(Taiwan, ROC) --- Taifun Fung-Wong kini menjadi sorotan setelah berhasil mempertahankan intensitasnya di batas atas kategori taifun sedang.
Otoritas Ditjen Klimatologi Sentral (CWA) mengonfirmasi bahwa meskipun taifun ini diperkirakan sempat melemah setelah mendarat di Pulau Luzon tadi malam akibat gangguan geografis, tetapi pergerakannya kini telah berbelok ke utara dan bergerak semakin mendekati Taiwan, memicu potensi bencana yang meluas.
CWA memperkirakan peringatan taifun untuk wilayah laut akan dikeluarkan paling cepat sore ini (10/11), dan peringatan untuk darat tidak menutup kemungkinan akan menyusul besok (11/11), seiring dengan pergerakan taifun yang semakin mengancam.
Saat ini, Taifun Fung-Wong tercatat memiliki tekanan pusat 940 hektopascal. Posisi pusatnya berada 670 kilometer di selatan Eluanbi, bergerak perlahan dengan kecepatan antara 13 hingga 20 kilometer per jam, menuju barat laut kemudian utara-barat laut.
CWA melaporkan bahwa kecepatan angin maksimum di dekat pusat mencapai 162 kilometer per jam, setara dengan badai kategori 14, dengan hembusan sesaat yang mencapai 198 kilometer per jam, setara badai kategori 16.
Radius badai angin kategori 7 mencapai 250 kilometer, menunjukkan cakupan ancaman yang signifikan. Kapal-kapal yang berlayar dan beroperasi di perairan timur Filipina, sekitar Selat Bashi, dan Laut Tiongkok Selatan diimbau untuk memberikan perhatian khusus dan memantau perkembangan terbaru taifun ini.
Dampak cuaca mulai terasa hari ini akibat interaksi sirkulasi luar taifun dengan angin monsun timur laut.
Wilayah pesisir utara Keelung, Kota Taipei, wilayah timur, dan Semenanjung Hengchun akan mengalami hujan sewaktu-waktu.
Peningkatan intensitas hujan diperkirakan terjadi besok malam (11/11), di mana wilayah timur laut, timur, dan Taipei berpotensi dilanda hujan deras lokal atau bahkan badai hujan.
Wilayah Taiwan lainnya dan Penghu juga akan mengalami hujan lokal, sementara Kinmen dan Matsu akan berawan.
Selain itu, wilayah utara dan timur laut Taiwan akan terasa lebih dingin, dan wilayah lain juga akan mengalami penurunan suhu pada pagi dan malam hari.
Kewaspadaan juga diperlukan terhadap potensi gelombang panjang di beberapa wilayah pesisir.
Data probabilitas terjangan lingkaran badai yang dirilis CWA menunjukkan tingkat ancaman yang sangat tinggi dan meluas.
Sebanyak 11 kabupaten/kota kini memiliki peluang terkena dampak lingkaran badai di atas 80%, sebuah indikasi bahwa Taifun Fung-Wong hampir menyapu seluruh Taiwan.
Kota Tainan mencatat probabilitas tertinggi secara nasional dengan 94%, diikuti oleh Kabupaten Chiayi 92%, Kota Chiayi 91%, serta Kabupaten Yunlin dan Kota Kaohsiung yang sama-sama mencapai 90%. Kabupaten Penghu berada di angka 89%, sementara Kabupaten Pingtung dan Kabupaten Nantou mencapai 88%.
Bahkan wilayah seperti Kabupaten Changhua (85%), Kota Taichung (84%), dan Kabupaten Hualien (81%) juga berada dalam zona risiko ekstrem.
Mengenai potensi libur akibat taifun, CWA mengingatkan bahwa standar untuk penghentian kerja dan sekolah didasarkan pada kecepatan angin rata-rata kategori 7 atau hembusan kategori 10 yang diperkirakan terjadi dalam radius badai 4 jam, atau akumulasi curah hujan ekstrem.
Namun, keputusan akhir mengenai penangguhan kegiatan sepenuhnya berada di tangan pemerintah kabupaten/kota setempat, berdasarkan evaluasi kondisi lapangan dan keselamatan warga.