(Taiwan, ROC)—Kereta Cepat Taiwan (THSR) bekerja sama dengan Yayasan Down Syndrome Taiwan meluncurkan kembali “Program Bantuan Pendidikan Kasih Ekspres” yang akan resmi diberlakukan mulai 1 Januari 2025. Program ini menghadirkan Chen Nien-chin (陳念琴), peraih medali perunggu tinju Olimpiade Paris, sebagai duta amal. Chen mengajak para penumpang THSR untuk berpartisipasi dalam donasi dengan menggunakan amplop donasi yang disediakan di kursi kereta, guna membantu anak-anak berkebutuhan khusus dan anak-anak kurang mampu mendapatkan hak pendidikan yang setara.
Sejak kembali dari Olimpiade Paris dengan membawa medali perunggu, Chen Nien-chin menerima banyak undangan untuk berpartisipasi dalam berbagai kegiatan. Kegiatan publik terakhirnya tahun ini berlangsung pada 25 Desember, di mana ia hadir dalam peluncuran "Program Bantuan Pendidikan Kasih Ekspres 2025" yang diselenggarakan oleh THSR dan Yayasan Down Syndrome Taiwan. Sebagai duta amal, ia menunjukkan kepeduliannya terhadap isu pendidikan untuk anak-anak berkebutuhan khusus dan yang kurang mampu.
Chen sebelumnya juga meluangkan waktu untuk syuting iklan layanan masyarakat bersama anak-anak dengan down syndrome. Dalam video tersebut, ia mengajari anak-anak tinju, bahkan berlatih dengan asisten pelatih tinju yang juga memiliki down syndrome. Chen mengatakan bahwa anak-anak dengan down syndrome, seperti halnya orang lain, memiliki keunikan mereka sendiri. Mereka mungkin menghadapi tantangan, tetapi setelah mendapat dorongan semangat, mereka akan kembali termotivasi. Ia merasa sangat tersentuh sepanjang proses syuting.
Ketua Yayasan Down Syndrome Lin Ching-shia (林正俠) menyampaikan bahwa yayasan ini telah mulai mengirimkan bantuan pendidikan terapi dini ke daerah terpencil dan komunitas sejak 12 tahun lalu. Program ini juga menciptakan lingkungan belajar bersama bagi anak-anak biasa dan anak-anak berkebutuhan khusus, sehingga mereka dapat menerima pendidikan dalam suasana inklusi dan saling menghargai perbedaan satu sama lain. Ia mengaku sangat senang karena program ini didukung oleh THSR.
Hingga saat ini, program ini telah mengumpulkan donasi sebesar NT$176 juta dari para penumpang, yang digunakan untuk membantu lebih dari 33.000 anak-anak mendapatkan hak pendidikan yang setara. Filosofi bantuan pendidikan Yayasan Down Syndrome bertujuan untuk menciptakan masyarakat yang lebih inklusif, sejalan dengan nilai-nilai THSR, sehingga THSR kembali bekerja sama dengan yayasan ini.
Lin Ching-shia juga mengajak masyarakat untuk ikut berdonasi selama periode 1 Januari hingga 2 Maret 2025, saat bepergian dengan THSR. Penumpang dapat memanfaatkan amplop donasi di kantong kursi, kotak donasi di stasiun, atau memindai kode QR pada amplop donasi menggunakan ponsel mereka sebagai cara untuk membantu anak-anak berkebutuhan khusus dan kurang mampu, serta mengurangi kesenjangan dalam akses pendidikan.