Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Українська Panduan website

Keimigrasian: Dilarang Bawa Produk Daging Babi Masuk Taiwan, Terdata Lebih dari 62 Kasus Pelanggaran

29/08/2024 11:36
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
Sosialisasi Ditjen Keimigrasian terkait larangan membawa dan mengirim produk daging masuk ke Taiwan (foto: Ditjen Keimigrasian)
Sosialisasi Ditjen Keimigrasian terkait larangan membawa dan mengirim produk daging masuk ke Taiwan (foto: Ditjen Keimigrasian)

(Taiwan, ROC) Wabah Asfivirus semakin merajalela di dunia, Direktorat Jenderal Keimigrasian (NIA) kemarin (28/8) menyampaikan, tahun ini bandara internasional mendapati 62 kasus pelanggaran barang komoditi yang mengandung daging babi masuk ke wilayah Taiwan, diantaranya seorang wanita berkewarganegaraan Korea membawa masuk makanan pesawat yang mengandung daging babi masuk ke Taiwan dan dikenakan sanksi, mengingatkan kepada warga untuk tidak membawa atau mengirim daging babi masuk ke Taiwan.

Ditjen Keimigrasian mengemukakan, wabah asfivirus dunia semakin parah, saat ini ada 73 negara dan kawasan rentan dengan wabah ini, untuk kawasan Asia saat ini hanya Taiwan dan Jepang belum terjadi epidemi asfivirus (demam babi Afrika), akan tetapi Biro Karantina dan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tumbuhan mendapati 62 kasus pendatang membawa produk daging babi masuk Taiwan di bandara internasional, dikarenakan tidak bisa melunasi biaya denda maka penumpang tersebut tidak diizinkan masuk.

Menjelang perayaan pertengahan musim gugur, Ditjen Keimigrasian menyampaikan, permintaan konsumen akan produk hadiah semakin meningkat, dalam rangka mencegah pengiriman paket berisikan produk daging dari luar negeri yang rentan dengan wabah asfivirus akan masuk ke Taiwan, maka pihak imigrasi mengingatkan kepada penduduk imigran baru untuk mengabarkan kepada keluarga di luar negeri tidak mengirimkan produk daging ke Taiwan.

Selain itu, selama perayaan pertengahan musim gugur melakukan kunjungan kerabat ke Taiwan, juga diingatkan tidak membawa daging babi dari kawasan rentan wabah Asfivirus dan produk olahan daging babi masuk Taiwan, termasuk jangan membawa makanan dalam pesawat masuk ke Taiwan, agar tidak dikenakan denda.

Ditjen Keimigrasian mengambil contoh, pada tahun ini ibu-anak asal Korea datang berwisata ke Taiwan, membawa sisa makanan dalam pesawat masuk ke Taiwan dan didenda, karena tidak melunasi denda maka kedua ibu-anak tidak diizinkan masuk dan kembali ke negara asalnya.

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解
00:00
00:00
0.5x 1x 1.5x 2x