(Taiwan, ROC) -- Kejuaraan World Masters Games 2025 pada hari ini (18/5) resmi digelar di Taipei Municipal Stadium, dengan sorotan utama pada hari pertama jatuh kepada Laurence Quinlivan, atlet asal Australia yang juga merupakan kakek dari artis keturunan Australia-Taiwan, Hannah Quinlivan (Kun Ling / 昆凌). Pada usia ke-90 tahunnya, Laurence menunjukkan semangat luar biasa dengan turun di final lempar lembing kategori pria usia 90+. Ia dijadwalkan kembali bertanding di cabor lari 100 meter pada sore harinya.
Kakek istri Jay Chou tersebut adalah seorang atlet veteran yang telah menunjukkan kemampuan olahraga luar biasa sejak masa sekolah menengah atas (SMA). Laurence dulunya pernah meraih juara tolak peluru di Kejuaraan SMA se-Australia. Kini, dalam ajang World Masters Games di Taiwan, dirinya tidak hanya berpartisipasi dalam lempar lembing, tetapi juga ambil bagian dalam cabor lari 100 meter, 200 meter, lempar cakram, dan juga tolak peluru.
Selain itu atlet asal Thailand, Sawang Janpram yang berusia 105 tahun juga turut berlaga dalam laga lempar lembing kategori pria usia 100+, dan berhasil meraih medali emas. Sawang merupakan mantan kepala sekolah yang mulai aktif berolahraga setelah pensiun, dan kini rutin mengikuti berbagai ajang kompetisi untuk atlet lanjut usia. Ia juga tercatat sebagai peserta tertua dalam World Masters Games 2025.
Satu lagi atlet yang berhasil meraih prestasi membanggakan adalah Allan Martin. Atlet berusia 99 tahun ini sukses meraih medali emas dalam nomor lempar lembing kategori usia 95+, yang menambah deretan kisah inspiratif dari para atlet senior yang tampil luar biasa di ajang internasional ini.