Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Usia 80 Tahun Tetap Energik! Pasangan Atlet Asal Indonesia dan Taiwan Berhasil Meraih Perunggu World Master Games 2025

24/05/2025 00:21
Penulis & Editor: Linda
Susanto Halim (kiri) dan Chien Ju-shen (kanan) mendapatkan medali perunggu (foto: Iriana Halim)
Susanto Halim (kiri) dan Chien Ju-shen (kanan) mendapatkan medali perunggu (foto: Iriana Halim)

(Taiwan, ROC) -- Pertandingan internasional World Masters Games 2025 saat ini tengah berlangsung di Kota Taipei dan New Taipei. Dalam World Masters Games (WMG) tahun ini, salah satu kategori yang paling diminati adalah cabang olah raga bulu tangkis dan menariknya, beberapa peserta masuk dalam kategori usia lanjut 75 tahun dan 80 tahun.

Salah satunya adalah Susanto Halim yang merupakan atlet senior kelahiran Medan, Indonesia. Dalam acara WMG kali ini, Susanto Halim berpasangan dengan atlet senior asal Taiwan, Chien Ju-shen. Keduanya tampil dalam kategori ganda putra terbuka usia 80+ (80+ Open-Men’s Double). Selain itu, Susanto Halim juga mendaftar untuk kategori tunggal putra terbuka usia 80+ (80+ Open-Men’s Single).

Susanto Halim (kanan) dan Chien Ju-shen (kiri) menjadi salah satu peserta tertua untuk cabang olah raga bulu tangkis di World Master Games 2025

Susanto Halim kini tampil untuk mewakili Singapura, tapi sebelumnya beliau menjadi perwakilan atlet bulu tangkis Taiwan dalam Asian Games tahun 1970. Tidak hanya itu, dalam kompetisi internasional lainnya, yaitu All England Senior Championship kategori usia 45+ di tahun 1990, Susanto Halim bersama dengan Yeo Ah-seng menjadi juaranya. Dalam keterangan resmi dari “Badminton England Facts & Records”, nama Susanto Halim tercatat berasal dari Indonesia, sementara pasangannya Yeo Ah-seng berasal dari Singapura.

Chien Ju-shen adalah teman lama Susanto Halim saat ia menetap di Taiwan dan saling mengenal sejak usia belia. Dalam wawancaranya dengan Radio Taiwan Internasional (Rti), Chien menyampaikan, bahwa dirinya telah mengikuti acara WMG sejak pertama kali diadakan di Toronto, Kanada pada tahun 1985. Beliau senang dengan kegiatan ini, sebab ia merasa bisa bertemu kembali dengan teman-teman lamanya. Khusus untuk WMG 2025 yang berlangsung di Kota Taipei dan New Taipei, Chien menyampaikan rasa bangganya, karena ini adalah kali pertama Taiwan menjadi tuan rumah untuk menggelar perhelatan akbar tersebut.

Dalam acara WMG 2025 ini, pasangan Susanto Halim dan Chien Ju-shen belum berhasil meraih juara pertama, tapi kerja keras dan usaha mereka tetap membuahkan hasil dengan perolehan medali perunggu.

Susanto Halim dan Chien Ju-shen berfoto bersama dengan keluarga, merayakan pencapaian mereka dalam World Masters Games 2025 (foto: Iriana Halim)

 

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解