(Taiwan, ROC) - Kaohsiung di Taiwan dan Gdynia di Polandia telah menjalin kemitraan kota kembar dengan ditandatanganinya perjanjian resmi oleh wakil wali kota kedua pihak di Polandia. Dengan ini, Gydnia menjadi kota kembar pertama di Polandia dan kemitraan kota kembar yang ke-43 bagi Kaohsiung.
Wakil Wali Kota Kaohsiung, Luo Da-sheng (羅達生) memimpin delegasi untuk mengunjungi Gdynia pada tanggal 14 hingga 16, dan menandatangani perjanjian kota kembar dengan Wali Kota Gdynia, Aleksandra Kosiorek.
Melalui pidatonya, Luo menyatakan bahwa arah pengembangan Gdynia di bidang teknologi, inovasi, dan kota pintar sejalan dengan Kaohsiung. Dengan kemitraan kota kembar ini, pertukaran antara kedua kota telah mencapai tonggak sejarah baru, dan Luo berharap ke depannya, kedua belah pihak akan memperdalam interaksi di bidang pendidikan, budaya, perdagangan, dan bidang lainnya untuk mendorong lebih banyak peluang kerja sama.
Kosiorek, sementara itu, mengungkapkan bahwa perjanjian kota kembar ini merupakan komitmen konkret kedua kota untuk membangun kemitraan jangka panjang, dan menegaskan bahwa Gydnia akan berupaya memperdalam pertukaran di berbagai bidang seperti kota pintar, pendidikan, dan budaya dengan Kaohsiung.
Departemen Urusan Administratif dan Internasional Pemerintah Kota Kaohsiung menyatakan bahwa setelah perjanjian kota kembar ini terjalin, kedua kota segera memulai kolaborasi di berbagai bidang. Sebuah delegasi akan segera berangkat untuk mengunjungi taman teknologi di Pomerania dan menandatangani nota kesepahaman atas kerja sama ekonomi; sementara pertukaran pendidikan juga sedang difasilitasi dengan rencana penandatanganan nota kesepahaman untuk pertukaran pendidikan dengan SMP Gdynia No. 17.
Gdynia, yang terletak di Polandia utara, memiliki reputasi yang sama dengan Kaohsiung berkat pelabuhannya dan merupakan pangkalan angkatan laut utama Polandia. Gdynia, dengan industri inti seperti pelabuhan dan pembuatan kapal, telah terpilih sebagai kota paling bahagia di Polandia dan telah disertifikasi sebagai "Kota Cerdas" oleh Dewan Data Kota Dunia (WCCD).