alam ini sebaiknya tidak melewatkan beberapa hari ke depan!</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Asal Nama Elang Kelabu</p>

<p>Nama Kelabu berasal dari warna wajahnya yang abu-abu dan alis putih. Di Changhua, burung ini dulu disebut &quot;Elang Jalur Selatan&quot; (南路鷹)karena datang dari arah selatan saat musim semi. Sementara di Dajia, Taichung, burung ini dikenal sebagai &ldquo;Burung Qingming&rdquo; (清明鳥), karena biasanya muncul sekitar perayaan Festival Qingming.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto:: Wikipedia)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Pengaturan Lalu Lintas di Distrik Zhongshan, Sosialisasi terus Diupayakan</p>

<p>Distrik Zhongshan selalu ramai, baik di hari kerja maupun di hari libur. Pekan lalu, taman yang linear di Distrik Zhongshan ini bahkan sempat ditutup selama 2,5 jam untuk kegiatan acara percobaan yang ramah bagi pejalan kaki.</p>

<p>Seharusnya, dengan lebih sedikit kendaraan akibat adanya penutupan jalan dan pengaturan lalu lintas, maka lalu lintas di sekitar Distrik Bisnis Zhongshan akan lebih lancar. Namun ternyata, dilansir dari UDN, beberapa kendaraan tetap &ldquo;terjebak di zebra cross besar&rdquo;, sehingga masih diperlukan perbaikan terkait dengan hal ini.</p>

<p>Sebelumnya, untuk menciptakan ruang yang ramah bagi para pejalan kaki, Wali Kota Taipei Chiang Wan-an (蔣萬安) menginstruksikan Metro Taipei untuk mencari hari penutupan jalan sekitar Taman Linear Xianxing (心中山線型公園) dan Metro Taipei memilih tanggal 29 Maret untuk penyelenggaraan acara dengan penutupan di Jalan Nanjing West Road Lane 23 dan 25 selama 2,5 jam untuk percobaan dan evaluasi.</p>

<p>Hasilnya kendaraan yang berputar di gang lebih sedikit, pengaturan waktu signal lalu lintas menjadi lebih sederhana, dan pergerakan manusia di sekitarnya menjadi lebih lancar. Namung, pengemudi di Jalan Nanjing Barat yang menuju ke arah timur dan barat menghadapi masalah yang lebih serius, yaitu kendaraannya terjebak di garis penyeberangan. Hal ini kemungkinan karena kebiasaan pengemudi, rute halte bus yang kurang baik, dan waktu jeda yang tidak mencukupi. Setelah penyesuain dengan bantuan dari pusat dalam pengaturan lalu lintas, masalah pun dapat teratasi.</p>

<p>Selain itu, rambu baru untuk &ldquo;mengosongkan area penyeberangan&rdquo; juga telah dipasang di sekitar jalan tersibuk Nanjing West Road, sebab banyak pengemudi yang belum terbiasa dengan area zebra cross baru. Rambu ini diharapkan dapat mengurangi tekanan polisi untuk pengaturan lalu lintas.</p>

<p>Polisi yang bertugas menyampaikan, bahwa dengan adanya rambu-rambu ini, diharapkan kendaraan melewati persimpangan secepat mungkin. Polisi lain juga berharap agar kendaraan dapat bekerja sama, dan berharap Biro Jalan Raya tidak melemparkan semua tanggung jawab secara langsung kepada para polisi.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;交工處)</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70889</guid>
      <pubDate>Fri, 04 Apr 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/04/04/20250404_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 040425: Fenomena Tahunan Migrasi Elang Kelabu di Changhua</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 040425: Fenomena Tahunan Migrasi Elang Kelabu di Changhua</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Mendorong Hak-hak Multietnis, DPP Dirikan Pos Konsultasi Penduduk Imigran Baru di Kabupaten Miaoli</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/04/07/bfc904c4b85cb05e74f20cb848990433.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>14</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 28032025 - Ketua PPI Taiwan Febriyanti Rukmana]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70938</link>
      <description><![CDATA[<p>KDEI Taipei Bertemu Menteri Tenaga Kerja Taiwan Membahas Upaya Peningkatan Pelindungan PMI di Taiwan</p>

<p>Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, bertemu dengan Menteri Tenaga Kerja (Ministry of Labor/MOL) Taiwan, Hung, Sun-Han pada 24 Maret lalu, bertempat di kantor Ministry of Labor Taiwan yang berlokasi di Zhongshan District, Taipei, untuk mendiskusikan upaya peningkatan pelindungan Pekerja Migran Indonesia dan menyampaikan aspirasi para Pekerja Migran Indonesia di Taiwan.</p>

<p>Hung, Sun-Han menyampaikan apresiasi kepada Pekerja Migran Indonesia yang merupakan pekerja asing terbanyak di Taiwan. Sebanyak 80% caregiver bagi para lansia di Taiwan adalah pekerja migran dari Indonesia.</p>

<p>Arif Sulistiyo menyampaikan 10 poin diskusi kepada Hung, Sun-Han, yaitu kelembagaan BP2MI telah menjadi Kementerian (KP2MI) dan pembaruan MoU IETO-TETO tentang perekrutan, penempatan, dan pelindungan PMI di Taiwan ditargetkan selesai tahun ini, pemenuhan kebutuhan fasilitas dasar di pelabuhan untuk ABK, permasalahan kapal tangkap cumi musiman, banyak terjadinya PHK dan peran agensi yang kurang maksimal dalam membantu mencarikan pekerjaan, usulan kenaikan gaji PMI informal, penyediaan shelter anak bagi PMI yang melahirkan di Taiwan, perlunya optimalisasi bursa kerja untuk mencegah praktik &ldquo;jual beli job&rdquo;, potensi pengisian peluang hospitality dan supir bagi PMI, perpanjangan izin kerja bagi PMI agar dapat lebih dari 12-14 tahun, dan permohonan agar MOL dapat memberikan imbauan kepada majikan untuk memberikan izin libur bagi PMI pada hari Raya Idul Fitri tanggal 31 Maret 2025.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">Kepala KDEI Taipei Arif Sulistiyo (kiri) berfoto bersama dengan Menteri Tenaga Kerja Taiwan&nbsp;Hung Sun-Han (foto: KDEI Taipei)</p>

<p>&ldquo;Banyak terjadi PHK di berbagai bidang pekerjaan dan tidak sedikit agensi yang tidak membantu mencarikan PMI pekerjaan dan cenderung merekrut PMI baru dari Indonesia. Belum lagi PMI diminta biaya (&lsquo;beli job&rsquo;) saat pindah majikan,&rdquo; ungkap Arif Sulistiyo.</p>

<p>Menanggapi hal tersebut, Hung Sun-Han menyatakan bahwa MOL menyadari ketergantungan PMI terhadap agensi dalam mendapatkan pekerjaan. Sebagai langkah inovatif, saat ini Workforce Development Agency (WDA) telah membuka beberapa cabang regional dan memiliki unit khusus yang bertugas membantu pekerja asing mendapatkan pekerjaan secara mandiri dan melakukan proses perpindahan majikan secara mandiri tanpa harus bergantung kepada agensi. MOL berencana menambah unit pelayanan ini di beberapa kota lainnya untuk memperluas pelayanan ini.</p>

<p>Terkait kenaikan gaji bagi PMI informal, Hung, Sun-Han menyadari hal tersebut sudah sepantasnya dilakukan, namun saat ini masih dalam pembahasan menimbang tidak semuanya keluarga Taiwan yang membutuhkan caregiver mampu memberikan gaji sama seperti sektor formal. Pihak MOL menyampaikan tanggapan atas isu lain dan akan membahas secara internal poin-poin yang telah disampaikan KDEI Taipei.</p>

<p>Pada pertemuan ini, Kepala KDEI Taipei didampingi oleh Kepala Bidang Tenaga Kerja, Husen Mauludin, dan Analis Bidang Tenaga Kerja, Kadir dan Mira Caliandra. Sementara itu, Menteri Tenaga Kerja Taiwan didampingi oleh Plt. Dirjen WDA, Chen, Shih-Chang, Direktur Divisi Manajemen Tenaga Kerja Lintas Batas WDA, Paul Yu-Kuo Su, Deputi Direktur Departemen Perencanaan MOL, Adam Hsieh, Ching-Yun, dan Kepala Seksi Divisi Manajemen Tenaga Kerja Lintas Batas WDA, Yu, Fatimah.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">Foto bersama dalam pertemuan antara KDEI Taipei dan Menteri Tenaga Kerja Taiwan (foto: KDEI Taipei)</p>

<p>Pemenang Undian Struk Belanja Bulan 11-12 belum Mengklaim, Kadaluarsa 5 Mei Mendatang</p>

<p>Nomor undian struk belanja bulan Januari &ndash; Februari tahun 2025 telah diumumkan pada 25 Maret lalu. Kementerian Keuangan kini sedang memeriksa pemenang faktur undian struk belanja besar yang belum diklaim senilai puluhan juta NTD pada bulan November &ndash; Desember tahun lalu, dengan total 18 lembar faktur struk belanja. Salah satunya adalah pembelanjaan NT$210 di Beifang Mian Fan Guan (北方麵飯館) yang berada di Distrik Guishan, Kota Taoyuan. Selain itu, ada pembelanjaan di minimarket berhadiah NT$ 2juta dengan jumlah 4 orang yang belum mengklaimnya.</p>

<p>Data dari Kementerian Keuangan menunjukkan bahwa dari November hingga Desember tahun lalu, total 18 pemenang yang beruntung memenangkan jackpot dengan puluhan juta tiket. Di antara mereka, 17 telah maju untuk mengklaim hadiah mereka, dan satu yang tersisa masih &quot;menunggu&quot; dan belum mengklaim hadiah senilai NT$ 10 juta. Kementerian Keuangan menghimbau para pemenang untuk tidak menunda lagi, agar tidak kehilangan.</p>

<p>Sedangkan untuk hadiah NT$ 2 juta yang belum diambil, batas waktu penukarannya masih tanggal 5 Mei, dan rincian konsumsinya adalah sebagai berikut:</p>

<p>1. 17F, No. 555, Bagian 4, Jalan Zhongxiao Timur, Distrik Xinyi, Kota Taipei | Shopee</p>

<p>Barang, NT$399</p>

<p>2. No. 1, Jalan Zhongzheng, Distrik Xinzhuang, Kota New Taipei| IKEA</p>

<p>Makanan dan aneka barang dengan total NT$275&nbsp;</p>

<p>3. No. 23, Jalur 469, Jalan Liancheng, Distrik Zhonghe, Kota New Taipei| Family Mart</p>

<p>Minuman, NT$45</p>

<p>4. 1F, No. 63, Jalan Ciguang, Distrik Taoyuan, Kota Taoyuan | Hi-Life</p>

<p>Barang, NT$100</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">Struk belanja di Taiwan (foto: Line Today)</p>

<p>Desa UFO di Taiwan</p>

<p>Istilah UFO sering dipakai untuk menyebut penampakan benda terbang tak dikenali berbentuk piring atau bola yang gepeng. Siapa sangka, ada sebuah kompleks isinya rumah berupa &#39;UFO&#39; di Taiwan, lho. Sayangnya, &#39;Desa UFO&#39; itu sudah lama terbengkalai.<br />
Rumah-rumah unik itu berdiri pantai utara Taiwan di Wanli. Bangunan tersebut seharusnya berfungsi sebagai taman liburan. Sejatinya ada sebuah desa UFO lain yang terkenal di Taiwan, yaitu perumahan UFO Sanzhi, tapi telah diratakan dengan tanah pada tahun 2010.<br />
<br />
Taman liburan bergaya luar angkasa Taiwan ini dulunya disebut-sebut sebagai pusat futurisme pertengahan abad. Namun, kini hanya tersisa serangkaian bangunan aneh dan rusak samping pantai.<br />
Awalnya rumah-rumah ini dibangun sebagai tempat menginap yang futuristik. Namun, sekarang rumah tersebut berdiri sebagai monumen bagi visi masa depan yang belum terwujud.<br />
<br />
&quot;Desa UFO Taiwan adalah kuburan arsitektur yang langka, tempat inovasi bertemu dengan kehancuran, dan hasilnya sungguh indah dan mengerikan,&quot; ujar fotografer Dax Ward dikutip dari The Sun, Minggu (2/3/2025).<br />
Tentunya yang paling menarik perhatian adalah rumah Futuro, karya arsitek Finlandia Matti Suuronen pada 1960-an. Desain rumah mengikuti cara Hollywood menggambarkan UFO yang berupa piring terbang.<br />
Pada masa itu, negara-negara tengah berlomba-lomba mengeksplorasi luar angkasa pada akhir 1960-an. Berkat pendaratan Neil Armstrong di bulan, para desainer berharap arsitektur yang mengusung tema tersebut akan sangat populer.<br />
Desain rumah Futuro terbuat dari 16 bagian yang dirangkai untuk membangun lantai, atap, dan bentuk rumah. Struktur melingkar ini dirancang sebagai rumah liburan portabel yang dapat beradaptasi dengan berbagai iklim dan medan.<br />
Pengunjung masuk ke rumah dengan menaiki tangga dan melalui pintu ala pesawat. Isinya terdiri dari ruang tamu, dapur kecil, kamar mandi dan kamar tidur.<br />
Akan tetapi, desain rumah Futuro ini gagal. Bahkan kota-kota di Amerika Serikat melarang penggunaan bangunan ini.<br />
Selain rumah Futuro, ada juga rumah desain Venturo di tempat ini. Setelah keberhasilan Futuro, perusahaan yang memenangkan kontrak konstruksi meluncurkan serangkaian bangunan plastik yang dirancang oleh arsitek tersebut.<br />
Salah satunya Venturo Pod sebagai rumah liburan atau bungalow. Namun, bangunan tersebut justru digunakan sebagai kios, kafe, dan bangunan lainnya.<br />
<br />
Keberhasilan kedua desain tersebut tidak bertahan lama karena terjadi krisis minyak pada 1973, harga plastik melambung tinggi. Lalu, banyak bangunan UFO itu hancur atau dirusak. Sekarang hanya beberapa yang tersisa di seluruh dunia.<br />
&quot;Taiwan pernah memiliki banyak rumah Futuro, namun rumah UFO Wanli ini adalah sisa terakhir dari rumah liburan &#39;UFO&#39; Taiwan, serta merupakan salah satu yang terakhir di dunia,&quot; ujar Dax Ward.</p>

<p>Hal yang perlu Anda perhatikan, jika berhasil mengeksplorasi tempat ini:</p>


	Beberapa rumah tidak terbengkalai dan masih dihuni orang. Jangan berjalan di dekat rumah-rumah ini, mencoba masuk, atau mengganggu privasi orang-orang ini dengan cara apa pun.
	Jangan ganggu rumah dan barang-barang di lokasi kejadian. Biarkan semuanya tetap seperti saat Anda menemukannya. Aturan terpenting dalam penjelajahan adalah Anda hanya mengambil gambar dan tidak meninggalkan apa pun kecuali jejak kaki.


<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">Desa UFO di Taiwan (foto: Foreigners in Taiwan)</p>

<p>Wawancara Khusus: Febriyanti Rukmana</p>

<p>Febriyanti Rukmana adalah Ketua PPI Taiwan tahun 2024-2025 dan saat ini sedang menempuh studi doktoral di wilayah selatan Taiwan. Febri sangat aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan, selain juga kegiatan sosial, dan menjelajahi Taiwan.</p>

<p>Bagaimana kisahnya menempuh pendidikan di Taiwan dan bekerja magang di KDEI Taipei, hingga kemudian menjadi Ketua PPI Taiwan?&nbsp;</p>

<p>Yuk dengarkan selengkapnya di acara ini!&nbsp;</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">Febriyanti Rukmana (foto: Instagram febri_rukmana)</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70938</guid>
      <pubDate>Fri, 28 Mar 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/03/28/20250328_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 28032025 - Ketua PPI Taiwan Febriyanti Rukmana</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 28032025 - Ketua PPI Taiwan Febriyanti Rukmana</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>KDEI Taipei Bertemu Menteri Tenaga Kerja Taiwan Membahas Upaya Peningkatan Pelindungan PMI di Taiwan</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/03/28/29a3339715ad14955a7f1e123c298094.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>13</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 210325: Merantau ke Taiwan Demi Wujudkan Cita-cita Bangun Sanggar Tari di Cirebon]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70986</link>
      <description><![CDATA[<p>Kakek di Changhua Ubah Area Parkir Berubah Jadi "Jalur Motor", Polisi Jatuhkan Denda</p>
<p>Dalam rangka memperbaiki trotoar di Jalan Dapu, Kota Changhua, Kantor Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Changhua mengecat ulang marka jalan. Jalur kendaraan dipersempit menjadi masing-masing 3,2 meter untuk dua arah, serta dibuat area parkir sementara khusus motor selebar 1,5 meter dan jalur pejalan kaki 1.050 meter yang ditandai dengan garis.</p>
<p>Namun, pada 16 Maret, seorang kakek justru menyemprotkan cat putih dan menuliskan tiga huruf besar "Jalur Motor" (機車道) di area parkir tersebut. Polisi yang menerima laporan langsung melacak pelaku. Dia merupakan seorang pria bermarga Chen berusia 71 tahun. Polisi juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menangani kasus ini dan menjatuhkan sanksi sesuai hukum.</p>
<p>Pagi ini, polisi menerima laporan dari warga bahwa seorang pria mengendarai motor di sepanjang Jalan Dapu sambil menyemprotkan cat. Petugas yang tiba di lokasi menemukan bahwa di 10 titik area parkir motor dari sisi utara ke selatan (antara Jalan Ren'ai Timur hingga Jalan Punei) telah dicoret dengan tulisan "Jalur Motor".</p>
<p>Polisi kemudian menelusuri kendaraan pelaku dan menemukan bahwa pemiliknya adalah Chen (71 tahun). Ia dipanggil untuk memberikan keterangan, dan meskipun mengakui perbuatannya, ia berdalih, "Agar orang tidak memarkir motor di situ, saya menghabiskan 60 dolar untuk membeli cat putih dan menuliskan ini supaya pejalan kaki bisa lebih nyaman. Saya melakukan ini demi kepentingan umum, bukan untuk keuntungan pribadi."</p>
<p>Meski demikian, ia tetap dijatuhi sanksi berdasarkan Undang-Undang Ketertiban Sosial Pasal 75 Ayat 1 Butir 2 dan Undang-Undang Keselamatan Lalu Lintas Jalan Raya Pasal 82 Ayat 1 Butir 7.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;watchmedia01)</p>
<p>Fakta Unik</p>
<p>Sejarah &amp; Kisah Bento TRA</p>
<p>Kalian pasti tahu bahwa Taiwan Railways memiliki toko khusus "Taiwan Railway Bento" di stasiun-stasiun utama, seperti Taipei Main Station, Kaohsiung, dll. Menu andalannya adalah iga babi goreng dengan rasa yang konsisten selama puluhan tahun, sehingga menjadi ciri khas Bento TRA. Selain itu, bento dari Stasiun Fenqihu dan Fulong juga terkenal di seluruh negeri. Tapi, sejak kapan kebiasaan makan bento di dalam kereta api ini dimulai?</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:TRA)</p>
<p>Asal Usul Ekiben</p>
<p>Sejarah bento kereta api (Ekiben) sudah lebih dari 130 tahun. Jepang membangun jalur kereta pertama pada tahun 1872, dan pada 16 Juli 1885, ekiben pertama mulai dijual.</p>
<p>Menurut cerita yang paling umum, pada hari pembukaan Stasiun Utsunomiya dibuka, sebuah penginapan bernama Shirokiya diberi tugas untuk menjual bento berisi dua onigiri yang dibungkus daun bambu, lengkap dengan acar lobak.</p>
<p>Bento dalam kotak kayu seperti yang umum kita lihat sekarang mulai dijual di Stasiun Himeji pada tahun 1890.</p>
<p>Selama era militerisme Jepang, mobilisasi tentara semakin sering terjadi. Untuk memenuhi kebutuhan bento militer dalam jumlah besar, industri bento pun mengalami perkembangan pesat dalam hal produksi dan distribusi.</p>
<p>Selain dijual di gerbong restoran atau troli, ekiben umumnya dijual di toko-toko di peron stasiun. Dulu, di Taiwan, pedagang juga menjajakan bento di peron, seperti di Stasiun Chishang dan Fulong. Pedagang akan membawa kotak dengan tali gantung di leher mereka. Namun, kini hanya tersisa kurang dari 10 stasiun di Jepang yang masih memiliki penjual tradisional seperti ini. Sebaliknya, metode pre-order online dan pengantaran langsung ke gerbong kini semakin populer.</p>
<p>Setelah Jepang mengalami kebangkitan ekonomi pascaperang, perjalanan dengan kereta api kembali menjadi tren, dan ekiben pun berevolusi dari sekadar makanan pengganjal perut menjadi bagian dari budaya kuliner lokal. Karena alasan kepraktisan penyimpanan, mayoritas ekiben disajikan dalam kondisi dingin.</p>
<p>Namun, sebuah toko bento terkenal di Annaka, Prefektur Gunma, bernama Oginoya, mempelajari preferensi penumpang dan menemukan bahwa mereka ingin bento yang hangat, lezat, dan bisa dinikmati bersama keluarga. Sebagai solusi, mereka menggunakan wadah claypot, yang memiliki daya tahan panas baik, untuk menyajikan "Tōge no Kamameshi", bento dengan isi ayam, akar burdock, jamur shiitake, rebung, telur puyuh, dan kastanye. Bento ini kemudian menjadi salah satu ekiben paling populer di Jepang.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Wikipedia)</p>
<p>Sejarah Bento Kereta Api di Taiwan</p>
<p>Di Taiwan, sejarah bento kereta api juga bermula sejak era kolonial Jepang. Saat itu, penumpang yang ingin makan di kereta bisa pergi ke gerbong makan. Misalnya, pada tahun 1912, kereta ekspres lintas Taiwan sudah memiliki gerbong makan kelas satu. Namun, karena harga makanannya cukup mahal dan di dalam gerbong biasa tidak tersedia teh maupun bento, penumpang akhirnya membeli makanan saat kereta berhenti di stasiun. Dari sinilah muncul penjual bento &nbsp;di peron stasiun.</p>
<p>Pada era KMT, Taiwan Railways mulai memproduksi bento di lima stasiun utama: Kaohsiung, Tainan, Taichung, Taipei, dan Songshan. Bento ini kemudian didistribusikan ke kereta untuk dijual. Pada tahun 1960, Taiwan Railways mendirikan dapur khusus untuk produksi bento, yang kemudian berkembang menjadi bisnis utama selain layanan transportasi.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Bento: Sumber Keuntungan Besar bagi Taiwan Railways</p>
<p>Meskipun Taiwan Railways terus mengalami kerugian selama bertahun-tahun, bisnis bento justru menjadi sumber pendapatan utama.</p>
<p>Harga bento andalan Taiwan Railways (TRA) berkisar antara 60 hingga 120 NTD. Menurut statistik, sebelum pandemi pada tahun 2019, TRA menjual 7,93 juta bento dengan laba bersih 105 juta NTD. Pada tahun 2023, jumlah penjualan meningkat menjadi 8,869 juta bento dengan laba bersih 123 juta NTD. Sementara itu, dari Januari hingga September 2024, TRA telah menjual 6,92 juta bento dengan laba bersih 126 juta NTD, mencetak rekor baru.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Festival Bento di Taiwan</p>
<p>TRA Taiwan juga aktif menggelar perayaan Festival Bento yang biasa diselenggarakan pada bulan Juni. Festival ini akan menghadirkan bento-bento dari perusahaan perkeretaapian, hotel, dan restoran, dari dalam maupun luar&nbsp; negeri.</p>
<p>Ada pula bento-bento unik dengan kemasan edisi terbatas yang hanya bisa didapatkan di acara tersebut.</p>
<p>Contohnya saja, di acara Festival Bento tahun lalu, pengunjung bisa mencicipi bento dari 12 perusahaan kereta api Jepang &mdash;mulai dari wagyu, unagi, hingga nasi gurita. Selain itu, ada juga bento dengan cita rasa Korea, Malaysia, dan tentu saja Taiwan!</p>
<p>Pengunjung juga dapata membelui bento dengan kemasan unik, seperti claypot, kemasan rantang stainless steel, kemasan kotak berbentuk kereta api, dll.</p>
<p>Bagi kalian para pecinta bento kereta api, jangan lewatkan acara Festival Bento tahun ini untuk membeli bento limited edition dengan kemasan yang sangat lucu!</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto:&nbsp;台鐵局 via UDN)</p>
<p>WAWANCARA</p>
<p>Merantau ke Taiwan Demi Wujudkan Cita-cita Bangun Sanggar Tari di Cirebon</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=70986</guid>
      <pubDate>Fri, 21 Mar 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/03/21/20250321_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 210325: Merantau ke Taiwan Demi Wujudkan Cita-cita Bangun Sanggar Tari di Cirebon</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 210325: Merantau ke Taiwan Demi Wujudkan Cita-cita Bangun Sanggar Tari di Cirebon</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Kakek </strong><strong>di Changhua Ubah</strong><strong> Area Parkir Berubah Jadi "Jalur Motor"</strong><strong>, Polisi Jatuhkan Denda</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/03/21/bd1ad46986859360f4b583cada8a00b4.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>12</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 140325: Sejarah Ai-Yu & Lebah Ai-Yu]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71034</link>
      <description><![CDATA[<p>Hati-hati Melanggar Hukum! Pemerintah Resmi Larang Rokok Elektrik, Penggunaan Dianggap Ilegal! </p>

<p>Berdasarkan Undang-Undang Pengendalian Bahaya Rokok, kami mengingatkan Anda bahwa rokok elektrik kini telah sepenuhnya dilarang. Usia legal untuk merokok telah dinaikkan menjadi 20 tahun, dan area larangan merokok diperluas hingga perguruan tinggi, taman kanak-kanak, serta pusat penitipan anak.</p>

<p>Perlu diketahui bahwa rokok konvensional, rokok elektrik, dan rokok yang dipanaskan tetap memiliki risiko bahaya melalui asap rokok sekunder dan tersier, serta berpotensi menyebabkan kanker. Jika Anda ingin berhenti merokok, silakan hubungi layanan konsultasi berhenti merokok profesional di 0800-636363.</p>

<p>Direktorat Jenderal Promosi Kesehatan Nasional (HPA)) mengajak Anda untuk menerapkan &quot;Tiga Tidak&quot; dalam Menolak Rokok Elektrik: Tidak Mencoba - Tidak Membeli - Tidak Merekomendasikan.</p>

<p>Dompet selamat, badan pun sehat!</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>ABK Indonesia Jatuh ke Laut dan Nyaris Tenggelam, Penjaga Pantai Penghu Lakukan Penyelamatan</p>

<p>Bekerja di laut penuh risiko! Pada 11 Maret, Tim Penjaga Pantai Penghu (Divisi Kedelapan Armada Penjaga Pantai) menerima laporan dari Wilayah Patroli Ke-13 bahwa seorang &nbsp;ABK Indonesia jatuh ke laut saat bekerja di perairan lepas pantai Qimei, Penghu. ABK tersebut tenggelam dan kehilangan kesadaran. Situasinya sangat darurat, sehingga tim segera mengerahkan kapal patroli untuk melakukan penyelamatan. Awalnya, nelayan tersebut akan dibawa ke Puskesmas Qimei, tetapi karena keterbatasan fasilitas medis, ia akhirnya dievakuasi ke rumah sakit di Pulau Magong.</p>

<p>Menurut penyelidikan Tim Penjaga Pantai Penghu, pada pukul 08.08 pagi, mereka menerima laporan dari keluarga kapal nelayan Sheng Lian De (昇聯德)melalui nomor darurat 118. Kapal tersebut berada di 27 mil laut barat daya Qimei, dan salah satu anak buah kapal (ABK) asal Indonesia ditemukan tidak sadarkan diri. Tim segera mengerahkan kapal patroli PP-10071 dan pada pukul 09.15 berhasil bertemu dengan kapal Sheng Lian De di perairan 19 mil laut barat Qimei.</p>

<p>Diketahui bahwa ABK Indonesia tersebut jatuh ke laut saat bekerja dan mengalami cedera akibat menelan air laut. Saat ini, kondisinya mulai membaik dan kesadarannya berangsur pulih. Namun, karena keterbatasan layanan medis di Qimei, ia kemudian dievakuasi ke rumah sakit di Pulau Magong. Kapal patroli PP-10071 tiba di Magong pada pukul 11.00 siang, dan pasien langsung dibawa ke Rumah Sakit Tri-Service General Hospital Penghu dengan ambulans dari Dinas Pemadam Kebakaran Penghu.</p>

<p>Tim Penjaga Pantai Penghu mengingatkan bahwa karena wilayah Penghu dikelilingi oleh laut, nelayan yang mengalami kecelakaan atau situasi darurat saat bekerja dapat menghubungi hotline darurat Penjaga Pantai di nomor 118 secara gratis atau melapor melalui Radio Perikanan Taiwan. Pihak berwenang akan segera melakukan upaya penyelamatan demi melindungi keselamatan jiwa dan harta benda nelayan. Tim Penjaga Pantai berkomitmen untuk terus menjalankan perannya sebagai penjaga laut yang siap siaga.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: CGA)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>10 Pelanggaran Ini Capai 2 Juta Tilang! Pengendara Wajib Tahu!</p>

<p>Guna memperketat penegakan hukum berbasis teknologi dan meningkatkan keselamatan pejalan kaki, Yuan Eksekutif Taiwan telah membantu pemerintah daerah memasang peralatan pemantauan lalu lintas di persimpangan utama. Pada paruh kedua tahun lalu, 194 lokasi baru dipasang, dengan total 496.223 kasus pelanggaran lalu lintas yang ditindak. Selain itu, kamera pengukur kecepatan mencatat 35.859 kasus pelanggaran. Secara keseluruhan, 1.985.952 tilang dikeluarkan untuk 10 jenis pelanggaran lalu lintas berat, termasuk menerobos lampu merah, kelebihan muatan, dan ngebut.</p>

<p>Berdasarkan Laporan Kinerja Yuan Eksekutif, Undang-Undang Fasilitas Keselamatan Pejalan Kaki telah ditetapkan pada 1 Mei 2024 dan mulai berlaku sejak 1 Oktober 2024. Undang-undang ini mengatur mekanisme perbaikan dan peningkatan fasilitas keselamatan pejalan kaki.</p>

<p>Yuan Eksekutif juga mendorong seluruh kepolisian di Taiwan untuk meningkatkan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang membahayakan pejalan kaki dan parkir ilegal. Pada paruh kedua tahun lalu, tilang yang dikeluarkan mencakup:</p>


	57.536 kasus pengendara yang tidak memberi jalan kepada pejalan kaki di persimpangan
	17.520 kasus kendaraan yang tidak berhenti sesuai rambu di persimpangan tanpa lampu lalu lintas
	423.341 kasus parkir ilegal (termasuk parkir sementara) di trotoar
	39.665 kasus hambatan di jalan. Contohnya adalah : kendaraan yang diparkir sembarangan, pohon tumbang, rambu roboh, atau lubang, kerusakan jalan, dll.


<p>Secara total, ada 538.062 kasus yang ditindak dalam kategori ini.</p>

<p>Selain itu, pada paruh kedua tahun lalu, sebanyak 1.985.952 kasus pelanggaran berat lalu lintas, termasuk menerobos lampu merah dan ngebut, berhasil ditindak.</p>

<p>Untuk memperketat pencegahan terhadap pengemudi mabuk, polisi juga menindak 26.939 kasus mengemudi dalam keadaan mabuk, di mana 14.120 kasus di antaranya diproses secara hukum. Selain itu, polisi juga melakukan 3.590 penyelidikan di wilayah dengan tingkat konsumsi alkohol tinggi, serta mengimbau pemilik usaha untuk bertanggung jawab secara sosial.</p>

<p>Guna mencegah penggunaan pelat nomor kendaraan palsu atau hasil modifikasi, serta menjaga keamanan dan ketertiban lalu lintas, polisi telah menindak 1.009 kasus pemalsuan atau perubahan pelat nomor kendaraan. Selain itu, 989 kasus perdagangan atau penggunaan pelat nomor palsu berhasil diungkap, dengan total 1.032 orang yang ditangkap.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>

<p>FAKTA UNIK</p>

<p>Sejarah Ai-Yu &amp; Lebah Ai-Yu</p>

<p>Setiap musim panas, jeli Ai-Yu berwarna kuning keemasan yang dipadukan dengan perasan lemon dan madu menjadi sajian yang menyegarkan dan menggugah selera, baik bagi anak-anak maupun orang dewasa.</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Legenda Ai-yu</p>

<p>Sejarah penciptaan Ai-Yu dapat ditelusuri hingga 200 tahun yang lalu. Menurut &quot;Sejarah Umum Taiwan&quot;, pada awal Era Kaisar Daoguang dari Dinasti Qing, seorang pedagang dari Fujian melewati Dapu, Kabupaten Chiayi. Dalam perjalanan, pedagang tersebut kehausan di tengah cuaca panas dan ia memutuskan berhenti di pinggir sungai. Saat mengambil air untuk minum, ia melihat sesuatu seperti jeli yang mengapung di sungai. Karena penasaran, ia pun mencobanya. Siapa sangka, jeli tersebut terasa dingin dan segar.</p>

<p>Sang pedagang memperhatikan bahwa ada pohon dengan buah berjatuhan di sekitar sungai. Ia mengambil beberapa buah, meremasnya, dan mendapati bahwa sari buah yang bercampur air bisa mengental menjadi jeli. Setelah menambahkan gula, rasanya menjadi luar biasa lezat. Karena penemuan ini, ia meminta putrinya, yang bernama Ai-Yu, untuk mulai menjualnya. Seiring waktu, masyarakat pun mengenal minuman menyegarkan ini dengan nama Ai-Yu.</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Ai-Yu dan Hubungannya dengan Lebah Ai-Yu</p>

<p>Buah Ai-Yu termasuk dalam keluarga ara dan memiliki ribuan bunga kecil yang tersembunyi di balik kulit tebalnya. Pohon Ai-Yu terbagi menjadi tanaman jantan dan betina, di mana buah betina menghasilkan Ai-Yu yang dapat dikonsumsi, sedangkan buah jantan berperan dalam proses penyerbukan.</p>

<p>Penyerbukan Ai-Yu sepenuhnya bergantung pada lebah kecil bernama Wiebesia pumilae, yang berukuran lebih kecil dari semut. Hubungan antara Ai-Yu dan lebah ini adalah contoh nyata simbiosis mutualisme di alam:</p>

<p>Buah Ai-Yu menyediakan tempat tinggal dan makanan bagi lebah, sementara lebah membantu penyerbukan agar pohon Ai-Yu dapat berkembang biak</p>

<p>Ketika buah jantan matang, dasar buah akan terbuka sedikit (sekitar 0,1 cm), sehingga lebah betina dapat masuk dan bertelur. Setelah menetas, larva lebah memakan bunga kecil di dalam buah, dan saat buah jantan mulai matang, serbuk sari mulai dilepaskan&mdash;bertepatan dengan waktu lebah muda menetas.</p>

<p>Setelah dewasa, lebah jantan membantu membuahi lebah betina, kemudian mati di dalam buah. Sementara itu, lebah betina yang telah dibuahi akan membawa serbuk sari dan keluar dari buah untuk mencari buah aiyu lain. Jika lebah betina terbang dan memasuki buah aiyu betina, maka buah aiyu bisa menghasilkan jelly aiyu ketika matang. Tapi, andaikata lebah betina memasuki buah aiyu jantan, mereka juga bisa bertelur di dalamnya dan menyelesaikan tugas reproduksi.</p>

<p>Proses alami ini terus berulang dan memainkan peran penting dalam kelangsungan hidup tanaman Ai-Yu, yang akhirnya menghasilkan buah yang bisa kita nikmati sebagai jeli di musim panas.</p>

<p>Dua puluh tahun lalu, sudah ada petani Taiwan yang hendak mengembangbiakkan buah aiyu di Daratan Tiongkok dan Asia Tenggara, bahkan membawa lebah aiyu Taiwan ke sana, tapi semuanya tewas terjangkit penyakit karena tidak mampu beradaptasi dengan iklim setempat.</p>

<p>Sampai saat ini tidak ada teknologi di mana pun di dunia yang dapat mereproduksi lebah aiyu secara artifisial. Di Daratan Tiongkok ada spesies sepupu dekat dengan aiyu, dikenal sebagai &ldquo;dolar rambat,&rdquo; tetapi kandungan pektinnya jauh lebih rendah. Beberapa ahli pernah mencoba menggunakan lebah dolar rambat untuk menggantikan lebah aiyu, tapi lebah dolar rambat hanya memilih untuk masuk ke buah dolar rambat, sama sekali tidak tertarik dengan buah aiyu. Maka, upaya membudidaya buah aiyu tetap saja gagal.</p>

<p>Beberapa tahun terakhir, Daratan Tiongkok telah berhasil mereplikasi hasil produk pertanian Taiwan seperti atemoya, pisang dan lici yuhebao, tetapi hanya buah aiyu yang tidak dapat direplikasi. Bisa disimpulkan, aiyu adalah hadiah dari Tuhan kepada Taiwan.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Taiwan Panorama)</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71034</guid>
      <pubDate>Fri, 14 Mar 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/03/14/20250314_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 140325: Sejarah Ai-Yu &amp; Lebah Ai-Yu</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 140325: Sejarah Ai-Yu &amp; Lebah Ai-Yu</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Hati-hati Melanggar Hukum! Pemerintah Resmi Larang Rokok Elektrik, Penggunaan Dianggap Ilegal! </strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/images/2025/03/14/f31ed3adeca95d780db2458e494f30bc.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>11</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 070325: Warna,  PMI Berbakat yang Merintis Karier Bernyanyi di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71085</link>
      <description><![CDATA[<p>Pariwisata Indonesia ke Taiwan Meningkat 2 Kali Lipat! Ternyata Karena Hal Ini!</p>

<p>Ditjen Pariwisata Kementerian Transportasi Taiwan telah mengundang selebritas Indonesia Mikha Tambayong &nbsp;sebagai duta pariwisata pertama untuk pasar Indonesia, yang semakin meningkatkan minat wisatawan Indonesia untuk berkunjung ke Taiwan.</p>

<p>Platform perjalanan digital Agoda menemukan bahwa minat wisatawan dari Filipina, India, dan Indonesia terhadap akomodasi di Taiwan meningkat pesat. Di antara ketiga negara ini, Indonesia mencatat peningkatan tertinggi, di mana jumlah pencarian akomodasi di Taiwan pada Januari tahun ini meningkat hampir 2 kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Sementara itu, pencarian dari wisatawan India dan Filipina juga meningkat hampir 40%.</p>

<p>Keanekaragaman destinasi wisata serta fasilitas dan restoran ramah Muslim menjadi faktor pendukung utama.</p>

<p>Taiwan semakin menarik bagi wisatawan dari Filipina, Indonesia, dan India, terutama setelah didirikannya Pusat Informasi Pariwisata Taiwan di Manila (Filipina), Jakarta (Indonesia), dan Mumbai (India), yang meningkatkan eksposur Taiwan di pasar pariwisata ketiga negara tersebut.</p>

<p>Menurut Agoda, bagi wisatawan Filipina, Taiwan menjadi destinasi ideal berkat letaknya yang dekat, kebijakan bebas visa, dan hubungan budaya yang erat. Sementara itu, wisatawan Indonesia semakin tertarik dengan peningkatan fasilitas ramah Muslim di Taiwan, termasuk restoran bersertifikasi halal, tempat salat, serta akomodasi bersertifikat halal. Selain itu, destinasi alam seperti Alishan dan Taroko juga menjadi daya tarik utama bagi wisatawan Indonesia.</p>

<p>Minat wisatawan India terhadap Taiwan juga terus meningkat. Salah satu faktor pendorongnya adalah kerja sama perdana antara Taiwan dan India dalam produksi film Bollywood &quot;Demon Hunters&quot;, yang mengambil lokasi syuting di Pelabuhan Zhengbin, Keelung.</p>

<p>Film ini juga melibatkan aktor Bollywood Arjan Bajwa, serta aktor Taiwan Lin Zhe-xi dan Lei Jia-yi. Selain sebagai lokasi syuting film Bollywood, banyaknya restoran India dan pilihan makanan vegetarian di Taiwan juga menjadikannya destinasi wisata yang semakin menarik bagi wisatawan India.</p>

<p>Berdasarkan data pencarian Agoda, minat wisatawan dari berbagai negara Asia terhadap Taiwan meningkat pesat. Lima negara Asia dengan minat terbesar terhadap Taiwan pada Januari tahun ini adalah Hong Kong, Korea Selatan, Jepang, Filipina, dan Thailand.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Fakta Unik: Mengapa Toko Helm Berada di Tikungan Perempatan Jalan</p>

<p>Toko helm sering ditemukan di perempatan jalan / tikungan&nbsp;dengan tampilan mencolok. Seorang netizen yang penasaran bertanya di media sosial mengapa toko-toko ini bisa bertahan meskipun terlihat sepi pembeli. Banyak yang menjawab bahwa lokasi di tikungan sangat strategis karena mudah terlihat sehingga menarik perhatian pelanggan. Selain itu, toko helm memiliki biaya operasional yang rendah dan keuntungan tinggi, dengan margin kotor penjualan mencapai 50%.</p>

<p>Banyak toko helm tidak hanya menjual helm tetapi juga berbagai aksesori sepeda motor, seperti jas hujan, sarung tangan, dan penutup sepatu. Dengan kebutuhan tenaga kerja yang sangat sedikit (biasanya 1 orang), biaya operasional tetap rendah. Hal ini memungkinkan banyak toko bertahan lama meskipun jumlah pembeli terlihat sedikit.</p>

<p>Menurut para netizen, toko helm memiliki tingkat transaksi tinggi. Hampir semua pelanggan yang masuk ke toko memang berniat membeli, sehingga meskipun jumlah pengunjung tampak rendah, tingkat transaksi tetap tinggi. Banyak orang yang mengendarai sepeda motor, dan permintaan helm terus ada, terutama dari pengendara baru yang baru saja mendapatkan SIM.</p>

<p>Selain itu, banyak toko helm menggunakan sistem konsinyasi, di mana barang dititipkan oleh pabrik tanpa perlu stok besar. Ini mengurangi risiko kerugian karena produk seperti helm tidak mudah rusak. Jika pemilik toko juga memiliki jaringan pemasaran atau penjualan daring, keuntungan semakin maksimal.</p>

<p>Kesimpulannya, toko helm bertahan karena margin keuntungan yang besar, biaya operasional yang rendah, lokasi strategis yang meningkatkan daya tarik, serta model bisnis yang efisien. Meskipun tampak sepi, hampir semua pelanggan yang datang pasti membeli, membuat bisnis ini tetap menguntungkan.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>

<p>Wawancara</p>

<p>Warna, PMI Berbakat yang Merintis Karier Bernyanyi di Taiwan</p>

<p>Hari ini, kita akan berkenalan dengan seorang perempuan inspiratif yang membuktikan bahwa mimpi tak mengenal batas. Ia adalah Warna, seorang PMI&nbsp;asal Cilacap, Jawa Tengah. Sejak kecil, Warna telah memiliki bakat dan kecintaan yang mendalam pada dunia tarik suara. Namun, keterbatasan ekonomi tidak menghalangi langkahnya untuk terus bermimpi.</p>

<p>Demi menggapai cita-citanya, Warna memutuskan untuk bekerja di Taiwan, tepatnya di Kota Tainan. Di tengah kesibukannya sebagai pekerja migran, ia tak pernah melupakan hasratnya untuk bermusik. Melalui akun TikTok-nya, @motivasiwarnachannel, Warna menyalurkan kreativitasnya dengan meng-cover lagu-lagu populer, berbagi motivasi, serta meluncurkan album dan single sendiri. Kerja kerasnya pun membuahkan hasil. Salah satu single-nya, &#39;Ku Langitkan Namamu&#39; berhasil viral hingga ke Indonesia.</p>

<p>Tunggu apa lagi? Langsung saja kita simak perjalanan inspiratif Warna di wawancara kali ini!</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71085</guid>
      <pubDate>Fri, 07 Mar 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/03/07/20250307_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 070325: Warna,  PMI Berbakat yang Merintis Karier Bernyanyi di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 070325: Warna,  PMI Berbakat yang Merintis Karier Bernyanyi di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Pariwisata Indonesia ke Taiwan Meningkat 2 Kali Lipat! Ternyata Karena Hal Ini!</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/03/10/bdeb378cf77911586f2051aecf56644b.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>10</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 280225: Harga Naik 10 Kali Lipat dalam 10 Tahun!  Lao Caipo Semakin Berharga]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71130</link>
      <description><![CDATA[<p>Libur Panjang 228 Disambut dengan Cuaca Cerah, Lalu Lintas di Jalan Tol Diperkirakan Padat hingga Tengah Malam</p>

<p>Menjelang libur panjang Hari Perdamaian 228 (28 Februari &ndash; 2 Maret), Biro Jalan Tol mengumumkan bahwa berdasarkan prakiraan cuaca dari Ditjen Klimatologi Sentral (CWA), sebagian besar wilayah Taiwan akan mengalami cuaca cerah hingga berawan. Karena musim semi merupakan waktu populer untuk melihat bunga, diperkirakan akan ada lonjakan volume kendaraan wisata selama periode puncak perjalanan.</p>

<p>Menurut CWA, selama libur panjang, cuaca di sebagian besar wilayah Taiwan cerah hingga berawan. Hanya wilayah timur, tenggara, dan Semenanjung Hengchun yang berpotensi mengalami hujan lokal. Selain itu, di wilayah utara Taiwan dan bagian tengah ke utara, kabut atau awan rendah dapat mengganggu jarak pandang.</p>

<p>Biro Jalan Tol mengingatkan pengendara yang bepergian di jalan tol untuk menjaga jarak aman, berkendara dengan hati-hati, dan bersiap menghadapi perubahan kondisi jalan akibat cuaca buruk.</p>

<p>Berdasarkan data dari Ditjen Pariwisata, tingkat pemesanan hotel tertinggi terjadi pada hari pertama dan kedua libur panjang, dengan rata-rata lebih dari 50% kamar telah terisi. Di beberapa daerah seperti Taipei, Miaoli, Nantou, Chiayi, dan Yilan, tingkat pemesanan bahkan mencapai 60%.</p>

<p>Karena libur panjang ini bertepatan dengan musim melihat bunga, Biro Jalan Tol memperkirakan lonjakan volume kendaraan selama jam sibuk di setiap hari libur. Oleh karena itu, masyarakat disarankan menggunakan transportasi umum. Jika tetap memilih berkendara sendiri, perjalanan jarak pendek dan menengah dianjurkan menggunakan jalan tol provinsi (省道)atau jalan lokal, sedangkan perjalanan jarak jauh di jalan tol nasional (國道) harus memperhatikan laporan kondisi lalu lintas harian.</p>

<p>Kebijakan Manajemen Lalu Lintas Selama Libur Panjang</p>

<p>Untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, Badan Jalan Tol akan menerapkan kebijakan berikut selama libur panjang:</p>


	Tarif tol satu harga (flat rate) untuk seluruh jalan tol.
	Diskon 20% untuk tarif tol di Jalan Tol Nasional No. 3 (dari Hsinchu hingga Yanchao).
	Penghapusan biaya tol antara pukul 00.00 &ndash; 05.00 setiap hari selama libur panjang.


<p>Masyarakat yang berencana bepergian selama libur panjang disarankan untuk memantau informasi lalu lintas terkini agar perjalanan lebih lancar dan nyaman.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p><br />
Menang Lotre Jincai 539, Tapi Malah Bangkrut dan Terlilit Utang Jutaan NTD dalam 3 Tahun!</p>

<p>Hadiah utama Power Lottery (威力彩) senilai 2 miliar 7 juta NTD pada pengundian 24 Februari malam jatuh ke sebuah toko lotre bernama &quot;Jin Fa Ye Lottery&quot; di Distrik Shulin, Kota New Taipei. Sebelumnya, hadiah utama Taiwan Lottery (大樂透) senilai 100 juta NTD juga telah dimenangkan pada tanggal 18 Februari di toko &quot;Da Fa Cai Lottery&quot; di Kota Douliu, Kabupaten Yunlin.</p>

<p>Seorang pengguna internet penasaran, karena jarang sekali mendengar pemenang hadiah utama muncul di depan publik. Ia pun bertanya di forum, &quot;Apakah benar ada orang yang memenangkan lotre? Mengapa tak ada yang pernah muncul?&quot;. Unggahan ini memancing banyak tanggapan dari netizen, termasuk seseorang yang mengaku bahwa ibunya pernah menang lotre Jincai 539, namun dalam waktu tiga tahun, seluruh uangnya habis, bahkan masih berutang!</p>

<p>Seorang netizen membagikan pengalaman keluarganya, &quot;Ibu saya benar-benar pernah menang lotre Jincai 539. Karena percaya akan menang lagi, dia terus bermain dan akhirnya kalah total, bahkan masih berutang jutaan NTD!&quot;. Tak hanya itu, rumah sang ibu dijual, bisnisnya tutup, dan akhirnya anaknya lah yang harus membayar utang.</p>

<p>Ia juga mengungkapkan bahwa setelah dipotong pajak, uang yang diterima ibunya waktu itu hanya sekitar 7 &nbsp;juta NTD. Namun yang membuatnya bingung adalah, &quot;Bagaimana bisa seluruh uang itu habis dalam 3 tahun, bahkan masih berutang? Saat saya bertanya, orang tua saya hanya menjawab, &#39;Kamu pikir kamu siapa? Anak muda tidak akan mengerti!&#39;.&quot;</p>

<p>Dari pengalaman keluarganya, ia pun menyadari satu hal, &quot;Dalam perjudian, bandar selalu menang. Yang menang ingin menang lebih banyak, sementara yang kalah tidak rela dan akan terus berjudi!&quot;.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Banyak netizen lain juga berbagi pengalaman serupa:</p>

<p>&quot;Ayah saya pernah menang lotre, tapi jujur, saya lebih berharap dia tidak menang.&quot;</p>

<p>Dia bercerita bahwa setelah menang, ayahnya hidup foya-foya, menghamburkan uang untuk teman-temannya lebih banyak daripada untuk anak-anaknya sendiri. Namun, karena tanpa perencanaan dan hanya menikmati kemewahan sementara, dalam waktu kurang dari dua bulan, uangnya habis total. Setelah kembali jatuh miskin, ayahnya malah sering datang meminjam uang dari anak-anaknya.</p>

<p>&quot;Ibu saya saat liburan bertemu dengan seseorang dari Kaohsiung yang memenangkan 200 juta NTD dari Power Lottery. Dia mengaku selalu membeli tiket lotre seharga 200 NTD di setiap pengundian.&quot;</p>

<p>&quot;Banyak kasus pemenang lotre yang akhirnya masuk pengadilan, jadi pemenangnya memang benar-benar ada. Mereka hanya tidak akan mengungkapkan identitasnya kepada publik.&quot;</p>

<p>&quot;Nenek saya dulu menang lotre (sejenis Da Jia Le), dan uangnya digunakan untuk membeli rumah keluarga kami. Tidak heran sejak saya lahir, saya tidak pernah melihat nenek saya bekerja, tetapi dia juga tidak pernah kekurangan uang.&quot;</p>

<p>Dari berbagai pengalaman ini, banyak netizen menyimpulkan bahwa menang lotre bukanlah jaminan kebahagiaan. Tanpa perencanaan keuangan yang matang, keberuntungan bisa berubah menjadi bencana.</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>&nbsp;</p>

<p><br />
FAKTA UNIK</p>

<p>Harga Naik 10 Kali Lipat dalam 10 Tahun! &nbsp;Lao Caipo Semakin Berharga</p>

<p>&quot;Lao Caipo&quot; (lobak kering tua) adalah salah satu hidangan tradisional khas etnis Han di daerah Chaoshan, Guangdong. Bahan utamanya adalah lobak yang telah diawetkan dalam waktu lama hingga memiliki warna mengilap, tekstur kulit yang lembut, daging empuk, serta cita rasa yang renyah dan menggugah selera. Lao caipo juga dipercaya memiliki khasiat untuk membantu pencernaan dan meningkatkan nafsu makan. Di antara berbagai jenisnya, lao caipo yang telah berumur lebih dari 10 tahun dianggap sebagai yang terbaik dan dihargai dengan harga tinggi. Nilainya bisa meningkat hingga lebih dari 10 kali lipat, sehingga mendapatkan julukan &quot;emas hitam.&quot; Menanggapi hal ini, beberapa pelaku usaha menyatakan bahwa lao caipo berkualitas tinggi sangat langka, bahkan harganya bisa mencapai lebih dari 10.000 NTD per 500 gram, membuatnya &quot;lebih sulit dibeli daripada chip elektronik.&quot;</p>

<p>Menurut laporan Sanli News, Lin Yu-jie, dari Koperasi Komunitas Donggang, Budai, menjelaskan bahwa lobak kering sangat murah saat masih segar, tetapi seiring waktu harganya terus meningkat setiap tahunnya. Sementara itu, Qiu Hong-han, pemilik generasi keempat pabrik produksi lao caipo, mengungkapkan bahwa proses pembuatan lao caipo sangat rumit. Tidak cukup hanya dengan menyimpannya begitu saja, tetapi juga harus diperhatikan perubahannya. Jika terlalu lembap, harus segera dijemur. Oleh karena itu, lobak kering yang telah berumur lebih dari 20 tahun memiliki harga yang sangat mahal, bahkan mencapai lebih dari 10.000 NTD per 500 gram dan &quot;lebih sulit dibeli daripada chip.&quot;</p>

<p>Diketahui bahwa &quot;caipo&quot; (lobak kering) dibuat dari lobak putih yang tidak dikupas, lalu dicampur dan diaduk dengan garam kasar secara terus-menerus sambil ditekan untuk mengeluarkan air. Setelah kadar air berkurang, lobak dimasukkan ke dalam gentong dan ditekan menggunakan batu besar yang ditempatkan di atas papan kayu agar proses dehidrasi berlangsung lebih cepat. Sekitar lima hari kemudian, lobak diangkat dan dijemur selama satu hari. Jika sudah tidak lengket dan terasa lembut saat disentuh, lobak dikembalikan ke dalam gentong, ditutup rapat, dan disimpan di tempat sejuk selama satu tahun hingga proses fermentasi selesai.</p>

<p>Lobak yang diawetkan dengan garam kasar dapat menghambat pertumbuhan bakteri. Setelah tiga tahun, warnanya berubah menjadi coklat, setelah 15 tahun menjadi coklat tua, dan setelah 20 tahun, lobak kering ini akan berubah menjadi hitam.</p>

<p>Karena adanya strain bakteri tahan garam yang terus melakukan proses fermentasi dalam jangka panjang, lobak kering yang mengalami dehidrasi dalam waktu lama akan menghasilkan kristal garam secara alami, yang merupakan fenomena normal. Selama proses pengawetan, air yang terbentuk menyebabkan perubahan warna pada lobak kering.</p>

<p>Lobak kering tua ini, yang juga dikenal dengan sebutan &quot;ginseng hitam Taiwan&quot;, diproses menggunakan metode tradisional dengan melalui empat tahap utama: pengawetan, penekanan, pembalikan, dan penjemuran. Setelah lebih dari 20 tahun fermentasi, ia akan memiliki aroma dan rasa yang khas, dipercaya dapat meningkatkan nafsu makan serta membantu pencernaan.<br />
&nbsp;</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p>Martin Rustandi Bagikan Pengalamanya Buat Film di Taiwan</p>

<p>Martin Rustandi adalah sutradara Indonesia yang berkarya di Taiwan. Berawal dari menempuh pendidikan perfilman di National Taiwan University of Arts, Martin mengawali perjalanannya membuat film dari nol.<br />
<br />
Selain membuat film layar lebar &quot;The Road Less Traveled&quot;, Martin juga kerap membuat film dokumenter, salah satunya adalah &quot;Kucumbu Jiwaku&quot;.<br />
<br />
Awal tahun ini, ia kembali menghadirkan karya terbarunya yang bertajuk &quot;Not Far From Home&quot;. Lebih dari sekadar dokumenter, film ini menjadi jendela yang membuka mata kita pada kehidupan diaspora Indonesia di Taiwan. Melalui enam kisah yang menyentuh, Martin mengajak kita merenungkan makna &quot;rumah&quot; dan &quot;identitas&quot;.</p>

<p><br />
Bagaimana dia mengawali perjalanan karirnya sebagai sutradara asing di Taiwan?Dengarkan selengkapnya di wawancara kali ini!<br />
<br />
&nbsp;</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71130</guid>
      <pubDate>Fri, 28 Feb 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/02/28/20250228_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 280225: Harga Naik 10 Kali Lipat dalam 10 Tahun!  Lao Caipo Semakin Berharga</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 280225: Harga Naik 10 Kali Lipat dalam 10 Tahun!  Lao Caipo Semakin Berharga</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Libur Panjang 228 Disambut dengan Cuaca Cerah, Lalu Lintas di Jalan Tol Diperkirakan Padat hingga Tengah Malam</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/03/03/55a468d23b32d21fb54bcf3c37c1762f.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>9</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 022125: Martin Rustandi Bagikan Pengalamannya Membuat Film di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71176</link>
      <description><![CDATA[<p>Kuliner Ini ternyata Menyebabkan Diabetes dan Serangan Jantung</p>

<p>Banyak orang telah mengetahui jika makanan yang digoreng dan makanan manis dapat menyebabkan masalah kesehatan. Namun, ternyata ada makanan rebus yang juga mengandung risiko kesehatan tersembunyi. Mengapa bisa berbahaya?</p>

<p>Menurut seorang pakar dan dokter gizi bernama Liu Bo-ren (劉博仁), meskipun makanan camilan yang direbus terasa lezat, tapi ternyata bumbu-bumbunya cukup berbahaya bagi kesehatan. Hal tersebut antara lain karena:</p>

<p>1.&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Kandungan natrium tinggi</p>

<p>Bumbu-bumbu perendam sering kali menggunakan kecap, garam, MSG, atau bubuk kaldu dalam jumlah besar, yang membuat kandungan natriumnya terlalu tinggi dan dapat meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, beban ginjal, dan edema.</p>

<p>2. Oksidasi lemak dan minyak yang tinggi</p>

<p>Minyak hewani dapat ditambahkan ke dalam bumbu rendaman atau dapat digunakan berulang kali dalam jangka waktu lama, yang dapat memicu oksidasi lemak, meningkatkan peradangan, dan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.</p>

<p>3. Gula berlebihan</p>

<p>Bumbu-bumbu tradisional sering kali mengandung gula batu, gula merah, dll, yang membuat kadar gulanya terlalu tinggi, memengaruhi stabilitas gula darah dan meningkatkan risiko resistensi insulin. Orang dengan penyakit ginjal kronis, diabetes, atau obesitas perlu sangat berhati-hati.</p>

<p>4. Pemanasan berulang kali menghasilkan zat berbahaya</p>

<p>Bila bumbu rendaman direbus dalam waktu lama, dapat dihasilkan zat karsinogen seperti amina isosiklik, terutama bila bumbu rendaman tersebut mengandung protein daging.</p>

<p>5. Aditif dan masalah keamanan pangan</p>

<p>Untuk meningkatkan cita rasanya, beberapa bisnis mungkin menggunakan perasa buatan, bahan pengawet, dan bahan tambahan lainnya. Penyimpanan bumbu rendaman dalam jangka panjang dapat memicu pertumbuhan bakteri atau meningkatnya kandungan nitrit, sehingga meningkatkan risiko kesehatan.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto Canva)</p>

<p>Wajib Punya Sahabat dari 3 Zodiak Ini! Nomor 1 Akan Menangis Bersamamu</p>

<p>Seiring bertambahnya usia, apakah kamu semakin memahami makna dari ungkapan &quot;lebih baik punya sedikit teman, tapi berkualitas&quot;? Kamu mulai menyadari bahwa hanya membutuhkan beberapa sahabat sejati di sekitarmu. Dalam acara Destiny Is Fun, guru tarot Aifeier membagikan tiga zodiak yang benar-benar akan membantu di saat sulit. Ia memuji bahwa tiga zodiak ini sangat layak untuk dijadikan sahabat sejati. Apakah zodiakmu masuk dalam daftar ini?</p>

<p>Zodiak yang masuk daftar adalah Capricorn, Scorpio, dan Cancer&mdash;mereka adalah sosok yang setia dan berpegang teguh pada nilai persahabatan.</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Peringkat 3: Capricorn</p>

<p>Sahabat Capricorn benar-benar layak untuk dimiliki! Namun, jika kamu mencari pelukan dan kata-kata manis dari mereka, siap-siap kecewa. Capricorn bukan tipe yang pandai mengungkapkan perhatian lewat kata-kata hangat. Tetapi saat kamu benar-benar butuh bantuan nyata, mereka akan dengan senang hati membantu karena rasa tanggung jawab terhadap persahabatan.</p>

<p>Misalnya, jika mobilmu tiba-tiba mogok di jalan dan kamu meminta tolong kepada teman berzodiak Capricorn, mereka pasti langsung setuju untuk menolong. Jika mereka tidak bisa datang sendiri, mereka akan mencari bantuan lain, seperti memanggil layanan derek. Capricorn menganggap membantu teman adalah tanggung jawabnya, dan mereka akan memastikan kamu sampai di rumah dengan selamat.</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Peringkat 2: Scorpio</p>

<p>Scorpio adalah tipe sahabat yang sangat setia dan selalu ada untukmu. Meski sering dianggap sebagai sosok yang tajam dan blak-blakan dalam berbicara, sebenarnya mereka sangat menghargai persahabatan dan hubungan yang mereka miliki.</p>

<p>Scorpio akan dengan tulus memuji kelebihanmu, tetapi juga tidak ragu memberi kritik jika kamu melakukan kesalahan. Mereka ingin sahabatnya terus berkembang dan maju. Jika kamu menginginkan teman yang bisa memberimu dorongan serta bimbingan, Scorpio adalah pilihan yang tepat!</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Peringkat 1: Cancer</p>

<p>Cancer adalah sosok sahabat yang penuh kasih, tulus, dan dapat diandalkan. Jika kamu mengalami hari yang buruk, merasa sedih, atau patah hati, Cancer adalah orang yang tepat untuk kamu cari. Mereka memiliki empati yang tinggi, mampu memahami perasaan orang lain, dan selalu siap memberikan dukungan emosional.</p>

<p>Jika kamu butuh tempat untuk mencurahkan isi hati atau hanya ingin seseorang mendengarkan keluh kesahmu, Cancer akan dengan sabar menemanimu hingga larut malam, bahkan rela menangis bersamamu. Mereka adalah sosok sahabat yang hangat dan selalu ada di saat kamu membutuhkannya.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto Canva)</p>

<p><br />
Gunung Terpendek di Taiwan&nbsp; : Qian Donggang</p>

<p>Gunung Qian Donggang, yang juga dikenal sebagai Jingshan, terletak di Desa Donggang, Kota Budai, Kabupaten Chiayi, Taiwan. Gunung ini memiliki ketinggian hanya 11 meter, dengan waktu pendakian ke puncak hanya 40 detik. Karena itu, gunung ini sering disebut sebagai &quot;Gunung Suci bagi Pendaki Pemula&quot; atau &quot;Gunung Terpendek di Taiwan&quot;. Meskipun demikian, Qian Donggang tetap merupakan titik tertinggi di Kota Budai.</p>

<p>Gunung ini sebenarnya hanyalah sebuah bukit kecil di daerah dataran rendah yang terbentuk dari akumulasi pasir halus yang belum sepenuhnya mengeras. Diperkirakan bahwa kawasan ini dulu merupakan bagian dari Laut Dalam Daofeng, dan Qian Donggang mungkin adalah sisa dari gundukan pasir atau pulau kecil yang berada di dalam laut tersebut.</p>

<p>Di kaki gunung terdapat taman seluas 5 hektar, yang awalnya bernama Taman Gunung Donggang. Pada tahun 2006, taman ini mengalami kondisi terbengkalai dengan banyak tumbuhan liar. Namun, berkat usaha kepala desa dan asosiasi komunitas setempat, serta bantuan dana dari Biro Konservasi Tanah dan Air Dewan Pertanian Taiwan dalam proyek Revitalisasi Pedesaan, taman ini direnovasi dan diubah namanya menjadi &quot;Taman Anak Donggang 3&quot;, yang kini menjadi tempat rekreasi keluarga.</p>

<p>Jika cuaca cerah, dari puncak Gunung Qian Donggang, pengunjung dapat melihat Pelabuhan Perikanan Budai, Dermaga&nbsp; Dongshi, Lahan Basah Haomeiliao, Lahan Basah Aogu, dan Dataran Chianan.</p>

<p>Nama Gunung Qian Donggang berasal dari aliran air &quot;Qian Donggang Drainage&quot; yang mengalir di wilayah ini. Catatan tertua tentang gunung ini dapat ditemukan dalam peta Taiwan tahun 1904 pada masa pemerintahan Jepang.</p>

<p>Dahulu, gunung ini dipenuhi oleh pohon pandan laut (Pandanus), tetapi pada masa kolonial Jepang, untuk menghapus praktik perjudian dan penyembelihan babi ilegal yang sering terjadi di sana, seorang petugas keamanan bernama Shimokawa memerintahkan pembakaran hutan di gunung tersebut. Setelah itu, pohon cemara laut ditanam sebagai pengganti dan digunakan sebagai pohon peneduh jalan, sementara area di kaki gunung dijadikan pembibitan pohon cemara laut.</p>

<p>Pada masa pasca-perang, Gunung Qian Donggang juga digunakan sebagai lapangan tembak oleh pasukan pertahanan pantai Budai.</p>

<p>Dulu, gunung ini terhubung dengan beberapa bukit kecil di sekitarnya, dengan luas sekitar 3,6 hektar. Namun, antara tahun 1950 hingga 1960, penduduk setempat mulai menggali tanah dari bukit ini untuk memperbaiki kualitas tanah pertanian dan mendirikan rumah, karena daerah pesisir ini memiliki tanah yang mengandung garam. Bahkan, beberapa pejabat pemerintah daerah dilaporkan menjual pasir dari gunung ini untuk keuntungan pribadi. Akibatnya, banyak bukit kecil di sekitar gunung ini diratakan. Gunung Qian Donggang sendiri berhasil bertahan karena adanya titik triangulasi kelas satu di puncaknya.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto:swcoast-nsa.gov.tw)</p>

<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>

<p>Wawancara Bersama Martin Rustandi</p>

<p>&quot;Not Far From Home&quot; bukan sekadar dokumenter biasa. Karya terbaru Martin Rustandi (陳文良) ini adalah jendela yang membuka mata kita pada kehidupan diaspora Indonesia di Taiwan. Melalui enam kisah yang menyentuh, Martin mengajak kita merenungkan makna &quot;rumah&quot; dan &quot;identitas&quot;. Mari kita berkenalan lebih dekat dengan sosok di balik karya inspiratif ini!</p>

<p style="text-align: center;"></p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71176</guid>
      <pubDate>Fri, 21 Feb 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/02/21/20250221_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 022125: Martin Rustandi Bagikan Pengalamannya Membuat Film di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 022125: Martin Rustandi Bagikan Pengalamannya Membuat Film di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Kuliner Ini ternyata Menyebabkan Diabetes dan Serangan Jantung</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/02/24/5d963559a06db76ab9b09e6e48cfd4d7.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>8</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 140225: Workshop Pelatihan Penerjemah bagi Penduduk Imigran Baru]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71220</link>
      <description><![CDATA[<p>Klenteng Sanyuan di Bade Menghasilkan &ldquo;Liqiao&rdquo; saat Melempar Jiaobei: Dianggap Pertanda Baik untuk Arak-arakan Mazu</p>

<p>Wu Pei-zhen (吳佩珍), seorang perempuan warga negara asing asal Indonesia, melempar jiaobei (bua bue) di Klenteng Sanyuan di Bade dan secara mengejutkan menghasilkan &ldquo;liqiao&rdquo; (bua bue berdiri). Peristiwa ini membuat para umat kagum. Wakil Wali Kota Taoyuan Su Jun-bin (蘇俊賓) diundang untuk meninjau kejadian ini pada 7 Februari. Ia menyatakan kekagumannya atas bagaimana warga asing dari Indonesia dapat berbaur dengan budaya Taiwan serta menerima perlindungan dari Mazu. Hal ini menunjukkan bahwa keagungan Mazu tidak mengenal batas negara.</p>

<p>Ketua Klenteng L&uuml; Lin Xiao-feng (呂林小鳳), mengungkapkan bahwa Klenteng Sanyuan akan mengadakan prosesi Mazu pada Festival Cap Go Meh. Kejadian &quot;liqiao&quot; ini dianggap sebagai pertanda baik bagi prosesi tersebut. Ia berharap umat dapat ikut serta dalam doa bersama serta ritual &ldquo;melintasi tandu&rdquo; (zhuan4 qiao2 jiao3) untuk memohon keselamatan dan kesejahteraan bagi masyarakat Bade.</p>

<p>Su Jun-bin dan L&uuml; Lin Xiao-feng juga mendiskusikan kemungkinan &quot;liqiao&quot; terjadi secara alami. Su Jun-bin berpendapat bahwa buabue yang berdiri tepat di sisi busurnya merupakan sebuah keajaiban di antara keajaiban.</p>

<p>L&uuml; Lin Xiao-feng menambahkan bahwa untuk memastikan apakah ada pesan khusus dari Mazu, ia kembali melempar jiaobei dan bertanya apakah fenomena ini terkait dengan nasib kuil. Mazu menjawab dengan &ldquo;xiao bei&rdquo; (keduanya memperlihatkan permukaan bawah). Setelah itu, ia bertanya apakah kejadian ini hanya terjadi demi Wu, perempuan asal Indonesia tersebut, dan langsung mendapatkan &ldquo;sheng bei&rdquo; (satu tengkurap) sebagai jawaban. Hal ini memperlihatkan bahwa semua kejadian sudah ditentukan oleh takdir.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: Klenteng Sanyuan)</p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Jacky Cheung akan Menyelenggarakan Konser di 2 Kota Utama di Taiwan</p>

<p>Perwakilan Jacky Cheung telah resmi menyampaikan, bahwa penyanyi asal Hong Kong ini akan menyelenggarakan beberapa konser turnya di 2 kota utama Taiwan, yaitu Kaohsiung dan Taipei. Konser tersebut terbagi atas Kaohsiung Arena pada 28-30 Maret , kemudian 4-6 April dan 11-13 April di Taipei Arena. Tiket akan mulai dijual KKTIX pada 15 Februari. Perlu dicatat bahwa tiket untuk 9 pertunjukan ini akan dijual dengan nama asli.</p>

<p>Jacky Cheung 60+ Tour telah dipentaskan lebih dari 215 kali. Suara nyanyiannya yang telah disempurnakan selama bertahun-tahun, dipadukan secara cerdik dengan musik orkestra, musik pop, dan balet modern untuk menciptakan trinitas &quot;suara, musik, dan tari&quot;. Penampilan terbaik yang saling melengkapi ini menyentuh setiap penonton secara mendalam dan membuat mereka tak bisa melupakannya.</p>

<p>Terkait dengan hal tersebut, banyak orang yang menantikan waktu penjualan tiket konser Jacky Cheung. Penyelenggaranya, Super Dome telah mengumumkan, bahwa tiket konsernya akan dijual dengan harga $5880 / $5280 / $4800 / $3800 / $2800 / $1800 / $800 (Kaohsiung tidak tersedia tiket NT$800). Waktu penjualan mulai 15 Februari 2025 pukul 12:16 siang. Tidak hanya itu, pengguna kartu China Trust dapat membeli tiketnya secara terbatas mulai pukul 11:28 (termasuk kartu debit, tidak termasuk AE, Diners Club, dan Union Pay).</p>

<p>Terkait dengan 3 pertunjukkan konser yang dibatalkan tahun lalu, penjadwalan ulangnya adalah tanggal 18-20 April. Penyelenggaranya yaitu Super Dome mengingatkan, bahwa jadwal konser awal 7 Juni 2024 digantikan pada 18 April, tanggal 8 Juni 2024 digantikan pada 19 April, dan 9 Juni 2024 digantikan pada tanggal 20 April. Pemilik tiket terkait akan tetap mendapatkan tempat duduk sesuai dengan jadwal asli sebelumnya.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p>&nbsp;</p>

<p>Fakta Unik Bambu di Taiwan</p>

<p>Bambu adalah tanaman dari suku rumput-rumputan (Bambusoideae) yang tumbuh subur di berbagai musim. Tanaman ini tersebar luas di seluruh dunia kecuali di Eropa, dengan 80% populasinya berada di Asia, terutama di Asia Tenggara, Tiongkok, Jepang, dan Taiwan. Karena itu, bambu sering dianggap sebagai simbol khas dunia Timur.</p>

<p>Pertumbuhan dan Manfaat Bambu</p>

<p>Bambu dikenal sebagai tanaman dengan pertumbuhan yang sangat cepat. Dalam sehari, batangnya bisa bertambah panjang hingga 18 cm atau lebih. Umumnya, bambu dapat dipanen dalam 3&ndash;5 tahun, menjadikannya sumber daya yang berkelanjutan. Selain itu, pembabatan bambu tua justru membantu pertumbuhan tunas baru yang lebih berkualitas.</p>

<p>Bambu juga memiliki peran ekologis yang penting, seperti mencegah erosi tanah dan menyerap karbon dioksida dalam jumlah besar. Uniknya, sebagian besar bambu hanya berbunga sekali seumur hidup, lalu mati, tetapi rimpangnya tetap hidup dan akan menumbuhkan tunas baru dalam 5&ndash;10 tahun.</p>

<p>Sejak zaman dahulu, bambu memiliki banyak kegunaan dalam kehidupan manusia. Hampir seluruh bagiannya bermanfaat, mulai dari akar, batang, daun, hingga rebung. Beberapa pemanfaatannya antara lain:<br />
✅ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Rebung &rarr; Dikonsumsi sebagai bahan makanan.<br />
✅ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Kulit bambu &rarr; Dianyam menjadi caping.<br />
✅ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Daun bambu &rarr; Digunakan sebagai pembungkus bacang.<br />
✅ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Batang bambu &rarr; Dipakai untuk membuat rumah, jembatan, peralatan dapur, dan alat musik seperti suling.<br />
✅ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Ranting bambu &rarr; Diolah menjadi sumpit, sapu, dan mainan tradisional.</p>

<p>Sumber Daya Hutan Bambu di Taiwan</p>

<p>Taiwan memiliki iklim lembap dengan curah hujan tinggi, menjadikannya habitat ideal bagi berbagai jenis bambu. Bahkan, di Gunung Hehuan yang memiliki ketinggian 3.000 meter di atas permukaan laut, tumbuh bambu khas Taiwan, Yushania niitakayamensis, yang merupakan spesies bambu kerdil.</p>

<p>Menurut penelitian Kementerian Pertanian Taiwan (MOA), terdapat lebih dari 89 spesies bambu di Taiwan, dengan 25 di antaranya merupakan spesies asli. Enam spesies bambu utama yang memiliki nilai ekonomi tinggi adalah:<br />
1️⃣ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Bambu ma<br />
2️⃣ &nbsp;&nbsp;Bambu moso<br />
3️⃣ &nbsp;&nbsp;&nbsp;Bambu duri<br />
4️⃣ &nbsp;&nbsp;Bambu hijau Oldhamii<br />
5️⃣ &nbsp;&nbsp;Bambu rimpang panjang<br />
6️⃣ &nbsp;&nbsp;Bambu makino</p>

<p>Bambu dan Kehidupan Satwa Liar</p>

<p>Hutan bambu Taiwan juga menjadi ekosistem penting bagi berbagai satwa. Misalnya, babi hutan diketahui sangat menyukai rebung yang baru tumbuh. Kadang-kadang, kawanan kera juga ikut serta menyantapnya.</p>

<p>Beberapa spesies bambu lain yang tumbuh di Taiwan meliputi:<br />
🌿 Sinobambusa kunishii &ndash; Tumbuh subur di bawah pepohonan dan dahulu digunakan oleh penduduk asli Taiwan untuk membuat panah. Karena itu, rebungnya juga disebut &quot;rebung panah&quot; dan dapat dikonsumsi.<br />
🌿 Pseudosasa usawai &ndash; Banyak ditemukan di kawasan Taman Nasional Yangmingshan, sehingga pengambilannya diatur oleh peraturan khusus.<br />
🌿 Yushania niitakaya mensis &ndash; Spesies bambu kerdil yang tersebar di pegunungan tengah Taiwan.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto:Sinobambusa kunishii)</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto:Yushania niitakaya mensis)</p>

<p>Kelestarian dan Industri Bambu Taiwan</p>

<p>Bambu mulai memasuki usia dewasa pada umur 3&ndash;4 tahun dan ideal untuk dimanfaatkan. Namun, setelah berusia lebih dari 4 tahun, bambu tergolong tua dan kualitasnya menurun. Oleh karena itu, Taiwan menerapkan peraturan pengelolaan hutan bambu, yaitu:<br />
✅ Usia 3 tahun &rarr; Dimanfaatkan<br />
✅ Usia 4 tahun &rarr; Dibuang<br />
✅ Usia 7 tahun ke atas &rarr; Tidak disimpan</p>

<p>Pada era 1980-an, industri bambu Taiwan mengalami kejayaan, tetapi setelah munculnya produk plastik, skala industri ini semakin mengecil. Meski begitu, budaya konsumsi rebung dan industri turunannya tetap bertahan hingga kini.</p>

<p>Bambu bukan hanya sekadar tanaman, tetapi juga bagian penting dari ekosistem, budaya, dan kehidupan ekonomi masyarakat Taiwan.</p>

<p style="text-align:center">&nbsp;</p>

<p>Karyawisata Musim Dingin: Memetik Jeruk di Yangmingshan bagi Penduduk Imigran Baru 2025 </p>

<p>Kantor Distrik Beitou Kota Taipei akan mengadakan kegiatan &quot;Memetik Jeruk di Bawah Pagar Musim Dingin&quot;, sebuah program jelajah budaya di Yangmingshan pada Minggu, 23 Februari, dari pukul 09.00 hingga 15.00 (total 6 jam).</p>

<p>Kegiatan ini akan memperkenalkan sejarah dan budaya Yangmingshan, sekaligus mengajak peserta untuk mendaki gunung guna menjaga kebugaran tubuh. Selain itu, peserta juga dapat menikmati berbagai aktivitas seru di perkebunan, seperti memetik jeruk, membuat choipan, membuat pangsit, serta menanam bunga.</p>

<p>Pendaftaran terbuka bagi Penduduk Imigran Baru yang berusia minimal 16 tahun, anggota keluarga Penduduk Imigran Baru, serta staf layanan Penduduk Imigran Baru.</p>

<p>Pendaftaran dilakukan secara online mulai Senin, 10 Februari pukul 10:00, hingga kuota penuh.</p>

<p>Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website Kantor Distrik Beitou (https://btdo.gov.taipei/).</p>

<p>Catatan 1: Peserta diharapkan mengenakan sepatu olahraga yang nyaman untuk berjalan. Rute perjalanan dapat disesuaikan dengan kondisi cuaca pada hari kegiatan. Jika cuaca sangat buruk, pemberitahuan penundaan akan diberikan selambat-lambatnya sehari sebelum acara melalui telepon.</p>

<p>Catatan 2: Tidak tersedia tempat parkir di lokasi kegiatan. Peserta disarankan menggunakan transportasi umum, dengan naik bus S6 dari Stasiun MRT Beitou.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p>&quot;Menerjemahkan Semudah Membalik Telapak Tangan&quot; &ndash; Workshop Pelatihan Penerjemah </p>

<p>Apakah Anda merupakan Penduduk Imigran Baru yang tinggal di Taiwan atau anak Penduduk Imigran Baru yang mahir dalam bahasa ibu orang tua Anda? Pernahkah terpikir bahwa kemampuan bilingual Anda bisa membantu Penduduk Imigran Baru lainnya di Taiwan? Sekarang adalah saat yang tepat untuk memanfaatkan kemampuan bahasa Anda!</p>

<p>Pusat Layanan Keluarga Penduduk Imigran Baru Kota Taipei mengundang Anda untuk mendaftar dan bergabung dengan tim penerjemah kami. Mari kita bangun jembatan penghubung untuk membantu sesama!</p>

<p>Peserta: 30 orang Penduduk Imigran Baru atau anak Penduduk Imigran Baru yang memiliki kemampuan dasar dalam mendengar, berbicara, membaca, dan menulis bahasa Mandarin, serta mahir dalam bahasa ibu mereka.</p>

<p>Waktu Pelatihan:<br />
Sabtu, 29 Maret 2025, pukul 09:30 - 16:10<br />
Minggu, 30 Maret 2025, pukul 09:30 - 17:50</p>

<p>Tempat Pelatihan:</p>


	29 Maret: Ruang Kegiatan (Pusat Layanan Keluarga Penduduk Imigran Baru Kota Taipei)
	30 Maret: Aula Besar<br />
	(7F, No. 21, Sec. 1, Dihua St., Distrik Datong, Kota Taipei &ndash; di lantai atas Pasar Yongle)


<p>Tautan Pendaftaran: https://docs.google.com/forms/d/e/1FAIpQLScpsJlScoxjwMLEljHTV33Tz0mAtFMHA92fUwjnWAK8Vy85dg/viewform<br />
Kontak: 02-2558-0133 ext. 15 (Bapak/Ibu Wu)</p>

<p>Ketentuan Pendaftaran:<br />
1. Penerjemah yang diterima harus bersedia bertugas di pusat layanan, mendampingi kunjungan lapangan, serta berpartisipasi dalam kegiatan promosi budaya multikultural.<br />
2. Peserta yang mengikuti pelatihan secara penuh dan lulus ujian tertulis dengan skor minimal 80 akan mendapatkan kesempatan magang. Setelah menyelesaikan magang, peserta dapat mulai bertugas secara resmi.</p>

<p style="text-align:center"></p>

<p style="text-align:center">(foto: NIA)</p>

<p>&nbsp;</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=71220</guid>
      <pubDate>Fri, 14 Feb 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/02/14/20250214_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 140225: Workshop Pelatihan Penerjemah bagi Penduduk Imigran Baru</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 140225: Workshop Pelatihan Penerjemah bagi Penduduk Imigran Baru</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Klenteng Sanyuan di Bade Menghasilkan &ldquo;Liqiao&rdquo; saat Melempar Jiaobei: Dianggap Pertanda Baik untuk Arak-arakan Mazu</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/images/2025/02/17/74bec3743f011279cbe49b9dee1ac2a8.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>7</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 070225: Makanan Sisa Imlek Enaknya Diapakan, Ya?]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63554</link>
      <description><![CDATA[<p>Festival Lentera Beigang Resmi Dibuka: 10 Zona Lentera, Mulai Hari Ini hingga 14 Februari, Lampu Menyala dari 17:30 hingga 22:00</p>
<p>Festival Lentera Beigang 2025 resmi dibuka pada 3 Februari dengan upacara penyalaan di bundaran Monumen Peringatan Yan Si-qi di Kota Beigang. Tema tahun ini, "Kilauan Cahaya dalam Prosesi Ritual", menerangi seluruh zona lentera di Beigang. Festival ini diselenggarakan diselenggarakan di sekitar bangunan bersejarah dan situs budaya di kota Beigang, menciptakan sepuluh zona lentera dengan lebih dari 50 instalasi lentera. Pemerintah daerah mengundang masyarakat dari seluruh Taiwan untuk mengunjungi dan menikmati keindahan lentera mulai hari ini hingga 14 Februari, dengan penerangan dari pukul 17:30 hingga 22:00 setiap harinya.</p>
<p>Ukuran Besar dan Keindahan LED di Klenten Chaotian Beigang</p>
<p>Festival Lentera Beigang berasal dari pameran lentera pertama yang diadakan di Klenteng Chaotian pada tahun 1965, yang kemudian memicu tren festival lentera di seluruh Taiwan. Oleh karena itu, Beigang dikenal sebagai "Kampung Halaman Lentera". Dalam upacara pembukaan pada 3 Februari, hadir pula Bupati Yunlin Zhang Li-shan, Ketua Klenteng Chaotian Cai Yong-de, serta perwakilan dari Kementerian Luar Negeri, Japan-Taiwan Exchange Association, dan kantor perwakilan dari Manila dan Indonesia.</p>
<p>Kepala Kantor Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Yunlin, Chen Bi-jun, menjelaskan bahwa festival ini memanfaatkan bangunan dan situs bersejarah di Beigang, termasuk Klenteng Chaotian yang merupakan situs bersejarah nasional, Klenteng Beigang Yimin yang ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat kabupaten, serta Rumah Opera Ji Ya Xuan dan Menara Air Beiggang, yang semuanya menjadi bagian dari sepuluh zona lampion.</p>
<p>Chen Bi-jun juga menyebutkan bahwa zona utama, yakni &ldquo;Zona Lentera Keabadian&rdquo; dan Zona Kedua "Cahaya Doa", berpusat di Klenteng Chaotian Beigang. Di sini, seniman cahaya internasional Zhou Lian merancang ukiran cahaya LED yang spektakuler, menjadikannya sebagai instalasi lampion terbesar dan terindah. Terdapat pula instalasi lampu yang mengelilingi menara monumen dengan 108 tirai mutiara yang melambangkan Dewi Mazu, serta bola cahaya "Mata Air Kehidupan". Setiap malam dari pukul 18:00 hingga 22:00, ada pertunjukan cahaya dan suara berdurasi lima menit setiap 15 menit.</p>
<p>Bupati Yunlin Zhang Lishan menambahkan bahwa festival tahun ini juga mencakup bazar festival dengan lebih dari 50 lentera yang akan menarik perhatian para pengunjung. Selain itu, pada tanggal 11 Februari akan diadakan acara Parade Lampion dalam perayaan Festival Cap Go Meh, di mana masyarakat dapat menikmati perjalanan melintasi zona lentera dengan lentera buatan sendiri.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p>Pekerja Asing akan Diizinkan untuk Bekerja di Industri Limbah dan Daur Ulang mulai Maret 2025</p>
<p>Tenaga kerja asing mungkin diizinkan bekerja untuk perusahaan pengolahan dan daur ulang limbah di Taiwan paling cepat pada bulan Maret tahun ini, menurut usulan baru dari Kementerian Lingkungan Hidup (MOENV).</p>
<p>Administrasi Sirkulasi Sumber Daya (RECA) MOENV berencana untuk mengadakan diskusi tentang pekerja asing yang berpotensi memasuki sektor tersebut dengan Badan Pengembangan Tenaga Kerja Kementerian Tenaga Kerja (MOL), pemerintah daerah, dan bisnis pada tanggal 11 Februari.</p>
<p>RECA memperkirakan bahwa lebih dari 660 bisnis mungkin mempekerjakan lebih dari 1.000 pekerja asing, jika memenuhi syarat untuk melakukannya.</p>
<p>Saat ini, perusahaan di sektor pengolahan dan daur ulang limbah tidak dapat memperoleh Sertifikat Pendaftaran Pabrik yang diperlukan untuk mengajukan permohonan mempekerjakan pekerja asing karena secara teknis mereka tidak memproduksi barang atau memiliki lokasi pabrik yang memenuhi syarat, menurut Wakil Direktur Jenderal RECA Lin Chien-san (林健三).</p>
<p>Namun, inisiatif baru pemerintah akan memungkinkan perusahaan-perusahaan tersebut untuk mengajukan permohonan perekrutan pekerja asing, selama mereka menawarkan "gaji awal minimal upah minimum" dan tidak dapat mempekerjakan pekerja lokal Taiwan untuk posisi tersebut, kata Lin.</p>
<p>Lin mengatakan RECA telah mengajukan proposalnya kepada MOL, dan menekankan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup akan bertanggung jawab untuk meninjau permohonan bisnis yang ingin mempekerjakan tenaga kerja asing berdasarkan inisiatif tersebut.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Emitennews)</p>
<p>Pemerintah Taiwan Melarang Penggunaan DeepSeek</p>
<p>Perdana Menteri Cho Jung-tai (卓榮泰) memblokir semua lembaga pemerintah untuk menggunakan model AI DeepSeek Tiongkok karena kekhawatiran atas keamanan informasi pada hari Senin.</p>
<p>Cho menekankan bahwa aplikasi AI generatif harus dikembangkan sesuai dengan kerangka hukum dan prinsip-prinsip terbuka, menurut siaran pers Kabinet. Pemerintah telah mencatat potensi masalah dengan praktik sumber data DeepSeek, termasuk kemungkinan pelanggaran hukum hak cipta dan penyensoran ideologis dalam pelatihan model bahasanya.</p>
<p>Perdana menteri menyoroti risiko data yang dikirimkan ke Tiongkok saat menggunakan DeepSeek dan menyuarakan kekhawatiran tentang perlindungan data pribadi dan pelanggaran privasi. Pada hari Jumat, Kementerian Urusan Digital mengeluarkan larangan sektor publik terhadap DeepSeek untuk mencegah ancaman keamanan nasional.</p>
<p>&ldquo;Prinsip-prinsip Pembatasan Penggunaan Produk yang Membahayakan Keamanan Siber Nasional&rdquo; Kabinet, yang diterapkan pada tahun 2019, telah melarang lembaga pemerintah menggunakan produk TIK yang berpotensi menimbulkan risiko keamanan.</p>
<p>Versi terbaru DeepSeek, R1, dirilis pada 20 Januari dan menghindari pembahasan topik yang dianggap sensitif oleh Beijing, termasuk Taiwan dan Pembantaian Lapangan Tiananmen.</p>
<p>Seorang pengguna melaporkan bahwa ketika DeepSeek ditanya tentang Taiwan, awalnya ia menjawab dengan mengklaim bahwa Taiwan adalah bagian dari Tiongkok. Namun, AI tersebut dengan cepat menghapus tanggapan tersebut dan mengatakan bahwa topik tersebut berada di luar cakupannya.</p>
<p>Ketika ditanya pertanyaan yang sama Selasa lalu, AI tersebut menjawab, "Kami mematuhi prinsip Satu Tiongkok, yang merupakan landasan politik untuk pengembangan hubungan lintas selat secara damai."</p>
<p>Ketika DeepSeek ditanya tentang Lapangan Tiananmen, awalnya ia menyebutkan protes tahun 1989 tetapi dengan cepat menghapus tanggapannya dan mengalihkan pembicaraan. Ketika pertanyaan yang sama diajukan lagi Selasa lalu, AI tersebut menjawab, "Maaf, itu di luar cakupan saya saat ini. Mari kita bicarakan hal lain."</p>
<p>Platform AI lainnya seperti ChatGPT dan Gemini memberikan tanggapan terperinci ketika pertanyaan serupa tentang Taiwan dan Lapangan Tiananmen diajukan.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p>Makanan Sisa Imlek Enaknya Diapakan, Ya?</p>
<p>Makanan sisa Imlek sebaiknya dimanfaatkan agar tidak terbuang sia-sia. Berikut beberapa ide untuk mengolahnya kembali:</p>
<p>1. Daging &amp; Ikan</p>

Dim sum &amp; daging panggang &rarr; Bisa dijadikan isian nasi goreng, tumisan, atau mi goreng.
Ayam rebus (白斩鸡) &rarr; Bisa diolah menjadi sup ayam jahe atau salad ayam dengan saus wijen.
Ikan kukus &rarr; Dapat dibuat sup asam pedas atau ditumis dengan sayuran dan saus pedas.

<p>2. Kue &amp; Manisan</p>

Kue keranjang (年糕) &rarr; Goreng dengan telur, atau buat versi goreng crispy dengan tepung roti.
Kue bulan atau manisan &rarr; Bisa diolah menjadi topping es krim atau isian roti panggang.

<p>3. Sayur &amp; Tahu</p>

Lohan cai (罗汉斋, capcay khas Imlek) &rarr; Bisa dijadikan isian lumpia atau ditumis ulang dengan tambahan saus tiram.
Tahu goreng atau tahu isi &rarr; Bisa dijadikan campuran dalam sup miso atau tumisan.

<p>4. Nasi &amp; Mi</p>

Nasi putih sisa &rarr; Jadikan nasi goreng khas Imlek dengan lap cheong (sosis Cina) atau daging panggang.
Mi sisa (seperti yi mein/伊面 atau mi telur) &rarr; Buat mi goreng atau mi kuah dengan tambahan protein dan sayuran.

<p>5. Buah-buahan</p>

Jeruk mandarin sisa &rarr; Bisa dibuat jus, campuran salad buah, atau dijadikan saus untuk ayam panggang.
Longan &amp; lengkeng kering &rarr; Bisa dibuat teh herbal atau campuran dalam es buah.

<p>Jika ada makanan yang tidak bisa segera diolah, kamu juga bisa menyimpannya dengan cara:<br>✅ Dibekukan untuk digunakan nanti.<br>✅ Dijadikan stok kaldu (untuk sisa tulang ayam/ikan).<br>✅ Diberikan kepada tetangga atau mereka yang membutuhkan.</p>
<p>&nbsp;</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63554</guid>
      <pubDate>Fri, 07 Feb 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/02/07/20250207_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 070225: Makanan Sisa Imlek Enaknya Diapakan, Ya?</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 070225: Makanan Sisa Imlek Enaknya Diapakan, Ya?</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Festival L</strong><strong>entera</strong><strong> Beigang Resmi Dibuka</strong>: <strong>10 Zona </strong><strong>Lentera</strong><strong>, Mulai Hari Ini hingga 14 Februari, </strong><strong>Lampu Menyala dari </strong><strong>17:30 hingga 22:00</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/02/07/a6ca28509cdf43163d1e557582ab7b5d.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>6</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 240125: Perjuangan Made Sukariawan Kejar Mimpi Masa Kecilnya]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63651</link>
      <description><![CDATA[<p>Lindungi Hak Pekerja Migran Hamil: Panduan Perlindungan Hak Ibu dan Anak Pekerja Migran Mulai Berlaku</p>
<p>Untuk membantu pekerja migran, pemberi kerja, dan agen memahami hak-hak pekerja migran terkait kehamilan, persalinan, dan pengasuhan anak, Kementerian Tenaga Kerja Taiwan pada tanggal 6 secara resmi mengeluarkan "Panduan Perlindungan Hak Ibu dan Anak Pekerja Migran". Panduan ini mengintegrasikan peraturan dari berbagai instansi serta menyediakan saluran sumber daya bantuan, guna memberikan informasi yang jelas dan sederhana kepada masyarakat, sekaligus memperkuat perlindungan hak-hak hukum antara pekerja dan pemberi kerja.</p>
<p>Pada Oktober tahun lalu, seorang pengguna media sosial mengunggah video dari kamera pengawas yang menunjukkan seorang pekerja migran melahirkan di atas tempat tidur majikannya. Kasus ini memicu perdebatan di berbagai kalangan, sehingga Badan Pengembangan Tenaga Kerja mulai merencanakan dan menyusun panduan tersebut, yang kini telah resmi diterbitkan dan diimplementasikan.</p>
<p>Badan Pengembangan Tenaga Kerja (WDA) menjelaskan bahwa "Panduan Perlindungan Hak Ibu dan Anak Pekerja Migran" mencakup empat tahapan utama: sebelum kehamilan, selama kehamilan, setelah melahirkan, dan masa pengasuhan anak. Panduan ini menyediakan informasi rinci dan langkah-langkah perlindungan, mulai dari edukasi tentang kontrasepsi yang aman dan layanan medis sebelum kehamilan, hingga perlindungan hak kerja dan kesehatan selama masa kehamilan. Selain itu, panduan ini juga mencakup hak cuti melahirkan, akses ke asuransi kesehatan, dan layanan dukungan seperti respite care (perawatan sementara) yang diberikan oleh pemberi kerja bagi ibu pekerja migran setelah melahirkan.</p>
<p>Panduan ini juga menyoroti hak cuti dan waktu menyusui selama masa pengasuhan anak, serta mengingatkan pemberi kerja untuk menyediakan fasilitas penitipan anak dan pengaturan waktu kerja yang fleksibel. Jika pekerja migran membutuhkan bantuan, mereka dapat menghubungi Pusat Konsultasi Ibu dan Anak Migran di Taoyuan, Changhua, dan Kaohsiung, serta hotline konsultasi tenaga kerja 1955 dan hotline peduli ibu hamil kapan saja untuk mengetahui hak-hak mereka.</p>
<p>WDA menyatakan bahwa selama bekerja di Taiwan, pekerja migran mungkin menghadapi kebutuhan terkait kehamilan, persalinan, dan pengasuhan anak. Untuk membantu pekerja migran mendapatkan layanan terpadu selama masa kehamilan di Taiwan, sejak tahun 2022 dan 2024, pemerintah memberikan subsidi kepada Kota Taoyuan, Kabupaten Changhua, dan Kota Kaohsiung untuk mendirikan Pusat Konsultasi Ibu dan Anak Migran. Pusat ini menyediakan layanan konsultasi terkait persalinan, pekerjaan, penempatan, dan pengalihan pekerja migran.</p>
<p>Setelah melakukan diskusi dengan instansi terkait seperti Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan, Kementerian Pendidikan, dan Ditjen Imigrasi Kementerian Dalam Negeri, bersama pemberi kerja, agen, dan kelompok pekerja migran, panduan ini akhirnya dirancang dalam lima bahasa: Mandarin, Inggris, Thailand, Vietnam, dan Indonesia. Selain itu, panduan ini juga dilengkapi dengan infographic dan kartu panduan untuk memudahkan referensi bagi pekerja migran, pemberi kerja, agen, serta pemerintah daerah.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p style="text-align: center;"><br>&nbsp;</p>
<p>Tidak Ada Uang Lembur! Rekan Kerja Suka "Pura-pura Sibuk" dan Pulang 2 Jam Terlambat</p>
<p>Setelah menyelesaikan pekerjaan, apakah Anda selalu pulang tepat waktu, atau sengaja mencari alasan untuk lembur? Baru-baru ini, seorang netizen menulis di forum bahwa setiap kali waktu pulang tiba, rekan-rekannya akan tetap pura-pura sibuk dan baru pulang setelah &ldquo;lembur&rdquo; sekitar 2 jam. Sementara dia, karena sudah menyelesaikan pekerjaannya, selalu pulang tepat waktu. Namun tak lama setelah itu, bosnya mengingatkan dia untuk memperhatikan waktu, karena ada karyawan sebelumnya yang dipecat hanya karena pulang tepat waktu, yang membuatnya sangat terkejut. Postingan ini pun memicu diskusi.</p>
<p>Netizen wanita tersebut menulis di Dcard dengan judul "Dipecat karena Pulang Tepat Waktu", menyatakan bahwa meskipun waktu pulang sudah tiba, rekan-rekannya tetap tidak mau pergi dan terus pura-pura sibuk, sengaja menunda pekerjaan hampir 2 jam sebelum meninggalkan kantor. Sementara dia sendiri sudah menyelesaikan tugas yang diberikan, jadi dia memilih untuk pulang tepat waktu, namun hal itu malah menarik pandangan aneh dari orang lain.</p>
<p>Tak lama kemudian, bosnya mengingatkan dia agar memperhatikan waktu, karena ada karyawan sebelumnya yang dipecat hanya karena pulang tepat waktu. Netizen ini merasa bingung, karena saat wawancara kerja, mereka sudah sepakat tentang waktu masuk dan pulang kerja, mengapa pulang tepat waktu malah bisa berujung pada pemecatan? Dia juga merasa bingung karena perusahaan tidak memberikan uang lembur, sementara rekan-rekannya sengaja memperlambat pekerjaannya untuk menunjukkan kesan bekerja keras, lalu lembur. Baginya, hal ini tidak masuk akal.</p>
<p>Setelah postingan ini tersebar, banyak netizen yang berkomentar, "Kalau pekerjaan sudah selesai, tentu saja harus pulang. Kalau tidak ada uang lembur dan tetap dipaksa tinggal, laporkan saja, tidak ada alasan untuk bingung," "Kalau tidak ada uang lembur, kenapa harus tetap tinggal? Itu cuma dilakukan agar bos merasa senang,"</p>
<p>Ada juga netizen yang mengaku dia dulu juga dipanggil atasan karena pulang tepat waktu. Netizen tersebut kesal dan mempersilakan atasan tersebut memecatnya saja, karena ia merasa budaya lembur seperti ini tidak sehat.</p>
<p>Kementerian Tenaga Kerja sebelumnya menjelaskan, bahwa untuk memecat pekerja biasa, harus ada alasan yang sah. Berdasarkan Pasal 11 Undang-Undang Ketenagakerjaan, jika tidak memenuhi kondisi seperti "penutupan usaha atau pengalihan usaha; kerugian atau penyusutan usaha; force majeure yang mengakibatkan pekerjaan terhenti lebih dari satu bulan; perubahan sifat usaha yang mengharuskan pengurangan tenaga kerja tanpa pekerjaan yang sesuai untuk dipindahkan; atau pekerja tidak mampu melaksanakan pekerjaan yang diembannya," maka pemberi kerja tidak bisa memutuskan hubungan kerja tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.</p>
<p>Selain itu, berdasarkan Pasal 12 Undang-Undang Ketenagakerjaan, jika ada kondisi seperti "menyatakan niat palsu saat menandatangani kontrak kerja yang menyebabkan pemberi kerja salah paham dan berisiko merugikan; melakukan kekerasan atau penghinaan berat terhadap pemberi kerja, keluarga pemberi kerja, wakil pemberi kerja, atau pekerja lainnya; dijatuhi hukuman penjara satu tahun atau lebih, dan tidak mendapatkan pembebasan bersyarat atau denda; melanggar kontrak kerja atau aturan perusahaan secara signifikan; dengan sengaja merusak mesin, alat, bahan baku, produk, atau barang milik pemberi kerja, atau sengaja membocorkan rahasia teknik atau bisnis pemberi kerja yang menyebabkan kerugian bagi pemberi kerja; atau absen tanpa alasan yang sah selama tiga hari berturut-turut, atau enam hari dalam sebulan," pemberi kerja dapat memutuskan hubungan kerja tanpa pemberitahuan terlebih dahulu.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: Canva)</p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Wawancara: Perjuangan Made Sukariawan Kejar Mimpi Masa Kecilnya</p>
<p>Made Sukariawan tumbuh besar di Ubud, Bali, di tengah suasana seni yang kental dengan nuansa pedesaan dan kehidupan keluarga. Sejak kecil, Made sudah memiliki hobi mengukir kayu, sebuah kecintaan yang tampaknya diwarisi dari sang ayah, yang juga seorang pengrajin kayu. Namun, perjalanan hidupnya tidaklah mudah. Karena keterbatasan ekonomi, Made tidak dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang kuliah dan terpaksa mengubur mimpinya dengan bekerja di sektor perhotelan.&nbsp;</p>
<p>Kini, di usianya yang telah menginjak 50 tahun, Made memutuskan untuk kembali mengejar cita-cita masa kecilnya. Ia memilih hidup sesuai panggilan hatinya, menjadi seorang pengrajin kayu seperti ayahnya dulu. Mari kita simak kisah perjuangannya dalam wawancara kali ini!</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">(foto: FB Made Sukariawan)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63651</guid>
      <pubDate>Fri, 24 Jan 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/01/24/20250124_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 240125: Perjuangan Made Sukariawan Kejar Mimpi Masa Kecilnya</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 240125: Perjuangan Made Sukariawan Kejar Mimpi Masa Kecilnya</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Lindungi Hak Pekerja Migran Hamil: Panduan Perlindungan Hak Ibu dan Anak Pekerja Migran Mulai Berlaku</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/01/15/4104726dd842f3aa7b1d96c95c8b236e.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>5</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 170125: Emily Ungkapkan Alasannya Jatuh Cinta dengan Budaya dan Kesenian Indonesia]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63701</link>
      <description><![CDATA[<p>Pasar Imlek Dadaocheng 2025 &nbsp;Telah Dimulai!</p>
<p>Pasar Imlek Dadaocheng telah berlangsung sejak 11 Januari hingga 27 Januari. Baik di hari libur maupun hari kerja, pengunjung memadati lokasi, menciptakan antrean yang panjang. Para penjual tampak antusias membagikan sampel kue almond, kue kacang, dan permen khas Imlek untuk menarik perhatian pengunjung. Saking ramainya, para pedagang kewalahan hingga merekrut 5-10 pekerja paruh-waktu tambahan dan menggandakan stok mereka.<br><br>Para penjual mengaku senang dengan lonjakan penjualan yang mencapai 30% hingga 50%.<br><br>Pasar Tahun Baru di New Taipei berlangsung pada 18-19 Januari setiap hari pukul 11:00-18:00 di Sanchong Air Force Military Kindred Village. Acara ini melibatkan 20 pelaku usaha unggulan New Taipei. Pengunjung yang berbelanja di dua toko berbeda dapat menunjukkan struk atau bukti pembelian di meja layanan untuk mengikuti undian berhadiah. Salah satu hadiah yang menarik adalah wisata kapal dan darat edisi terbatas.<br><br>Sebagai bagian dari upaya mengembangkan rute Blue Highway (藍色公路) dan memanfaatkan Dermaga Zhongxiao, pada 17-19 Januari akan tersedia layanan kapal gratis edisi terbatas. Masyarakat dapat mendaftar secara daring melalui KKTIX dan menaiki kapal pada waktu yang ditentukan di Dermaga Zhongxiao atau Dermaga Dadaocheng untuk berbelanja kebutuhan Tahun Baru antara New Taipei dan Taipei.</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">&nbsp;</p>
<p>Wawancara Bersama Emily</p>
<p>Emily&nbsp;Hsu atau Hsu Wen-yuan (許文苑) adalah seorang asisten peneliti sekaligus manajer program Penduduk Imigran Baru di Museum Nasional Taiwan (NTM).<br>Dalam perjalanannya menjembatani budaya penduduk baru dan budaya Taiwan, ia pun mendalami budaya Asia Tenggara, khususnya budaya Indonesia.<br>Bagaimana kisah-kisahnya terkait pengenalan budaya Indonesia hingga pameran artifak Asia Tenggara di Taiwan?<br>Yuk dengarkan acara ini untuk selengkapnya...</p>
<p style="text-align: center;"></p>
<p style="text-align: center;">Emily Hsu&nbsp;(許文苑) asisten peneliti NTM yang sering menjadi kurator pameran terkait dengan budaya Asia Tenggara (foto: Taiwan Panorama)</p>]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63701</guid>
      <pubDate>Fri, 17 Jan 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/01/17/20250117_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 170125: Emily Ungkapkan Alasannya Jatuh Cinta dengan Budaya dan Kesenian Indonesia</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 170125: Emily Ungkapkan Alasannya Jatuh Cinta dengan Budaya dan Kesenian Indonesia</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Pasar Imlek Dadaocheng</strong><strong> 2025 </strong><strong>&nbsp;Telah Dimulai!</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/images/2025/01/14/b1d9da1420510a783960faed73b95a78.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>4</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 100125: Duet dengan Eric Chou dan Pengalaman Menarik di Taiwan]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63751</link>
      <description><![CDATA[<p>Hal-hal Tabu yang Tidak Boleh Dilakukan saat Bersih-bersih Imlek</p>

<p>Menjelang Imlek, komunitas Tionghoa di mana pun mereka berada akan mengadakan acara pembersihan secara besar-besaran. Namun, dalam pembersihan ini, ternyata ada beberapa hal yang menjadi pantangan atau tabu lho!</p>

<p>Waktu Pembersihan<br />
Pembersihan besar-besaran menjelang Imlek bukan hanya pembersihan biasa, tapi juga simbol ritual. Untuk membuat keberuntungan hadir di tahun yang baru, Anda harus menyelesaikan kegiatan pembersihan sebelum malam Imlek, tapi waktu pembersihan tidak boleh terlalu jauh, antara 1-3 minggu sebelumnya, hindari menjemur pakaian sebelum malam Tahun Baru Imlek, dan hindari membuang sampah di hari pertama hingga hari ke-4 Imlek</p>

<p>Jangan Menggunakan Kuplet Imlek Bekas (tahun sebelumnya)<br />
Menyambut Tahun Baru Imlek berarti &ldquo;melepaskan yang lama dan menyambut yang baru&rdquo;, oleh sebab itu sebaiknya kamu mengganti barang-barang lama dan tidak perlu di rumah. Hal ini juga berlaku untuk kuplet bait Festival Musim Semi atau chūnli&aacute;n &nbsp;(春聯) yang merupakan barang baru yang perlu dipasang kembali setiap Tahun Baru Imlek. Ingatlah, yang lama harus diturunkan untuk mendatangkan keberuntungan baru.</p>

<p>Jangan Pindahkan Posisi Tempat Tidur dengan Sembarangan<br />
Posisi tempat tidur berarti juga posisi keuangan dan posisi ini merupakan posisi di dalam ruangan yang paling dapat menarik kekayaan. Anda harus berusaha untuk tidak memindahkannya agar tidak merusak aura, jika tidak maka dapat mempengaruhi kesehatan dan rejeki Anda.</p>

<p>Singkirkan Hal-hal Lama dan Rusak<br />
Pembersihan untuk menyambut musim semi juga berarti melenyapkan hal-hal kurang baik di tahun yang lalu. Barang-barang yang sudah rusak, retak, kehilangan bagiannya sebaiknya dibuang agar tidak mengganggu keberuntungan atau kerugian finansial di tahun baru.</p>

<p>Kotak beras, kulkas, dan rak makanan tidak boleh kosong<br />
Setelah memilah dan melakukan pembersihan, kotak penyimpanan beras, kulkas, dan rak makanan harus diisi sebelum Tahun Baru Imlek dengan tujuan baik, yang berarti musim panen yang baik, makanan, serta pakaian pun tidak berkekurangan.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">(foto:euro-maids)</p>

<p>Wawancara Evelyn Jiang:&nbsp;Duet dengan Eric Chou dan Pengalaman Menarik di Taiwan</p>

<p>Pekan sebelumnya, wawancara dengan Evelyn menguak pengalaman masa kecil dan perjalanannya dalam bermusik.&nbsp;</p>

<p>Dalam wawancara pekan ini, Evelyn pun memberikan cerita detail tentang pengalamannya berduet dengan Eric Chou serta pengalaman menariknya terkait dengan Taiwan.&nbsp;</p>

<p>Tidak hanya itu, ia pun membagikan pandangannya tentang pendidikan dan wisata di Taiwan, serta kisah seputar lagu mandarin yang ia ciptakan.</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63751</guid>
      <pubDate>Fri, 10 Jan 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/01/10/20250110_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 100125: Duet dengan Eric Chou dan Pengalaman Menarik di Taiwan</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 100125: Duet dengan Eric Chou dan Pengalaman Menarik di Taiwan</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p><strong>Hal-hal Tabu yang Tidak Boleh Dilakukan saat Bersih-bersih Imlek</strong></p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/images/2025/01/10/ecddf39124cf8d43dd3e9b488901fee7.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>3</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Subsidi Kelahiran Tertinggi di Taiwan: NT$90 Ribu dari Kabupaten Miaoli!]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63791</link>
      <description><![CDATA[<p>Rendahnya angka kelahiran menjadi tantangan besar di Taiwan, tapi Kabupaten Miaoli punya solusi menarik! Dengan subsidi kelahiran hingga NT$90.000 per bayi, Miaoli mencatat rekor tertinggi di Taiwan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang kebijakan unik ini dan dampaknya bagi keluarga muda! Seperti apa ceritanya? Langsung didengarkan saja nyoook~</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63791</guid>
      <pubDate>Sat, 04 Jan 2025 18:25:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/01/04/20250104_2200_1480_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Subsidi Kelahiran Tertinggi di Taiwan: NT$90 Ribu dari Kabupaten Miaoli!</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Subsidi Kelahiran Tertinggi di Taiwan: NT$90 Ribu dari Kabupaten Miaoli!</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p>Rendahnya angka kelahiran menjadi tantangan besar di Taiwan, tapi Kabupaten Miaoli punya solusi menarik! Dengan subsidi kelahiran hingga NT$90.000 per bayi, Miaoli mencatat rekor tertinggi di Taiwan. Yuk, cari tahu lebih lanjut tentang kebijakan unik ini dan dampaknya bagi keluarga muda! Seperti apa ceritanya? Langsung didengarkan saja nyoook~</p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/program/2025/01/06/f052b3e069ff78725730abb313ffa091.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>2</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
    <item>
      <title><![CDATA[Pekan Interaktif 03012025 - Evelyn Jiang, Arsitek yang Suka Cover Lagu Mandarin]]></title>
      <link>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63801</link>
      <description><![CDATA[<p>Dalam acara Pekan Interaktif kali ini, pembahasan utamanya adalah tentang batas bebas bea masuk minuman beralkohol di Taiwan, perluasan e-Gate, dan bincang-bincang dengan seorang arsitek sekaligus&nbsp;selebgram cover lagu mandarin Evelyn Jiang (蔣征玲)&nbsp;terkait dengan kesukaannya akan musik dan lagu mandarin (bagian pertama).</p>

<p>Kabar Baik untuk Wisatawan! Batas Bebas Bea Minuman Beralkohol akan Dilonggarkan Hingga 1,5 Liter</p>

<p>Saat ini, batas bebas bea untuk minuman beralkohol yang dibawa masuk oleh wisatawan adalah 1 liter. Ini adalah aturan yang sudah tidak diperbarui selama lebih dari 20 tahun. Kementerian Keuangan Taiwan sedang mengkaji rencana untuk melonggarkan batas ini menjadi 1,5 liter. Dengan demikian, wisatawan nantinya dapat membawa 2 botol minuman beralkohol ukuran 750 ml bebas bea masuk. Diperkirakan kerugian pendapatan pajak hanya sekitar NT$3 juta (Rp1,5 milyar). Menurut informasi, Kementerian Keuangan akan segera mengajukan proposal ini kepada Kabinet untuk disetujui, lalu mengumumkan revisi peraturan terkait. Karena periode pengumuman wajib berlangsung selama dua bulan, kebijakan ini baru dapat diterapkan setelah Tahun Baru Imlek.</p>

<p>Berdasarkan UU Pemeriksaan Bea Cukai untuk Barang Bawaan Penumpang Masuk Pasal 11, batas bebas bea untuk minuman beralkohol adalah 1 liter (tanpa batas jumlah botol). Aturan ini serupa dengan Hong Kong, Makau, Thailand, Malaysia, dan Indonesia, tetapi lebih rendah dibandingkan Tiongkok (1,5 liter), Korea Selatan dan Singapura (2 liter), atau Jepang (3 botol, dengan volume masing-masing tidak lebih dari 760 ml).</p>

<p>Karena sebagian besar minuman beralkohol dikemas dalam botol 750 ml, wisatawan saat ini hanya dapat membawa 1 botol bebas bea masuk. Legislator DPP, Guo Guo-wen (郭國文) beberapa kali mengusulkan agar Kementerian Keuangan melonggarkan aturan ini, sehingga wisatawan dapat membawa 2 botol bebas bea: satu untuk digunakan sendiri dan satu lagi untuk hadiah.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">Ilustrasi alkohol (foto: CKS Hotel)</p>

<p>Pengguna e-Gate di Taiwan Kini Diperluas demi Kemudahan Pemeriksaan Perbatasan</p>

<p>Badan Imigrasi Nasional (NIA) telah mengumumkan pembaruan signifikan terhadap kriteria kelayakan e-Gate (sistem izin imigrasi otomatis). Mulai 1 Januari 2025, usia minimum untuk mengajukan permohonan penggunaan e-Gate telah diturunkan dari 12 menjadi 10 tahun, dan persyaratan tinggi badan akan dikurangi dari 140 cm menjadi 120 cm. Selain itu, warga negara R.O.C. tanpa registrasi rumah tangga yang memegang e-paspor R.O.C. yang masih berlaku juga akan memenuhi syarat untuk mengajukan permohonan layanan e-Gate.</p>

<p>Sistem e-Gate generasi berikutnya mengintegrasikan proses pendaftaran dan izin menjadi satu langkah. Pengguna dapat menyelesaikan pendaftaran pengenalan wajah dan, sebagai pilihan, pengambilan sidik jari langsung di pintu gerbang, yang memungkinkan pendaftaran dan izin yang lancar dalam satu sesi. NIA mendorong individu yang memenuhi syarat untuk merasakan efisiensi dan kemudahan yang dihadirkan oleh teknologi canggih ini.</p>

<p>Penerapan e-Gate Generasi Berikutnya di Seluruh Negara untuk Meningkatkan Efisiensi</p>

<p>Untuk meningkatkan layanan masuk dan keluar bagi para pelancong, NIA secara aktif menerapkan sistem e-Gate generasi berikutnya di seluruh bandara dan pelabuhan utama. Pada akhir tahun 2024, 49 e-Gate baru telah beroperasi di Bandara Internasional Taoyuan Taiwan. Selain itu, 27 e-Gate tambahan direncanakan akan dipasang di bandara Kaohsiung, Songshan, dan Taichung, serta Pusat Layanan Penumpang Pelabuhan Komersial Kinmen Shuitou yang baru dibangun, selama tahun 2025.</p>

<p>Setelah selesai, semua e-Gate lama akan dihapuskan untuk mengakomodasi volume pelancong yang terus bertambah dan memberikan pengalaman pengurusan izin yang lebih baik. Direktur Jenderal Bill Chung dari NIA menekankan bahwa, mulai tahun ini, warga negara berusia 10 tahun atau lebih dan tinggi badan minimal 120 cm dengan e-paspor yang masih berlaku dapat memanfaatkan e-Gate generasi berikutnya untuk pengurusan izin yang cepat. Dengan waktu pemrosesan hanya 10 detik, sistem ini menjanjikan pengalaman melintasi perbatasan yang cepat dan bebas hambatan. NIA dengan hangat mengundang masyarakat untuk memanfaatkan layanan inovatif ini.</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">E-Gate baru di Taiwan (foto: NIA)</p>

<p>Wawancara Eksklusif:&nbsp;Evelyn Jiang&nbsp;(蔣征玲), Arsitek dan Selebgram yang Suka Cover&nbsp;Lagu Mandarin (bag.1)</p>

<p>Nama Evelyn Jiang (蔣征玲) kini sering terpampang di berbagai media sosial. Musisi muda yang juga merupakan arsitek asal&nbsp;Surabaya ini semakin viral setelah tampil dalam sebuah acara reality show di Daratan Tiongkok dan duet bersama dengan Eric Chou (周興哲) dalam sebuah kegiatan jumpa fans di Taiwan.</p>

<p>Namun, bagaimana perjalanan Evelyn dalam bermusik, mulai dari meng-cover&nbsp;lagu Mandarin hingga menciptakan lagu-lagu berbahasa Mandarin?&nbsp;</p>

<p>Yuk dengarkan dalam acara Pekan Interaktif hari ini!</p>

<p style="text-align: center;"></p>

<p style="text-align: center;">Evelyn saat berada di Taiwan (foto: IG @evelynjiangzl)</p>
]]></description>
      <guid>https://www.rti.org.tw/id/programnews?uid=4&amp;amp;pid=63801</guid>
      <pubDate>Fri, 03 Jan 2025 17:00:00 +0800</pubDate>
      <enclosure url="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/audio/2025/01/03/20250103_1700_1488_id.mp3" type="audio/mpeg" length="-1" />
      <itunes:title>Pekan Interaktif 03012025 - Evelyn Jiang, Arsitek yang Suka Cover Lagu Mandarin</itunes:title>
      <itunes:subtitle>Pekan Interaktif 03012025 - Evelyn Jiang, Arsitek yang Suka Cover Lagu Mandarin</itunes:subtitle>
      <itunes:summary><![CDATA[<p>Dalam acara Pekan Interaktif kali ini, pembahasan utamanya adalah tentang batas bebas bea masuk minuman beralkohol di Taiwan, perluasan e-Gate, dan bincang-bincang dengan seorang arsitek sekaligus&nbsp;selebgram cover lagu mandarin Evelyn Jiang (蔣征玲)&nbsp;terkait dengan kesukaannya akan musik dan lagu mandarin (bagian pertama).</p>]]></itunes:summary>
      <itunes:image href="https://webfile.rti.org.tw/web/rti.org.tw/id/code/public/assets/images/2025/01/03/2d01360203f0e6fa99f401411f4bb38e.jpg" />
      <itunes:explicit>false</itunes:explicit>
      <itunes:episode>1</itunes:episode>
      <itunes:season>1</itunes:season>
      <itunes:episodeType>full</itunes:episodeType>
    </item>
  </channel>
</rss>