(Taiwan, ROC) -- Presiden Lai Ching-te pada hari ini (12/9) memimpin upacara “Penyambutan Siswa Baru Tentara Angkatan Laut, Darat dan Udara”, selain bangga dirinya memberikan dorongan kepada setiap siswa baru yang menjadi tulang punggung kemiliteran, Kepala Negara juga mengemukakan bahwa perubahan yang besar situasi internasional belakangan ini, bersamaan dengan itu, situasi Selat Taiwan juga memengaruhi kestabilan dan perdamaian global. Kita boleh memiliki idealis perdamaian, tetapi tidak boleh berangan-angan, perdamaian bukanlah sesuatu hal yang dapat diberikan atau kesepakatan pada selembar kertas, melainkan membutuhkan pencapaian dengan mengandalkan kekuatan dan kemampuan diri sendiri.
Presiden Lai Ching-te ditemani Sekjen Dewan Keamanan Nasional (NDC) Joseph Wu, Menteri Pertahanan Wellington Koo dan komandan dari Angkatan Laut, Angkatan Darat dan Angkatan Udara bersama-sama memimpin upacara “Penyambutan Siswa Baru Tentara AL, AD dan AU” di Army Academy Taoyuan. Presiden selain menyambut semua siswa baru yang terjun dalam pasukan Tentara Nasional, bersamaan dengan itu juga berterima kasih kepada para orang tua murid yang bersedia mendukung keputusan mereka.
Saat penyambutan Pemimpin Negera menyampaikan, karena saat Taiwan menghadapi bencana, tentara nasional berdiri di garis pertama membantu rakyat, sehingga juga menciptakan nuansa masyarakat “Tentara mencintai rakyat, rakyat menghormati tentara”. Selain itu pada Hari Militer Nasional 3 September 2025 ini, baik perusahaan penerbangan dalam negeri maupun 20 ribu lebih toko waralaba Family Mart di seluruh Taiwan juga turut memberikan diskon kepada para tentara nasional, ini merupakan tradisi baik kekeluargaan antara tentara dan rakyat.
Terakhir, Presiden menekankan, asalkan Tiongkok bersedia untuk dialog dengan saling menghormati dan dalam kesetaraan, maka kita juga bersedia melakukan pertukaran dan kerja sama untuk mendorong perdamaian dan kemakmuran bersama.