(Taiwan, ROC) Dinas Perlindungan Lingkungan Tainan menggelar kegiatan amal “Shoes Save Lives (Sepatu Menyelamatkan Nyawa)” hari Jumat (28/3), menarik pekerja migran asal Indonesia dan Vietnam ikut berpartisipasi. Mereka dengan antusias membantu, mengumpulkan dan memilah sepatu dan baju lama, ini menunjukkan semangat relawan tanpa batas.
Tim relawan dan relawan Taiwan saling bekerja sama, merapikan, memilah dengan teliti sepasang demi sepasang sepatu dan berbagai jenis pakaian yang disumbangkan, dibungkus dengan baik untuk dikirim kepada orang yang membutuhkan. Selain berkontribusi tenaga, mereka lakukan dengan ikhlas dan semangat. Relawan asal Indonesia, Ryan berbagi, “tidak menyangka, sepatu tua bisa menyelamatkan nyawa orang lain, sangat senang sekali bisa berpartisipasi dalam kegiatan seperti ini, banyak hal yang bisa saya pelajari, berharap suatu hari kegiatan seperti ini juga bisa dilakukan di kampung halaman saya, membantu semakin banyak orang.”

Kegiatan amal “Shoes Save Lives” berlangsung pada tanggal 28 Maret 2025, menarik pekerja migran asal Indonesia dan Vietnam ikut berpartisipasi menjadi relawan. (foto ETToday.com)
Relawan asal Vietnam, Ruang Ting-wang mengatakan, “Untuk pertama kalinya saya berpartisipasi dalam kegiatan amal, saya merasa sepertinya saya bukan bekerja di Taiwan saja, tapi saya juga bagian dari komunitas Taiwan. Ketika saya mengetahui sepatu dan pakaian ini akan dikirim ke tempat yang jauh untuk orang-orang yang membutuhkan, saya merasa tenaga saya juga bisa berguna bagi orang-orang di tempat yang jauh.”
Perusahaan daur ulang Chansing selama 2 tahun berturut-turut mendukung kegiatan amal ini, tahun ini selain mengumpulkan barang sumbangan, juga aktif mengajak tim relawan untuk terjun ke lapangan memberikan bantuan. Ketika perusahaan mendapati pekerja migran bersedia ikut berpartisipasi, secara khusus mengatur jadwal kerja dan mengantar pekerja migran ke lokasi untuk membantu merapikan sepatu dan pakaian yang terkumpul.