Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

70% Pekerja Khawatir Risiko “Nganggur” Meningkat, MOL Canangkan 6 Langkah Stabilkan Kesempatan Kerja

24/04/2025 10:41
Penulis & Editor: Amina Tjandra
kawasan taman teknologi di Distrik Neihu (foto: CNA)
kawasan taman teknologi di Distrik Neihu (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) -- Terkait Amerika Serikat memberlakukan pajak timbal balik yang menimbulkan kekacauan pada rantai industri dalam negeri dan juga memberikan hantaman bagi kestabilan pasar tenaga kerja Taiwan. Berdasarkan survei bank tenaga kerja, saat ini perekrutan tenaga bertalenta masih terjaga stabil, tetapi perusahaan dan tenaga kerja keduanya mengalami ketidak pastian yang cukup besar. Guna menghindari terjadi pengangguran dan mengalir keluarnya tenaga talenta secara besar-besaran di Taiwan, Kementerian Ketenagakerjaan akan terlebih dulu memimpin untuk menggerakan 6 fasilitas dukungan pekerjaan dan berharap dengan kekuatan dari kerja sama dengan masyarakat untuk bertransformasi dan meningkatkan talenta, maka dapat menjaga batasan keamanan pasar tenaga kerja.

Kementerian Ketenagakerjaan mengemukakan, untuk menanggapi kebijakan tariff pajak timbal balik yang diterapkan Amerika Serikat yang mungkin dapat menimbulkan risiko gelombang pengangguran dan kesulitan mencari pekerjaan dari tenaga kerja muda, maka telah mempromosikan “Langkah-langkah penting menstabilkan pekerjaan bagi tenaga kerja dalam menanggapi kebijakan tariff pajak timbal balik Amerika Serikat.” Terdiri dari 6 langkah memberikan dukungan bagi pembinaan dari perusahaan, program kembali mengisi energi bagi tenaga kerja yang terdampak pengurangan waktu kerja, mempertahankan kestabilan kerja, layanan pekerjaan secara keseluruhan, subsidi pelatihan tenaga kerja muda dan subsidi bagi pencarian kerja pertama. Cakupan dari program ini adalah kelompok usia separuh baya dan lansia, kelompok gaji rendah dan tenaga kerja muda, melalui Dana Stabilitas Kerja yang memulai terlebih dulu baru kemudian Yuan Legislatif melakukan penyesuaian secara bergulir.  

Berdasarkan hasil survei terbaru dari bank tenaga kerja 1111 memperlihatkan, hampir 78% pekerja kantoran yang secara jujur menyampaikan kekhawatirannya terhadap pekerjaan dan masa depan ekonominya sendiri, lebih dari 20% sudah mulai mencari kerja sambilan untuk mengurangi risiko, sementera ada sekitar 10 pekerja kantoran yang mempertimbangkan untuk mengikuti kelas pelatihan mendapatkan lisensi, memperkuat keterampilan kerja. Yang patut diperhatikan adalah meskipun tren perekrutan kerja masih stabil, tetapi kebanyakan kesempatan kerja yang ada berkaitan dengan AI, bahkan jumlah yang dibutuhkan untuk kesempatan kerja ini mencapai 14 ribu lowongan, yang memperlihatkan kenaikan sebesar 11%.

Juru bicara bank tenaga kerja 104 mengemukakan, pasar tenaga kerja secara keseluruhan bisa dibilang cukup stabil, mengimbau agar perusahaan jangan terlalu mudah memutuskan hubungan kerja karyawannya, belajar dari pengalaman dan menghindari situasi seperti masa pandemi yaitu “kehilangan tenaga bertalenta dan tidak ada tenaga kerja saat situasi membaik”. Situasi tahun 2023 di mana rata-rata perekrutan tenaga kerja dari perusahaan membutuhkan waktu 54,4 hari, karyawan yang bersedia mengundurkan diri mencapai 21,8%, ini semua berada di atas standar rata-rata. Bank tenaga kerja 104 menyarankan perusahaan untuk mengadopsi metode “investasi tenaga kerja berbakat” dalam manajemen ketenagakerjaannya, dipadukan dengan subsidi pelatihan transformasi yang dicanangkan pemerintah, bersamaan dengan itu melalui inventarisasi tugas layanan, posisi jabatan, perputaran uang kas dan lainnya dalam internal perusahaan, agar dapat secara rasional menghadapi risiko.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解