Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Forum Yushan 2023, Presiden Tsai: Taiwan Adalah Mitra Keamanan yang Dapat Diandalkan

11/10/2023 14:32
Penulis & Editor: 尤繼富
Forum Yushan 2023, Presiden Tsai: Taiwan Adalah Mitra Keamanan yang Dapat Diandalkan
Forum Yushan 2023, Presiden Tsai: Taiwan Adalah Mitra Keamanan yang Dapat Diandalkan

(Taiwan, ROC) --- Forum Yushan 2023 digelar Rabu hari ini, 11 Oktober 2023. Beberapa tokoh terkemuka seperti mantan Perdana Menteri Australia - Scott Morrison, Presiden Nauru - Joseph Kun, dan mantan Duta Besar AS untuk PBB - Kelly Craft, diundang untuk hadir.

Dalam sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen (蔡英文), menyatakan bahwa selama 7 tahun Taiwan telah mendorong "Kebijakan Baru ke Arah Selatan NSP", yang telah menghasilkan banyak kemajuan dalam bidang ekonomi, pariwisata, dan pertukaran pendidikan.

Presiden Tsai menyampaikan bahwa dengan perubahan cepat dalam situasi global, maka perdamaian dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik menjadi sangat penting bagi kemakmuran dan stabilitas komunitas internasional.

Stabilitas dan keamanan di Selat Taiwan adalah elemen kunci. Taiwan merupakan mitra yang aman dan andal, serta akan terus berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Forum Yushan 2023 dengan tema "Dialog Inovasi dan Kemajuan Asia" diadakan di Taipei, berfokus pada "Membuka Peta Baru untuk Pembangunan Asia". Tahun ini, forum ini mengundang sejumlah pejabat dan ilmuwan dari berbagai negara untuk berpartisipasi.

Dalam sambutannya, Presiden Tsai Ing-wen menyatakan bahwa Forum Yushan telah menjadi platform dialog penting untuk NSP.

Tujuannya bukan hanya untuk mendiskusikan peran Asia dan kawasan Indo-Pasifik dalam ekonomi global, tetapi juga untuk memperkuat kemitraan di kawasan ini.

Presiden Tsai menekankan bahwa pandemi COVID-19 mulai mereda dan komunitas internasional memasuki fase baru, tetapi tetap menghadapi banyak tantangan. Oleh karena itu, Forum Yushan tahun ini bertujuan untuk memulai dialog, guna menghadapi tantangan baru dan memperkuat ketahanan hubungan Taiwan dengan mitra di kawasan ini.

Presiden Tsai menyatakan bahwa sejak diterapkannya Kebijakan NSP selama lebih dari 7 tahun, banyak prestasi yang telah dicapai. Hal ini serta-merta juga mempererat dan memperkuat hubungan Taiwan dengan negara-negara tujuan.

Presiden Tsai mengatakan, "Pada tahun 2020, perdagangan dua arah antara Taiwan dan negara-negara target Kebijakan NSP mencapai US$ 180 miliar, meningkat 88% dari tahun 2016. Pada tahun yang sama, nilai ekspor Taiwan ke negara-negara tersebut mencapai US$ 96,9 miliar, naik 64% dari tahun 2016. Kedua data ini mencapai rekor terbaru."

Presiden Tsai menambahkan, Taiwan juga telah menjadi salah satu tujuan utama bagi wisatawan Muslim, menunjukkan bahwa upaya Taiwan dalam mewujudkan budaya yang beragam telah mendapat pengakuan internasional.

Selain itu, banyak mahasiswa dari India dan negara-negara ASEAN memilih untuk kuliah di Taiwan.

Sejak tahun 2016, lebih dari 200.000 mahasiswa dari Vietnam, Indonesia, Malaysia, dan India telah datang ke Taiwan. Beliau sangat senang melihat banyak mahasiswa dari negara-negara target Kebijakan NSP yang akhirnya memilih untuk bekerja di Taiwan, menjadi jembatan penting antara Taiwan dengan negara asal mereka.

Presiden Tsai menggarisbawahi bahwa di tengah perubahan situasi global yang cepat, Taiwan mampu menunjukkan ketahanannya dan memegang posisi penting dalam rantai pasokan teknologi global.

Mulai dari G7, Parlemen Eropa, Kongres AS, hingga Parlemen Inggris, semuanya menekankan pentingnya keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik bagi kemakmuran dan stabilitas komunitas internasional. Di samping itu, perdamaian serta stabilitas di Selat Taiwan adalah elemen kunci yang krusial.

Presiden Tsai menegaskan, Kebijakan NSP mengirimkan pesan penting ke dunia bahwa di tengah ancaman yang semakin meningkat, seperti terorisme, perubahan iklim, dan perubahan dalam rantai pasokan global, Taiwan adalah mitra yang aman dan andal, serta akan terus berkontribusi bagi perdamaian dunia.

Presiden Tsai menuturkan, Beliau ingin agar mereka yang peduli dengan kawasan Indo-Pasifik tahu bahwa Taiwan adalah salah satu solusi dalam menghadapi tantangan regional. Taiwan akan terus memperkuat hubungannya dengan negara-negara target Kebijakan NSP dan negara-negara dengan prinsip serupa, guna memastikan perdamaian dan kemakmuran di kawasan Indo-Pasifik.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解