Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Pembagian Produksi Chip AS-Taiwan 50-50, Yuan Eksekutif: Itu Ide Pihak AS, Taiwan Tidak Pernah Membuat Komitmen Apa Pun

01/10/2025 13:45
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Pembagian Produksi Chip AS-Taiwan 50-50, Yuan Eksekutif: Itu Ide Pihak AS, Taiwan Tidak Pernah Membuat Komitmen Apa Pun (AFP)
Pembagian Produksi Chip AS-Taiwan 50-50, Yuan Eksekutif: Itu Ide Pihak AS, Taiwan Tidak Pernah Membuat Komitmen Apa Pun (AFP)

(Taiwan, ROC) --- Negosiasi tarif timbal balik mendekati akhir. Namun, Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick baru-baru ini melontarkan bahwa pembagian chip AS-Taiwan 50-50, yang kembali menarik perhatian publik terhadap persaingan ekonomi dan perdagangan AS-Taiwan.

Pada Rabu hari ini (1/10), Yuan Eksekutif mengeluarkan pernyataan yang menekankan bahwa ini adalah gagasan sepihak dari pihak AS, dan Taiwan tidak membuat komitmen apa pun. Anggota Yuan Legislatif dari koalisi dan oposisi juga menekankan bahwa fokus harus pada bagaimana memperjuangkan penurunan tarif timbal balik yang ada.

Negosiasi tarif timbal balik AS-Taiwan mendekati akhir. Tim negosiasi yang dipimpin oleh Wakil Perdana Menteri Cheng Li-chun (鄭麗君) dan Kepala Negosiator Kantor Negosiasi Perdagangan Yang Jen-ni (楊珍妮) baru saja menyelesaikan putaran kelima konsultasi fisik dengan pihak AS di Washington D.C. pada akhir September, dan kembali ke Taiwan pagi ini.

Baru-baru ini, karena Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick mengungkapkan bahwa perjanjian perdagangan baru akan segera ditandatangani dengan Taiwan, dan menyerukan agar rasio produksi chip AS-Taiwan harus disesuaikan menjadi 50-50, menekankan bahwa hanya dengan kapasitas produksi chip domestik AS yang memadai, maka Taiwan dapat dilindungi. Pernyataan ini sontak saja kembali memicu persaingan ekonomi dan perdagangan AS-Taiwan.

Pada Rabu hari ini (1/10), Kantor Negosiasi Perdagangan Yuan Eksekutif mengeluarkan pernyataan, mengklarifikasi bahwa 50-50 adalah ide dari pihak AS. Tim negosiasi Taiwan tidak pernah membuat komitmen, dan tidak akan menyetujui persyaratan tersebut. Ini juga berbeda dengan arah investasi kerja sama rantai pasokan yang sedang dibahas oleh Taiwan dan AS saat ini. Tim negosiasi pasti akan menanganinya dengan hati-hati.

Anggota Yuan Legislatif dari fraksi Partai DPP (Partai Progresif Demokratik), Rosalia Wu (吳思瑤) juga menyatakan bahwa energi rantai pasokan semikonduktor yang telah diakumulasikan Taiwan dalam jangka panjang memiliki keunggulan kunci secara global. Tim negosiasi sedang memperjuangkan kepentingan terbesar, dan publik tidak boleh terlalu berspekulasi, negosiasi harus dibiarkan berjalan lancar.

Rosalia Wu mengatakan, "Namun, dalam proses negosiasi, kita dapat mengamati bahwa Taiwan memang telah mengumpulkan kapasitas rantai pasok semikonduktor yang kuat selama beberapa dekade. Ketika seluruh dunia membutuhkan Taiwan, kita harus memainkan peran penting ini, berperan sebagai pemain kunci dalam rantai pasokan non-merah di seluruh dunia, inilah yang harus dilakukan Taiwan. Adapun negosiasi yang masih berlangsung, kita tidak boleh terlalu banyak berspekulasi, biarkan tim negosiasi fokus tanpa gangguan, dan memperjuangkan kepentingan terbesar bagi Taiwan."

Sedangkan, anggota Yuan Legislatif dari Partai KMT (Kuomintang), Ko Chih-en (柯志恩) menekankan bahwa skema pembagian chip 50-50 sangat tidak adil bagi TSMC dan pengembangan teknologi Taiwan. Taiwan sama sekali tidak boleh membuat konsesi yang tidak setara hanya karena ingin menurunkan tarif.

Ko Chih-en mengatakan, "Poin ini harus dijelaskan dengan gamblang, tetapi saya pikir pembagian chip 50-50, saya rasa ini sama sekali tidak adil bagi TSMC. Dari awal hingga akhir, merekalah yang melakukan penelitian dan pengembangan, pada saat yang sama merekalah yang memproduksi, lalu hari ini Anda ingin mengambil sesuatu yang sudah mencapai jadwal dan sudah sepenuhnya matang, lalu Anda ingin memberikan konsesi 50, saya rasa tidak ada yang bernegosiasi seperti itu, jadi ini sama sekali tidak dapat diterima."

Kantor Negosiasi Perdagangan Yuan Eksekutif menekankan bahwa konsultasi AS-Taiwan sedang melakukan diskusi mendalam mengenai penurunan tarif timbal balik tanpa penambahan tarif dan memperjuangkan perlakuan tarif preferensial di bawah Pasal 232, dan terus bernegosiasi mengenai kerja sama rantai pasokan.

Pemerintah akan berpegang pada kepentingan nasional dan industri. Setelah kedua belah pihak mencapai konsensus penuh mengenai isu-isu terkait, barulah akan memasuki pertemuan penutup untuk menandatangani perjanjian perdagangan AS-Taiwan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解