Skip to the main content block
::: Home| Panduan Website| Podcasts|
|
Language
Berita Terpopuler
繁體中文 简体中文 English Français Deutsch Indonesian 日本語 한국어 Русский Español ภาษาไทย Tiếng Việt Tagalog Bahasa Melayu Українська Panduan website

Area di Depan Stasiun KA Tanzi Menjadi Titik Kumpulan PMA, Jalan Pertokoan yang Semrawut Dikritik, TRA Dituntut untuk Lakukan Perbaikan  

11/11/2025 15:43
Penulis & Editor: Yunus Hendry
Area di Depan Stasiun KA Tanzi Menjadi Titik Kumpulan PMA, Jalan Pertokoan yang Semrawut Dikritik, TRA Dituntut untuk Lakukan Perbaikan (TRA)
Area di Depan Stasiun KA Tanzi Menjadi Titik Kumpulan PMA, Jalan Pertokoan yang Semrawut Dikritik, TRA Dituntut untuk Lakukan Perbaikan (TRA)

(Taiwan, ROC) --- Area komersial di depan Stasiun Kereta Api Tanzi, Kota Taichung, kini menjadi sorotan tajam setelah citranya yang semrawut menuai kritik publik. Kawasan yang dikelola oleh pihak ketiga ini telah bertransformasi menjadi titik kumpul utama bagi para PMA (Pekerja Migran Asing), didorong oleh kedekatannya dengan Taman Industri Teknologi Tanzi.

Dengan lebih dari 20 kios yang didominasi oleh penjual makanan ringan khas Vietnam atau Thailand, pemandangan di lokasi tersebut kini disamakan dengan ASEAN Square di pusat Kota Taichung, tetapi sayangnya dibarengi dengan tata kelola yang buruk.

Kekacauan visual ini timbul karena setiap kios beroperasi secara mandiri tanpa keseragaman desain, menciptakan pemandangan yang sangat tidak teratur dan memicu keluhan serius dari masyarakat setempat.

Menanggapi kegaduhan ini, Anggota Yuan Legislatif Yang Chiung-ying (楊瓊瓔) segera mengundang Taiwan Railways Administration (TRA) dan pihak terkait untuk melakukan inspeksi lapangan.

TRA mengakui bahwa operator lama telah gagal dalam pengelolaan dan berulang kali menerima keluhan, sehingga dipastikan kontrak mereka tidak akan diperpanjang. TRA berjanji akan segera mendatangkan tim pengelola baru melalui proses tender.

未提供相片說明。

Area komersial di depan Stasiun Kereta Api Tanzi, Kota Taichung, kini menjadi sorotan tajam setelah citranya yang semrawut menuai kritik publik. Foto: YAHOO

Warga lokal dan anggota dewan kota menuntut agar dalam proses tender operator baru, desain dan perencanaan kawasan harus mendapatkan persetujuan dari otoritas lokal. Selain itu, harus diterapkan sistem pengelola yang ketat serta klausul sanksi yang jelas untuk menjamin operasional yang baik dan mencegah terulangnya pemandangan yang tidak tertata.

Kritik terhadap kawasan ini tidak hanya datang dari warga, tetapi juga dari pengunjung. Seorang turis dari Hualien yang kebetulan melintasi Tanzi menyatakan bahwa suasana di alun-alun stasiun terasa berantakan, terutama karena bangunan kios yang tidak seragam, yang menurutnya sangat perlu diperbaiki.

Legislator Yang Chiung-ying menegaskan bahwa Stasiun Kereta Api Tanzi adalah gerbang transportasi penting di utara Taichung dan tidak seharusnya menyajikan pemandangan yang tidak sedap dipandang kepada penumpang. Ia menuntut TRA untuk segera membalikkan citra negatif ini dan mengembalikan citra baru Stasiun Tanzi yang lebih tertata.

Manajer Divisi Pengembangan Aset TRA, Chiang Chuan-yu (江權祐), menjelaskan bahwa pihaknya telah lama menerima keluhan terkait jalur pejalan kaki yang buruk dan manajemen kios yang semrawut di bawah operator lama. TRA telah sepakat untuk tidak memperpanjang kontrak dan akan memulai tender ulang.

為提供您更好的網站服務,本網站使用cookies。

若您繼續瀏覽網頁即表示您同意我們的cookies政策,進一步了解隱私權政策。 

我了解