(Taiwan, ROC) -- Simulasi militer “Han Kuang ke-41” tahun ini diperpanjang, dari tahun lalu yang hanya 5 hari 4 malam menjadi 10 hari 9 malam. Kepala Staf Militer Taiwan Mei Chia-shu, hari ini (3 Juli) menjelaskan kepada seluruh prajurit bahwa perpanjangan waktu simulasi militer Han Kuang tahun ini diperlukan untuk menghadapi 6 bentuk gangguan “zona abu-abu” dari Tiongkok, serta untuk membangun pertahanan berlapis dan mendalam guna melemahkan kekuatan tempur militer Tiongkok.
Simulasi militer Han Kuang ke-41 akan dilaksanakan pada 9-18 Juli, berlangsung selama 10 hari 9 malam secara terus menerus. Sejak 1 Juli, militer Taiwan terlebih dahulu melaksanakan 3 hari program “Edukasi Khusus Semangat Juang” untuk membangkitkan semangat dan menumbuhkan rasa cinta tanah air di kalangan prajurit. Pagi ini, pidato penting Mei Chia-shu disiarkan kepada seluruh prajurit.
Mei Chia-shu menguraikan 6 bentuk gangguan zona abu-abu oleh Tiongkok. Pertama adalah perang hukum, di mana Tiongkok terus memanfaatkan hukum domestik maupun internasional untuk mengajukan langkah hukum preemtif, sehingga mempersulit intervensi masyarakat internasional terhadap masalah Selat Taiwan.
Kedua, operasi kognitif dan perang psikologis, dengan menyebarkan informasi palsu dan menipu untuk menyerang Taiwan. Ketiga, menguras kekuatan, yang terlihat dari frekuensi dan jumlah patroli kesiapsiagaan gabungan Tiongkok. Ini bertujuan untuk menguras tenaga prajurit dan peralatan militer Taiwan, bahkan sampai menghambat latihan militer.
Keempat, intimidasi. Tiongkok terus melakukan latihan militer yang diarahkan langsung ke Taiwan guna melemahkan semangat juang prajurit. Padahal kunci penting dalam pertahanan Taiwan adalah semangat juang prajurit yang tetap terjaga.
Kelima, tindakan pengalihan. Ketika Tiongkok merasa cara lain tak berhasil, mereka akan melancarkan tindakan pengalihan untuk meningkatkan ancaman ke Taiwan. Karena itu, sejak tahun lalu militer Taiwan telah melaksanakan latihan kesiapan tempur agar prajurit dapat cepat merespons dan tidak teralihkan.
Keenam, provokasi, sehingga militer Taiwan harus melatih bagaimana menjaga stabilitas dan perdamaian Selat Taiwan.