(Taiwan, ROC) --- Panggung pariwisata Taiwan bersinar terang saat daftar prestisius 100 Sorotan Pariwisata Taiwan diumumkan, menobatkan tiga kota, Taipei, New Taipei, dan Tainan, sebagai jawara dengan keunggulan yang berbeda-beda. Melalui kedalaman budaya, inovasi arsitektur, dan semangat keberlanjutan, ketiganya berhasil membuktikan daya tarik Taiwan yang beragam di tingkat domestik maupun internasional.
Taipei tampil sebagai primadona dengan enam destinasinya yang berhasil masuk dalam daftar, dengan Pemandian Air Panas Beitou dinobatkan sebagai Penghargaan 10 Sorotan Pariwisata Terbaik.
Beitou, yang memiliki mata air belerang hijau langka setara dengan Pemandian Air Panas Tamagawa di Jepang, memadukan pesona alam, serta budaya ikonik seperti Perpustakaan Beitou, dan aksesibilitas modern.
Prestasi ini mengukuhkan status Taipei sebagai destinasi favorit, terbukti dari lonjakan 17% wisatawan domestik tahun lalu yang mencapai 27,97 juta orang, tertinggi di seluruh Taiwan.

Pemandian Air Panas Beitou. Foto: WIKIPEDIA
Sementara itu, Kota New Taipei mencuri perhatian melalui inovasi. Dermaga Nelayan Tamsui (Tamsui Fisherman's Wharf) dan Jembatan Tamkang dianugerahi Penghargaan Inovasi Wisata Domestik Terbaik.
Jembatan Tamkang, sebuah mahakarya arsitektur dengan desain aerodinamis, tidak hanya menjadi tengara romantis baru dengan siluetnya yang memukau saat matahari terbenam, tetapi juga menjadi poros strategis yang akan menghubungkan Bandara Taoyuan dengan koridor wisata pesisir utara, menjanjikan era baru pengembangan pariwisata regional.
Dermaga Nelayan Tamsui (Tamsui Fisherman's Wharf). Foto: Taipei Travel
Di panggung global, Tainan mengukir sejarah. Program Pengembangan Berkelanjutan Homestay di Rumah Tua berhasil meraih penghargaan bergengsi Penghargaan 100 Cerita Destinasi Global Terbaik 2025.
Inisiatif ini, yang menghidupkan kembali rumah-rumah tua menjadi akomodasi legal dan terkelola dengan baik, diakui oleh Green Destinations Foundation dari Belanda sebagai teladan pariwisata berkelanjutan.
Wali Kota Huang Wei-cher (黃偉哲) menyatakan penghargaan ini adalah bukti pengakuan dunia atas komitmen Tainan dalam memadukan pelestarian budaya dengan pariwisata hijau, sebuah strategi yang akan terus menjadi DNA kota kuno tersebut.