Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

ITF 2025 Digelar di Taipei, Presiden Lai: Taiwan Tidak Hanya Harus Membangun Bangsa Melalui Pariwisata, Tetapi Juga Menjalin Persahabatan Melalui Pariwisata

07/11/2025 14:21
Penulis & Editor: Maidin Hindrawan
ITF 2025 Digelar di Taipei, Presiden Lai: Taiwan Tidak Hanya Harus Membangun Bangsa Melalui Pariwisata, Tetapi Juga Menjalin Persahabatan Melalui Pariwisata
ITF 2025 Digelar di Taipei, Presiden Lai: Taiwan Tidak Hanya Harus Membangun Bangsa Melalui Pariwisata, Tetapi Juga Menjalin Persahabatan Melalui Pariwisata

(Taiwan, ROC) - Acara perjalanan tahunan terbesar di Taiwan, ITF Taipei International Travel Fair 2025 dengan meriah dibuka pada tanggal 7 dan dijadwalkan berlangsung hingga 10 November di Pusat Pameran Nangang Taipei.

Presiden Lai Ching-te hadir dan menyatakan dalam pidato pembukaannya bahwa 123 negara dan kota berpartisipasi dalam ITF tahun ini, menunjukkan potensi perkembangan industri pariwisata masih sangat besar, maka Kementerian Transportasi dan Komunikasi (MOTC) Taiwan hendaknya membantu pelaku usaha domestik berpartisipasi dalam pameran perjalanan di seluruh dunia, tidak hanya “membangun bangsa melalui pariwisata, juga menjalin persahabatan melalui pariwisata.”

Presiden Lai mengatakan, "MOTC juga harus membantu industri dalam negeri berpartisipasi dalam pameran perjalanan di berbagai negara, menyambut tamu-tamu terhormat dan sahabat dari seluruh dunia untuk berkunjung ke Taiwan. Hal ini memungkinkan Taiwan memanfaatkan industri pariwisata untuk menjalin persahabatan dan membangun hubungan dengan komunitas internasional. Baik warga negara kita bepergian ke belahan dunia lain maupun sahabat internasional datang ke Taiwan, ini merupakan kesempatan besar untuk mempererat persahabatan antarnegara dan masyarakat. Kita harus berjuang ke arah ini. Mari kita bangun bangsa kita melalui pariwisata, dan mari kita juga menjalin persahabatan melalui pariwisata!"

Menurut Lai, Taiwan harus membangun bangsa melalui pariwisata, memanfaatkan keindahan pegunungan, sungai, pemandangan, kuliner, lanskap, dan keragaman budaya Taiwan untuk mempromosikan industri pariwisata bebas asap rokok dan mendorong pembangunan ekonomi Taiwan. Tahun lalu, industri pariwisata domestik menghasilkan pendapatan sebesar NT$837,8 miliar, dan Presiden Lai berharap dapat mencapai target NT$1 triliun pada tahun 2030.

Namun, Presiden juga menekankan, masyarakat Taiwan saat ini menghabiskan lebih dari NT$1,4 triliun per tahun untuk pariwisata, tapi lebih dari NT$900 miliar dihabiskan untuk perjalanan luar negeri, sementara hanya NT$500 miliar yang dihabiskan untuk perjalanan domestik menunjukkan perlunya pariwisata domestik untuk diperkuat.

Lebih lanjut, kepala negara juga mengingatkan para operator akomodasi bahwa mereka kini perlu bersaing tidak hanya dengan penyedia akomodasi di negara tetangga, tetapi juga dengan kabupaten dan kota tetangga, bahkan internasional. Oleh karena itu, mereka harus memanfaatkan liburan panjang sebanyak sembilan kali per tahun dan kebijakan yang memperbolehkan industri akomodasi mempekerjakan pekerja migran asing untuk mengintensifkan upaya peningkatan kualitas dan layanan; sementara pemerintah juga akan membentuk tim nasional melalui pendekatan "setiap departemen adalah kementerian pariwisata" untuk memoles citra pariwisata Taiwan.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解