Mengenai adanya kemungkinan pertemuan “Trump-Xi” di Korea Selatan, Menteri Luar Negeri Lin Chia-lung (林佳龍) pada hari Selasa ini (28/10) saat di hadapan media, yang melontarkan pertanyaan apakah merasa kuatir dengan isu Presiden AS Donald Trump akan mengabaikan Taiwan, Menlu Lin Chia-lung tanpa gu langsung menjawab “tidak akan”. Menlu Lin Chia-lung mengatakan, dikarenakan hubungan Taiwan-AS tidak hanya berlandaskan pada Undang-undang hubungan Taiwan dan 6 Assurances saja, bahkan juga semakin menjalin kerja sama mendalam dalam aspek keamanan, dan ekonomi perdagangan.
Kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Asia, ada kemungkinan mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Daratan Tiongkok Xi Jin-ping, masyarakat luar menyoroti apakah pertemuan dari kedua pimpinan tersebut akan mengangkat isu Taiwan.
Menlu Lin Chia-lung saat menghadiri “Forum Kerja Sama Keamanan Kabel Bawah Laut Taiwan-Eropa” mendapat wawancara, ia menyampaikan, hubungan Taiwan-AS tidak hanya dibangun atas dasar Undang-undang Hubungan Taiwan dan 6 Assurances saja, namun kedua belah pihak juga menjalin kerja sama akrab dalam bidang keamanan dan ekonomi perdagangan, pihaknya tidak kuatir Presiden AS Donald Trump akan mengabaikan Taiwan, Menlu Lin Chia-lung mengatakan, “Tidak akan, karena hubungan Taiwan-AS sangat stabil”.
Di sisi hubungan Taiwan-Jepang, Menlu Lin Chia-lung mengatakan, AS-Jepang memiliki perjanjian kerja sama dan keamanan timbal balik AS-Jepang, didtambah dengan Undang-undang Hubungan Taiwan, maka kebijakan strategis Indo Pasifik AS sangat berkaitan erat dengan Taiwan dan Jepang. Ia juga sekali lagi mengapresiasi Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi sempat mengangkat betapa pentingnya perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan dalam pertemuan “KTT Jepang- ASEAN” beberapa hari yang lalu.
Berkaitan dengan puncak pertemuan APEC tahun ini, Menlu Lin Chia-lung mengatakan, Taiwan akan aktif aktif memprakarsai layanan kesehatan dan pendanaan perawatan kesehatan cerdas, karena Taiwan bukan sekedar peserta tetapi juga kontributor, maka melalui platform APEC, kami akan mengupayakan untuk berintegrasi dengan dunia, dan berbagi pengalaman Taiwan kepada dunia.
Selain itu, ditemukan kasus asfivirus di Kota Taichung, dalam rangka mencegah penyebaran wabah, pemerintah pusat melarang sisa makanan dapur dijadikan sebagai makanan ternak selama 15 hari, masyarakat luar kuatir dengan ketidakmampuan mengolah sampah sisa dapur.
Dalam 2 hari ini, media terus mengejar pandangan dari mantan Wali Kota Taichung Lin Chia-lung terkait dengan sampah sisa dapur, Menlu Lin Chia-lung juga memberikan pendapatnya di laman facebook pribadinya. Hari Selasa ini Menlu Lin Chia-lung kembali ditanyai dan ia menegaskan jika penanganan sampah sisa dapur, bisa dirubah menjadi sumber energi, selama ia menjabat sebagai Wali Kota Taichung juga pernah merencanakan dan menyelesaikan proyek pengolahan sampah periode pertama, saat ini ia berharap program ini dapat diaktifkan kembali, memperbaiki sistem yang ada, agar masalah sampah sisa dapur dapat diatasi.