Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Penduduk Imigran Baru Berprestasi dari Indonesia: Zeng Yi-shan, Raih Pengakuan Kementerian Kebudayaan Taiwan

09/09/2025 15:40
Penulis & Editor: K. Cynthia J.K.
(foto: 台青柑譜共好協會 Zeng Yi-shan (kanan))
(foto: 台青柑譜共好協會 Zeng Yi-shan (kanan))

(Taiwan, ROC)-- Zeng Yi-shan (曾苡姍) adalah seorang Penduduk Imigran Baru asal Indonesia yang telah tinggal di Taiwan selama 16 tahun. Selain menguasai bahasa Mandarin, ia juga dapat berbicara dengan para lansia menggunakan bahasa Hakka. Bersama “Taiwan Orange Hakka Organizaiton”, ia terjun dalam layanan pendampingan Penduduk Imigran Baru dan perawatan lansia. Ia berharap dapat mematahkan stereotip masyarakat Taiwan terhadap Penduduk Imigran Baru dengan menegaskan, “Kita semua adalah orang Taiwan.”

“Meski lingkungan geografis di Taiwan berbeda, budaya kehidupan sehari-hari sebenarnya mirip dengan Indonesia,” ujar Zeng Yi-shan. Ia berasal dari keluarga Tionghoa peranakan di Indonesia. Setelah menikah dan pindah ke Taiwan, ia merasa bahwa masyarakat Taiwan sangat ramah dan hangat.

Zeng Yi-shan juga memiliki beragam pengalaman kerja, seperti menjadi penerjemah dan membantu Taiwan Orange Hakka Organizaiton dalam pembuatan film dokumenter “Dari Jalan Tua Toufen ke Pasar: Integrasi Budaya Penduduk Imigran Baru”. Ia juga ikut menyusun materi ajar Budaya Hakka untuk SMA, kegiatan jelajah daerah, serta menerbitkan buku bergambar berbahasa Indonesia.

Tahun ini, Zeng Yi-shan mendapat pengakuan dari Kementerian Kebudayaan Taiwan atas programnya yang bertajuk “Program Pelestarian Seni dan Budaya di Miaoli”. Ia bertekad untuk terus turun langsung ke masyarakat, dengan harapan agar masyarakat lebih mengenal kebudayaan Miaoli dan menerima keberagaman.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解