(Taiwan, ROC) 4 kapal patroli Daratan Tiongkok kemarin (23/4) memasuki dan mengusik wilayah perairan Kinmen. Ditjen penjaga keamanan pantai dan laut mengerahkan kapal coastguard untuk mengusir mereka. Direktorat Jenderal Penjaga Keamanan Laut dan Pantai Matsu dan Penghu, Dewan Urusan Kelautan menyampaikan, intervensi zona abu-abu yang dilakukan RRT terus berlanjut, dan telah mengganggu perairan Kinmen sebanyak 70 kali sejak Februari tahun lalu.
Ditjen Keamanan Laut dan Pantai Matsu dan Penghu mengeluarkan pers rilis yang menyatakan bahwa Distrik Patroli ke-12 Cabang Kinmen-Penghu mendeteksi sebuah kapal patroli Tiongkok muncul di perairan sekitar Kinmen sekitar pukul 2 siang, dan segera mengerahkan kapal patroli, bergerak ke lokasi untuk menanggapi hal ini.
Ditjen Penjaga Keamanan Pantai dan Laut menyatakan bahwa dari pukul 2:44 hingga 3 sore, 4 kapal patroli Tiongkok yang terdiri dari "14608", "14512", "14603" dan "14606", berlayar dari selatan ke perairan Kinmen. Penjaga Pantai mengerahkan 4 kapal patroli terlebih dahulu, yang dengan cepat menanggapi dan memantau, memberitahu kapal patroli Tiongkok untuk meninggalkan tempat dalam bahasa Mandarin dan Inggris, mendapat pengawasan dari Ditjen Penjaga Keamanan Pantai dan Laut, kapal patroli Tiongkok berlayar keluar perbatasan wilayah perairan Kinmen pada pukul 5 sore.
Ditjen Penjaga Keamanan Pantai dan Laut mengatakan,pihaknya cabang Kinmen, Matsu dan Penghu dan patroli distrik 12 terus memperkuat kemampuan pemantauan, respons, dan mobilisasi yang relevan, penegakan hukum yang dipertegas, pemberitahuan pengusiran secara komprehensif, serta mempublikasikan aksi penegakan hukum untuk mematahkan penyebaran informasi palsu dari pihak patroli RRT, bertujuan mempertahankan kedaulatan nasional dan menciptakan ketenangan bagi masyarakat.