(Taiwan, ROC) --- Kecemasan yang menyelimuti kawasan Sungai Liwu di Hualien akhirnya sirna. Bom waktu berupa danau alami di Swallow Grotto yang terbentuk pasca bencana, akhirnya jebol secara masif pada Rabu pagi (29/10). Namun, berkat kesiapsiagaan dan intervensi yang terukur, momen puncak yang menegangkan tersebut berakhir dengan kelegaan, tidak ada satu pun bencana atau korban jiwa yang dilaporkan.
Status peringatan kini telah dicabut, dan denyut nadi transportasi di Central Cross-Island Highway kembali berdetak normal sore ini.
Detik-detik krusial terjadi sekitar pukul 11:40 pagi. Setelah tim gabungan dari Ditjen Konservasi Kehutanan dan kontraktor bekerja tanpa henti untuk membuat saluran pengalihan, badan danau mulai terkikis hebat oleh kekuatan air.
Hanya dalam hitungan menit, danau tersebut runtuh, melepaskan gelombang air bah yang meluncur deras ke arah hilir. Tim pemantau dari Universitas Cheng Kung (NCKU) mencatat puncak banjir terjadi pada pukul 11:50, yang sempat menaikkan ketinggian air di Jembatan Jinwen hingga 2 meter.
Namun, skenario terburuk berhasil dihindari. Evakuasi personel yang dilakukan tepat waktu dan langkah-langkah mitigasi yang telah disiapkan memastikan seluruh area hilir tetap aman.
"Krisis danau alami Swallow Grotto telah berhasil diatasi," ujar Huang Chun-tse (黃群策), Kepala Cabang Hualien dari Ditjen Konservasi Kehutanan, seraya mengumumkan pencabutan status peringatan resmi pada pukul 16:20.
Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi tanpa cela dan kerja keras di lapangan. Ditjen Konservasi Kehutanan secara khusus menyampaikan apresiasi tertinggi kepada tim dari Cabang Yilan dan Hualien, serta kepada tim konstruksi.
Seiring dengan surutnya air dan stabilnya debit Sungai Liwu, upaya normalisasi segera dikebut. Ruas Jalan Provoncial Route No. 8 yang sempat tergenang, termasuk Terowongan Jinheng, dengan cepat dibersihkan oleh tim dari Ditjen Jalan Raya. Setelah inspeksi keamanan menyeluruh, jalan tersebut resmi dibuka kembali untuk lalu lintas pada pukul 17:00.
Dengan dibukanya jalan, sistem lalu lintas di ruas timur Central Cross-Island Highway kembali diberlakukan seperti semula. Meski demikian, para pengguna jalan tetap diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas, sebagai pengingat bahwa alam, meski telah tenang, selalu menuntut rasa hormat dan kehati-hatian.