(Taiwan, ROC)-- Karena permintaan terhadap aplikasi kecerdasan buatan (AI) yang terus meningkat, pemasok semikonduktor global mempercepat ekspansi mereka. Asosiasi Industri Semikonduktor Internasional (SEMI) memperkirakan bahwa kapasitas produksi bulanan industri semikonduktor global akan mencapai 11,1 juta chip pada tahun 2028, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, dengan tingkat pertumbuhan tahunan majemuk (CAGR) sebesar 7% dari 2024 hingga 2028.
Dalam laporan prospek terbaru mengenai pabrik wafer 12 inci, SEMI menyebutkan bahwa kapasitas produksi industri semikonduktor global akan terus tumbuh pesat. Di antaranya, proses manufaktur canggih 7 nanometer ke bawah akan menjadi pendorong utama. Kapasitas bulanannya diperkirakan akan meningkat dari 850 ribu chip pada 2024 menjadi 1,4 juta chip pada 2028, dengan CAGR sebesar 14%, dua kali lipat dari rata-rata industri semikonduktor.
SEMI menjelaskan bahwa meluasnya aplikasi AI telah memicu investasi besar dalam seluruh ekosistem semikonduktor. Industri ini bukan hanya mendorong inovasi teknologi, tetapi juga memenuhi permintaan yang terus meningkat terhadap chip-chip canggih.
Untuk mendukung model AI yang semakin besar, kebutuhan akan kemampuan pelatihan AI juga semakin kuat. SEMI menunjukkan bahwa penalaran AI juga menjadi pendorong pertumbuhan yang penting. Selain itu, terobosan AI di bidang perangkat realitas virtual (VR), realitas berimbuh (AR), dan robot humanoid juga akan mempertahankan permintaan tinggi terhadap teknologi semikonduktor canggih dalam beberapa tahun ke depan.
SEMI menambahkan bahwa investasi industri semikonduktor difokuskan pada teknologi manufaktur canggih, dan belanja modal untuk peralatan proses canggih diperkirakan akan naik dari US$26 miliar pada 2024 menjadi lebih dari US$50 miliar pada 2028, dengan CAGR sebesar 18%.
Lebih lanjut, SEMI mencatat bahwa kemajuan teknologi proses canggih akan semakin dipercepat. Proses 2 nanometer diproyeksikan mulai diproduksi massal pada 2026, dan proses 1,4 nanometer akan mulai dikomersialkan pada 2028. Investasi pada peralatan wafer untuk proses 2 nanometer ke bawah akan meningkat tajam, dari US$19 miliar pada 2024 menjadi USD 43 miliar pada 2028.