Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Harga Telur Mencapai Titik Terendah dalam 3 Tahun Terakhir, MOA: Konsumsi Mengalami Penurunan sejak Tahun Lalu

27/06/2024 14:34
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
ilustrasi warga membeli telur (foto: CNA)
ilustrasi warga membeli telur (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) – Konsumsi telur dalam negeri terus melesu. Asosiasi Bisnis Telur Kota Taipei terus menurunkan harga telur 6 kali hanya dalam 2 bulan. Harga aslinya kini turun menjadi NT$25,5 per kati dan harga grosir turun menjadi NT$35, dengan total pengurangan harga NT$14, mencapai harga terendah baru dalam 3 tahun terakhir. Menteri Pertanian Taiwan, Chen Junne-jih (陳駿季) menyampaikan pada hari ini (27/6), bahwa Kementerian Pertanian (MOA) telah mengobservasi data, dimana setelah krisis telur tahun lalu, konsumen pasar akhir telah mengonsumsi lebih sedikit telur di tahun ini, dan meminta pihak kedai maupun restoran untuk menurunkan harga telur, mendorong konsumsi masyarakat.

 

Menteri Pertanian Chen Junne-jih mengatakan, “selama liburan musim panas, permintaan dan penawaran telur relatif lebih lemah, sehingga harga telur di musim panas akan relatif rendah. Namun, situasi di tahun ini lebih spesial. Setelah pandemi dan setelah krisis telur tahun lalu, harga telur di pasar akhir meningkat, konsumen jadi lebih sedikit mengonsumsi telur. Bagaimanapun, telur merupakan sumber protein yang baik. Saya berharap konsumen akan makan telur dengan antusias. Diharapkan agar harga telur di akhir dapat diturunkan, seiring dengan penyesuaian harga produksi.”

 

Berdasarkan informasi produksi telur dan penjualan yang disediakan oleh Kementerian Pertanian, produksi telur lokal saat ini sekitar 121.500 kotak per hari, dimana jumlah ini lebih tinggi daripada 120.000 kotak per hari. Dengan penawaran yang melebihi permintaan, harga tidak dapat meningkat. Chen Junne-jih juga menyampaikan, bahwa MOA tidak akan mencampuri mekanisme penetapan harga pasar, tapi MOA bertanggung jawab untuk memastikan stabilitas dan keberlanjutan dari rantai pasokan telur. Oleh sebab itu, setelah diskusi antara MOA dan Asosiasi Peternakan Ayam, eleminasi 1,8 juta ayam petelur akan dimulai pada 1 Juli. MOA akan menyediakan subsidi sebesar NT$15 untuk setiap ayam petelur yang dimusnahkan, sementara Asosiasi Peternakan Ayam akan memberikan tambahan biaya tambahan sebesar NT$5. Dengan demikian, peternak ayam akan menerima subsidi sebesar NT$20 untuk setiap ayam yang dimusnahkan.

 

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解