(Taiwan, ROC) -- Bendungan alami di Sungai Matai’an, Hualien, meluap dan menyebabkan bencana parah di wilayah Guangfu. Pusat Penanggulangan Bencana Nasional awalnya melaporkan 14 orang tewas dan 22 orang gilang. Namun, setelah berhasil menemukan 8 orang yang sebelumnya terjabak, data per 25 September malam dikoreksi menjadi masih ada 14 orang hilang. Selain itu, badai tersebut mengakibatkan 86 orang luka-luka, termasuk 54 orang di sekitar bendungan alami Hualien. Secara keseluruhan tercatat 622 kasus bencana, dengan 274 di antaranya masih dalam penanganan.
Untuk bencana yang berdampak pada pasokan air dan listrik, satu lokasi tanggul mengalami kerusakan, 2.124 rumah tangga terdampak pemadaman air, serta 17.009 rumah tangga mengalami pemadaman listrik, dengan 180 rumah masih menunggu perbaikan.
Untuk jaringan telekomunikasi, sebanyak 1.431 sambungan telepon rumah terputus, 86 di antaranya masih menunggu pemulihan, 39 menara base station rusak, dengan 20 unit masih dalam perbaikan.
Selain itu, tercatat sebanyak 54 titik genangan air, dengan 1 lokasi yang airnya belum surut.
Selain itu, Kementerian Kesehatan dan Kesejahteraan (MOHW) Taiwan menyediakan 3 lokasi penampungan dengan total 398 orang. Sementara itu terdapat 5 lokasi penampungan tambahan dengan total 592 orang, di Gereja Matai’an, SD Dajin, Gereja Tafalong, Pos Pelayanan Atomo Wenjian, serta Pusat Kegiatan Dongfu. Secara keseluruhan, jumlah pengungsi yang ditampung mencapai 990 orang.