(Taiwan, ROC) --- Insiden kekerasan terjadi di sebuah SMA swasta di Kota Taichung pada Selasa kemarin (10/6). Dua siswa kelas 10 (setara dengan SMA 1) yang diduga tidak puas dengan cara guru mendisiplinkan mereka, berencana menyerang dengan tongkat kayu dengan bersembunyi di luar toilet. Mereka menyerang saat guru selesai menggunakan toilet.
Menurut saksi mata, serangan tersebut menyebabkan kepala guru berdarah dan bahkan tongkat kayunya retak, menciptakan pemandangan yang mengerikan.
Seorang warga melaporkan kepada media bahwa ketika guru tersebut menggunakan toilet sekolah menjelang pulang sekolah pada sore hari, ia diserang oleh dua siswa kelas 10 yang sudah mengintai.
Para siswa memukul kepala guru dengan tongkat kayu, menyebabkan luka berdarah. Guru tersebut mencari bantuan rekan kerja dengan menahan sakit dan segera dibawa ke rumah sakit untuk perawatan darurat. Setelah diperiksa dokter, diduga mengalami gegar otak ringan tetapi tidak mengancam jiwa.
Pada malam setelah insiden tersebut terjadi, guru bersangkutan melaporkan kejadian ke kantor polisi dengan membawa surat keterangan luka. Polisi menyatakan bahwa guru melaporkan kasus penganiayaan oleh siswa. Polisi segera menangani laporan tersebut dan telah mengidentifikasi tersangka melalui rekaman CCTV.
Mereka akan memanggil tersangka untuk dimintai keterangan dan memproses kasus sesuai hukum. Polisi juga menghimbau masyarakat untuk menyelesaikan perselisihan secara rasional dan tidak menggunakan kekerasan karena dapat melanggar hukum.