Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Dilema Musim Hujan: Payung Patah Dibuang Sembarangan, Ancaman Denda NT$6.000 Mengintai Warga

27/10/2025 11:06
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Dilema Musim Hujan: Payung Patah Dibuang Sembarangan, Ancaman Denda NT$6.000 Mengintai Warga (CNA)
Dilema Musim Hujan: Payung Patah Dibuang Sembarangan, Ancaman Denda NT$6.000 Mengintai Warga (CNA)

(Taiwan, ROC) --- Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Taiwan, tumpukan bangkai payung yang patah dan bengkok telah menjadi pemandangan lazim di sudut-sudut kota. Namun, di balik ketidaknyamanan akibat angin kencang dan hujan deras, tersembunyi sebuah konsekuensi finansial yang tak terduga, yaitu ancaman denda hingga NT$6.000 bagi siapa saja yang membuang payung rusak secara sembarangan.

Fenomena ini telah memicu lonjakan drastis di industri perbaikan. Sebuah toko payung jaringan terkemuka di Ximending melaporkan data yang mencengangkan, dalam sepekan terakhir, permintaan perbaikan meroket hingga 153 buah, sementara program tukar tambah yang biasanya hanya menangani 5 kasus per minggu, melonjak menjadi 60 buah.

Shan Shan (珊珊), manajer toko tersebut, mengungkapkan bahwa kerusakan paling umum adalah patahnya tiang tengah dan rangka payung akibat tak kuasa menahan terpaan angin. "Pada hari Jumat saja, kami menerima 23 permintaan perbaikan dalam satu hari, sebuah angka yang belum pernah terjadi sebelumnya," ujarnya.

Namun, bagi sebagian besar warga yang memilih jalan pintas dengan membuang payung rusak, Biro Perlindungan Lingkungan New Taipei memberikan peringatan tegas. Payung bukanlah sampah biasa yang bisa langsung dibuang ke tempat sampah umum. Karena terdiri dari berbagai material seperti logam, plastik, dan kain, payung dikategorikan sebagai sampah kompleks yang memerlukan pemilahan khusus.

"Membuang payung secara tidak benar ke tempat sampah atau kotak daur ulang merupakan pelanggaran. Jika terbukti tidak dipilah, pelaku dapat dikenakan denda sesuai peraturan yang berlaku," tegas seorang perwakilan biro.

Fenomena ini juga menyoroti dilema ekonomi di benak konsumen. Payung kelas atas seharga mendekati NT$1.000 umumnya dilengkapi garansi perbaikan gratis. Sebaliknya, payung murah seharga NT$200 hingga NT$300, atau bahkan yang lebih terjangkau, sering kali dianggap sebagai barang sekali pakai. Banyak warga merasa enggan mengeluarkan biaya atau waktu untuk memperbaiki payung murah dan memilih untuk langsung membuangnya saat rusak.

壞掉的雨傘怎麼丟?是垃圾還是回收?環保局公布正確解答,許多民眾都搞不清楚| 施俞婷| 風生活- 風傳媒

Di tengah cuaca ekstrem yang melanda Taiwan, tumpukan bangkai payung yang patah dan bengkok telah menjadi pemandangan lazim di sudut-sudut kota. Foto: YAHOO

Lantas, Bagaimana Cara yang Benar?

Para ahli dan pihak berwenang menyarankan dua solusi bijak untuk mengatasi masalah ini:

1. Perbaiki untuk Jangka Panjang: Untuk payung berkualitas, memperbaiki adalah pilihan yang paling ramah lingkungan dan ekonomis dalam jangka panjang. Ini tidak hanya memperpanjang masa pakai produk tetapi juga mengurangi volume sampah.

2. Buang dengan Cara yang Tepat: Jika payung sudah tidak dapat diselamatkan, cara pembuangan yang benar adalah dengan memisahkannya. Warga diimbau untuk melepaskan kain penutup dari rangkanya. Rangka logam dapat diserahkan kepada petugas kebersihan sebagai barang daur ulang, sementara kainnya dapat dibuang sebagai sampah umum.

Pada akhirnya, pilihan sederhana, memperbaiki atau membuang, ternyata memiliki dampak signifikan, tidak hanya pada lingkungan tetapi juga pada dompet warga.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解