(Taiwan, ROC) --- Masalah tingginya biaya pariwisata domestik Taiwan berulang kali menjadi sorotan. Baru-baru ini, seorang netizen mengungkapkan bahwa satu tempat tidur di hostel di Ximending, Taipei, selama periode Tahun Baru, harganya mencapai NT$3.500. Harga ini sontak mengejutkan banyak netizen, yang menyindir bahwa harganya setara dengan hotel dengan view laut di Okinawa, Jepang, kembali memicu perdebatan mengenai fenomena harga wisata domestik yang tidak masuk akal.
Masalah harga tinggi wisata domestik sebelumnya telah memicu diskusi hangat. Kepala Ditjen Pariwisata, Chen Yu-hsiu (陳玉秀), juga secara terbuka mengakui bahwa biaya akomodasi wisata domestik terlalu mahal.
Seorang netizen memposting di forum PTT dengan judul "Tempat Tidur Sekelas Hostel di Ximending NT$3.500 Semalam, Pemerintah Masih Tidak Peduli?".
Ia menyatakan bahwa saat mencari harga kamar di platform pemesanan untuk periode Tahun Baru dari 30 Desember hingga 1 Januari, ia terkejut menemukan bahwa satu tempat tidur kapsul dengan tirai di sebuah hostel di Ximending, Taipei, harganya mencapai NT$3.500 per malam.
Sang pengunggah tersebut mengaku mengira salah lihat, tetapi setelah memeriksa ulasan, memang ada wisatawan yang menginap. Hostel tersebut mengklaim dekat MRT, memiliki AC dan ada ruang komunal.
Ia juga mengeluh bahwa NT$3.500 sudah cukup untuk menginap di hotel bintang lima. Mengingat era backpacker dulu, NT$400 semalam saja sudah dianggap mahal, kini satu tempat tidur bahkan lebih mahal dari hotel.
Baru-baru ini, seorang netizen mengungkapkan bahwa satu tempat tidur di hostel di Ximending, Taipei, selama periode Tahun Baru, harganya mencapai NT$3.500. FOTO:YAHOO
Namun, beberapa netizen memiliki pandangan berbeda, berpendapat bahwa harga tinggi ini disebabkan oleh liburan Tahun Baru dan merupakan mekanisme pasar.
"Saat pameran komik Jepang, Toyoko Inn juga melonjak hingga NT$20.000 semalam," tulis netizen.
"Itu mekanisme pasar dan itu harga Tahun Baru," terang lainnya.
Kelompok netizen lain pada umumnya setuju bahwa harga tempat tidur hostel tersebut memang terlalu mahal.
"Di Jepang, dekat stasiun kereta api seperti ini hanya sekitar NT$1.000 saja," tulis netizen.
"Dengan NT$3.500 sudah bisa menginap di samping Stasiun Helsinki hampir seminggu," tambah lainnya.