(Taiwan, ROC) --- Pada Jumat hari ini (21/6), sekitar pukul 16:50, kereta api TRA (Taiwan Railway Express) No. 229 (seri Tze-chiang 3000) yang sedang melaju di jalur barat antara Stasiun Chongde dan Heren, diduga tertabrak batu ketika berada di dalam Terowongan Qingshui di KM 51.
Juru Bicara Kereta Api Taiwan (TRA), Liu Shuang-huo (劉雙火), mengonfirmasi bahwa telah terjadi longsoran tanah di pintu selatan terowongan. Masinis tidak sempat mengerem saat melihat longsoran tersebut.
Saat ini, masinis mengalami patah tulang pada bagian tangan dan 6 penumpang mengalami luka ringan. Dan hingga berita ini dirilis, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.
Tim perbaikan dari Yilan telah dikerahkan ke lokasi untuk perbaikan darurat. Seorang penumpang bermarga Lai (賴姓) yang berada di gerbong ketiga menceritakan kejadian tersebut dan mengatakan bahwa sebagian besar penumpang yang terdampak telah dipindahkan ke kereta pengganti.
Kereta Api Taiwan No. 229 Taroko Express tertimpa longsoran batu di dalam Terowongan Qingshui pada pukul 16:50 hari ini (21/6), menyebabkan kereta berhenti. 圖/YAHOOTAIWAN
Menanggapi insiden di atas, Liu Shuang-huo, mengatakan bahwa tanah dan bebatuan longsor dari pintu selatan Terowongan Qingshui, tertabrak oleh lokomotif kereta. Masinis tidak sempat mengerem saat melihat longsoran tersebut.
Selain itu, kabin masinis dan gerbong pertama mengalami kerusakan, pintu gerbong miring, dan gerbong kedua anjlok. Akibatnya, masinis mengalami patah tulang pada bagian tangan dan 6 penumpang mengalami luka ringan.
Liu Shuang-huo menyampaikan bahwa karena kecelakaan tersebut disebabkan oleh bencana alam, maka proses evakuasi darurat akan diprioritaskan. Tim perbaikan dan tim teknis dari Yilan dan Hualien telah dikerahkan ke lokasi. Proses perbaikan akan dilakukan setelah evakuasi di lokasi kejadian selesai.

Kereta Api Taiwan melaporkan kecelakaan kereta menabrak batu pada sore hari ini. 圖/YAHOO TAIWAN
Sala satu penumpang bernama Lai Yu-wen (賴郁文) memaparkan bahwa kemungkinan gerbong pertama dan kedua telah menabrak longsoran. Gerbong ketiga tempatnya berada tidak anjlok, tetapi saat itu, benturan dan suara tabrakan sangat keras.
Kereta segera direm, diikuti dengan pemadaman listrik dan AC mati seketika. Kemudian, petugas medis mulai bergerak maju untuk memeriksa kondisi penumpang. Setelah memastikan kondisi penumpang, para penumpang pun diminta turun dan dipindahkan ke kereta pengganti.