(Taiwan, ROC) -- Kementerian Luar Negeri (MOFA) Taiwan pada Rabu (1/10) sore merilis pers rilis yang menyebutkan bahwa MOFA bersama Institut Amerika di Taiwan (AIT), Asosiasi Pertukaran Jepang–Taiwan, Kantor Australia di Taipei, Kantor Dagang Kanada di Taipei (CTOT) pada 30 September bersama-sama menggelar rapat Komite Bersama “Kerangka Kerjasama dan Pelatihan Global / GCTF”, pertemuan tersebut dipimpin oleh Asosiasi Pertukaran Jepang-Taiwan, dan juga mengundang Kantor Inggris di Taipei untuk berpartisipasi sebagai pengamat.
MOFA menjelaskan bahwa dalam pertemuan kali ini, masing-masing negara mitra resmi GCTF diwakili oleh Direktur Jenderal Departemen Amerika Utara MOFA Wang Liang-yu (王良玉), Wakil Direktur AIT Karin Lang, Wakil Perwakilan Kantor Australia di Taipei Dan Stuart, Kepala Bagian Umum Kantor Asosiasi Pertukaran Jepang-Taiwan di Taipei Michi Kakizawa, serta Kepala Bagian Politik, Ekonomi, dan Urusan Publik Kantor Dagang Kanada di Taipei Charles Hudon.
MOFA mengemukakan, dalam pertemuan tersebut membahas evaluasi atas capaian kegiatan GCTF tahun ini, sekaligus merancang kegiatan luar negeri (Franchise Event) dan isu kerja sama dalam negeri untuk tahun depan (2026). Kegiatan GCTF di Taiwan tahun mendatang akan berfokus pada ketahanan komunikasi, pertahanan keamanan siber infrastruktur penting, penanggulangan represi lintas negara, serta ketahanan negeri. Selain itu, GCTF juga akan terus memperkuat mekanisme evaluasi efektivitas kegiatan, memperdalam kerja sama antar mitra, serta mendorong partisipasi generasi muda secara aktif guna meningkatkan pengaruh dan keberlanjutan program.
MOFA menyebutkan bahwa sejak didirikan pada Juni 2015, GCTF telah memasuki tahun ke-10 dengan catatan lebih dari 90 kegiatan baik di dalam dan luar negeri, melibatkan 135 negara serta lebih dari 10.000 peserta. GCTF telah berkembang menjadi platform global penting dalam mendorong kerja sama internasional. Taiwan menyambut partisipasi aktif dari negara-negara yang memiliki kesamaan nilai, guna terus memperluas lingkup kerja sama dan bersama-sama menghadapi tantangan global.