(Taiwan, ROC) Fregat Angkatan Laut Italia, Francesco Morosini pada hari ini berlabuh di pangkalan militer United States Fleet Activities Yokosuka di perairan Jepang, guna memperkuat eksistensi Italia pada kawasan Indo Pasifik. Media Italia membeberkan, patroli laut militer Italia menggelar latihan dan berpatroli di kawasan Indo Pasifik, bertujuan untuk menjaga perdamaian dan status quo Laut Taiwan.
Media Le Formiche pada hari Kamis ini (22/6) melaporkan, Francesco Morosini telah merapat ke Jepang, bertujuan untuk eksistensi Italia di perairan Indo Pasifik dan bekerja sama dengan Jepang serta menunjukkan pemenuhan komitmen Italia untuk menjaga perdamaian kawasan strategis Indo Pasifik. Selain itu, juga menjadi kesempatan militer Italia bergabung dengan pelatihan yang dipimpin oleh militer AS. Selain kapal Francesco Morosini, pihak AL AS mengutus kapal Cavour menjalani latihan militer di kawasan Indo Pasifik.
Italia yang sangat mementingkan kawasan Indo Pasifik, selain membina hubungan diplomasi, ekonomi, kerja sama urusan kemiliteran, pihaknya bermaksud memainkan peranan penting dalam menjaga keamanan regional (seperti keamanan pada selat Taiwan). Banyak media Italia pada kesempatan pertama melaporkan, kapal militer Italia menggelar latihan militer, berpatroli di kawasan Indo Pasifik, ada kaitannya Taiwan, yaitu mempertahankan status quo Laut Taiwan.
Media internet ilsussidiario.net dua hari yang lalu memberitakan, Menlu Joseph Wu () beberapa hari yang lalu bertemu dengan Wakil Ketua Komite Urusan Luar Negeri Parlemen Italia, Paolo Formentini, Beliau menegaskan dukungannya untuk Taiwan, terutama kebebasan navigasi. Media melaporkan, Francesco Morosini muncul di kawasan Indo Pasifik bukan karena kebetulan, ekonomi Italia membutuhkan chip produksi dari Taiwan, sementara Italia adalah negara konsumsi terbesar ke-2 di Eropa.
Media La Repubblica pada akhir April pernah memberitakan, perwakilan tinggi Uni Eropa untuk kebijakan keamanan dan urusan luar negeri, Josep Borrell pernah memposting artikel di media Journal Du Dimanche yang mengusung “patroli kapal Eropa di selat Taiwan”, ini menunjukkan kekompakan Uni Eropa dan AS dalam mempertahankan keamanan Taiwan dan melawan intervensi terhadap Taiwan, sekaligus menyerukan sinyal kepada RRT bahwa setiap perilaku agresif terhadap Taiwan akan berimbas pada hubungan ekonomi dengan Eropa.