Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Pengadilan Distrik Taipei Kembali Buka Sidang Penahanan, Ko Wen-je Berharap Hakim Memperjelas Definisi "Saksi"

15/09/2025 16:53
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
Pengadilan Distrik Taipei Kembali Buka Sidang Penahanan, Ko Wen-je Berharap Hakim Memperjelas Definisi "Saksi"
Pengadilan Distrik Taipei Kembali Buka Sidang Penahanan, Ko Wen-je Berharap Hakim Memperjelas Definisi "Saksi"

(Taiwan, ROC) - Mantan Ketua Partai Rakyat Taiwan (TPP) sekaligus Wali Kota Taipei, Ko Wen-je (柯文哲), dan Anggota Dewan Kota Taipei dari Partai Kuomintang (KMT), Ying Hsiao-wei (應曉薇), telah ditahan selama satu tahun terkait kasus Core Pacific City dan kasus-kasus lainnya. Mereka baru-baru ini dibebaskan dengan membayar jaminan masing-masing sebesar NT$70 juta dan NT$30 juta.

Namun, Kejaksaan Distrik Taipei mengajukan banding atas kasus Ko ke Pengadilan Tinggi Taiwan, dengan tuduhan bahwa ia melanggar ketentuan yang melarang kontak dengan saksi. Seterusnya, Pengadilan Tinggi Taipei membatalkan putusan awal dan mengembalikan kasus tersebut untuk diadili ulang pada tanggal 12, dan melanjutkan sidang penahanan pada hari Senin pukul 10.00 pagi.

Ko Wen-je dan Ying Hsiao-wei, yang jaminannya juga telah dicabut, tiba di kantor polisi yudisial Pengadilan Distrik Taipei sebelum pukul 09.00 pagi untuk melapor. Di luar gedung, sejumlah pendukung TPP berkumpul untuk mendukung Ko, yang hanya bertepuk tangan dan tidak berkomentar apa pun.

Setelah hampir satu setengah jam persidangan, Ketua TPP Huang Kuo-chang (黃國昌), yang hadir sebagai pengamat, menyampaikan isi pembelaan Ko Wen-je di pengadilan. Menurut Huang, Ko menuduh jaksa menahan individu sebelum mengumpulkan bukti selama penyelidikan, mengatakan bahwa selama dalam tahanan, ia hanya bisa mengandalkan penasihat hukum untuk menyusun informasi yang relevan dan memahami tuduhan jaksa terhadapnya.

Mengenai banding jaksa, yang menyatakan bahwa Ko Wen-je melanggar larangan menghubungi saksi, Ko menyatakan harapannya agar hakim memberikan instruksi yang jelas mengenai definisi saksi-saksi ini, dan berjanji untuk mematuhinya.

Huang Kuo-chang menyatakan, "Mengenai kontak dengan para saksi, bapak ketua (Ko) berbicara dengan terus terang. Beliau mengatakan langsung kepada hakim hari ini bahwa selama hakim memberikan arahan yang jelas, beliau akan mematuhinya. Situasi saat ini adalah, terlepas dari apakah jaksa memanggil mereka untuk hadir di pengadilan, semua saksi dianggap tidak dapat dihubungi. Faktanya, sejak penuntutan Ko Wen-je tahun lalu, lebih dari separuh personel di kantor pusat Partai Rakyat Taiwan telah dipanggil."

Selain itu, Huang juga menyenggol kekhawatiran Ko Wen-je tentang jaminan NT$70 juta yang menjadi beban berat bagi keluarganya, di mana dengan suku bunga tahunan 3%, jumlahnya adalah NT$2,1 juta per tahun, atau lebih dari NT$170.000 per bulan.

Menurut Huang, total pensiun Ko dan istrinya hanya akan menutupi kurang dari dua pertiga dari total tadi, maka ia berharap, karena putusan jaminan sebelumnya telah dibatalkan, hakim akan membuat keputusan yang lebih masuk akal kali ini.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解