Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Gara-gara Hewan Ini, Penyelundupan dari Bangkok ke Taiwan Terbongkar

06/10/2023 16:43
Penulis & Editor: 李珮菁
Beberapa binatang selundupan di pesawat (foto: Up Media)
Beberapa binatang selundupan di pesawat (foto: Up Media)

Gara-gara seekor binatang kecil, penyelundupan dari Bangkok ke Taiwan pun akhirnya terbongkar. Hal ini terjadi 4 Oktober malam, setelah adanya laporan dari penumpang pesawat yang melihat seekor “tikus berjalan-jalan” di kabin.

Dilansir dari Liberty Times (LTN), kejadian tersebut terkuak setelah adanya laporan penumpang penerbangan Thai Vietjet VZ564 yang melihat adanya seekor “tikus kecil” yang berjalan-jalan di kabin dalam perjalanan dari Bangkok ke Taoyuan.

3 ekor binatang pengerat yang diselundupkan dari Bangkok ke Taoyuan (foto: LTN)

Biro Inspeksi dan Karantina Kesehatan Hewan dan Tumbuhan (APHIA) Taiwan yang mendapatkan laporan tersebut segera melakukan penyisiran dan setelah 1 jam, petugas berhasil menangkap hewan yang ternyata merupakan anjing padang rumput (prairie dog).

Saat penyisiran, petugas karantina juga menemukan 2 ekor bayi berang-berang, sebuah kardus berisi 28 ekor kura-kura, dan 2 ekor binatang pengerat lain yang belum teridentifikasi spesiesnya. Petugas menemukan pemiliknya setelah para penumpang menyampaikan ada seorang perempuan yang membawa tas berisi hewan-hewan tersebut.

Bayi berang-berang yang ditemukan di pesawat (foto: LTN)

Perempuan bermarga Chen (陳) yang ditunjuk oleh para penumpang menyangkal hal tersebut, tapi petugas bandara terus menginterogasinya dan jika terkonfirmasi ia adalah pembawanya, maka hukuman denda antara NT$ 50.000 – NT$ 1 juta dapat menantinya.

Kura-kura yang ada kemudian dikarantina, sementara hewan-hewan lainnya dibawa ke National Pingtung University of Science and Technology untuk mengecek apakah hewan-hewan tersebut dilindungi dalam Konvensi Perdagangan Internasional untuk Spesies Fauna dan Flora Langka (CITES).

Kejadian ini merupakan kali pertama sejak tahun 2019, dimana ada penumpang yang kedapatan membawa hewan hidup di dalam pesawat. Petugas pembersih bandara juga menemukan mayat seekor meerkat di tempat sampah toilet kedatangan bandara.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解