Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

PMA Salah Menuangkan Pewarna Makanan, Ladang Sawah Berubah Hijau Neon, Risiko Denda: Maksimal NT$3 Juta

05/11/2025 09:08
Penulis & Editor: Yunus Hendry
PMA Salah Menuangkan Pewarna Makanan, Ladang Sawah Berubah Hijau Neon, Risiko Denda: Maksimal NT$3 Juta (Biro Perlindungan Lingkungan Kabupaten Yilan)
PMA Salah Menuangkan Pewarna Makanan, Ladang Sawah Berubah Hijau Neon, Risiko Denda: Maksimal NT$3 Juta (Biro Perlindungan Lingkungan Kabupaten Yilan)

(Taiwan, ROC) --- Panorama tidak biasa mengejutkan warga kawasan Sanxing, Yilan, ketika hamparan sawah dan saluran irigasi di sepanjang Shangjiang Road mendadak berubah warna menjadi hijau neon yang menyala pada Senin sore kemarin (3/11).

Fenomena ini sontak saja memicu kekhawatiran dan spekulasi di kalangan masyarakat, yang mencurigai adanya pencemaran oleh pihak industri secara ilegal.

Kepanikan warga mendorong Biro Perlindungan Lingkungan pemerintah kabupaten untuk segera turun tangan. Petugas yang tiba di lokasi langsung mengambil sampel air untuk diuji. Meskipun warna air yang mencolok menimbulkan kecurigaan kuat, hasil pengujian awal menunjukkan tingkat keasaman (pH) yang normal di angka 6,9.

宜蘭縣三星鄉內的農田疑似因有人排放廢水而染色。   圖:宜蘭縣政府環保局/提供

Hamparan sawah dan saluran irigasi di sepanjang Shangjiang Road mendadak berubah warna menjadi hijau neon yang menyala pada Senin sore kemarin (3/11). (Foto: Biro Perlindungan Lingkungan Kabupaten Yilan)

Investigasi lebih lanjut akhirnya mengungkap sumber dari warna misterius tersebut. Pelakunya bukanlah pabrik yang membuang limbah berbahaya, melainkan seorang Pekerja Migran Asing (PMA). Menurut keterangan, pekerja tersebut secara tidak sengaja menumpahkan pewarna makanan ke dalam selokan, yang kemudian mengalir dan menyebar ke area persawahan.

Meskipun pihak biro menilai bahwa pewarna makanan memiliki tingkat bahaya yang rendah terhadap lingkungan, tindakan tersebut tetap dianggap sebagai pelanggaran karena telah menyebabkan perubahan warna dan kualitas air secara signifikan. "Meskipun dampaknya terbatas, ini tetap merupakan tindakan pencemaran," tegas pihak biro dalam pernyataannya. Sesuai dengan Undang-Undang Pengendalian Pencemaran Air, pelaku dapat dikenai sanksi denda yang berkisar antara NT$30.000 hingga NT$3 juta.

Insiden ini meninggalkan kekhawatiran di kalangan petani setempat, yang cemas akan dampak kontaminasi terhadap pertumbuhan padi dan keamanan sayuran mereka. Kelompok pemerhati lingkungan pun mengimbau para petani untuk sementara waktu menghentikan irigasi hingga hasil pengujian laboratorium final keluar dan memastikan air benar-benar aman untuk digunakan.

 

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解