Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Respon Cepat, Kepala KDEI Jenguk ABK Indonesia yang Digigit Ikan Sidat Saat Bekerja

31/08/2025 19:38
Penulis & Editor: Amina Tjandra
Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, didampingi Analis Bidang Tenaga Kerja Kadir, membesuk ABK Boedi di Penghu yang mengalami kecelakaan kerja  (sumber: KDEI Taipei)
Kepala KDEI Taipei, Arif Sulistiyo, didampingi Analis Bidang Tenaga Kerja Kadir, membesuk ABK Boedi di Penghu yang mengalami kecelakaan kerja (sumber: KDEI Taipei)

(Taiwan, ROC) Kemarin (30/8) Kepala Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) Taipei, Arif Sulistiyo, didampingi Analis Bidang Tenaga Kerja Kadir, melakukan kunjungan langsung ke rumah sakit di Penghu untuk menjenguk Boedi Riyanto, pekerja migran Indonesia (PMI) yang mengalami kecelakaan kerja akibat gigitan ikan sidat (moa). Pihak agensi juga turut hadir mendampingi.

Sebelumnya, pada 29 Agustus 2025, media setempat ramai memberitakan peristiwa evakuasi darurat yang melibatkan Direktorat Jenderal Penjaga Pantai (CGA). 

ABK, Boedi yang sudah tujuh tahun bekerja di sektor perikanan Taiwan, digigit ikan sidat menjelang pukul 5 pagi ketika hendak kembali ke darat. Gigitan tersebut menyebabkan cedera pada tangan kanannya dan telah dilakukan tindakan operasi.

Dalam kunjungannya, Kepala KDEI Taipei memastikan kondisi Boedi sudah mulai membaik dan tengah dalam proses pemulihan. “Yang penting sekarang fokus ke perawatan dulu. Kalau ada apa-apa, segera kabari kami di KDEI Taipei,” pesan Arif kepada Boedi.

Selain memberikan dukungan moral, KDEI juga menindaklanjuti aspek pelindungan sosial. Kepada pihak agensi, KDEI menanyakan status kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Boedi, yang diketahui masih aktif. Untuk memastikan hak pelindungan jaminan sosialnya terpenuhi, KDEI meminta agar kwitansi pengobatan, rekam medis, dan kronologi kejadian agar disampaikan ke KDEI, guna diajukan klaim Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) ke BPJS Ketenagakerjaan.

KDEI Taipei menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi dan memastikan setiap PMI di Taiwan memperoleh hak pelindungan dan layanan kesehatan, terutama dalam kasus kecelakaan kerja.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解