Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Workshop Jurnalistik Komunitas Indonesia di Taiwan Perdana Digelar di Rti, Pelatihan Talenta Media Baru dan Edukasi Kode Etik Jurnalistik

20/02/2025 12:29
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Rti secara khusus bekerja sama dengan KDEI Taipei, PPI dan IDN Times menggelar Workshop Jurnalistik Komunitas Indonesia di Taiwan - Tantangan Penulisan Berita dan Etika pada hari Kamis ini (20/2).
Rti secara khusus bekerja sama dengan KDEI Taipei, PPI dan IDN Times menggelar Workshop Jurnalistik Komunitas Indonesia di Taiwan - Tantangan Penulisan Berita dan Etika pada hari Kamis ini (20/2).

(Taiwan, ROC) Radio Taiwan Internasional pada hari Kamis ini (20/2) bersama Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia di Taipei (KDEI-Taipei), Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dan IDN Times menggelar workshop jurnalistik komunitas Indonesia di Taiwan, agar warga Indonesia di Taiwan semakin mengenal kode etika jurnalistik, menjadi jembatan penghubung antara Taiwan-Indonesia.

Seiring dengan perkembangan media sosial komunitas Indonesia di Taiwan, menurut data Kementerian Ketenagakerjaan, saat ini jumlah pekerja migran, imigran baru, pelajar Indonesia hampir menembus 400.000 orang, jumlah yang besar ini juga menandakan adanya permintaan warga Indonesia di Taiwan akan informasi dan berita akurat.

Rti pada hari Kamis ini (20/2) bersama KDEI Taipei, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) dan IDN Times secara khusus menggelar pelatihan penulisan berita. Dalam sambutan President Rti Chang Jui-chang (張瑞昌) selain mengapresiasi mitra-mitra yang terlibat dalam penyelenggaraan acara ini, juga menyampaikan, 400.000 warga Indonesia yang tinggal di Taiwan, hal ini menunjukkan komunitas Taiwan yang beragam dan inklusif, Rti adalah radio publik internasional, semakin bertanggung jawab untuk mengemban tugas sebagai jembatan komunikasi antara teman-teman Indonesia dan komunitas Taiwan.

President Rti Chang Jui-chang mengemukakan, saat ini banyak sekali informasi palsu yang beredar, berharap melalui pelatihan pada hari ini, agar pekerja media semakin mengenal dan memahami kode etik media. Chang mengatakan, “apalagi saat ini ada begitu banyak fake news (berita palsu), berharap melalui pelatihan penulisan berita, kita semua dapat saling belajar dan mengenal lebih lanjut tentang kode etik jurnalistik. Diyakini semua yang hadir dalam pelatihan ini, pasti banyak hal yang didapatkan, pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami dan teman-teman Indonesia, setiap orang menjadi penolong baik dalam membagikan berita dan informasi yang benar dan akurat.”

Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo sangat mengapresiasi Rti yang menggelar pelatihan ini, Beliau yakin melalui pelatihan penulisan berita, dapat membuat semua teman-teman mengetahui cara berbagi informasi dan berita benar, juga sangat bermanfaat bagi teman-teman Indonesia di Taiwan semakin memahami hukum di Taiwan, agar mereka tidak terjebak dalam kasus penipuan dan lainnya, berharap akan semakin banyak pertukaran antar kedua belah pihak.

Pelatihan yang digelar pada hari ini diikuti oleh berbagai organisasi Indonesia dan pelajar Indonesia, Ketua PPI Febriyanti Rukmana dalam memberikan sambutan menyampaikan, sangat gembira dapat ikut serta dalam kegiatan hari ini, berharap semua semakin memahami dan belajar tentang berita yang benar di era perkembangan media sosial.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解