Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Harga Telur di Taiwan Turun Drastis Karena Suhu Terlalu Panas, Asosiasi Peternak Protes  

03/07/2025 16:02
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Harga Telur di Taiwan Turun Drastis Karena Suhu Terlalu Panas, Asosiasi Peternak Protes    圖:CANVA
Harga Telur di Taiwan Turun Drastis Karena Suhu Terlalu Panas, Asosiasi Peternak Protes   圖:CANVA

(Taiwan, ROC) --- Karena penjualan telur menurun di musim panas, Asosiasi Pedagang Telur Kota Taipei mengumumkan penurunan harga mendadak sebesar NT$3 per kati di tingkat produsen, dari NT$25,5 menjadi NT$22,5, untuk menyelamatkan pasar.

Harga grosir juga akan turun menjadi NT$32 mulai besok (4/7). Namun, para peternak marah karena keputusan ini dibuat tanpa koordinasi, dengan selisih harga antara produsen dan grosir mencapai NT$9. Mereka tidak hanya merugi tapi juga tidak diberitahu sebelumnya, dan meminta otoritas Fair Trade Commission (FTC) untuk menyelidiki kewajaran harga tersebut.

Lin Tian-lai (林天來), Ketua Asosiasi Pedagang Telur Kota Taipei, menjelaskan bahwa cuaca panas menyebabkan penurunan nafsu makan konsumen dan perlambatan penjualan telur. Ditambah lagi dengan masa liburan sekolah yang menghentikan program makan siang, semakin menekan permintaan pasar.

Ia menunjukkan bahwa saat ini banyak pedagang telur memiliki gudang yang kapasitasnya hampir penuh, sehingga penyesuaian harga tidak dapat dihindari.

Mereka berharap penurunan harga ini akan mendorong para peternak untuk mengurangi produksi secara sukarela dan menyeimbangkan pasokan secara keseluruhan.

Menanggapi usulan supaya pemerintah membeli kelebihan telur untuk kemudian dijadikan telur beku cair, Lin Tian-lai mengakui bahwa meskipun diproses menjadi telur cair, tetapi penjualan selanjutnya tetap akan sulit. Persoalan utamanya tetap berada pada kelebihan produksi telur.

Ia menekankan bahwa untuk menstabilkan pasar, maka pengendalian produksi adalah kuncinya, dan bukan hanya semata mengandalkan intervensi kebijakan jangka pendek.

Menurut data dari Asosiasi Peternakan Ayam yang dikutip oleh Kementerian Pertanian, jumlah ayam petelur di seluruh Taiwan saat ini mencapai 36,26 juta ekor, dengan produksi mencapai 127.000 kotak (200 telur per kotak).

Angka ini telah melampaui kebutuhan domestik harian yang sekitar 120.000 kotak.

 

 

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解