(Taiwan, ROC) --- Taiwan People’s Party (TPP) menyatakan penyesalannya atas putusan Pengadilan Distrik Taipei yang memutuskan untuk menambah jumlah uang jaminan dan menerapkan pemantauan elektronik terhadap mantan Wali Kota Taipei, Ko Wen-je (柯文哲).
Partai TPP menekankan bahwa Ko Wen-je telah berkali-kali menyatakan tidak memiliki motif untuk melarikan diri, dan jumlah uang jaminan sebelumnya sudah menjadi beban beratnya. Kini dengan penambahan uang jaminan sebesar NT$70 juta, hal ini semakin memberatkan beban keuangan yang sudah ada.
Pihak partai TPP menerangkan bahwa jaksa terus menggunakan alasan bahwa Ko Wen-je diduga akan berkolusi dengan pejabat partai untuk mengubah kesaksian. Mereka menilai bahwa jaksa menggunakan cara-cara yang dianggap telah melanggar HAM untuk menahan Ko Wen-je demi mengamankan kesaksian, dengan mengabaikan fakta bahwa saksi telah disumpah.
Partai TPP menilai bahwa ini menunjukkan bahwa Kejaksaan Distrik Taipei menentukan target terlebih dahulu sebelum mencari bukti.
Partai TPP menyatakan, pihaknya tidak akan menyerah dan akan sepenuhnya mendukung Ko Wen-je untuk mempertahankan nama baiknya, juga tidak akan membiarkan fondasi demokrasi dan supremasi hukum masyarakat Taiwan diinjak-injak seenaknya oleh Kejaksaan Distrik Taipei.
Selain itu, mengenai pernyataan publik Ko Wen-je tentang pengunduran dirinya sebagai Ketua Partai TPP, pihak partai mengatakan memahami bahwa Ko Wen-je tidak ingin operasional partai terganggu karena peristiwa ini, seluruh prosedur selanjutnya akan dilakukan sesuai dengan ketentuan partai, dan akan segera mengadakan rapat komite pusat sementara untuk menangani hal-hal terkait.