Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Komite Kantor Kepresidenan Mendiskusikan Kontroversi Tenaga Nuklir, Menteri Perekonomian: Menggalang lebih banyak Saran

20/06/2024 12:36
Penulis & Editor: 鄭蕙玲
Menteri Ekonomi J.W. Kuo (foto: CNA)
Menteri Ekonomi J.W. Kuo (foto: CNA)

(Taiwan, ROC) – Terkait dengan perselisihan, apakah kegiatan operasional tenaga nuklir akan dilanjutkan atau tidak, Presiden Lai Ching-te (賴清德) menginstruksikan, bahwa diskusi akan diadakan oleh Komite Pelaksana Tugas Kantor Kepresidenan yang baru dibentuk. Menteri Ekonomi Taiwan, J.W. Kuo (郭智輝) menyampaikan pada hari ini (20/6), bahwa ia berharap untuk mendapatkan lebih banyak opini dari masyarakat dan Kementerian Ekonomi akan terus menindaklanjutinya berdasarkan penilaian-penilaian yang ada. Terkait dengan pesan kontroversi dari J.W.Kuo yang beredar di media sosial, bahwa “Yuan Legislatif berada dalam pengaruh Partai Komunis Tiongkok”, ia pun mengutarakan, bahwa hal tersebut dikatakan oleh profesor Ju Ming-cheng (居明正) dari Universitas Nasional Taiwan. Ia hanya meneruskannya, tapi ia juga mengakui bahwa ia akan lebih berhati-hati untuk meneruskan pesan di masa depan.

Presiden Lai Ching-te yang telah resmi menjabat selama 1 bulan penuh mengumumkan bahwa Kantor Kepresidenan akan mendirikan 3 komite utama untuk menyelesaikan tantangan internal dan eksternal Taiwan serta mengusulkan solusi. Salah satunya adalah “Komite Nasional Penanggulangan Perubahan Iklim”. Terkait dengan perselisihan apakah akan melanjutkan layanan stasiun penerima gas alam keempat dan pembangkit listrik tenaga nuklir, Presiden pun percaya bahwa akan ada diskusi yang baik dari komite dan solusi yang baik pun akan ditemukan.

 

Sebagai tanggapan, Menteri Ekonomi J.W. Kuo dalam sebuah wawancara di Yuan Legislatif pada 20 Juni menyampaikan, bahwa perubahan iklim memiliki dampak besar dan juga merupakan masalah yang menjadi perhatian dunia dan masyarakat. Komite yang dibentuk oleh Kantor Kepresidenan berharap untuk mendapatkan lebih banyak opini dari masyarakat dan Kementerian Ekonomi akan mendiskusikannya berdasarkan opini dari seluruh pihak masyarakat. J.W.Kuo mengatakan, “ada pembahasan tentang stasiun keempat dan tenaga nuklir, bagian ini diharapakan akan menerima lebih banyak opini dari masyarakat dan menggunakannya sebagai referensi. Topik ini untuk diskusi, masih belum dapat dibicarakan tentang apa yang akan dilakukan oleh Kementerian Ekonomi. Kementerian Ekonomi akan mengambil langkah tindak lanjut berdasarkan diskusi dari seluruh pihak, evaluasi dari para pakar dan akademisi.”

 

Ketika ditanyakan oleh pihak media terkait dengan seringnya mati listrik di seluruh Taiwan, masyarakat khawatir kurangnya pasokan listrik, J.W.Kuo kembali menegaskan, bahwa “tidak ada kekurangan listrik”. Ia pun akan mengumumkan indormasi seperti pasokan listrik yang cukup dan pemeliharaan harian pasokan listrik untuk memberi tahu masyarakat dan meyakinkan semua orang. Terkait dengan mati listrik yang terjadi di Ximending kemarin, J.W.Kuo menyampaikan bahwa belum ada laporan yang diterima untuk saat ini.

 

Terkait dengan Taipower dan CPC yang mengalami kerugian, tapi tetap memberikan bonus kinerja karyawan seperti Taiwan Water dan Taiwan Sugar yang menyebabkan diskusi, J.W Kuo menyampaikan bahwa bonus kinerja dari perusahaan negara memiliki peraturan yang sangat ketat. Untuk karyawan Taipower dan CPC ada 50-60 penilaian dan para karyawan telah bekerja dengan sangat baik. Bonus kinerja tidak ada hubungannya dengan kerugian perusahaan. Selain itu, kerugian dari Taipower dan CPC adalah karena tingginya harga material. Namun, sikap pemerintah adalah untuk menjaga semua orang, tidak ada cara yang memperlihatkan secara penuh terkait kerugian biaya material ini, sehingga karyawan tidak dapat disalahkan.

 

Sebagai tambahan, ada media yang melaporkan, bahwa J.W.Kuo telah meneruskan potongan program acara dengan komentar dan pesan politik di grup line alumni sebuah sekolah dengan pesan “mengerikan! Ternyata Yuan Legislatif Taiwan sejak awal dikendalikan oleh Partai Komunis Tiongkok!” Terkait dengan hal ini, J.W.Kuo menyampaikan bahwa pesan tersebut tidak ditulis olehnya, melainkan disampaikan oleh Ju Ming-cheng, seorang profesor dari NTU dan ia hanya meneruskannya. Namun, ia juga mengakui, bahwa hal tersebut buruk adanya karena meneruskan pesan yang diterima tanpa benar-benar membacanya secara penuh. Ia pun telah menghapus pesan tersebut dan aka

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解