(Taiwan, ROC) --- Setelah lingkaran badai Taifun Fung-Wong mencapai daratan Taiwan, Pusat Komando Bencana Nasional (CDEOC) melaporkan dampak kerusakan yang meluas dan mendesak.
Curah hujan ekstrem memicu banjir parah di 49 lokasi di Kabupaten Yilan, khususnya di Su’ao dan Luodong, sementara jumlah insiden bencana umum secara nasional telah mencapai 158 kasus dengan 33 korban luka-luka.
Menanggapi krisis ini, CDEOC segera menggelar pertemuan kerja dan analisis informasi keempat pada malam hari, memfokuskan perhatian pada wilayah yang paling rentan.
Evakuasi Massal dan Peringatan Bencana
Dalam upaya mitigasi risiko, total 6.197 warga dari sembilan kota/kabupaten telah dievakuasi hingga Selasa malam (11/11) pukul 20.00. Kabupaten Hualien mencatat angka tertinggi dengan 4.858 orang dipindahkan. Sementara itu, 52 lokasi penampungan telah diaktifkan di tujuh kota/kabupaten, menampung 1.127 individu.
Ancaman tanah longsor berada pada tingkat kritis. Total 37 jalur di seluruh negeri ditetapkan dalam status peringatan merah tanah longsor, yang terkonsentrasi di Kota New Taipei (15 jalur) dan Kabupaten Yilan (22 jalur).
Pusat Sains dan Teknologi Pencegahan dan Penanggulangan Bencana Nasional mengidentifikasi enam kota/kabupaten yang rawan banjir di area pesisir dan dataran rendah, termasuk Keelung, New Taipei, Yilan, Hualien, Taitung, dan Pingtung.
Kelumpuhan Transportasi dan Kerusakan Jalan Vital
Sektor transportasi menghadapi kelumpuhan total akibat cuaca ekstrem. Layanan kereta api Taiwan Railways (TRA) dihentikan di empat jalur utama, meliputi seluruh Jalur Pingxi, seluruh Jalur Shen’ao, sebagian Jalur Yilan (Badu-Su’ao), dan sebagian Jalur Huadong (Suxin-Hualien).
Kerusakan infrastruktur jalan juga dilaporkan. Tim Teknik Transportasi mengonfirmasi bahwa jalan darurat sementara di dasar Sungai Matai’an (Provincial 9 Highway) terputus. Jalan darurat untuk arah selatan dan utara terendam, dan sebagian jalur arah selatan telah hanyut. Penilaian kerusakan penuh dan jadwal pemulihan baru dapat dilakukan setelah debit air surut.
Di wilayah utara, hujan deras menyebabkan ketinggian air Sungai Keelung terus meningkat hingga mencapai level siaga di Yuanshanzi. Proses pengalihan banjir melalui bendungan pengalih telah diaktifkan, ini merupakan pengalihan air kedua tahun ini dan yang ke-65 sejak 2004.