(Taiwan, ROC) Upaya diversifikasi Taiwan Sugar Corporation (TaiSugar) menuju ekonomi sirkular telah berhasil, sebagai contohnya memanfaatkan sumber daya limbah pertanian yaitu ampas tebu dan kotoran babi untuk pembangkit listrik. Pada tahun 2024, total kapasitas pembangkit listrik perusahaan akan mencapai 10,6378 juta kWh. Dari jumlah tersebut, pembangkit listrik tenaga biogas dari kotoran babi akan menghasilkan 703.500 kWh pada tahun 2024, semuanya dijual ke Taipower. Setelah renovasi besar-besaran di 13 peternakan babi TaiSugar di seluruh Taiwan selesai, kapasitas pembangkit listrik tenaga biogas tahunan diperkirakan akan melonjak 10 kali lipat, mencapai sekitar 7,88 juta kWh.
Dalam beberapa tahun terakhir, tren global menuju ekonomi sirkular telah meningkat pesat, upaya memanfaatkan berbagai limbah menjadi sumber daya berharga, TaiSugar adalah sebuah badan usaha milik negara yang telah berjalan hampir 80 tahun, pada masa awal industri gula sangat berkembang dengan pesat, dan telah menerapkan konsep ekonomi sirkular, selain penanaman tebu yang diolah menjadi gula, dari ampas tebu juga tidak disia-siakan, tetapi langsung dibakar untuk menghasilkan panas yang dijadikan sebagai gas CHP (gabungan panas dan daya) untuk menghasilkan listrik.
Seiring perkembangan zaman, meskipun luas perkebunan tebu Taiwan Sugar telah menyusut dari 110.000 hektar menjadi 7.500 hektar, pembangkit listrik berbasis ampas tebunya tetap beroperasi. TaiSugar mengatakan, dua kilang gulanya yang berlokasi di Huwei Yunlin, dan Shanhua Tainan, menghasilkan 9,9343 juta kWh listrik dari ampas tebu tahun lalu. Pabrik gula Huwei telah mengajukan permohonan sertifikat energi hijau pada Juni 2024 dan diperkirakan akan menghasilkan 5.000 hingga 6.000 sertifikat energi hijau tahun ini. Pabrik gula Shanhua juga akan mengajukan permohonan sertifikat dengan cara yang sama dan diperkirakan akan menghasilkan 3.000 hingga 4.000 sertifikat pada tahun 2026.
Selain pembangkit listrik berbahan dasar ampas tebu, peternakan babi TaiSugar juga memanfaatkan kotoran babi untuk pembangkit listrik biogas. TaiSugar menyampaikan, setelah renovasi 13 peternakan babi selesai, pembangkit listrik tahunan diperkirakan akan mencapai 7,88 juta kWh. Wakil Manajer Umum TaiSugar Corporation, Tseng-Chien-Chan (曾見占) mengatakan, "Mengenai pembangkit listrik biogas dari kotoran dan urin babi, pembangkit listriknya mencapai 700.000 kWh tahun lalu (2024), dan seluruh listrik ini dijual ke Taipower. Kami berharap karena TaiSugar saat ini sedang melakukan renovasi peternakan babi skala besar, setelah selesai, kami akan dapat mencapai target pembangkit listrik sebesar 7,88 juta kWh per tahun."
TaiSugar menekankan diversifikasinya menuju ekonomi sirkular, "mengubah limbah menjadi sumber daya berharga", termasuk menemukan terapan baru untuk ampas tebu, seperti mengembangkan bahan pembersih dan penghilang bau. Selain itu, juga mendaur ulang cangkang tiram yang digerus menjadi bubuk, untuk digunakan dalam plastik antibakteri, media filter, substrat cetak 3D, dan deterjen. Hingga akhir tahun 2024, mencatat sebanyak 8.118 metrik ton telah didaur ulang dan diproses. Taiwan saat ini sedang mengembangkan dan memvalidasi solusi menggunakan bubuk cangkang tiram untuk memerangi nyamuk hitam.