(Taiwan, ROC) Otoritas Pengawasan Kesehatan African Union menyampaikan, vaksin Mpox (cacar monyet) gelombang pertama sebanyak hampir 100.000 dosis akan tiba di Republik Demokratik Kongo pada hari Kamis ini (5/9), sedangkan 200.000 dosis lainnya diprakirakan akan tiba pada minggu ini.
Populasi di Afrika Tengah berkisar 100 juta jiwa, saat ini tengah dilanda wabah Mpox, angka kematian dan pasien akibat penyakit ini terus meningkat.
Direktur Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Afrika (CDC Afrika), Jean Kaseya memberitahu kepada media AFP bahwa pihaknya sangat senang vaksin Mpox gelombang pertama akan tiba di Republik Kongo, ia menambahkan hari Kamis ini akan tiba vaksin Mpox sejumlah lebih dari 99.000 dosis.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan sejak awal tahun ini, negara tersebut telah melaporkan lebih dari 17.500 kasus dan 629 kematian. Vaksin Mpox gelombang pertama akan dikirim melalui udara dari Kopenhagen, Denmark yang diberangkatkan pada tanggal 4 September malam hari, diprakirakan tiba bandara internasional di Kinshasa pada tanggal 5 September pukul 11:00 GMT (19:00 waktu Taiwan)
CDC Afrika mengonfirmasikan bahwa penerbangan lain yang akan membawa sisa vaksin sebanyak 200.000 dosis vaksin dijadwalkan tiba sebelum akhir pekan ini. Vaksin Mpox gelombang pertama ini berasal dari perusahaan farmasi Denmark, Bavarian Nordic, WHO mengatakan pemerintah Republik Kongo berencana pemberian suntikan vaksin Mpox dimulai pada akhir pekan ini.