Menanggapi target pemerintah untuk membangun “Perisai Taiwan” (T-Dome), organisasi masyarakat lokal Taiwan Society North pada 11 November menekankan, proyek tersebut bukan sekadar sistem persenjataan, melainkan sebuah upaya pertahanan yang melibatkan seluruh warga. Mereka menyebutnya sebagai “gerakan pencerahan” untuk menumbuhkan kesadaran pertahanan nasional di kalangan masyarakat.
Mereka menyerukan agar pemerintah, selain secara berkala menjelaskan perkembangan program ini kepada publik, juga membangun ketahanan pertahanan masyarakat secara menyeluruh melalui pendidikan bela negara dan sistem mobilisasi nasional.
Sebelumnya dalam pidato Hari Nasional, Presiden Lai Ching-te (賴清德) mengungkapkan tekadnya untuk membangun sistem pertahanan udara “Perisai Taiwan” (T-Dome) guna menghadapi ancaman militer dari Tiongkok. Menanggapi hal tersebut, Taiwan Society North dalam konferensi pers di Yuan Legislatif pada 11 November, menyambut baik tekad Presiden dan mengimbau pemerintah agar memperkuat komunikasi dengan masyarakat, supaya rakyat memahami pentingnya proyek T-Dome ini.
Taiwan Society North menyebutkan, dengan kondisi politik saat ini, di mana pemerintah pusat sering menghadapi berbagai hambatan dalam menjalankan kebijakan besar, inti dari pertahanan bukanlah pada persenjataan, melainkan pada kesetiaan rakyat. Karena itu, mereka menilai T-Dome seharusnya menjadi gerakan pencerahan kesadaran pertahanan nasional bagi seluruh rakyat,
Ketua Taiwan Society North Luo Jun-xuan (羅浚晅) menyampaikan, “Masyarakat berharap pemerintah dapat menunjukkan profesionalismenya dengan berpegang pada prinsip ‘optimalisasi fungsi’, di mana Yuan Eksekutif melakukan apa yang seharusnya dilakukan, dan Yuan Legislatif melakukan apa yang seharusnya dilakukan. Namun, prasyaratnya adalah keduanya harus didasarkan pada konsensus bersama mengenai kepentingan Taiwan dan loyalitas terhadap Taiwan. Karena itu, kami berharap, kementerian terkait seperti Kementerian Dalam Negeri, Pendidikan, Pertahanan, dan Digital dapat secara rutin mengkomunikasikan arah kerja mereka.”