(Taiwan, ROC) -- Ketua DPR Republik Paraguay, Raúl Luis Latorre Martínez memimpin delegasi beranggotakan total 18 orang yang diundang ke Taiwan guna menghadiri upacara peringatan Hari Nasional Double Ten. Dirinya pada Kamis (9/10) secara khusus mengunjungi RSU Veteran Taipei untuk menyaksikan penerapan dan pencapaian teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam bidang medis.
Raúl Luis Latorre Martínez mengemukakan, kunjungan kali ini merupakan delegasi terbesar dalam sejarah parlemen Paraguay. Dirinya mengaku terkesan dengan inovasi yang diterapkan di RSU Veteran Taipei, dan sangat memuji upaya RS tersebut dalam mendorong penerapan AI pada prosedur medis dan diagnosis pencitraan.
Raúl Luis Latorre Martínez menunjukkan, potensi penerapan AI sangat luas, dan kemajuan teknologi akan terus meningkatkan kesejahteraan serta kesehatan masyarakat. Dirinya juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah Taiwan dan RSU Veteran Taipei atas dukungan jangka panjang mereka dalam membantu Paraguay memajukan kesehatan publik dan digitalisasi layanan medis.
Wakil Direktur RSU Veteran Taipei, Li Wei-qiang (李偉強) memperkenalkan perkembangan dan capaian layanan medis berbasis AI di RSU Veteran Taipei kepada delegasi. Li menjelaskan bahwa RSU Veteran Taipei telah sepenuhnya menerapkan sistem cerdas untuk pendaftaran, konsultasi, pembayaran, dan akses rekam medis, serta kini tengah menuju pengembangan sistem rekam medis elektronik generasi ketiga.
Selain itu, pihak RS juga bekerja sama dengan NVIDIA untuk mendirikan pusat komputasi berdaya tinggi guna mendukung lebih dari 60 proyek AI, di mana lebih dari 20 di antaranya telah diterapkan secara klinis, mencakup pendukung pembacaan citra medis, aplikasi darurat, peringatan dini penyakit, hingga perawatan kesehatan mental.
Li menambahkan bahwa RSU Veteran Taipei juga telah menerapkan berbagai inovasi, termasuk pengiriman sampel menggunakan lengan robotik, layanan perawatan penyakit kronis cerdas berbasis AI dan 5G, pembedahan presisi dengan teknologi AR/VR, serta diagnosis patologi digital.
Li membeberkan, RSU Veteran Taipei kini menggunakan lebih dari 500 indikator kinerja utama (KPI) yang terintegrasi dengan sistem Business Intelligence (BI) untuk mendukung pengambilan keputusan, sebagai langkah menuju transformasi penuh menjadi rumah sakit pintar.
Selain itu, Departemen Keperawatan juga memaparkan penerapan AI generatif dalam otomatisasi pencatatan keperawatan dan transkripsi suara, yang secara signifikan membantu mengurangi beban administrasi para perawat. Dalam proses kunjungan hari itu, RSU Veteran Taipei juga untuk pertama kalinya menggunakan sistem AI penerjemah simultan Mandarin–Spanyol, yang membuat para tamu asing terkesan dengan ketepatan dan kemudahan penggunaannya.
RSU Veteran Taipei juga memamerkan “Sistem Pemantauan Fisiologis Nirkontak” yang dikembangkan bersama Universitas Nasional Yang Ming Chiao Tung. Sistem ini mampu mengukur berbagai sinyal fisiologis seperti tekanan darah, detak jantung, dan pernapasan hanya dalam waktu 60 detik, serta produk tersebut telah meraih sejumlah penghargaan internasional.
Raúl Luis Latorre Martínez dan anggota delegasi juga berkesempatan untuk mencoba langsung teknologi ini dan berfoto bersama, sambil memuji hasil inovatif tersebut.
Li Wei-qiang (李偉強) menyampaikan bahwa RSU Veteran Taipei telah mencapai standar internasional dalam bidang pengobatan presisi untuk kanker dan terapi radiasi partikel berat. Pihak RS ke depannya akan terus mendukung kebijakan pemerintah dengan memperdalam kerja sama di bidang medis dan kesehatan masyarakat dengan Paraguay, mendorong pertukaran tenaga profesional serta berbagi pengalaman dalam pengembangan layanan kesehatan cerdas, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua negara.