Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Laporan NSB Mengungkap: Tiongkok Targetkan Pemuda Taiwan untuk Ikuti Kegiatan Budaya Merah

15/05/2025 14:26
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Wakil Ketua NSB, Huang Ming-chao: Tiongkok Targetkan Pemuda Taiwan untuk Ikuti Kegiatan Budaya Merah
Wakil Ketua NSB, Huang Ming-chao: Tiongkok Targetkan Pemuda Taiwan untuk Ikuti Kegiatan Budaya Merah

(Taiwan, ROC) --- Pada Kamis hari ini (15/5), Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Yuan Legislatif mengundang berbagai institusi termasuk Biro Keamanan Nasional (NSB), Komisi Urusan Maritim (OAC), Dewan Urusan Daratan Tiongkok (MAC), dan Biro Investigasi (MJIB) untuk memberikan laporan dan menjawab pertanyaan perihal 「Dampak Ancaman Tiongkok terhadap Keamanan Nasional Taiwan」.

NSB melaporkan bahwa selama Januari hingga April 2025, pesawat militer Tiongkok telah melanggar zona identifikasi pertahanan udara Taiwan lebih dari 1.200 kali, meningkat hampir 3 kali lipat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Pada akhir Februari, Tiongkok juga tanpa peringatan menetapkan zona latihan tembak di perairan barat daya Taiwan, yang mana telah menciptakan pola gangguan baru.

NSB juga menjelaskan bahwa Tiongkok juga meningkatkan upaya front persatuan meraka terhadap masyarakat akar rumput Taiwan, dengan menargetkan pemuda Taiwan untuk menghadiri berbagai kegiatan budaya merah, guna mendorong penerimaan konsep Satu Tiongkok.

Selain itu, Tiongkok juga mengundang warga Taiwan untuk berwisata ke Tiongkok sambil mengajukan kartu penduduk, yang bertujuan membuyarkan identitas nasional warga Taiwan.

Wakil Ketua NSB, Huang Ming-chao (黃明昭), menyatakan bahwa Tiongkok menggunakan berbagai cara untuk tidak hanya menciptakan efek intimidasi tetapi juga berupaya melemahkan solidaritas dalam negeri Taiwan. 

Huang Ming-chao mengatakan, "Biro kami akan bekerja sama dengan tim intelijen keamanan nasional dan berkoordinasi dengan instansi pemerintah terkait, mempertahankan komunikasi strategis dengan negara-negara yang memiliki pandangan serupa, memantau perubahan pola ancaman dari Tiongkok, meningkatkan sumber daya dan kapasitas penanganan, serta menyempurnakan pembangunan jaringan perlindungan keamanan nasional kita."

Menurut laporan MJIB, Tiongkok tengah mendorong rekonstruksi nasionalisme dengan membangun hubungan diaspora melalui kepercayaan agama, perayaan festival, dan hubungan darah yang sama antara kedua sisi Selat Taiwan, dengan tujuan membentuk komunitas bersama.

Pada saat yang sama, Tiongkok mendistorsi pandangan sejarah dan mencampur adukkan keyakinan melalui peristiwa-peristiwa sejarah seperti peringatan 100 tahun Sekolah Akademi Militer Whampoa dan 80 tahun Kemenangan Perang Dunia II, untuk mempromosikan narasi kembalinya Taiwan ke Tiongkok.

Selain itu, mereka berupaya untuk menciptakan suasana perjuangan merah yang dipimpin oleh Tiongkok, yang bertujuan melemahkan kemauan rakyat Taiwan untuk melawan.

MAC juga menyatakan bahwa Tiongkok terus mengeluarkan berbagai kebijakan promosi integrasi, yang kemudian mendorong artis, media independen, dan pasangan asing dari Tiongkok untuk mempromosikan wacana unifikasi tanah air dan unifikasi militer.

Pada saat yang sama, Tiongkok memanfaatkan pertemuan dengan pengusaha Taiwan untuk mempromosikan teori ekonomi Tiongkok yang cerah dan memanipulasi skeptisisme terhadap Amerika Serikat.

Pemerintah akan secara aktif mengimplementasikan Program Aksi Empat Pilar Perdamaian Taiwan dan 17 Strategi Tanggapan terhadap Ancaman Front Persatuan Keamanan Nasional, serta memperkuat sistem hukum keamanan nasional dan ketangguhan pertahanan seluruh masyarakat.

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解