(Taiwan, ROC)-- Konferensi puncak Open Compute Project Global Summit (OCP Global Summit) 2025 resmi dimulai pada 13 Oktober waktu setempat di San Jose, California. Dalam acara tersebut, raksasa chip kecerdasan buatan (AI) NVIDIA mengumumkan, Meta dan Oracle akan menggunakan NVIDIA Spectrum-X, sebuah sakelar ethernet canggih, guna memperkuat jaringan pusat data AI mereka.
Dalam siaran persnya, NVIDIA menjelaskan, Meta dan Oracle kini telah mengadopsi sakelar ethernet “Spectrum-X’’ di dalam ekosistem mereka sebagai arsitektur jaringan terbuka dan terakselerasi. Teknologi ini dapat mempercepat penerapan skala besar serta meningkatkan efisiensi pelatihan AI.
Pendiri sekaligus CEO NVIDIA, Jensen Huang (黃仁勳) menyampaikan, model dengan skala parameter triliunan, kini tengah mengubah pusat data menjadi pabrik AI berskala ultra besar. Para pemimpin industri seperti Meta dan Oracle sedang menstandardisasi penggunaan ethernet Spectrum-X untuk mendorong revolusi industri ini.
Jensen Huang menegaskan, Spectrum-X bukan sekadar jaringan ethernet yang lebih cepat, melainkan sistem saraf dari pabrik AI, yang membantu penyedia layanan berskala besar menghubungkan jutaan unit GPU menjadi satu komputer raksasa guna melatih model AI terbesar dalam sejarah.
Dalam acara OCP Global Summit tersebut, NVIDIA juga menampilkan konsep pabrik AI berskala gigawatt (GW) dan akan mengumumkan spesifikasi arsitektur server rak terbuka generasi terbaru, yakni NVIDIA Vera Rubin NVL144 MGX.NVIDIA mengungkapkan bahwa lebih dari 50 mitra produsen MGX saat ini tengah mempersiapkan dukungan ekosistem, termasuk untuk arsitektur server terbaru NVIDIA Kyber, yang mampu menghubungkan hingga 576 GPU Rubin Ultra guna memenuhi permintaan komputasi inferensi yang terus meningkat.