(Taiwan, ROC) --- Wakil Perdana Menteri, Cheng Li-chun (鄭麗君), baru-baru ini kembali ke Amerika Serikat untuk negosiasi tarif resiprokal. Ia kembali ke Taiwan pada Rabu dini hari ini (1/10). Cheng Li-chun menyampaikan bahwa tim negosiasi tidak pernah membuat komitmen pembagian chip 50-50, serta tidak membahas masalah tersebut kali ini, dan tidak akan menyetujui persyaratan tersebut.
Cheng Li-chun tiba di Taiwan dengan penerbangan EVA Air dari AS pada Rabu dini hari ini. Dalam wawancara dengan media saat di Bandara Taoyuan, ia menyampaikan bahwa tim negosiasi kali ini pergi ke Washington terutama untuk memperjuangkan penurunan tarif timbal balik tanpa menumpuk tarif asli, serta masalah perlakuan preferensial tarif terkait Pasal 232.
Diskusi konkret telah dilakukan dengan Kantor Perwakilan Dagang AS dan Departemen Perdagangan AS, dan ada kemajuan tertentu.
Terkait Departemen Perdagangan, Cheng Li-chun mengatakan, bahwa kerja sama rantai pasokan antar Taiwan dengan AS masih terus dalam pembahasan, dan berbagai item di bawah investigasi Pasal 232 juga terus bertambah.
Oleh karena itu, ia berharap dapat melakukan diskusi yang lebih lengkap mengenai berbagai perlakuan preferensial terkait Pasal 232. Selanjutnya, mereka akan terus bernegosiasi dengan pihak AS dengan berpegang pada kepentingan nasional dan industri.
Cheng Li-chun menunjukkan bahwa setelah kedua belah pihak mencapai konsensus penuh mengenai tarif timbal balik, perlakuan preferensial tarif terkait Pasal 232, dan kerja sama rantai pasok, mereka akan memasuki pertemuan penutup untuk mencapai perjanjian perdagangan Taiwan dengan AS.
Mengenai kekhawatiran publik tentang apa yang disebut kondisi pembagian chip 50-50, Cheng Li-chun secara khusus menjelaskan kepada masyarakat, "Saya kira itu adalah gagasan pihak AS. Tim negosiasi kami tidak pernah membuat komitmen pembagian chip 50-50. Harap yakin, kali ini kami juga tidak membahas masalah ini, dan kami tidak akan menyetujui persyaratan seperti itu." Mengenai situasi negosiasi pada tahap ini, Yuan Eksekutif akan segera memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat.
Saat ini, tarif resiprokal sementara Taiwan adalah 20%. Mengulas proses negosiasi Taiwan-AS, pertemuan video pertama Taiwan-AS dimulai pada 11 April 2025, konsultasi fisik putaran pertama diadakan di Washington pada 1 Mei 2025, konsultasi fisik tarif resiprokal putaran kedua dilakukan pada 25 Juni 2025, konsultasi ketiga di AS pada 8 Juli 2025, dan putaran keempat negosiasi berlangsung dari akhir Juli hingga awal Agustus.