(Taiwan, ROC) — Seorang pejabat Amerika Serikat mengatakan kepada CNN bahwa AS menggunakan enam pesawat pembom B-2 untuk menyerang fasilitas nuklir Iran di Fordo, dan menjatuhkan sebanyak 12 bom “penghancur bunker”.
Pejabat tersebut menyebutkan bahwa kapal selam Angkatan Laut AS juga meluncurkan 30 rudal TLAM (Tomahawk Land Attack Missile) ke dua fasilitas nuklir lainnya di Natanz dan Isfahan, sementara satu pesawat B-2 menjatuhkan dua bom penghancur bunker di Natanz.
Rincian spesifik dari serangan ini sebelumnya diungkap oleh New York Times.
Yang dimaksud dengan “penghancur bunker” adalah bom GBU-57A/B Massive Ordnance Penetrator (MOP), yaitu bom seberat 30.000 pon dengan kandungan bahan peledak seberat 6.000 pon.
Menurut lembar fakta Angkatan Udara AS, bom MOP dirancang untuk “mencapai dan menghancurkan senjata pemusnah massal milik musuh yang disembunyikan di fasilitas yang sangat terlindungi.”