Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Kapal Nelayan Penghu Ditahan, Tsai Ming-yen: Ada Ketidakwajaran, Adanya Pertimbangan Non-politik dari Pihak RRT

04/07/2024 13:36
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
Kapal Nelayan Penghu Ditahan, Tsai Ming-yen: Ada Ketidakwajaran, Adanya Pertimbangan Non-politik dari Pihak RRT (foto: CNA)
Kapal Nelayan Penghu Ditahan, Tsai Ming-yen: Ada Ketidakwajaran, Adanya Pertimbangan Non-politik dari Pihak RRT (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) – Mengenai kapal nelayan Penghu “Da Jin Man No.88” yang diperiksa dan ditahan oleh petugas Penjaga Pantai RRT pada tanggal 2 Juli malam, Direktur Biro Keamanan Nasional (NSB) Tsai Ming-yen (蔡明彥) pada hari ini (4/7) menyampaikan, bahwa ini merupakan kasus tidak wajar. Pemerintah selain melindungi hak para nelayan untuk menangkap ikan, juga akan menganalisis apakah pihak Tiongkok Daratan ingin menggunakan hal ini dan selanjutnya mengambil keuntungan dengan sanksi administratif untuk menunjukkan yuridiksinya atas Selat Taiwan, melemahkan status kedaulatan pemerintah Taiwan atau memberi tekanan, maka ditangani dengan cermat.

 

Direktur Biro Keamanan Nasional Tsai Ming-yen berkunjung ke Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Yuan Legislatif untuk rapat interpelasi terkait “pola dan tanggapan terkini dari infiltrasi pemerintah RRT terhadap Taiwan” pada tanggal 2 lalu.

 

Terkait dengan kemungkinan motivasi pemeriksaan dan penahanan kapal penangkap ikan “Da Jin Man No.88” yang dilakukan Petugas Penjaga Pantai RRT, Tsai Ming-yen dalam sebuah wawancara sebelum pertemuan menyampaikan, bahwa kasus ini merupakan kasus yang relatif tidak biasa. Biro Keamanan Nasional menganalisisnya dengan 2 tingkatan. Selain dari aspek hukum, apakah kapal tersebut melanggar aturan penangkapan ikan setempat seperti yang dinyatakan oleh pejabat RRT, di saat yang sama pihaknya juga menganalisis apakah ada pertimbangan politik dan perang kognitif di sisi lainnya.

Tsai Ming-yen mengatakan, “apakah melalui penahanan terkait dengan urusan perikanan ini akan ada kemungkinan sanksi administratif dan menggunakan kejadian ini untuk melemahkan status kedaulatan pemerintah, atau memberikan tekanan terhadap pemerintah. Kami akan melakukan analisis lengkap dan kemudian mengevaluasi motif sebenarnya dari pihak RRT.”

Tsai Ming-yen juga menjelaskan, bahwa posisi pemerintah adalah untuk membela dan menjaga hak-hak nelayan secara penuh dalam melakukan operasi penangkapan ikan yang sah. Ia juga mengimbau para nelayan yang masuk ke perairan yang lebih sensitif untuk waspada, memperhatikan keselamatan, dan utamanya menghormati hukum serta peraturan negara terkait. Ia juga mengharapkan, dalam proses penanganan kasus serupa, kedua belah pihak di Selat Taiwan tetap saling percaya, memupuk itikad baik, sehingga hubungan dan interaksi kedua belah pihak dapat berkembang ke arah yang positif dan ramah.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解