(Taiwan, ROC) Kantor Perwakilan Taipei di Prancis mengadakan resepsi Hari Nasional pada tanggal 8 Oktober malam hari, dalam jamuan tersebut Kepala Kantor Perwakilan Taipei di Prancis, Hao Pei-chih mengatakan, Eropa saat ini menghadapi "ancaman kompleks zona abu-abu baru," terutama dari Rusia dan sekutu militernya, Tiongkok. Ia menekankan bahwa meskipun pengalaman Eropa baru, hal itu merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari Taiwan. "Namun Taiwan tetap bertahan", dan menambahkan bahwa Taiwan bersedia berbagi pengalamannya dalam pertahanan demokratis dan kerja sama teknologi dengan mitra-mitranya di Eropa.
Hubungan Taiwan-Prancis telah mencapai kemajuan pesat dalam beberapa tahun terakhir. Resepsi Hari Nasional tahunan dihadiri oleh banyak tamu terhormat, sehingga harus diadakan dalam tiga sesi. Dua sesi pertama diperuntukkan bagi mahasiswa Taiwan dan warga Tionghoa perantauan, sementara sesi pada malam tanggal 8 (waktu Prancis) diperuntukkan bagi tamu asing.
Dalam sambutannya, Hao Pei-chih menyampaikan apresiasi kepada sahabat Prancis atas dukungan dan bantuan yang berkelanjutan. Ia juga menyoroti situasi unik yang sedang terjadi di Eropa, dengan 11 negara Eropa baru-baru ini menghadapi "ancaman kompleks" seperti gangguan pesawat nirawak Rusia, pemutusan kabel bawah laut, dan manipulasi pemilu yang dipicu oleh berita hoaks.
Hao Pei-chih yakin Taiwan sebagai negara demokrasi, telah berhasil menanggapi berbagai gangguan kompleks dari rezim otoriter, dan sangat bersedia berbagi pengalaman ini dengan negara-negara Eropa. Hao Pei-chi mengatakan, "Kami yakin dalam konteks ini, Taiwan dapat menyediakan pengalamannya sebagai pemerintahan demokratis, yang berhasil menanggapi gangguan baru dan kompleks dari rezim otoriter ini dan Taiwan telah berhasil! Taiwan sebagai contoh negara demokrasi yang terbaik, dalam merespons serangan kompleks dari negara otoriter. Kami bersedia berbagi pengalaman ini."
Selain berbagi pengalaman ketahanan demokratis, Hao Pei-chih juga menyebut keunggulan utama Taiwan di bidang teknologi canggih, khususnya manufaktur semikonduktor dan chip, dan pihaknya bersedia untuk bekerja sama dengan Eropa dan Prancis guna menyediakan "rantai pasokan untuk teknologi demokratis".