(Taiwan, ROC) – Lantaran diguyur hujan deras sebanyak empat wilayah, yakni: Chiayi, Tainan, Kaohsiung, dan Pingtung pada hari ini (29/7) meliburkan aktivitas kerja dan sekolah. Namun, besok (30/7) wilayah hujan akan meluas, bertetapan dengan puncak kekuatan arus angin barat daya. Dua wilayah diperkirakan akan mencapai ambang batas curah hujan yang telah ditetapkan, dan Rabu (30/7) besok berkemungkinan akan diliburkan.
Menurut prakiraan curah hujan terbaru selama 24 jam ke depan (dari pukul 20:00 malam ini (29/7) hingga pukul 20:00 besok (30/7) malam), curah hujan di daerah pegunungan Kota Kaohsiung diperkirakan mencapai 200-340 mm, sementara di daerah pegunungan Kabupaten Pingtung diperkirakan mencapai 200-400 mm, yang aman angka tersebut sudah memenuhi standar untuk meliburkan aktivitas kerja dan sekolah. Namun, keputusan libur resmi tetap akan diumumkan oleh masing-masing pemerintah daerah.
24小時雨量預測圖。(圖/中央氣象署)
Berdasarkan ketentuan dalam “Peraturan Penghentian Aktivitas Kerja dan Sekolah akibat Bencana Alam”, standar libur karena banjir adalah apabila prakiraan akumulasi curah hujan dalam 24 jam ke depan mencapai 200 mm di daerah pegunungan dan 350 mm di dataran rendah (beberapa wilayah menetapkan 350 mm untuk seluruh area, baik pegunungan maupun dataran), serta telah ataupun berpotensi menimbulkan bencana.
Dalam situasi tersebut, pemerintah daerah dapat mengumumkan penghentian aktivitas kerja dan sekolah berdasarkan prakiraan cuaca atau hasil pengamatan aktual. Keputusan akhir terkait libur ditentukan oleh pemerintah masing-masing wilayah.
Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) Taiwan menyampaikan bahwa mulai malam ini hingga besok (30/7), aliran angin barat daya akan membawa sistem awan konvektif yang menyebabkan hujan di wilayah selatan Yunlin, dimulai dari pesisir dan meluas ke daerah pedalaman. Diperkirakan akan terjadi hujan lebat atau hujan sangat lebat secara lokal, dan di wilayah selatan Taiwan berkemungkinan terjadi hujan ekstrem yang melebihi level hujan sangat lebat.